31.3 C
Bogor
Saturday, July 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 271

Pers Motor Club Sukses Road Trip ke Curug Citambur Cianjur

0

Kota Bogor | Jurnal Bogor – Pers Motor Club (PMC) sukses menyelenggarakan Road Trip ke Curug Citambur, Cianjur, pada 30-31 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari wartawan, aktivis lingkungan, dan pengusaha muda.

Pj Walikota Bogor, Hery Antasari yang menyempatkan diri hadir ke titik keberangkatan mengungkapkan apresiasinya kepada PMC. Ia juga menitipkan unsur kehati-hatian saat berkendara dalam grup dalam perjalanan.

“Touring itu bukan soal kecepatan, namun keselamatan. Leader dan sweeper harus memastikan rombongan aman dan tidak ada yang tertinggal,” kata Hery yang juga pehobi touring itu.

Tujuan utama dari road trip ini adalah untuk mengajak para wartawan dan pengusaha berlibur ke tempat wisata yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Selain menikmati keindahan Curug Citambur, para peserta juga mengikuti podcast bertema “Profesi, Hobi, dan Bisnis dalam Rajutan,” yang membahas tentang bagaimana profesi wartawan dan hobi mereka dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis.

Presiden PMC, Billy Adhiyaksa, menyatakan bahwa kegiatan touring road trip ini adalah agenda rutin PMC yang bertujuan memberikan kesempatan kepada para jurnalis untuk menikmati perjalanan dengan sepeda motor sekaligus bersantai di kawasan wisata.

“Kami ingin mengajak rekan-rekan jurnalis untuk touring sambil melakukan kegiatan sosial. Selain itu, kami juga mengajak mereka mengunjungi tempat-tempat wisata untuk melepas penat setelah berkutat di dunia berita setiap harinya,” kata Billy.

Di malam hari, peserta juga terlibat dalam diskusi yang membahas eksistensi media mainstream dan media sosial dalam konteks Pilkada Kota dan Kabupaten Bogor yang akan datang.

Billy menambahkan bahwa konsep touring dan kegiatan sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari PMC, yang kini telah menjadi entitas baru di dunia jurnalistik.

“Bonusnya, kami mendapatkan kebersamaan, keakraban, dan keluarga baru,” tambah Billy.

Owner Puncak Ajip, Sandi Adam mengaku senang bisa bergabung dan touring bareng PMC. Menurutnya, kegiatan serupa harus terus digelar untuk memberikan pengalaman baru sekaligus suasana kebersamaan yang sangat hangat.

“Saya merasakan betul nilai kebersamaan baik saat ada di dalam rombongan, berbagi ruang dalam tenda lalu saat bercengkrama menikmati kesejukan alam. Rasa lelah dalam perjalanan lenyap terbayarkan oleh keindahan dan hijaunya alam,” pungkasnya.

Sebelum melaksanakan trip, setiap peserta touring diwajibkan mengikuti rangkaian pemeriksaan medis. PMC juga menyiapkan tenaga montir dan Cargo Car untuk menambah kenyamanan peserta dalam berkendara.

Yudi

Cabup dan Cawabup Bogor Rudy-Jaro Ade Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto

0

Jurnal inspirasi – Bakal calon bupati dan wakil bupati Bogor Rudy Susmanto -Ade Ruhandi ( Jaro Ade ) menjalani medical check up di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (31/8).

Pemeriksaan ini merupakan tahapan lanjutan usai pasangan tersebut mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Bogor pada Kamis, 28 Agustus 2024.

“Hari ini saya bersama pak Ade Ruhandi calon wakil bupati Bogor telah melaksanakan medical checkup di RSPAD, saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh jajaran tim dokter dari RSPAD dan terima kasih kami didampingi KPUD Kabupaten Bogor dan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Bogor serta seluruh jajaran,” kata Rudy, Sabtu (31/8/2024).

Rudy menyampaikan, rangkaian medical check up dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dan telah selesai pukul 14.00 WIB. Pemeriksaan meliputi jasmani dan juga rohani.

“Diperiksa lahir batin periksa dalam semuanya dan diberikan pelayanan yang terbaik dari RSPAD Gatot Subroto. Mudah-mudahan ini merupakan salah satu tahapan lanjutan dari kami mendaftarkan diri ke KPU dengan kondisi jasmani rohani yang sehat, Insya Allah ke depan kita dapat melayani masyarakat Kabupaten Bogor dalam sebaik-baiknya,” harapnya.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade menyampaikan bahwa, dirinya merasa kaget karena biasanya tempat melakukan cek kesehatan di RSPAD serupa dengan yang dilakukan Capres dan Cawapres.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada kerjasama KPU dan rumah sakit tentu mendapat support juga dari Bawaslu,” katanya.

Jaro Ade mengakui pada saat pemeriksaan, tahapan demi tahapan sangat profesional dilakukan oleh dokter RSPAD.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bogor Adi Kurnia mengatakan tahapan medical check up hari ini berjalan dengan baik. Sedianya, hasil pemeriksaan akan diketahui oleh pihaknya pada Minggu 1 September 2024.

“Hari ini kita telah melaksanakan tes pemeriksaan tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Alhamdulillah untuk prosesnya berjalan dengan lancar tadi yang sudah dimulai dari pukul 07.00 WIB-13.00 WIB untuk pasangan calon Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi sudah selesai. Hasilnya akan kita terima pada hari esok Minggu 1 September 2024,” tutup Adi. Aga

Sekolah Gratis PKBM Bakti Nusa Luluskan 270 Peserta Didik Tahun 2024

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Sekolah Gratis Bakti Nusa menyelenggarakan wisuda peserta didik tahun ajaran 2023-2024, Sabtu (31/8/2024). Acara berlangsung di gedung sekolah Bakti Nusa, di Jalan Purbajaya Waru No. 27 Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Kegiatan wisuda diwarnai dengan pentas seni siswa siswi dari berbagai jenjang, marawis dari Pesantren rekanan diantaranya Jimmy Hantu, Al Huda, Assyifa, Ihsan Tauhid, Modern Dance, Tarian Tradisional dan lagu lagu Sunda. Moment haru pun dirasakan saat menyanyikan lagu perpisahan bersama sama.

Sekolah yang tahun 2022 lalu sempat di kunjungi Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko, tahun ini menyerahkan ijazah kelulusan kepada ratusan peserta didik

Kegiatan dihadiri oleh orang tua dan wali murid serta lembaga lembaga mitra sekolah gratis. Terlihat beberapa diantaranya Moeldoko Center Bogor, Asosiasi Advokat Indonesia, Forum Wartawan juga organisasi lain

Kepala PKBM Bakti Nusa, Muhamad Afhan mengatakan, tahun ini sekolah gratis PKBM Bakti Nusa kita meluluskan 270 siswa.

“Acara kelulusan ini janganlah menjadi moment perpisahan, jadikanlah awal untuk membantu adik-adik kelas dan jadikan forum alumni bakti nusa sebagai tempat reuni dan berbagi informasi peluang beasiswa universitas dan lowongan pekerjaan yang lebih baik,” kata Muhammad Afhan, Sabtu (31/8/2024)?

Salah satu orangtua murid paket C Nurhayati mengatakan, anak saya putus sekolah karena himpitan ekonomi, usaha saya dan suami yang kandas pasca Covid kemarin berimbas hingga kini dan sulit untuk kembali sukses seperti sebelumnya.

“Alhamdulillah berkat PKBM Bakti Nusa, anak saya bisa melanjutkan sekolah dan menyelesaikan SMA nya tanpa biaya,” ucapnya.

Sementara Dino salah satu lulusan paket C menyampaikan, ini merupakan pengalaman pertama saya, karena sebelumnya belum pernah menghadiri acara kelulusan di sekolah sebelumnya karena tidak diselenggarakan. Sekolah di PKBM Bakti Nusa mulai pendaftaran, sampai terima ijazah tidak di pungut biaya (gratis).

“Semoga sekolah disni makin banyak muridnya, dan siswa di PKBM Bakti Nusa diperlancar lagi,” harapnya.

Yudi

Reuni Akbar SMPN 6 Bogor dihadiri Ribuan Alumni 20 angkatan

0

Ikatan alumni SMP Negeri 6 Bogor, menggelar acara Reuni Akbar di Gedung Boash Convention Centre (BCC), Bantarsari, Kec. Ranca Bungur, Kabupaten Bogor. Pada hari Minggu, tgl 25 Agustus 2024.

Reuni akbar ini mengumpullan alumni dari angkatan pertama, yakni angkatan 1981 hingga 2000, angkatan milenial.

Menurut ketua panitia, Lukman Nur hakim dari angkatan pertama, kegiatan ini memang baru pertama kali digelar dengan bertujuan sebagai wadah silaturahmi antar angkatan serta sarana berbagi informasi.

Dengan tema ‘Melintas Masa, Merengah Asa, Merajut Kebersamaan dan Keragaman, Mari Pererat Tali Silahturahmi’, dengan tujuan agar sesama alumni bisa saling mengenal terutama antar lintas angjkatan, semakin solid dan kompak.

Diawali dengan sambutan dari Bapak H Muztahidin Al-Ayubi, selaku owner BCC serta alumni dari angkatan pertama.

Sambutan yang begitu berapi api dan dapat menginspirasi kita semua bagai mana awalnya beliau begitu cintanya pada dunia pendidikan sampai mendirikan SD, SMP, SMA dan SMK dengan jumlah murid terbanyak di Indonesia. Dan saat ini telah berdiri gedung kampus D4 multimedia.

“Reuni akbar ini bukan hanya untuk mengenang masa lalu tapi juga untuk mempererat persahabatan yang abadi”. Ujar lukman. Dengan reuni kabar ini, komunikasi tetap terjaga dan dapat mendukung kegiatan serta aktif di paguyuban alumni yang sudah lama terbentuk.

“kita bersatu kembali dalam satu keluarga besar alumni SMP Negeri 6 Kota Bogor”.kata lukman.

Lukman yang juga Ketua OSIS pertama di SMPN 6 Kota Bogor ini, menambahkan, sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kepada para guru saat mereka bersekolah, para alumni memberikan tanda mata, bucket bunga dan berbagai hadiah lain.

Acara semakin ramai dan meriah. Tiap angkatan tampil menghibur sesama alumni. Mereka tampil dengan kreasi seni yang berbeda-beda.

Panitia juga menyiapkan beberapa doorprize sebagai hadiah hiburan dan hadiah utama 2 unit sepeda gunung sertta 1 unit motor. setelah melalui pengundian beberapa doorprize, untuk hadiah 2 sepeda gunung panitia menyerahkan kepada sdr Hari Rahman angkatan 88 dan Ahyar Nopiansyah angkatan 89 , untuk hadiah utama 1 unit sepeda motor jatuh pada angkatan 88.

Disela rangkaian acara, panitia juga menyerahkan jam dinding digital ke pihak sekolah, yang nantinya akan dipajang di mesjid sekolah.

Sementara diluar gedung acara, panitia menyediakan booths untuk setiap angkatan, dengan menyajikan berbagai makanan ringan serta pernak pernik lainnya.

Acara reuni akbar ini selain didukung oleh alumni, didukung penuh juga oleh owner Boash Convention Centre Bapak H Muztahidin Al-Ayubi. Dedi R

Kementan Ajak ASN Ubah Mindset Kepemimpinan

0

JURNAL Inspirasi – Kementerian Pertanian (Kementan) para pemimpin Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengubah mindset dalam menjalankan birokrasi di pemerintahan, yaitu mindset pemimpin yang ingin dilayani menjadi pemimpin yang melayani dengan sepenuh hati.

Hal tersebut disampaikan dalam ceramah Manajemen Perubahan Sektor Publik pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Kamis (29/08/24) yang menghadirkan narasumber Mantan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP).

Kepemimpinan yang melayani (Servant Leadership) merupakan gaya kepemimpinan di mana pemimpin menempatkan kepentingan dan kebutuhan publik. Fokus utamanya adalah melayani publik, mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan mereka, serta menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan inklusif antara publik dan pemerintah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam suatu kesempatan menegaskan bahwa semua orang tanpa terkecuali dapat menjadi pemimpin di bidang pengabdian manapun, apakah itu PNS, POLRI, swasta dan bidang bidang lainnya. Tetapi syaratnya tentu harus tahu bagaimana caranya.

Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan harapan besarnya agar ke depan BBPMKP sebagai lembaga pelatihan kepemimpinan ASN yang dimiliki Kementan dapat menjadi center of excellence.

“Saya sangat berharap bahwa kedepan dalam jangka waktu yang sesingkat-singkatnya BBPMKP ini akan menjadi center of excellence untuk pelatihan kepemimpinan dan juga manajemen di seluruh Indonesia, menghasilkan pemimpinan yang unggul dan berkualitas”, ungkap Santi.

Menghadirkan Mantan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto sebagai narasumber, ceramah Manajemen Perubahan Sektor Publik mendapatkan atensi tinggi dari para peserta pelatihan.

Dihadapan puluhan peserta pelatihan, Bima menyampaikan pengalamannya sebagai pemimpin kota Bogor. Menurutnya tantangan terbesar dalam menjalankan birokrasi di pemerintahan yaitu mengubah mindset, dari pemimpin yang ingin dilayani menjadi pemimpin yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Selanjutnya Bima menyampaikan pentingya membuka ruang publik sebagai salah satu bentuk pelayanan.

“Yang paling penting kita membuka ruang publik untuk memberikan kesempatan publik berinteraksi”, kata Bima

Ruang publik berperan penting dalam membangun komunitas yang inklusif, sehat, dan dinamis. Kualitas ruang publik yang baik berkontribusi pada kesejahteraan fisik, mental, dan sosial masyarakatnya.

Di samping itu, Bima juga menegaskan beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin.yang melayani.

“Pemimpin harus hands on, aktif terlibat dalam pelayanan publik, tahu arah dan tujuan kepemimpinannya untuk menjadi keteladanan, serta mampu membuat yang rumit menjadi sederhana”, lanjut Bima.

Ia pun menegaskan bahwa pemimpin itu bukan hanya beraksi tetapi juga menginspirasi.

PKA merupakan pelatihan yang bertujuan mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator. Kompetensi yang dikembangkan merupakan kompetensi kepemimpinan manajemen kinerja untuk menjamin terlaksananya akuntabilitas jabatan administrator.

Peserta PKA Angkatan IX Tahun 2024 merupakan pejabat administrator dari Badan Keamanan Laut (Bakamla), Kemenko Perekonomian, Badan SAR Nasional (Basarnas), Kemenko Polhukam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

(bbpmkp/yev-rls

Labkesda Kota Bogor Sediakan Berbagai Layanan

0

Pembenahan sektor kesehatan menjadi atensi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan visi Indonesia Maju. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu 24 April lalu.

Pemerintah daerah diminta untuk turut serta dan andil dalam melakukan peningkatan kesehatan yang utamanya melalui upaya preventif serta peningkatan fasilitas kesehatan serta tenaga kesehatan dan penunjang lainnya.

Menjadi bagian dari konsep Megacities, Kota Bogor terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kesehatan secara mandiri, dengan menjalankan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Maju, yang juga mendukung Pembangunan Indonesia Sentris di sektor kesehatan sebagai penunjang peningkatan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam mempersiapkan bonus demografi.

Kota Bogor memiliki laboratorium tingkat dua, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang sejak tahun 2021 telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Kota Bogor yang berlokasi di Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Tanah Sareal. Labkesda ini sebagai laboratorium kesehatan masyarakat dan laboratorium klinik yang bisa diakses oleh masyarakat di wilayah Jabodetabek, Sukabumi bahkan Cianjur.

Pada tahun 2023 Labkesda Kota Bogor telah menyelesaikan pembangunan gedung baru sebanyak tiga lantai dengan fasilitas lantai 1 sebagai ruang tunggu, pendaftaran dan konsultasi, lantai dua sebagai laboratorium dan lantai tiga yang direncanakan sebagai ruang rapat, aula, dan sebagainya.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan, Kota Bogor ikut mendukung dalam percepatan transformasi kesehatan dalam mendukung Pembangunan Indonesia sentris sehingga tidak hanya berpusat di pulau Jawa.

Di samping itu, keberadaan Labkesda juga sebagai penunjang dari capaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional. Di Kota Bogor sudah mencapai 100 persen lebih dan secara nasional hingga April keaktifannya sudah mencapai 96,91 persen sehingga jaminan kesehatan di Kota Bogor bisa terlayani.

“Labkesda Kota Bogor memiliki peran penting dalam integrasi layanan primer yang saat ini sudah menjadi laboratorium tingkat kedua yang memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium klinis dan laboratorium masyarakat serta menerima rujukan dari laboratorium puskesmas yang merupakan labkesmas tingkat 1,” ujar Erna belum lama ini.

Kepala Labkesda Kota Bogor, Selamat Djaya mengatakan, saat ini Labkesda dalam sehari melayani 30 hingga 50 pasien, tidak hanya dari Kota Bogor namun juga dari luar wilayah Kota Bogor.

“Labkesda garda terdepan, sehingga desainnya sudah tingkat dua. Karena kita belajar saat Covid-19 lalu ini menjadi garda dalam memeriksa hasil lab. Sehingga, keberadaan Labkesda yang sudah ditingkatkan ini bisa melakukan deteksi dini, seperti pemeriksaan untuk anak stunting, penyakit emergency yang sifatnya virus, jadi itu bisa kita periksa sehingga ini bisa menjadi pusat penelitian di Kota Bogor,” ujar Selamat.

Jenis layanan yang bisa diakses adalah Laboratorium klinik melayani, Hematologi, Kimia Klinik, Mikrobiologi dan Parasitologi, Imunologi, Serologi dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yakni Kualitas air, hygiene dan sanitasi jasa boga, bahan tambahan makanan, kualitas lingkungan.

“Untuk pasien atau individu mayoritas melakukan konsultasi atau pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan check up atau pengambilan sampel darah,” kata Selamat.

Ia menambahkan, selain itu Labkesda juga ikut dalam pemeriksaan sampel makanan di sekolah atau di pusat jajanan untuk memastikan anak-anak mendapatkan jajanan yang sehat.

“Kemudian ada juga pihak swasta, grup atau perusahaan yang mengakses layanan kesehatan masyarakat, seperti pengecekan sampel air bahan makanan dan sebagainya,” katanya.

Dengan peningkatan kesehatan yang bisa diakses oleh daerah di sekitar Kota Bogor, tentu ini menjadi peningkatan kesehatan yang bisa diakses secara luas.

Sehingga, mendukung Indonesia Sentris dalam pemerataan kesehatan baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa, agar pemerintah pusat bisa fokus untuk penanganan di seluruh wilayah yang memerlukan bantuan peningkatan kesehatan.

Memorial Ongaku Haji Baidar, Saudagar Yang Baik dan Sukses

0

JURNAL Inspirasi – Dimana dan kapan dimakamkan onga H.Baidar, itu salah satu pertanyaan yang terbaca di WAG Arsyad Family.

Saran dan usulan saya onsu AA kepada anakda Roni, yaitu jenazah onga H.Baidar disholatkan dulu jenazahnya di masjid Al Mukmin Kp Baru Timur, yang almarhum pernah mengabdi membangun masjid jamiak tersebut.

Dan masjid Al Mukmin itu adalah tempat sholat fardu berjemaahnya almarhum yang tak pernah tinggal, alm selalu sholat di masjid Al Mukmin. Kampung Baru, setelah sholat berjemaah sholat zhuhur dilanjutkan dengan sholat jenazah. Demikian itu saran terbaik untuk jalannya prosesi pemakaman alm. ongaku H.Baidar.

Insya Allah banyak warga yang mensholatkan almarhum. Setelah itu acara pelepasan jenazah dgn sambutan dari abang ustadz H.Abbas Main (Ketua Pemangku Masyarakat Adat Cerenti). Kemudian peti jenazahnya  dibawa ke lokasi pemakamannya di tanah wakaf pemakaman warga Desa Kp.Baru. Jika saya tak salah almarhum onga Baidar yang ikut aktif mempelopori pembelian tanah wakaf tsb sekitar pada thn 1980an.

Selanjutnya di lokasi makam, warga pengantar berdoa dipimpin abang iparku Ustadz H.Abbas Main, kakak iparku, dengan prosesi pemakaman Islami yang khusyuk dan tawadduh, serta bertawaqal illallah.

Innalillahi wainna illahi roojiun..Allahummagh firlahu warhamhu, wa’aafii wa’fuanhu wanuzhulahu.

Kita doakan, almarhum wafat dalam keadaan husnul khotimah. Kita doakan juga agar arwahnya ditempatkan pada golongan orang-orang yang sholeh, berada di Syurgajannatunnaim. Aamiin aamiin aamin ya rabbal ‘alamiin.

Kepergian ongaku ini saya sungguh sedih dan mengingat kebaikannya selama hidupnya, terutama terhadap saya salah satu adiknya, yang ia didik. Saya begitu banyak kesan kebaikannya yang saya rasakan.

Onga Baidar adalah orangnya baik dan sholeh, rajin beribadah, suka menolong kerabatnya, beliau telah berjasa di tengah keluarga kami alm Haji Arsyad Kahar sebagai penyokong dan tulung punggung ekonomi keluarga, membantu omaknya Hj.Darana bintI Djamin dalam menghidupi anak yatim, setelah kita ditinggal wafat ayah H Arsyad, Selasa mala .tgl 21 Maret 1971, persis sakaratul maut dan wafat ayah dan ibuku, meningal dunia dan dimakamkan pada hari Rabu. Katanya termasuk hari yang baik, insya Allah.

Alhamdulillah, kita anaknya omak alm Hj.Daranah, kini hidup selamat, tidak ada yang miskin dan terlantar rasanya. Insya Allah. Itu berkat bantuan salah satunya jasa alm onga H.Baidar semasa hidupnya.

Untuk diketahui, bahwa ayah onga Baidar, informasi dari ibundaku ayahnya bernama Lazim, wafat ketika onga Baidar berusia balita, umur lk 8 bulan. Omakku kematian suami, menjanda sambil bersekolah agama Islam Madrasyah Tsanawiyah Tsamaratul Azhar Desa Koto Praku. ibuku sejak gadis dan janda muda desa, ketika itu hingga wafatnya memang cantik, cerdas dan pintar mengaji membaca kitab suci Al Quran.

Cerita ibuku kepadaku semasa hidupnya, ayahku H.Arsyad Kahar, orangnnya juga “parlente”, hobbynya menembak burung arau binatang seperti Tupai di lahan perkebunan Desa Pulang Jambu, rumah nenekku Maitah.

Ketika ayahku berjalan mencari burung-burung liar di pepohonan itu, ayahku melihat ibuku yang janda cantik di pelataran rumah nenekku. Beliau menyapa, dan kemudian bertegur sapa, akhirnya singkat cerita mereka menikah. Padahal  ayahku berprofesi saudagar karet waktu itu adalah suami orang namanya Hj.Fatimah, beranak 3 orang, salah seorang diantaranya ongaku H Edward Arfa.SH, pensiunan hakim PN dan pengacara di Kota Tg Pinang.

Sewaktu usia balita ongku Baidar dipelihara oleh nenekku Ino Maitah di Desa Pulang Jambu Kec.Cerenti, karena ibu janda muda bersekolah agama. Setelah ibuku berumah tangga yang disunting H Arsyad, onga Baidar kembali kepangkuan ibuku, dipelihara ibu/omakku Hj.Darana.

Kata omakku, ayahku sangat sayang kepada anak tirinya Baidar, sehingga ayahku mendidiknya secara disiplin dan sabar agar menjadi saudagar karet, berketrampilan “mamboli gotah” dari para penyadap karet di beberapa desa spt di Candi, Topiang Komang dll, kemudian dijual ke Tauke orang China di kampung. 

Dalam perjalannya berdagang, mengalami jatuh-bangun, pernah bangkrut usaha ongaku, disebabkan waktu itu, dia pola hidupnya agak “nakal” suka main judi, tetapi ayahku sabar mendidiknya. Akhirnya singkat cerita ibuku, ongaku Baidar bertaubat tidak nakal dan tidak berjudi serta minum-minum yang memabukan lagi, berkeluarga menyunting gadis desa yang cantik bernama Ramona, dan selanjutnya sukses berusaha, menjadi saudagar ghotah.

Orangnya jujur, sehingga para Tauke China sangat senang.berteman bisnis dengan ongaku itu, para Tauke sering memberikan pinjaman modal untuk membeli karet berton-ton per minggu. Ongaku sukses menjadi “induk xomang” dengan panakiiak gotah, urang kampung yang berlangganan, yang menjadi “anak somangnya” thn1970 sd 1990an, masa jayanya.

Kata ibuku, pernah orang lain, memanggilnya Baidar anak Lazim, dia ongaku marah kepada orang tersebut, karena di masa usia belita, beliau hanya  mengetahui, mengenal dan mengakui bahwa ayahnya adalah Haji Arsyad, ayah kandungku yang ganteng itu.

Begitulah ceritanya bahwa saya memang berlain ayah dengan ongaku itu. Walaupun demikian faktanya, tetapi saya juga merasakan bahwa ongaku Haji Baidar adadalah kakak kandung saya yang sesungguhnya, dan beliau berhak dipanggil juga H.Baidar Arsyad, jika saya menulis surat kepadanya ketika saya berstatus sebagai siswa SMA di Pekanbaru  dan mahasiswa IPB, berkuliah di Bogor.

Alm ongaku Baidar Arsyad ini sangat hormat dan memuliakan ibunya, omak kandungnnya Hj.Daranah bin Djamin, terutama makanan, beliau selalu tidak lupa, jika membeli ikan Patin sungai yang enak, atau ikan Tapah, Belida, Bawung dll, atau daging sapi atau kerbau atau tunjang kaki sapi untuk istri dan makanan anak-anaknya, beliau selalu menitipkan dan mengirim untuk ibunya di rumah di Kp Bukit Gudang Desa Kp.Baru Cerenti.

Makanya saya berkeyakinan, bahwa anak yang memuliakan ibunya seperti alm.ongaku akan banyak rezeki melimpah oleh Allah SWT itu yang saya amati pada sosok ongaku Baidar yang pernah berjaya bisnisnya. Saya adiknya belajar kehidupan kepadanya, dia adalah guru Kehidupanku dan panutanku (role model) berkeluarga.

Onga Baidar adalah seorang sosok “pengganti” alm ayahku, yang wafat thn 1971, ketika aku baru duduk di bangku SDN.No.1 Cerenti, kelas 2. Dialah orang, dunsanakku, yang mendidik dan mengajar menjalani hidup dengan bekerja keras, prihatin, disiplin dan berdagang untuk mendapatkan pengghasilan (income) yang cukup agar hidupku layak.

Saya lama numpang hidup bersama keluarga almarhum, belasan tahun sejak thn 1973 bekerja degannya, titipan omakku di keluarganya, membantu bisnis ghotah, menjadi asisten beliau, bekerja banyak rupa baik di rumah tangganya, menjaga kedai “toko kelontong”, beternak memelihara sapi dan kerbau areal pengembalaan di Sianyir ikuak Desa Sikakak, berdagang membeli gotah siang/sore hari, membantu bongkar muat, terkadang berurusan dengan Tauke Ghotah, dan lain-lain.

Sekolah saya dari sejak SD kls 4, 5 dan.6, SMPN Cerenti, SMAN di Pekanbaru, hingga masuk ke IPB Bogor ditanggung biayanya oleh Beliau, dan sebahagian besar dari beliau, dan sebagian lagi dari kakakku yang lain seperti andak Nurmi Arsyad dll.

Setelah beberapa semester kuliah di.IPB Bogor Thn 1982, saya dibantu oleh ongaku H.Edward Arfa SH, pak hakim mukim di kota Tg Pinang Kepulauan Riau, sampai selesai studi Sarjana di prodi Sosek Faperikan  IPB, riset di kawasan Barelang. Onga Baidar usahanya pun mulai agak menyusut ketika saya akan menamatkan kuliah S1 Faperikan di.IPB University.

Walaupun saya mendapat beasiswa, antara lain dari Yayasan Al Ghifari IPB dll, tetapi saya berterus terang kurang mencukupi kebutuhan hidup yang normal pada waktu itu dan alhamdulillah saya dibantu onga H. Edward Arfa SH, hakim  di PN Tg Pinang dalam penyelesaian riset  untuk penyusunan karya ilmiah Skripsi, studi di pulau Bintan, Penyengat, Karas, Pangkil, Rempang, dan pulau-pulau kecil dan perairan di sekitarnya di Provinsi Kep.Riau.

Saya bersyukur kepada Allah SWT  atas kemurahan hati para dusanak saudaraku, kerabatku telah berkemauan menyisihkan sebagian rezekinya untuk studi lanjutan adiknya di SMAN dan PTN.  Mereka adalah ongaku H.Baidar (85 thn), ongaku H. Edward (82 thn). Dan mereka berdua sungguh besar jasanya, juga para dunsanak/kerabat yg lain yang telah membantu baik material dan moril, dan terima kasih saya ucapkan kepada mereka-mereka, khususnya kepada onga Baidar bin Lazim, yang hari ini berpulang ke rahmahtullah.

Semoga segala kebaikan almarhum selama hidupnya terhadap saya adiknya, insya Allah menjadi amal sholeh dan dianugerahi  pahala yang.melimpah, sehingga memudahkannya menghadap Allah SWT, sang Maha Pencipta dan Pemilik Alam semesta beserta isinya.

Saya bersama keluargaku dari Kota Bogor, mendoakan, semoga arwah ongaku H.Baidar ditempatkan di Syurgajannatunnaim, Aamiin aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Almarhum ongaku Baidar, saya berkeyakinan adalah orang sholeh, rajin dan taat beribadah, juga berakhlaq mulia, suka membantu orang lain dan sanak family yang butuh dan susah hidup.

Ongaku orangnya jujur, berpuluh tahun menjadi bendahara Masjid Al Mukmin Desa Kp Baru, keuangan masjid sehat (maaf tidak dikorupsi) dan pembangunan masjid berjalan terus, sekarang masjidnya membesar dan indah, karena ongaku dipercaya jemaah masjid, orangnya amanah dan mau berkorban.

Kesan dan pengalamanku yang lain bersamanya, onga Baidar adalah pekerja keras, berdagang (saudagar) gotah (karet) dan berusaha ternak dan perkebunan yang sukses di Kecamatan Cerenti.

Dalam berdagang karet/ghotah, dia ongaku dipercaya oleh beberapa Tauke Gotah, keturunan China-Tiongkok yang ada di daerah kami, Kecamatan Cerenti Inhu Riau. Salah satu teman bisnisnya bang Senci, nama WNInya Ibrahim. Saking akrabnya mereka berkongsi dagang, akhirnya mereka berdunsanak adat (sanak Gito) berdua bersama omakku Hj.Daranah bin.Djamin (wafat 2021, usia 106 thn). Sehingga omakku menjadi ibu angkat secara adat Melayu abang Senci dan ibuku menjadi cucu angkat dari anak kandung bang Senci.

Hingga sekarang, saya dengan “keponakanku” anak bang Senci yakni Ayun, Acai, Singkiang, Acin, Akuang, Lihua dll, masih bersambung. Faktanya ada beberapa diantara putra-putra bang Senci (nama WNI-nya, Ibrahim) mempestakan anak-anaknya. Saya diundang, alhamdulillah saya pun beserta keluarga hadir dalam pesta perkawinan di Jakarta dan Bandung.

Itulah watak almarhum ongaku Baidar pandai bergaul dengan siapapun, terutama dengan para penyadap karet yang menjadi “anak semang” langganan jual-beli hasil perkebunan karet di daerah perdesaan, kampungku. Alhamdulillah, ongaku Baidar,termasuk saudagar pribumi karet yang sukses di zamannya thn 1970an, murah rezeki dan hartanya pun banyak, termasuk “orang kaya” di kampungku di masa itu.

Saya tahu, karena beberapa tahun, saya membantunya, dan dipercaya memegang kunci brangkas uangnya di warung yang saya jaga, ketika beliau pergi.keluar kota, urusan dagang (jual dan beli barang) dan atau berdarma-wisata (touring) di Kota Padang, Bukit Tinggi, Rengat dan Pekanbaru pada masa itu. Sayalah orang kepercayaannya yg mengendalikan bisnisnya buat sementara, dan saya dididik jujur dengan kepercayaan penuh oleh beliau.

Apa yang saya lakukan tersebut adalah amanah yg harus saya jaga baik-baik, saya tak mau mengambil uang perusahaan dagang karet dan barang kelontong di kedai untuk kepentingan pribadiku, kecuali atas sepengetahuan dan izin ongaku.

Alhamdulillah, saya dididik almarhum onga Baidar dengan berlatih kerja keras, disiplin dan diberi kesempatan mengelola warung barang-barang jlontongnya, berdagang karet (ghotah boku dan kopiang) serta dipercaya memegang uang kas dan brangkasnya, alhamdulilah saya memiliki pengalaman berharga dan modal sosial yang baik, untuk saya bisa hidup susah di rantau orang selama bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang seiring dan sejalan dengan peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan (imtaq) kepada Allah SWT.

Dalam perjalanan hidup selama sekolah SMPPN No.49 Pekanbaru, dan berkuliah di IPB Bogor, hidupku sehari-hari “pas-pasan” saja baik dalam pola makan maupun berpakaian, jika malu dikatakan sulit, miskin dan agak memprihatinkan.

Akan tetapi alhamdulillah dari ujian hidup yang pahit tersebut, karena saya sudah dididik oleh ongaku dengan ilmu candradimukanya, berpengalaman bisnis atas didikan almarhum ayahku, berkat Rahmat Allah SWT, saya kini menjadi begini, subhanallah, walhamdulillah wallhuakbar.

Saya selalu teringat firman Allah surat Ar Rahman, yang maknanya…”Nikmat Tuhan yang manakah yang akan kamu dustakan?”.

Hasil didikan ongaku Baidar selama saya membantunya, terlatih hidup bekerja keras, belajar keras, prihatin, berdisiplin dan hidup jujur, sehingga nasib hidupku menjadi begini, terselamatkan dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan, dan alhamdulillah Allah SWT memberikan nikmat-Nya yang cukup banyak, dimana kami hidup senang dan berbahagia bersama keluarga dan para Dunsanak (kerabat) the Arsyad Family yang populasi kian membesar.

Hari itu Rabu 12 September 2023, ketika itu langit Cerenti “mendung” indikasi berduka dan kami pun juga sangat berduka, kehilangan sosok, seorang kakak yang baik hati, telah menjadi panutan dan pejuang.kami dalam keluarga besar the Arsyad Family, insyaAllah almarhum akan dimakamkan disamping istrinya kakak Hj.Ramona di TPU tanah wakaf Desa Kp.Baru Cerenti. Saya dan kita hanya bisa berdoa, semoga arwah almarhum ongaku H.Baidar Arsyad diterima.disisiNys di tempat.mulia Syurgajannatunnaim Aamiin aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Dan keluarga yang ditinggalkannya, diberikan kesabaran dan bertawaqalillah. Saya sendiri, ingin dekali melihat wajah ongaku yang terakhir kali dan ikut mengantarkan ke pusara, tempat istirahat terakhirnya di TPU Wakaf Desa Kp Baru Cerenti.

Akan tetapi hal demikian itu, tidak bisa saya kerjakan saat ini untuk pulang ke kampung halaman, berangkat dari Kota Bogor menuju Cerenti, insya Allah beberapa waktu lagi ke depan, saya bisa pulang kampung untuk berziarah ke pemakaman ongaku yang aku cintai.

Saya sudah menelpon anakku Roni Baidar SP, yang pernah studi S1 Agribisnis Faperta-Unida di Bogor, tinggal bersamaku di Ciawi Bogor, dan adikku Latifah Arsyad, bahwa saya memberitahu dan minta izin belum bisa pulang kampung, karena putriku ke-2 Inna Rahmawati akan operasi sakit usus buntu, dan juga ada tugas mengajar di kampus, memasuki awal semester TA 2023/2024. Mohon doanya dan harap maklum.

Demikian narasi memorial ongaku Haji Baidar, sebagai curahan kasih sayang dan menghormati kepergian almarhum ongaku, saya pun menulis agar mereka yang membaca tahu bahwa almarhum ongaku itu adalah orang baik, sholeh insya Allah husnul khotimah.

Wabillahit taufiq walhidayah wr wb
Wassalam

====✅✅✅

Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si (Dosen Senior/Assoc Profesor, dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor thn 1986, Pendiri ICMI di Malang thn 1990 dan Wasek Wankar ICMI Pusat.merangkap Ketua Wanhat MPW ICMI  Orwil Khusus Bogor, Konsultan proyek-proyek K/L negara, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui tulisan di media sosial)

Pemkot Bogor Bakal Relokasi PKL Alun-Alun

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menata pedagang kaki lima (PKL) di sekitaran alun-alun. Salah satu upaya penataan dengan melakukan relokasi PKL ke belakang Pasar Kebon Kembang.

Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan bahwa tempat tersebut merupakan salah satu opsi untuk relokasi PKL.

“Saya cek lapangan lokasi yang jadi opsi alternatif untuk relokasi tempat PKL untuk yang didata secara sah eligible sebagai PKL Kota Bogor,” ujarnya kepada wartawan, belum lama ini.

Menurut dia, relokasi PKL bertujuan untuk membuat semua pihak baik PKL, maupun masyarakat menjadi lebih nyaman.

“Biar lebih nyaman, pedagang juga diuntungkan, baik pedagang yang sudah patuh dan membayar pajak seperti yang ada di los-los pasar ini kan mereka membayar pajak,” ungkapnya.

Kata dia, Pemkot Bogor perlu mengambil keputusan yang adil dan juga berpihak ke pedagang yang sudah mengikuti aturan membayar pajak dan retribusi kepada negara.

Atas dasar itu, PKL di pinggir jalan perlu patuh untuk mengikuti relokasi yang diinginkan para PKL.

“Agar semuanya saling menguntungkan,” kata Hery.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data saat ini jumlah PKL yang berada di sekitar Alun-Alun kurang lebih ada 400 lebih.

Pemkot, sambung dia, masih terus melakukan pelengkapan dan pengumpulan data agar bisa lebih akurat.

“Kami meminta teman-teman di OPD terkait untuk mendata lebih lanjut dan lebih presisi kepada setiap PKL harus didata termasuk data kependudukannya apakah dia orang Bogor atau orang luar dan seterusnya,” bebernya.

**Fredy Kristianto

KPU Kota Bogor Sebut Semua Persyaratan Calon Kepala Daerah Sudah Lengkap

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebanyak lima pasangan calon (paslon) calon kepala daerah mendaftar di hari terakhir pendaftaran calon kepala daerah ke KPU Kota Bogor, Kamis (29/8/2024).

Kelimanya adalah pasangan Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin, Sendi Fardiansyah-Melli Darsa, dokter Raendi Rayendra-Eka Maulana, Rena Da Frina-Teddy Risandi, dan duet Atang Trisnanto-Annuda Allivia.

Ketua KPU Kota Bogor, Muhammad Habibi Zainal Arifin mengatakan bahwa sebanyak lima pasangan calon tersebut sudah melengkapi berbagai persyaratan. Di antaranya lima surat pemberitahuan pendaftaran yang diterima pihaknya dalam tiga hari terakhir.

“Kelima pasangan ini sudah melengkapi syarat calon dan syarat pencalonan dalam Pemilihan Wali Kota,” ujar Habibi kepada wartawan, Kamis (29/8/2024).

Menurut dia, KPU bakal melakukan verifikasi melalui Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang akan disaksikan langsung oleh Bawaslu.

Selain itu, kata dia, KPU juga akan memberikan waktu yakni masa perbaikan apabila ada persyaratan atau berkas yang mesti diperbaiki pasangan calon wali kota dan Wakil wakil wali kota.

Kemudian, mereka bakal menjalani tes kesehatan yang akan dilakukan di RSUD Kota Bogor pada Minggu, 1 September 2024 mendatang.

“Untuk Bakal Calon yang saat ini sedang mengajukan pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Anggota DPRD kami masih menunggu surat pengunduran diri itu diterima oleh lembaga terkait sebelum tanggal penetapan pada 22 September 2024,” jelas Habibi.

Saat ini, terdapat dua calon ya g tengah memroses surat pengunduran diri sebagai ASN. Keduanya adalah Sendi Fardiansyah dan Rena Da Frina. Begitupun dengan Atang Trisnanto yang sedang mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kota Bogor.

** Fredy Kristianto

Ini Makna Simbol Payung Versi Pasangan Atang-Annida

0

jurnalinspirasi.co.id- Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung PKS dan Partai Ummat, Atang Trisnanto-Annida Allivia menjadi pendaftar terakhir di KPU Kota Bogor pada Kamis (28/8/2024).

Dalam kesempatan itu, Atang menegaskan bahwa pihaknya berharap mendapatkan kesempatan untuk berkontestasi di Pilkada Kota Bogor.

“Bismillah mewakafkan diri untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Bogor. Kami berharap bahwa Koalisi Bogor Nyaman bisa menghadirkan Kota Bogor yang nyaman untuk semuanya,” ujar Atang kepada wartawan.

Atang mengatakan bahwa duetnya dengan Annida menghadirkan kepemimpinan muda untuk Kota Bogor.

“Kami tidak hanya membuat jargon anak muda sebagai pembangun, tapi kita hadirkan langsung anak muda sebagai subjek dan pemimpin pembangunan,” ucapnya.

“Saya pemuda dari generasi X, dan Annida adalah anak muda dari generasi z. Kami ingin memanfaatkan bonus demografi, dimana perpaduan anak muda ini dapat menghadirkan inovasi dan kreatifitas untuk Kota Bogor yang nyaman untuk kita semua,” katanya.

Menurut Atang, apabila terpilih nanti pihaknya akan memberikan rasa nyaman bagi Kota Bogor.

“Nyaman pelayanannya, nyaman rezekinya, nyaman hidupnya, nyaman kotanya,” ucapnya.

Hal itu, sambungnya, meliputi delapan sektor, yakni kehidupan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, pelayanan publik, lingkungan, kebudayaan, agama, transportasi dan kemacetan

“Kami membawa simbol payung. Karena pemimpin bukanlah yang ada di atas rakyat, tapi pemimpin hadir mengayomi rakyat Kota Bogor,” katanya.

Lebih lanjut, Atang juga menginginkan bahwa pilkada ini berlangsung menyenangkan dan tidak menyeramkan.

“Jadi dengan warna putih-pink kita ingin menghadirkan rasa cinta pada Pilkada Kota Bogor,” katanya.

Sementara itu, Annida mengatakan bahwa generasi muda harus berperan aktif secara langsung untuk mempersiapkan Indonesia Emas 2045.

Annida mengaku ingin terjun ke dunia politik lantaran adanya background dan motivasi dari keluarga.

“Saya melihat langsung bagaimana situasinya, dari situ muncul lah rasa ketertarikan, kemauan, motivasi untuk berkontribusi,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto