27.5 C
Bogor
Monday, June 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 47

Kasus Penyelewengan Bansos Mencuat, Dinsos Lakukan Penelusuran

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) mencuat ke permukaan. Pasalnya, seorang warga mengaku tidak menerima bantuan secara utuh lantaran kartu bantsos miliknya diduga sempat dipegang oleh oknum ketua rukun warga (RW).

Kasus ini terungkap setelah warga bernama Maimunah mendatangi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Mekarwangi, Afni, untuk menanyakan status bantuan yang menurut data telah dicairkan.

Afni mengatakan, peristiwa itu bermula pada November 2025 saat Maimunah meminta bantuan untuk mengecek data bantuan sosial yang tercatat atas namanya.

“Saya cekkan di sistem karena yang bisa melihat data itu hanya kelurahan, dinas, dan pendamping PKH,” ujar Afni.

Dari hasil pengecekan, diketahui bantuan atas nama Maimunah tercatat sudah dicairkan. Namun, Maimunah mengaku tidak pernah menerima bantuan tersebut.

“Dia bilang, ‘Bu, saya tidak pernah menerima.’ Lalu dia cerita kalau kartunya diambil oleh Pak RW,” kata Afni.

Menurut Afni, kartu bantuan sosial berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) seharusnya tidak boleh dipegang oleh pihak lain selain penerima manfaat.

“Dari Kementerian Sosial sudah jelas, kartu itu tidak boleh berpindah tangan. Bahkan ke anak sendiri pun sebenarnya tidak boleh, apalagi ke orang lain,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penerima bantuan harus memegang langsung kartu tersebut, terutama saat melakukan pencairan dana di ATM atau tempat penyaluran bantuan.

“Kalau mengambil di ATM, penerima harus ikut. Kalau tidak mengerti caranya boleh didampingi, tapi kartunya tetap harus dipegang pemiliknya,” jelasnya.

Saat itu, Maimunah sempat menghubungi ketua RW yang disebut mengambil kartunya. Panggilan telepon tersebut dilakukan di hadapan Afni.

Menurut Afni, ketua RW tersebut mengaku tidak mengetahui keberadaan kartu tersebut.

“Pak RW bilang kartunya tidak ketemu. Katanya sudah diambil desa, lalu dicari tidak ada,” ujar Afni menirukan penjelasan Maimunah.

Afni kemudian menyarankan agar Maimunah meminta pertanggungjawaban karena kartu tersebut merupakan hak pribadi penerima bantuan.

“Saya bilang ke ibu itu, ‘Itu hak ibu. Ibu harus kejar. Ada uang ataupun tidak, kartu itu milik ibu,’” ujarnya.

Beberapa bulan kemudian, sekitar awal 2026, Maimunah mengabarkan kartu tersebut telah dikembalikan. Namun ia hanya menerima sejumlah uang yang tidak diingat secara pasti jumlahnya.

“Dia bilang kartunya sudah dikembalikan dan diberi uang, tapi tidak tahu apakah itu seluruh haknya atau bukan,” kata Afni.

Afni mengaku tidak dapat bertindak lebih jauh karena Maimunah tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bukan peserta PKH yang berada dalam pendampingannya.

“Saya hanya bisa memberi dukungan agar dia meminta pertanggungjawaban kepada pihak RW,” ujarnya.

Ia juga mengaku belum sempat melaporkan kasus tersebut secara resmi kepada kelurahan maupun Dinas Sosial Kota Bogor.

Meski begitu, Afni menyebut dugaan penyalahgunaan bansos di wilayah tersebut bukan hal baru. Ia mengaku pernah menemukan kasus serupa saat pandemi COVID-19.

“Sebenarnya gejala seperti ini sudah lama diketahui di lingkungan kelurahan Mekarwangi. Tidak hanya terjadi di RW 07 bahkan di RW 05 pun terindikasi ada penyelewengan alias pemotongan dana bansos yang pencairannya di kantor pos ,” katanya.

Ia juga menyinggung kasus lama yang melibatkan ketua RW yang sama, di mana sejumlah warga lanjut usia tidak mendapatkan informasi bantuan meski dana sudah dicairkan.

“Waktu itu akhirnya uangnya dikembalikan kepada penerima, tapi tidak diperpanjang kasusnya,” ujar Afni.

Dalam kasus tersebut, petugas penyalur dari kantor pos sempat mendapat sanksi internal, sementara penanganan terhadap aparat wilayah diserahkan kepada pihak kelurahan.

Afni berharap kejadian serupa tidak terulang karena bantuan sosial merupakan hak masyarakat yang membutuhkan.

“Bansos itu hak warga. Seharusnya tidak boleh ada pihak lain yang mengambil atau memegang kartunya,” tegasnya.

Salah satu warga berinisial M mengaku kartu ATM bantuan miliknya tidak pernah dipegang secara mandiri dalam waktu lama. Ia mengatakan kartu tersebut baru diserahkan kepadanya pada Desember 2025.

“Saya hanya dipanggil untuk menerima uang tunai Rp1.000.000 pada awal 2024 dan Rp1.000.000 lagi pada Desember 2025 sekaligus diberikan ATM-nya. Dari 2024 baru dua kali terima uang,” ujarnya.

Namun berdasarkan data yang diperoleh redaksi, bantuan PKH atas nama penerima tersebut tercatat telah dicairkan sejak Januari 2024 hingga Desember 2025.

Rinciannya antara lain pencairan Rp1.200.000 sebanyak tiga kali, Rp600.000 satu kali, serta Rp400.000 sebanyak enam kali. Untuk periode Januari hingga Maret 2026, bantuan tercatat masih berstatus sukses top up.

Selain itu, bantuan sembako sejak April 2024 hingga September 2025 juga tercatat delapan kali transaksi sukses, dengan rincian Rp600.000 sebanyak empat kali dan Rp400.000 sebanyak empat kali.

Data tersebut juga menunjukkan adanya bantuan BLTS Kesra sebesar Rp900.000 yang tercatat berhasil ditransaksikan pada periode Oktober hingga Desember 2025.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Mekarwangi, Fadilah, mengatakan pihaknya akan memanggil pendamping PKH dan ketua RW yang diduga mengetahui proses penyaluran bantuan tersebut.

“Kami akan memanggil pendamping PKH dan pihak RW terkait untuk meminta penjelasan mengenai penyaluran bansos yang terjadi pada 2024 hingga 2025,” ujar Fadilah saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/3).

Pihak kelurahan berharap klarifikasi tersebut dapat menjelaskan proses penyaluran bantuan sekaligus memastikan hak penerima manfaat tidak dirugikan.

Terpisah, Kepala Dinsos Kota Bogor, Atep Budiman mengaku belum mengetahui mengenai kasus tersebut. Ia mengaku akan segera menelusuri dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Saya belum dapat info. Tapi yang pasti akan kami telusuri,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

IPB Telusuri Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswa

0

Bogor | Jurnal Bogor

IPB University menanggapi secara serius informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa salah satu mahasiswi.

Menyikapi hal tersebut, IPB University saat ini tengah melakukan penelusuran awal untuk memastikan fakta dan kronologi peristiwa secara menyeluruh.

Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus IPB University telah berkoordinasi dengan pihak fakultas dan program studi terkait serta Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) untuk mengumpulkan informasi dan melakukan investigasi terhadap berbagai pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut.

Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi, menyampaikan bahwa kampus berkomitmen untuk menangani setiap laporan dugaan kekerasan seksual secara serius, profesional, dan berkeadilan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian serta perlindungan terhadap semua pihak.

“IPB University tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus. Setiap informasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran akan ditelusuri secara seksama sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ujarnya melalui keterangan tertisnya, Sabtu (14/3).

Apabila dalam proses penelusuran ditemukan adanya tindakan yang terbukti melanggar norma kehidupan kampus maupun ketentuan yang berlaku, sebutnya, maka IPB University akan memproses pemberian sanksi sesuai dengan peraturan dan kebijakan institusi.

“IPB University juga mengimbau seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga ruang kampus yang aman, saling menghormati, serta mendukung proses penanganan kasus ini secara objektif dan bertanggung jawab, ” jelasnya.

IPB University, tambahnya, juga memastikan bahwa proses penelusuran akan dilakukan secara transparan dan profesional, dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban serta penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah.

** Fredy Kristianto

Lakukan Silaturahmi Tanpa Batas, Prahara FC Gelar Buka Puasa Bersama dengan Orang Tua Siswa

0

Ciampea | Jurnal Bogor
Kebersamaan dan memperkuat silaturahmi antara orang tua siswa dengan pengelola dan managemen terus dilakukan oleh Prahara FC pada bulan suci ramadhan kali ini.

Prahara FC merupakan salah satu klub ternama di Kabupaten Bogor yang bermarkas di kawasan Ciampea dan sudah banyak melahirkan para pemain hebat seperti Saepuloh Maulana mantan pemain Perikabo dan Semen Padang.

Pada bulan suci ramadhan 1447 hijriah Prahara FC menggelar acara buka puasa bersama dengan para pemain, pelatih, managemen dan orang tua siswa

” Buka puasa bersama ini kami lakukan secara rutin dan ini jadi bagian silaturahmi yang terus kami tanamkan selama ini,” ujar Fauziah alias Uzzy salah satu pengelola Prahara FC, Sabtu (14/3/2026)

Ia mengatakan, silaturahmi pada bulan suci ramadhan dengan menggelar buka puasa bersama tentunya menjadi energi positif dari Prahara FC yang tengah ikut dalam berbagai ajang kompetisi atau Liga seperti Liga Top Skor, BJL dan lain lain.

Saat buka puasa bersama yang digelar di Lapangan Raffa Mini Soccer Leuwiliang pada tanggal 8 maret 2026 dan dihadiri lebih dari 400 orang.

Uzzy menambahkan, Kegiatan bukber kali ini juga dihadiri Ketua PS Prahara, Pembina PS Prahara, Kepala Sekolah SSB Prahara, siswa, serta orang tua/wali murid dan all start Prahara ( angkatan 1990 s.d 2000 – an)

” Saat ini Prahara FC memiliki 9 kelompok usia dan semuanya aktif dalam berbagai ajang kompetisi,” papar Uzzy.

Uzzy berhararap para pemain binaan Prahara FC ini nantinya bisa menjadi para pemain hebat dan bisa jadi andalan Kabupaten Bogor ataupun Timnas Merah Putih.

(sep)

Wushu Kabupaten Bogor Fokus Persiapan Menuju Porprov 2026

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Tim Wushu Kabupaten Bogor dalam menghadapi Porprov bulan November 2026 nanti, tetap fokus latihan secara mandiri di tengah tengah polemik kepengurusan KONI.

Persiapan cabor wushu sejak bulan Januari hingga saat ini adalah tetap melakukan puslatcab secara mandiri ditambah dengan mess sederhana serta program latihan yang di latih oleh pelatih wushu terbaik di Kabupaten Bogor Jiaolian Gora Nebulana .

Kepala Puslatcab Wushu Kabupaten Bogor, Anna Maria Megawati mengatakan, para atlet Wushu Kabupaten Bogor latihan dengan disiplin dan semangat yang luarbiasa serta berusaha survive mencari berbagai bantuan untuk agar tetap dapat berlatih meskipun hingga saat ini semua pemusatan program latihan berjalan tanpa adanya Ketua Pengcab.

Bahkan, kata Anna, pada babak Kualifikasi Porprov pun berjalan hanya dengan managerial Kontingen yang sukses membawa 4 emas 6 perak 3 perunggu untuk Kabupaten Bogor serta meloloskan atlet wushu dan medali terbanyak.

Prestasi ini harus di pertahankan serta di tingkatkan di Porprov nanti tentunya. Dan bukan hal yang mudah karena membutuhkan semangat, fasilitas, serta motivasi yang luarbiasa.

” Sebagai Kepala Puslatcab Wushu kabupaten Bogor, saya berharap wushu segera mempunyai Ketua Pengcab yg visi misinya sejalan dengan arahan Pak Bupati yaitu “Prestasi Harga Mati,” ucap Anna Maria Megawati, Sabtu (14/3/2026)

Anna menambahkan, Team Wushu Kabupaten Bogor akan berusaha memberangkatkan beberapa atlet berlatih di Luarnegri atau mengundang pelatih asing mendampingi Jiolian Gora Nebulana dlm meningkatkan teknik para atlet.

Tentunya, Kata Anna, Tieam Wushu Kabupaten Bogor tidak sendiri, karena di dukung pula oleh Team Chrisjohn Indonesia agar Wushu Kabupaten Bogor meraih prestasi yang maksimal sesuai yang di harapkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Team Chrisjohn Indonesia pun bersedia dan siap membantu memotivasi seluruh cabor Kabupaten Bogor, apabila diberi kepercayaan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mensukseskan Kontingen Kabupaten Bogor pada ajang perhelatan Porprov 2026 ini.

” Team Wushu tidak setengah setengah dalam berjuang demi prestasi Kabbogor, semoga seluruh program Puslatcab ini dapat di dukung untuk Prestasi Porprov 2026 ini,” pungkasnya.

(sep)

Relawan Tangsel Bersatu di Pondok Aren, Bagikan 1.000 Takjil dan Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

0

Tangerang Selatan | Jurnal Bogor
Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama dan aksi berbagi 1.000 takjil yang digelar kolaborasi relawan di Posko Damkar Alun-alun Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi relawan, pemerintah, dan komunitas kemanusiaan di wilayah tersebut.

Kegiatan yang digagas secara swadaya ini melibatkan berbagai organisasi dan komunitas kemanusiaan, di antaranya Redkar, Sahabat Yatim, Kananga Rescue, Yayasan Amanah, Semut Tangsel, K3, Zidhaa Ambulance Tranfor, Amana, Komite Kemanusiaan Indonesia, Media PortalBMI, TBM Mata Pelangi, IEA, PMI Tangerang Selatan, Aksi Semangat Peduli, hingga Abuzar Peduli.

Tak hanya komunitas relawan, sejumlah unsur pemerintah dan lembaga terkait juga turut terlibat, seperti Kecamatan Pondok Aren, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Baznas, Polairud, BPBD, Koramil, Polsek, hingga Satpol PP. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kegiatan sosial di masyarakat.

Selain menjadi ajang berbagi kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan, acara ini juga didukung sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di antaranya Wijaya Kreatif Percetakan Pamulang, Angkringan Nasi Kucing Khas Solo di Jalan Jombang Raya, Kelvin Londry Lengkong GSB, serta Resto Orbit Brasserie Bintaro.

Ketua pelaksana kegiatan, Riko Hardiansyah, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan relawan yang telah bekerja keras hingga acara tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Saya ketua pelaksana Riko sangat mengapresiasi panitia pelaksana sudah bekerja keras untuk keberhasilan acara kita bersama,” ujar Riko.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan inisiatif para relawan yang didukung pembiayaan secara swadaya. Tujuannya tidak hanya untuk berbagi kepada masyarakat di bulan Ramadan, tetapi juga mempererat hubungan antarkomunitas relawan di Kota Tangerang Selatan, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Pondok Aren.

“Kegiatan ini bermaksud untuk mempererat tali silaturrahmi khususnya untuk relawan yang berdomisili di Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Harapan kami acara ini bisa berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman,” lanjutnya.

Sejumlah tokoh dan pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Forum Potensi Banten Taufik Hidayat, Ketua Forum Potensi Tangsel Dudi Iskandar, serta Pembina Forum Potensi Tangsel AKBP Ferry Setiawan, ST., M.M.

Dari jajaran Damkar Kota Tangerang Selatan hadir Kepala Dinas Pemadam Kebakaran H. Ahmad Dohiri Adam, S.Sos., M.Si, Kepala Bidang Pencegahan Mukhsin, serta Pembina Redkar H. Cecep Iswadi, SE. Turut hadir pula Kasi Trantib Kecamatan Pondok Aren Nur Hasan, SE, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD H. A. Afwan Taufani, SE., M.Si, serta perwakilan komunitas relawan dan organisasi kemanusiaan lainnya.

Melalui kegiatan ini, para relawan berharap solidaritas dan kekompakan dalam aksi kemanusiaan di Kota Tangerang Selatan dapat terus terjaga dan semakin kuat di masa mendatang. Kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama ini juga diharapkan menjadi agenda positif yang mampu mempererat kolaborasi antarrelawan demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

(* Wawan Hermawanto)

Melalui Pasar Murah, Demokrat Tegaskan Kebermanfaatan Bagi Masyarakat

0

Bogor | Jurnal Bogor

Partai Demokrat kembali menunjukan kebermanfaatan bagi masyarakat. Salah satunya dengan menggelar Pasar Murah demi memenuhi kebutuhan pokok warga jelang Lebaran di GOR Indoor B Pajajaran, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu (14/3).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus Partai Demokrat, mulai dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Agust Jovan Latuconsina, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor Anita Primasari Mongan, Sekretaris DPC Fery, Ketua Fraksi Demokrat Solidaritas Indonesia (DSI) DPRD, Subhan, dan Rezky Kartika.

Jovan mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya Demokrat dalam membantu perekonomian masyarakat.

Menurut dia, saat Ramadan sampai Idulfitri nanti kebutuhan pokok masyarakat meningkat sehingga warga membutuhkan bantuan untuk memenuhinya.

“Kami menyelenggarakan pasar murah Demokrat ini bagian ikhtiar Partai Demokrat untuk membantu perekonomian warga. Sebagaimana kita ketahui di masa bulan Ramadan kemudian menjelang 1 syawal idul fitri banyak kebutuhan masyarakat yang ingin dipenuhi,” ujar Jovan kepada wartawan.

Ia mengatakan, panitia menyediakan paket sembilan bahan pokok (sembako) yang dibundling (gabungan sejumlah produk) dengan harga lebih murah dari harga pasar.

“Ada beberapa item yang kita bundling beras 5 kilo, gula 1 kilo, mi telor 2 bungkus, minyak goreng 1 botol 2 liter. Kalau di pasaran harga Rp 170 ribu, tapi kita jual Rp 70 ribu,” ungkap dia.

Kemudian, sambung dia, minyak goreng satu botol dua liter harga pasaran Rp40 ribu, dijual seharga Rp20 ribu.

“Ada yang hanya membeli minyak, ada yang hanya beli sembako dan juga satu paket seharga 70 ribu,” tegasnya.

Jovan mengatakan, panitia pasar murah menyediakan 1.000 paket untuk dibagikan ke masyarakat. Sebanyak 800 paket di antaranya didistribusikan kepada warga di GOR Pajajaran.

“Dari seluruh warga yang kita beri pengumuman dari Tanah Sareal, Bogor Timur, Bogor Tengah, Bogor Selatan, Bogor Utara, Bogor Barat hadir di GOR ini 800 sesuai target kita. Total paket yang kita bagikan 1.000, 800 di GOR, 200 sekitar komplek rumah saya,” beber pensiunan TNI berpangkat letnan kolonel itu

Lebih lanjut, Jovan berharap bahwa kegiatan pasar murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya selama Ramadan.

Jovan juga menyebut kegiatan ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar kader partai terus berbuat yang terbaik dan memberikan solusi bagi masyarakat.

“1.000 paket yang kita sebarkan untuk pasar murah ini bisa membantu perekonomian warga, dan sesuai arahan Ketua Umum kami Agus Harimurti Yudhoyono untuk selalu berbuat yang terbaik, untuk selalu memberi solusi bagi warga masyarakat, dan khusus karena kami tinggal di sini maka kami beri bantuan untuk warga Kota Bogor,” tutur dia.

Kegiatan pasar murah ini, kata Jovan, merupakan inisiatif dari pihaknya di daerah, namun secara umum DPP Partai Demokrat memang mengarahkan seluruh kader untuk melakukan kegiatan sosial selama Ramadan.

“Secara pribadi inisiatif dari kami menyelenggarakan, tapi intruksi dari pusat memang diarahkan sejak ramadan pertama diarahkan melakukan kegiatan yang bisa membantu perekonomian warga,” imbuhnya

Lantaran tingginya animo masyarakat, Partai Demokrat, berencana menggelar pasar murah rutin setiap bulan.

“Insya Allah mudah-mudahan di masa akan datang kami menargetkan minimal 3 bulan sekali, tapi kalau memang rejeki mencukupi kita akan melaksanakan satu bulan sekali. Ada yang terpusat, ada juga sektoral sesuai dapil masing-maisng anggota dewan,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Dekatkan Diri Kepada Allah di Bulan Ramadhan, Iluni Rimba Madya dan Ciba 1 I’tikaf Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

0

Bogor | Jurnal Bogor
Ikatan Alumni (Iluni) SMA Rimba Madya (RM) angkatan 95-96 serta Ciba 1 melaksanakan program Itikaf bersama yatim dan dhuafa di Masjid Siti Rukayah Pasirkuda , Bogor Barat , Kota Bogor, Jumat (13/3/2026).

Agenda itikaf ini merupakan agenda tahunan yang selalu diselenggarakan oleh alumni RM 95-96 serta Ciba 1. Agenda ini diawali dengan buka puasa bersama, tarawih, qiyamul lail dan santunan serta di akhiri sahur bersama.

I’tikaf sendiri merupakan amalan ibadah sunnah yang dilakukan di masjid pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. I’tikaf bermakna mengisolasi diri atau memisahkan diri dari hal-hal yang mengganggu konsentrasi dalam beribadah dengan tujuan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Ketua Panitia Aep Saepudin kepada Jurnalbogor di sela-sela kegiatan menjelaskan, anak yatim dan dhuafa sangat senang mengikuti agenda ini karena ibadah yang mereka jalani lebih maksimal dan khusyuk. Mereka juga berharap agar agenda itikaf ini selalu ada setiap tahunnya.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah mensupport agenda ini, semoga sukses selalu dan menjadi pahala jariyah. Jadikan Ramadhanmu double pahala melalu itikaf ini,” ungkap Najamudin, salah satu peserta itikaf dari alumni RM 96.

** Wawan Hermawanto

Zebua Motor dan Kantor Hukum Boitanoli dan Rekan Berbagi Bingkisan di Bulan Suci Ramadhan

0

Bogor | Jurnal Bogor
Keluarga Besar Bengkel Zebua Motor dan Kantor Hukum Boitanoli Telambanua Advokat melaksanakan aksi sosial dengan membagikan bingkisan kepada masyarakat sekitar lokasi tempat usaha mereka di Kota Bogor, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan di bulan Suci Ramadan 1447H/2026 M ini langsung dikoordinir oleh pengusaha sekaligus pemilik Bengkel Zebua Motor yakni Andreas Zebua bersama Boitanoli sebagai Konsultan Hukum Boitanoli Telambanua Advokat dan dibantu oleh seluruh karyawan-karyawati Bengkel Zebua Motor.

Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemilik Bengkel Zebua Motor Andreas terhadap sesama.

“Kami ingin di momen Ramadan dan Idul Fitri ini kami bisa semakin mempererat silahturahmi dan menyebarkan kebaikan dan berbagi kebahagiaan ke sesama umat beragama,” ujar Andreas Zebua.

Andreas menambahkan pihaknya berharap ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat agar bisa saling berbagi di momen Ramadan ini.

Aksi berbagi bingkisan ini mendapat sambutan hangat dan positif warga . Adapun tujuan dari aksi berbagi ini adalah demi mempererat hubungan antara Bengkel Zebua Motor, Kantor Hukum Boitanoli dan masyarakat sekitar, serta berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah. Semoga kebersamaan ini membawa berkah bagi kita semua,” harapnya.

(Wawan Hermawanto)

Lewat Program “Mengetuk Pintu Langit”, Kampoong Ecopreneur Tanamkan Kepedulian Alam pada Anak Yatim

0

Bogor | Jurnal Bogor – Pasca berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, Yayasan Kampoong Ecopreneur Indonesia mengajak masyarakat untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga dan menyelamatkan alam. Melalui kegiatan sosial dan edukatif, yayasan tersebut menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak yatim sekaligus memotivasi mereka untuk berani bermimpi.

Ketua Yayasan Kampoong Ecopreneur Indonesia, Sofie Beatrix, mengatakan bahwa dalam 10 hari terakhir pihaknya tidak hanya menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim, tetapi juga berupaya memberdayakan mereka.

“Di 10 hari terakhir ini kami tidak hanya menyalurkan bantuan seperti kebanyakan lembaga amal. Kami juga memberdayakan mereka dengan mengajak anak-anak yatim berani bermimpi tentang cita-citanya serta membangkitkan kepedulian terhadap alam,” ujar Sofie di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan bertajuk “Mengetuk Pintu Langit di 10 Hari”, Kampoong Ecopreneur mengumpulkan sekitar 50 anak yatim. Pada kegiatan tersebut, anak-anak diajak menggambarkan cita-cita mereka sebagai bentuk keberanian mengekspresikan mimpi.

Menurut Sofie, banyak anak yatim yang awalnya tidak berani bercita-cita. Namun melalui kegiatan tersebut mereka mulai berani menuangkan impian mereka dalam bentuk gambar.

“Ada yang ingin menjadi dokter dengan menggambar rumah sakit, ada juga yang bercita-cita menjadi arsitek dengan menggambar rumah impiannya,” ungkapnya.

Untuk memperkuat semangat dan daya juang anak-anak, panitia juga mengajak mereka menonton film bersama. Film yang dipilih adalah film “Jumbo” yang dinilai mengandung pesan tentang semangat perjuangan dan keberanian meraih mimpi.

Selain menggambar dan menonton film, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi menanam cabai bersama serta pemberian santunan. Setiap anak menanam satu pohon cabai yang kemudian dibawa pulang.

“Ini bagian dari menanamkan kesadaran bahwa manusia harus bersahabat dengan alam,” kata Sofie.

Salah satu peserta, Fauzi (6), mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menggambar rumah sebagai simbol cita-citanya di masa depan.

“Saya senang ikut kegiatan ini,” ujarnya singkat.

Dalam kesempatan yang sama, Kampoong Ecopreneur juga menerima donasi sebanyak 1.000 Al-Qur’an dari salah satu donatur di Jakarta. Donasi senilai ratusan juta rupiah itu rencananya akan disalurkan kepada pesantren, majelis taklim, dan masjid di sekitar kawasan Kampoong Ecopreneur di Leuwisadeng.

“Semoga setiap ayat yang dibaca dari Al-Qur’an tersebut membawa keberkahan bagi yang membacanya, bagi masyarakat sekitar, serta bagi para donatur,” kata Sofie.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat dihadapkan pada tiga krisis sekaligus, yakni krisis lingkungan, krisis kewirausahaan yang benar-benar memberdayakan masyarakat, serta krisis kesehatan mental.

“Kampoong Ecopreneur hadir untuk menjawab tiga krisis itu secara utuh, bukan sepotong-potong,” jelasnya.

Kegiatan Yayasan Kampoong Ecopreneur ini didanai dari dana umat melalui zakat, infak, sedekah, serta wakaf produktif. Saat ini sejumlah pengusaha juga telah menitipkan wakafnya untuk mendukung berbagai program pemberdayaan yang dijalankan yayasan tersebut. Yudi

Pemkab Diminta Ketua Dewan Matangkan Persiapan Salat Id di Stadion Pakansari

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera mematangkan persiapan pelaksanaan salat Idul Fitri di Stadion Pakansari, Cibinong.

Sastra menekankan pentingnya kesiapan alur dan mekanisme pelaksanaan salat id agar berjalan tertib dan lancar.

“Saya kira Pak Sekda dan Pemerintah Daerah perlu menyiapkan bagaimana alur salatnya. Saya sudah tanyakan ke Dispora, semua pintu masuk dibuka supaya masyarakat bisa masuk ke dalam untuk melaksanakan salat id bersama,” kata Sastra, Jumat (13/3/2026).

Pelaksanaan salat id di Stadion Pakansari tahun ini merupakan yang pertama kali digelar di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade.

“Tentu ini kali pertama. Kita ingin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor merayakan kemenangan salat Idul Fitri di Stadion Pakansari,” ujar Sastra.

Sastra juga mengajak seluruh awak media untuk turut melaksanakan salat id di stadion berstandar internasional tersebut.

“Saya kira ini momen yang luar biasa. Kita berharap semua teman-teman media salat di sini supaya semangat kemenangan bisa kita rasakan bersama,” tutupnya.

(yev)