24.1 C
Bogor
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 554

Pungli di TPAS Galuga, FKMG Sebut Ada Persetujuan DLH, Sopir dan Forum

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Galuga (FKMG) Muhamad Kamaludin tak menampik adanya pungutan liar (pungli) di area TPAS Galuga yang diungkap LSM Genpar beberapa waktu lalu.

“Memang ada, kutipan (pungli) karena itu persetujuan Dinas Lingkungan  Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, dengan sopir. Sebelumnya kita uji petik dulu, penyataan sopir juga ada dan forum yang terdaftar di Kemenkumham dan Kesbangpol,” kata Muhamad Kamaludin.

Dia membeberkan, bahwa hal tersebut adalah kearifan lokal yang dikelola oleh masyarakat Galuga sudah sepantasnya dan sewajarnya.

“Adanya TPAS Galuga, kita mengatur mobil saja masa gak boleh itu kan sudah hal yang biasa. Didepan mata aparat saja depan Polsek, Dishub, terminal tukang parkiran, kan itu ada, hanya ada beberapa orang saja, sudah biasa lah. Karena kita semua bagi. Bukan untuk pribadi,” bebernya.

“Wajar kita berbagi kan gitu semua juga karena adanya, kita ngumpulin gula pasti ada semut kan seperti itu. Ketika forum ini diberikan amanat ya wajar saja teman-teman menikmati,” tambahnya.

Jadi kata dia, awalnya pungutan tersebut sudah ada, namun pengelolaan uangnya tidak termenej sehingga dipakai hanya sebatas euforia begitu  saja.

“Saya menej, semuanya mendapatkan, baik MUI maupun RT/RW itu kan hal yang wajar kalau kita menej. Nominalnya gak seberapa,” katanya.

Bahkan, dia tidak takut akan hal ini yang sudah dilaporkan ke pihak berwajib oleh LSM Genpar. Menurut dia, itu bukan ancaman.

“Itu bukan suatu ancaman, saya justru seneng. Saya menunggu justru,” kata Kamal sambil tertawa lepas.

Sebelumnya diberitakan, dugaan pungli ini terjadi di sekitar wilayah TPAS Galuga setiap bulannya dan diperkirakan mencapai Rp 26.000.000 yang kemudian dibagikan secara tidak resmi kepada berbagai pihak.

Ketua Umum LSM Genpar, Sambas Alamsyah, mengungkapkan bahwa dugaan pungli di TPAS Galuga dilakukan secara sistematis dan terorganisir.

“Kami menemukan adanya dugaan praktik pungli di TPAS Galuga yang melibatkan suatu aliran dana yang dikoordinasikan oleh salah satu lembaga yang mengaku mewakili kepentingan masyarakat, tetapi sebagian besar dana tersebut justru mengalir kepada individu-individu tertentu,” kata Sambas Alamsyah, Selasa, (20/06/2023).

“Kami menduga ini merupakan praktik pungli, dimana hanya sejumlah kecil orang yang secara tidak langsung mendapatkan keuntungan finansial tanpa melakukan pekerjaan yang berarti,” tambahnya.

LSM Genpar akan melaporkan dugaan pungli yang terjadi di sekitar TPAS Galuga kepada tim saber pungli Polda Jabar.

“Tentu saja, kami akan mengajukan aduan tertulis mengenai dugaan praktik pungli ini kepada tim saber pungli Polda Jabar agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.

** Andres

UPT Puskeswan Jonggol Fokus Reproduksi Hewan Ternak

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Momentum Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban jadi ajang para peternak lokal di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan perekonomian. Namun karena tingkat produktivitas peternak di Bogor belum maksimal sehingga peternak Bogor belum bisa memberikan kontribusi besar dalam setiap momentum tersebut.  

“Untuk tahun ini suplai terbesar masih dari luar Bogor yakni sapi dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur karena memang produksi sapi di sana jauh lebih besar dari wilayah lain,” kata Kepala UPT Puskeswan Jonggol, Thoif kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, kontribusi para peternak di Kabupaten Bogor dalam setiap momentum Idul Adha baru pada skala kecil yaitu ruang lingkup peternak itu berada dan belum pada skala besar untuk menyuplai kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Bogor.

“Karena yang terjadi saat ini adalah sistem pasar dimana Bogor dan wilayah Jabotabek merupakan pasar utama dari peternak di seluruh Indonesia khususnya NTT dan NTB,” ujarnya.

Terkait peran dinas dan UPT dalam meningkatkan produktivitas hewan ternak, Thoif mengatakan, dalam hal tersebut, pihak dinas dan UPT hanya berperan dalam memberikan stimulan kepada para peternak. Stimulan tersebut berbentuk bantuan ternak sapi dan domba.

“Namun untuk tahun ini, stimulan hanya diberikan kepada peternak domba. Sementara untuk peternak sapi masih mengandalkan bantuan dari pusat,” ujarnya.

Thoif mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas para peternak, UPT ke depan akan lebih fokus pada peningkatan reproduksi melalui proses inseminasi. Melalui program tersebut diharapkan jumlah produksi hewan ternak dapat lebih meningkat.

“Program ini kami laksanakan di beberapa wilayah dengan para peternak sapi agar produksi sapi ke depan dapat lebih meningkat. Kalau untuk domba sejauh ini produktivitas sudah cukup tinggi, khususnya untuk wilayah Jonggol, Cariu dan Tanjungsari,” tandasnya.

** Taufik / Nay

Tak Ada Kerangka atau Jasad, Ribuan Makam Cohak Cuma Diisi Tanah dan Kain Kafan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Permasalahan relokasi pemakaman Cohak di Desa Nagrak Kecamatan Gunung Putri ibaratkan bola salju kian hari kian membesar. Berbagai kejanggalan terus terungkap terkait relokasi makam yang terkena proyek tol Cimaci itu.

Sebelumnya, dugaan penyelewengan anggaran untuk tahlilan mencuat ke publik, kini satu lagi kejanggalan yang juga terjadi saat proses relokasi dilakukan, yakni ribuan makam yang direlokasi diduga fiktif lantaran tidak ada ahli waris yang mengakui makam.  Bahkan dari pengakuan salahsatu panitia, relokasi ke makam baru hanya berupa tanah dan kain kafan.

“Kalau dari data awal, makam yang akan direlokasi itu sebanyak 2.500 makam. Tapi pada saat proses pemindahan ternyata tidak sampai segitu. Karena makam yang asli hanya 1500 an, karena ada sisa tulang atau kain kaffan,” kata salahsatu mantan panitia relokasi makam Cohak, HM kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, karena data awalnya 2500 makam yang harus direlokasi, maka pihak panitia, khususnya ketua, sekretaris serta bendahara tetap melakukan relokasi makam sebanyak 2500. Hal itu karena panitia sudah menyiapkan makam baru dan batu nisan sebanyak 2500.

“Karena makam baru dan nisan sudah disiapkan sebanyak 2500 maka panitia tetap memindahkan 2500 makam yang lama. Padahal yang asli makam itu sekitar 1500 sisanya yang 1000 itu memang tetap dikubur. Tapi cuma tanah dan kaffan karena memang tidak ada jenazahnya,” kata dia.

HM juga mengatakan, pihak pemerintah sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 500 ribu sebagai kompensasi untuk ahli waris yang makam keluarganya direlokasi. Karena yang 1000 an makan ini tidak ada ahli warisnya maka di nisan juga tidak dituliskan namanya jadi nisannya kosong.

“Tapi yang dilaporkan oleh panitia kan tetap 2500 makam. Yang jadi pertanyaan, dana kompensasi untuk ahli waris dikemanakan?. Karena ribuan makan tersebut kan fiktif tidak ada ahli warisnya,” ujar HM.

Menurutnya, dari relokasi makam cohak memang banyak terjadi kejanggalan khususnya soal anggaran. Karena didalam pagu anggaran, dana untuk relokasi dialokasikan sebesar Rp 2 juta yang diplooting untuk berbagai keperluan seperti penggalian makam, pembelian bambu dan kain kafan, kompensasi ahli waris hingga biaya tahlilan.

“Kami memang panitia, tapi hanya dilibatkan soal teknis saja. Kami juga tidak mengetahui laporan penggunaan dana seperti apa. Karena memang tidak ada laporan akhir dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Karena mereka yang pegang datanya. Oleh karena itu kami meminta semua dibuka dan transparan agar tidak ada fitnah,” tegasnya.

** Taufik/Nay

Denda Alamsyah: Hari Kedua FORNAS VII 2023 Jabar, Inorga PERBAFI Berikan Hadiah Spesial dengan Hadirkan Ade Rai

0

Bandung | Jurnal Bogor

Ratusan atlet binaraga fisik berlaga pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional atau Fornas VII 2023 Jabar di Gedong Budaya Sabilulungan Kabupaten Bandung.

Denda Alamsyah

Pada perhelatan Fornas VII 2023 Jabar kali ini, Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) melombakan beberapa kategori. Di antaranya atlet binaraga fisik kategori disabilitas dan kategori usia di atas 45 tahun.

“Alhamdulilah pada Fornas VII 2023 Jabar, kami Perbafi sudah tiga kali ikut. Jumlah atlet binaraga fisik yang ikut pertandingan ada 115 sampai 130 orang, ada sembilan katagori yang dipertandingkan pada FORNAS tahun ini. Termasuk ada kategori disabilitas dan usia diatas 45 tahun, bahkan kemarin ada yang usia sudah 56 tapi masih menjaga badannya dengan baik,” kata Ketua Umum Perbafi Alamsyah Nasution di Gedong Budaya Soreang, selasa (04/07/2023)

Menurutnya, meski hanya sekitar enam bulan, namun antusiasme para pegiat olahraga dan atlet binaraga fisik di Indonesia sangat bagus. Buktinya, ada 21 provinsi yang mengirimkan atlet binaraga nya untuk berlaga pada event Fornas VII 2023 Jabar ini. Padahal, untuk mempersiapkan diri mengikuti suatu kejuaraan itu memerlukan persiapan yang matang dan baik.

“Karena binaraga fisik ini olahraga yang tidak mudah. Mereka perlu persiapan yang matang, persiapannya bisa enam bulan, Alhamdulilah hari ini berjalan lancar. Pada  penyisihan kedua pertandingannya, saya rasa patut diapresiasi penyelenggara kejuaraan ini persiapannya tidak main-main,” ujarnya.

Denda Alamsyah Ketua KORMI Jawa Barat  berharap dengan adanya kejuaraan ini, dapat terus menumbuhkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olah raga, khususnya olahraga binaraga fisik. Karena, olahraga binaraga fisik ini memang benar-benar mengutamakan kesehatan dan kebugaran tubuh. Olahraga ini memiliki tiga unsur, yakni latihan otot, latihan jantung dan melatih menjaga makanan sehat. Sehingga, sangat tepat olahraga ini berada dibawah naungan Kormi yang memang bertujuan untuk menyehatkan masyarakat Indonesia melalui olahraga, tuturnya.

Denda Alamsyah menambahkan”Di Indonesia ini banyak sekali fitnes center, mereka itu pasti ingin kebugaran. Itu menunjukan banyak pecintanya olahraga ini. Nah selain untuk kebugaran, untuk mengapresiasi masyarakat yang menjaga kebugarannya dengan baik, ada pertandingannya. Termasuk pada event Fornas ini, untuk atlet terbaik akan kami kirim dalam kejuaraan Asia di Singapura September mendatang, jadi event ini sebagai ajang seleksi ke level Internasional,” katanya.

Ketua Perbafi Jabar Chandra Ocan mengatakan bahwa pada event Fornas VII 2023 Jabar, pihaknya menurunkan 16 orang atlet binaraga fisik yang akan bertanding di semua kategori. Ia berharap semua atlet Jabar dapat membawa harum nama Jabar dan Indonesia pada tingkat yang lebih tinggi. Sehingga, kata dia, pihaknya tidak mau membebani para atletnya dengan target raihan medali.

“Target kami adalah bagaimana para atlet binaraga mereka bisa berkarya menjadi atlet menuju jenjang internasional. Kemudian kehidupan mereka terjamin. Intinya, minimal mereka nyaman dan mereka bisa mendapatkan penghidupan yang layak seperti diluar negeri,” ujarnya.

Dalam perhelatan ini juga, kata Chandra, ia tidak ingin terjadi persaingan. Apalagi persaingan yang tidak fair karena sejatinya semua atlet binaraga fisik Indonesia harus maju dan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa go internasional. Sehingga, semua atlet dan para pengurus saling memberikan dukungan untuk kemajuan bersama.

“Cabor binaraga fisik itu bukan olahraga skill yang harus bersaing. Tapi olahraga yang saling support, saling membantu agar semuanya bisa go internasional. Termasuk pada event Fornas ini, saya minta semua jurinya dari semua provinsi bahkan ada juri dari Singapura, agar semuanya terbuka dan fair, karena kami disini mengedepankan kejujuran, tidak ada kecurangan atau pengaturan dan mafia olahraga,” katanya.

Kedatangan Ade Rai

Denda Alamsyah pun mengatakan bahwa Sementara itu, pada pertandingan Jenis Olahraga PERBAFI ini kedatangan tamu spesial yakni Juara Dunia atlet Binaraga Internasional kebanggaan Indonesia.

”Hari ini di pertandingan terakhir untuk memperebutkan medali, ada tamu spesial yang sekaligus memberikan kehormatan untuk pengalungan medali kepada para juara, dan yang lebih spesialnya lagi ada pemberian hadiah tambahan yakni satu uni sepeda motor buat peraih medali emas,” tutur Denda Alamsyah dalam keterangannya di media centre FORNAS VII 2023 Jawa Barat.

** nay nur’ain

Dua Wilayah Bogor Timur Rawan Stunting

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Dua wilayah di Bogor Timur yakni Kecamatan Gunung Putri dan Kecamatan Cileungsi mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bogor terkait penanganan stunting.

Hal ini seiring dengan program Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menurunkan angka stunting yang kini jumlahnya masih 4,78 persen atau 16.000 balita dengan kondisi stunting.

“Empat kecamatan di Kabupaten Bogor menjadi penyumbang angka stunting tertinggi. Lokasinya justru di tengah tengah pusat pemerintah Kabupaten Bogor atau di perkotaan. Angka kasus stunting di Kabupaten Bogor terus turun seiring penanganan yang secara masif dilakukan pemerintah. Data terbaru tinggal menyisakan 4,78 persen atau 16.000 balita dengan kondisi stunting,” kata Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan kepada wartawan.

Iwan mengatakan, dari angka itu tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor. Namun, ada empat kecamatan yang menjadi fokus penanganan, yakni Kecamatan Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri dan Cileungsi dan tersebar di 10 desa dan kelurahan.

“Karena empat kecamatan ini menjadi wilayah penyumbang stunting terbanyak daripada kecamatan lain,” ujar Iwan.

Untuk menangani stunting di empat kecamatan itu, lanjut Iwan, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan bersama-sama menanganinya.

“Makanya kita rembug stunting itu kita petakan dulu, ternyata 4 Kecamatan itu yang harus kita keroyok oleh 12 SKPD,” ungkap Iwan.

Menurutnya, Pemda Bogor akan mendiagnosa penyebab stunting di empat kecamatan tersebut Karena selama ini salah satu faktor banyaknya balita stunting dipredikatkan terhadap daerah miskin atau pertumbuhan lemah. Namun, hal ini justru berbeda, karena empat wilayah tersebut termasuk wilayah perkotaan.

** Taufik/Nay

Hadapi Arema FC Ryan Punya Motivasi Berlipat

0

Ryan Kurnia menjalani debut bersama Persib saat menjamu Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 2 Juli 2023 lalu. Gelandang asal Bogor tersebut mengakui masih ada kekurangan dalam penampilan perdanya bersama Pangeran Biru.

Pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu, Ryan tampil penuh.

Dia pun bersyukur mendapat kesempatan tersebut. 

Meskipun sudah berusaha maksimal, Ryan mengakui masih ada bahan evaluasi agar penampilannya lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

“Alhamdulillah mendapat kepercayaan main dari pelatih. Secara pribadi saya merasa masih ada kekurangan dan mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi,” kata Ryan dilansir dari laman resmi klub, Rabu 5 Juli 2023.

Tekad tersebut dikobarkan menjelang keberangkatan Persib ke Bali untuk menghadapi Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Jumat 7 Juli 2023 mendatang.

Ryan pun mengaku memiliki motivasi berlipat menghadapi klub yang pernah dibelanya itu.

“Jika dipercaya lagi tentunya saya akan berusaha maksimal dan mudah-mudahan bisa lebih baik dari laga sebelumnya. Saya punya motivasi berlipat dalam setiap laga untuk berikan yang terbaik bagi Persib,” ucapnya. ( asep syahmid)

Plt Ketua KORMI Totalitas Dampingi Atlet Kabupaten Bogor

0

Bandung | Jurnal Bogor

Plt Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia ( KORMI) Kabupaten Bogor, Bakri Hasan tampak all out mendampingi para atlet dan pengurus INORGA yang jadi bagian anggota KORMI Kabupaten Bogor selama pelaksanaan FORNAS 2023 di Bandung dari tanggal 2 sampai 9 Juli 2023.

Pelaksanaan FORNAS 2023 dipusatkan di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan diikuti semua propinsi yang ada di Indonesia.

Bakri Hasan yang juga sebagai Ketua Portina Kabupaten Bogor merasa bangga dengan motivasi dan kekompakan semua atlet dari KORMI Kabupaten Bogor yang mewakili Jabar pada FORNAS Kali ini.

Bakri yang hadir pada pembukaan FORNAS 2023 ini optimis semua perwakilan atlet dari KORMI Kabupaten Bogor akan banyak memberikan prestasi bagi Kontingen Jabar .

” Saya berharap semua atlet dari INORGA yang ada di KORMI Kabupaten Bogor dan tampil membela Jabar di FORNAS 2023 bisa mendulang medali emas,” tegas Bakri Hasan

Banyaknya atlet INORGA Kormi Kabupaten Bogor yang tampil pada FORNAS 2023 ini menunjukan kualitas dan pembinaan KORMI berjalan dengan bagus dan ini tak lepas dari perjuangan dan jasa dari Almarhum Usep Supratman, mantan Ketua KORMI Kabupaten Bogor yang punya jasa besar bagi pengembangan dan pembinaan olahraga masyarakat di Kabupaten Bogor. ( asep syahmid)

Tim Karate Kabupaten Bogor Capai Target Medali

0

Bandung | Jurnal Bogor

Tim Karate Kabupaten Bogor berhasil mencapai target medali pada pelaksanaan Popda VIII Jabar 2023 di Kota Bandung.

Pada pelaksanaan Popda Jabar kali ini, Tim Karate Kabupaten Bogor hanya menurunkan 7 atlet dari 17 nomor yang dipertandingkan.

” Alhamdulilah Tim Karate Kabupaten Bogor berhasil mendulang 1 medali emas dan 3 perunggu pada Popda Jabar 2023,” tegas Head Coach Karate Kabupaten Bogor, M Topan Sahara Putra, Rabu, 5 Juli 2023
Satu medali emas yang diraih Tin Karate Kabupaten Bogor diraih Tiopan Hagasa Patullah (kumite -50 Kg Putra)

Sedangkan tiga medali perunggu diraih oleh
Siti Chaerani Nur Fajrin
( Kumite -42 Kg Putri ), Naufal Putra Diandra ( Kata Perorangan Putra) dan Adinda Carrissaa Rahma Budhi ( Kata Perorangan Putri)

Menurutnya, kalau Tim Karate bisa tampil pada semua nomor yang dipertandingkan mungkin akan banyak lagi mendapat emas.

Namun demikian, kata Topan, ia merasa bangga Tim Karate Kabupaten Bogor bisa mencapai target yang dicanangkan.

” Capaian 1 emas dan 3 perunggu ini tak lepas dari bagian proses pembinaan dan latihan yang dilakukan selama ini di Pengcab dan PPOPM Kabupaten Bogor,” cetusnya.

Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP yang memantau langsung perjuangan para atlet Popda Kabupaten Bogor di ajang Popda Jabar 2023 mengaku bangga dengan capaian prestasi para atlet Karate Kabupaten Bogor dan Taekwondo yang sudah mencapai target medali.

” Saya bangga Karate dan Taekwondo sudah mencapai target medali. Bahkan Taekwondo sudah jadi juara umum pada Popda Jabar 2023 dengan 6 emas, 4 perak dan 5 perunggu,” pungkasnya. ( asep syahmid)

Hadits Hari Ini

0

Penghuni Surga Bersyukur

Sahih al-Bukhori:6084

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لاَ يَدْخُلُ أَحَدٌ الْجَنَّةَ إِلاَّ أُرِيَ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ لَوْ أَسَاءَ لِيَزْدَادَ شُكْرًا، وَلاَ يَدْخُلُ النَّارَ أَحَدٌ إِلاَّ أُرِيَ مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ لَوْ أَحْسَنَ لِيَكُونَ عَلَيْهِ حَسْرَةً.

Dari Abu Hurairah, Nabi saw. bersabda:

Tidaklah seseorang masuk ke dalam surga kecuali diperlihatkan kepadanya tempat duduknya di neraka seandainya dia berbuat buruk, agar dia bertambah rasa syukurnya. Dan tidaklah seseorang masuk neraka kecuali diperlihatkan kepadanya tempat duduknya di surga seandainya dia berbuat baik, agar bertambah penyesalannya.

Pesan :

  1. Banyaklah beramal di dunia agar tidak menyesal di akhirat.
  2. Kenikmatan orang beriman di surga terus bertambah.

Pengacara KSP SB Minta Terdakwa Dibebaskan

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam sidang lanjutan kasus Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP-SB) penasihat hukum KSP SB memohon Majelis Hakim membebaskan ke dua terdakwa dari segala tuntutan jaksa.

Sidang lanjutan dengan agenda pledoi atau pembacaan nota pembelaan dari pihak terdakwa itu digelar di PN Kota Bogor, Senin 3 Juli 2023. Sidang dipimpin Ketua Majlis Hakim Rosnainah, Anggota Ummi Kusuma Putri dan Daniel Mario Halashon Sigalingging.

Di hadapan Majelis Hakim, terdakwa Iwan Setiawan mengatakan, bahwa dirinya selaku pengawas dan pengurus telah berusaha mengelola KSP SB dengan sebaik-baiknya, berdasarkan aturan yang berlaku.

Bahkan, sebagai Ketua Forum koperasi Indonesia, dirinya juga aktif memberikan masukan kepada pemerintah dalam memajukan koperasi di Indonesia, sehingga diberi penganugerahan tanda penghormatan oleh presiden.

Dalam menjalankan koperasinya, setiap tahun selalu menjalankan Rapat Anggota Tahunan (RAT), memberikan informasi secara terbuka perihal usaha serta anak usahanya kepada seluruh anggota termasuk kepemilikan seluruh aset KSP SB.

Kata terdakwa, bahwa ketidakmampuan melakukan pembayaran dana anggota murni karena terjadi penarikan dana secara besar-besaran hingga lebih dari satu triliun rupiah pada periode Januari Maret 2020, diperparah terjadinya covid 19 dan adanya relaksasi hingga kesulitan menjual aset.

Saat ini aset KSP SB lebih dari cukup untuk membayar dana anggota sebagai mana yang telah dihitung oleh jaksa, hanya menunggu waktu melikuidasi aset tersebut.

“Selama 15 tahun saya telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk memajukan KSP SB, dan terbukti selama ini tidak pernah sekalipun gagal menunaikan kewajibannya kepada anggota,” kata Iwan dalam pledoinya.

“Mengingat usia saya yang telah memasuki senja dan memiliki tanggungan seorang istri sebagai ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan dan seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah, berikanlah kami waktu untuk kembali kepada keluarga, untuk menjalankan kewajiban saya sebagai kepala keluarga dan tulang punggung keluarga sebagai seorang suami dan seorang ayah,” jelansya

“PN ini tempat mencari keadilan, bukan ketidak adilan apalagi penghukuman, maka saya mohon sudilah kiranya majlis hakim yang mulia, menolak tuntutan jaksa dan berkenan membebaskan saya dari semua tuntutan,” tandas Iwan.

Sementara terdakwa Dang Zeany, dipersidangan membeberkan tentang kesehatannya yang telah beberapa kali menjalani operasi, serta akan menyerahakan bukti-bukti berkas operasi agar menjadi dasar pertimbangan majlis hakim dalam putusan.

Terdakwa mengaku, operasi pertama yakni diangkat ginjal di RS Emanuiel, kedua operasi otak bagian belakang di Siloam Karawaci, operasi ke tiga kembali di RS Emanuel karena ada penyebaran di kantong kemih. Operasi ke empat di RS Emanuel lagi karena kantong kemih lagi dan kelima operasi kening jidat.

“Semua berkas operasi saya lampirkan, supaya menjadi pegangan dasar yang kuat bahwa saya itu benar-benar sakit.
Saya berharap yang mulia mengabulkan kalau toh tuhan mengambil saya, saya ada di rumah saya di kelilingi istri dan anak-anak saya bukan di lapas, itu yang saya mohonkan sekali kepada ibu hakim,” katanya.

Sedangkan Penasehat Hukum KSP SB PH KSB Andreas Nahot Silitonga dalam pledoinya mengatakan, bahwa dalil Jaksa Penuntut Umum (JPU) para terdakwa melakukan tindakan sebagaimana diatur dalam 372 KUHP bertentangan dengan fakta yang terungkap dipersidangan.

“Setiap tahun KSP SB menjalankan RAT dan menyampaikan seluruh pertanggungjawabannya dan tidak mendapatkan penolakan dari anggota, sehingga jelas dalil JPU terbantahkan. Seharusnya dalam perkara aquo JPU dapat memisahkan pertanggungjawaban pidana dalam usaha dan perorangan,” kata Andreas.

Tim kuasa hukum menyimpulkan, bahwa perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur penggelapan sebagaimana pasal 372 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, juga pasal 4 KUHP.

Selain itu, perbuatan terdakwa juga tidak memenuhi unsur pasal 3 UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan tindakan pencucian uang junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP junto pasal 64 KUHP.

Dengan demikian andreas menegaskan, maka sudah sepatutnya majlis hakim menyatakan para terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana seperti dakwaan ke satu alternatif ketiga.

“Untuk itu kami minta majlis hakim membebaskan para terdakwa dari segala tuntutan atau menyatakan para terdakwa lepas dari tuntutan hukum, serta memulihkan hak para terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya, karena tidak ada satu pasal pun yang didakwakan secara sah dan meyakinkan,” pungkasnya.* Fredy Kristianto