31.3 C
Bogor
Friday, July 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 247

Pj. Bupati Bachril Bakri Tamansari Alternatif Beriwisata Selain Puncak

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Pj. Bupati Bogor menyampaikan, bahwa Tamansari merupakan alternatif untuk berwisata selain puncak. Hal ini disampaikan dalam kegiatan kunjungan kerjanya ke Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Rabu (23/10)

Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengatakan, melihat potensi wisata di Tamansari ini luar biasa, ada Curug, pemandian, dan juga glamping. Mungkin ini bisa menjadi alternatif selain puncak, karena yang kita tahu puncak macetnya luar biasa

“Kita pindahkan, Tamansari menjadi alternatif, saya dukung Kecamatan Tamansari dikembangkan jadi objek wisata,” kata Pj. Bupati.

Lanjut Bachril, untuk memudahkan akses bagi para wisatawan, kedepan kita harus menyediakan sarana transportasi yang memadai.

“Pemerintah Kabupaten Bogor akan kembangkan sarana transportasinya, nanti kita lihat di jadikan akses untuk parawisata berkunjung ke Tamansari,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tamansari Yudi Hartono menambhakan, tadi didalam kunjungan kerja Pj. Bupati Bogor di Kecamatan Tamansari memang terungkap ada suatu keinginan besar warga Tamansari ingin menjadikan Tamansari ini destinasi wisata baru di Kabupaten Bogor, dan sebagai solusi alternatif pariwisata puncak.

“Tentunya dengan sumber daya alam yang dimiliki, berharap menjadi tujuan destinasi wisata dan kuliner,” ucapnya.

Menurutnya, seiring berjalan waktu di Tamansari anyak berdiri cafe, resto baru buat keluarga ini harapan kita.

Namun begitu, masih ada kendala ke lokasi pariwasata alam dan religi, yakni nfrastruktur jalan. Dimana ruas jalan antara Kota Batu sampai Hghland masih relatif kecil atau tidak lebar jalannya.

“Jadi ini ada suatu hambatan pengembangan pariwasata di Tamansari. Mudah mudahan kedepan bisa diberikan solusi dengan pelebaran jalan,” pungkasnya. Yudi

Warga Harapkan Dokter Rayendra Jadi Wali Kota

0

jurnalinspirasi.co.id – Cawalkot Bogor nomor 5, Dokter Rayendra, menyuarakan tekadnya jadikan Bogor sebagai kota tersehat di Jawa Barat. Hal itu disampaikannya saat dialog Ngariung Sehat di Kelurahan Genteng, Selasa (22/10/2024).

Gelaran yang diikuti ratusan warga Genteng itu berlangsung meriah. Ratusan warga begitu antusias menantikan dokter yang juga doktor jebolan S3 IPB University itu.

Dokter Rayendra menyampaikan 25 program unggulan yang diusungnya di Pilwalkot Bogor 2024. Ia menekankan tekadnya meningkatkan tiga bidang mendasar: kesehatan, pendidikan dan ekonomi kemasyarakatan.

Terlebih di bidang kesehatan, ia menyoroti masalah sulitnya akses layanan kesehatan warga. Ia menerangkan masalah itu juga ditemui pada pelayanan BPJS.

“Dokter Rayendra dan Eka Maulana ke depannya tidak mau lagi ada warga Bogor yang sakit, malah terlantar tak bisa berobat,” tegasnya.

Dokter Rayendra menawarkan solusi yakni program integrasi KTP yang dapat memudahkan masyarakat Kota Bogor dalam mengakses layanan kesehatan.

“Jadi kedepannya cukup menggunakan KTP (Kota Bogor), tidak ada alasan lagi masyarakat tidak ditangani oleh rumah sakit. Semua rumah sakit harus menanganinya dan masyarakat cukup menunjukkan KTP,” ujar dia.

Lebih lanjut, Rayendra yang berpengalaman 2 dekade lebih sebagai dokter itu melantangkan tekadnya jadikan Bogor sebagai kota tersehat di Jawa Barat.

“Saya bercita-cita jadikan Bogor sebagai kota tersehat di Jawa Barat,” lantang Dokter Rayendra diikuti gemuruh tepuk tangan warga.

“Karena untuk membangun IPM, salah satu indikatornya adalah kesehatan. Itu menjadi hal paling mendasar dan terpenting dalam hidup menurut saya,” tambahnya.

Warga mengaku punya harapan besar atas majunya Dokter Rayendra di Pilwalkot Bogor. Salah satunya diungkapkan Herfiana, kader Posyandu RW 06 Kelurahan Genteng.

“Kami sebagai kader dan mewakili warga bahagia banget karena terbantu dengan program Dokter Rayendra,” ujar Herfiana.

“Kami punya harapan besar biar Dokter Rayendra jadi wali kota Bogor,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

Sendi-Melli Siapkan Stadion Padjadjaran Jadi Pusat Sportainment Modern ala GBK

0

jurnalinspirasi.co.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut satu, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa, memiliki rencana strategis untuk meremajakan Stadion Padjadjaran dan menjadikannya pusat sportainment modern layaknya Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta.

Dalam rencana ini, Sendi-Melli akan memastikan Stadion Padjadjaran dan sekitarnya dilengkapi dengan jogging track yang nyaman, CCTV untuk keamanan, dan fasilitas olahraga yang terawat dengan baik.

“Kami ingin warga Kota Bogor memiliki akses yang nyaman dan aman untuk berolahraga, sambil menikmati suasana yang mendukung aktivitas outdoor seperti di GBK,” jelas Sendi.

Saat ini, ada pengajuan anggaran sebesar Rp120 miliar dari Provinsi Jawa Barat yang belum terealisasi, dan Sendi-Melli berkomitmen untuk mempercepat proses ini agar segera terlaksana.

“Kami akan memperjuangkan alokasi anggaran ini sehingga revitalisasi Stadion Padjadjaran dapat segera dimulai,”” tambahnya.

Sendi-Melli juga memperkenalkan konsep sportainment, yang memadukan olahraga dan hiburan, menciptakan pusat kegiatan yang tak hanya menarik bagi warga lokal tetapi juga bisa menjadi destinasi wisata.

Ini mencakup berbagai acara olahraga, konser, serta festival yang diadakan di area stadion, yang tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan adanya wadah untuk UMKM, area di sekitar Stadion Padjadjaran akan menjadi pusat perputaran ekonomi yang berfungsi sebagai sarana bagi pengusaha lokal untuk memasarkan produk mereka.

“Sportainment bukan hanya tentang olahraga, tapi juga cara kami mendorong ekonomi kreatif dan usaha kecil di Kota Bogor,” papar pria asli Bojong Neros, Paledang, Kota Bogor ini.

Dengan program revitalisasi Stadion Padjadjaran ini, pasangan Sendi-Melli ingin membangun fasilitas publik yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi warga.

Sendi percaya bahwa melalui konsep sportainment, Kota Bogor bisa menjadi lebih modern, sehat, dan sejahtera.
“Warga Kota Bogor layak memiliki fasilitas olahraga yang baik, sekaligus bisa menikmati suasana yang aman dan nyaman, sambil berkontribusi pada ekonomi lokal. Kami berkomitmen untuk mewujudkan ini,” tutup Sendi.

** Fredy Kristianto

Peringati Hari Santri, Atang Trisnanto: Kita Harus Taat Terhadap Pesan Para Ulama

0

BOGOR – Memperingati Hari Santri 2024, Calon Wali Kota Bogor Atang Trisnanto menggelar doa bersama, istigosah, dan tahlil bersama santri dan para kyai di Sekber Kota Paris, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa (22/10/2024).

Selain doa bersama, acara yang berlangsung khidmat ini juga diisi dengan santunan kepada anak yatim, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Calon Wali Kota Bogor nomor urut 2 ini menyampaikan bahwa Hari Santri memiliki makna penting, yaitu meneruskan resolusi yang telah disampaikan oleh Syeikh Hasyim Asy’ari.

Menurutnya, pesan tersebut menekankan pentingnya membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan.

“Intinya, bagaimana di Hari Santri ini kita bisa taat dan menghormati pesan-pesan para ulama,” ujar Atang.

Sebagai refleksi, Atang juga menegaskan bahwa semangat santri untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan harus tetap hidup.

“Dalam konteks saat ini, semangat tersebut diwujudkan dengan turut serta dalam pembangunan bangsa dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” katanya.

Hari Santri diperingati sebagai momentum untuk mengingat peran penting para santri dan ulama dalam sejarah perjuangan bangsa, terutama dalam mempertahankan kemerdekaan dan mengisi pembangunan nasional.

Di akhir acara, Atang memberikan santunan kepada anak yatim yang berasal dari seluruh kecamatan se Kota Bogor.

Sebelumnya, Doktor bidang lingkungan tersebut juga menghadiri kajian spesial di Masjid Al Muslimun, Bogor Utara.

Atang terlihat menyimak dengan khusyu pemaparan dari Imam Shamsi Ali yang mengupas tentang “Perkembangan Peradaban Islam di Dunia Barat”. Ia juga terlihat menyalami dan mencium tangan beberapa ulama dan tokoh sepuh dalam acara tersebut.

“Spirit santri adalah terus belajar. Juga menghormati orang tua dan ulama. Ini pula yang harus terus dipupuk oleh kita semua. Belajar hingga akhir hayat, apapun profesi dan jabatan kita”, pungkas alumni IPB tersebut.

Tekan Angka Perceraian, Melli Darsa Gagas Program Edukasi Pranikah

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut satu, Melli Darsa, berkomitmen menekan angka perceraian yang terus meningkat di Kota Bogor, terutama di kalangan pasangan muda.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2023 tercatat 1.637 kasus perceraian di Kota Bogor. Banyak dari kasus ini melibatkan pasangan muda yang belum siap menghadapi tantangan dalam kehidupan pernikahan, terutama karena faktor ekonomi dan mental yang tidak matang.

Melihat tren ini, Melli mengusulkan program edukasi pranikah komprehensif yang dirancang khusus untuk memberikan bimbingan kepada pasangan muda sebelum mereka menikah. Program ini mencakup berbagai aspek penting seperti manajemen keuangan keluarga, keterampilan komunikasi, dan manajemen konflik dalam rumah tangga.

Menurut Melli, program ini akan memberikan pembekalan mental dan finansial yang lebih mendalam bagi para calon pengantin.
“Kami ingin memastikan bahwa pasangan muda tidak hanya memahami cinta dan komitmen, tetapi juga siap secara mental dan finansial untuk membangun rumah tangga yang stabil. Program ini akan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan pernikahan dengan lebih baik,” ujar Melli.

Selain itu, Melli juga menekankan pentingnya memberikan edukasi mengenai usia pernikahan ideal untuk menghindari pernikahan dini, yang sering kali menjadi penyebab ketidakstabilan dalam rumah tangga. “Pernikahan bukan hanya tentang mengikat hubungan, tapi juga tentang kesiapan untuk hidup bersama dalam jangka panjang. Kita perlu memberi anak muda pemahaman tentang risiko pernikahan dini dan bagaimana mempersiapkan diri secara menyeluruh,” tambahnya.

Dalam program ini, Melli berencana bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan lembaga sosial untuk memberikan edukasi pranikah yang lebih interaktif dan menyeluruh. Ia berharap program ini akan menjadi langkah preventif yang efektif dalam menekan angka perceraian, terutama di kalangan pasangan muda yang masih rentan terhadap masalah rumah tangga.

“Kami ingin menciptakan generasi keluarga yang lebih kuat, lebih harmonis, dan lebih siap menghadapi tantangan hidup bersama. Ini bukan hanya tentang menurunkan angka perceraian, tetapi juga tentang menciptakan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera bagi warga Kota Bogor,” tutup Melli.

** Fredy Kristianto

Tingkatkan Pelayanan, BBPMKP Kementan Lakukan Persiapan Renovasi Bangunan di Komplek Tirta

0

JURNAL Inspirasi – Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi terus berupaya meningkatkan pelayanannya kepada publik.

Kepala BBPMKP, Sukim Supandi, menegaskan bahwa salah satu fasilitas yang menjadi perhatian dalam peningkatan pelayanan adalah bangunan lama yang terdapat di BBPMKP dan telah diidentifikasi untuk diperbaiki.

“Proses perencanaan renovasi komplek Tirta seyogyanya akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Kami telah melakukan kajian teknis sebelumnya dan memang akan merevitalisasi pada tahun depan,” jelasnya.

Ia menambahkan sebagai bentuk antisipasi “Bangunan ini memang sudah tidak difungsikan secara penuh dari kegiatan pelatihan atau aktivitas lainnyatambahnya. 

Pihak BBPMKP memastikan bahwa seluruh kondisi bangunan sudah teridentifikasi dan masuk dalam rencana renovasi yang akan dilakukan sesuai prosedur standar keamanan dan keselamatan bangunan di masa depan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh fasilitas di BBPMKP selalu dalam kondisi optimal dalam menyediakan fasilitas yang aman dan mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pertanian di masa mendatang,” tutup Sukim.

(bbpmkp)

Ratusan Siswa-Siswi PKBM Bakti Nusa Ikuti Training Camp 2024

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Bumi Perkemahan Sukamantri Tamansari Kabupaten Bogor menjadi lokasi terpilih kegiatan Training Camp Volume 2 Sekolah Gratis Bakti Nusa yang berlokasi di Jalan Purbajaya Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang digelar pada 19 – 20 Oktober 2024 memperingati Hari Sumpah Pemuda, tahun ini melibatkan 500 peserta didik. Acara yang rutin diadakan oleh Bakti Nusa ini menunjukan peningkatan jumlah peserta dari 350 peserta pada volume 1 tahun 2023 lalu.

“Saya bangga menjadi bagian dari perjuangan Bakti Nusa dan akan terus mendukung program sekolah ini yang memfasilitasi pendidikan anak anak putus sekolah sejak didirikan 2021 lalu,” ujar Bagus Hariyanto Tenaga Ahli Menteri Divisi Media Asistensi Kementrian Lingkungan Hidup, Minggu (20/10).

Turut hadir bersama saya darı Kementerian KLHK RI Pak Ronni Staf Ahli Madya Direktorat Jendral Penanganan Sampah & Limbah, Pak Dudi Mulyadi Kasi Wilayah 2 dan Pak Ughur Gursala Kepala Resort TNGSH serta ketua komunitas peduli sampah.

Kegiatan Training Camp diwarnai oleh beragam aktivas diantaranya: Upacara Bendera, Marching Band, Baris berbaris, Pengenalan aksi menjaga lingkungan hidup.

Kepala satuan pendidikn non formal PKBM Bakti Nusa Muhammad Afhan, berharap agar anak anak dapat termotivasi untuk lebih giat dalam menimba ilmu dan membawa pulang life skill juga menjadi ambasador pengolahan sampah dan pentingnya menjaga alam yang diajarkanpada saat training camp serta membentuk karakter pelajar Pancasila sesuai Kurikulum Merdeka.

Turut hadir memberikan penyuluhan tentang kesehatan dari puskesmas Tamansari, Maesaroh yang memberikan pengarahan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri untuk pennggulangan penyakit menular.

Siswi Paket C Kelas 12 PKBM Bakti Nusa Nelly Puspasari yang juga penulis dan pembaca puisi perjuangan turut berkomentar. “Kegiatannya seru, belajar di alam seperti ini jauh lebih menarik, kita belajar masak, gotong royong bersihkan sampah, saling bantu antar teman-teman dalam menyelesaikan project juga dapat hadiah piala, semoga ada lagi kegiatan seperti ini dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Fun Outdoor Team Building yang dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al Quran dan Pentas Seni saat api unggun, beberapa kegiatan diantaranya, Tari Jegger Bali, Tarian Nusantara, Tari Jaipong, Tarian Saman, Puisi Perjuangan, Singing Competition, Senam Pagi Fashion Show, Master Chef Competition (Lomba Memasak) diakhiri oleh Operasi Semut (Aksi Bersih Taman National)

“Ucapan terima kasih atas dukungan Direktorat Jendral Penanganan Sampah dan Limbah KLHK juga para pejabat Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Apresiasi khusus untuk Mas Bagus Hariyanto Tenaga Ahli Menteri KLHK Yang sejak awal dimulai misi PKBM ini untuk memberikan solusi pendidikan gratis bagi anak anak putus sekolah sejak 3 tahun lalu hingga kini selalu mensupport,” kata Agung Udiyanto, Pembina Yayasan SDM Unggul, payung dari Program Sekolah Gratis PKBM Bakti Nusa. Yudi

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Siapkan 10 Strategi Bangun Kelembagaan Lingkungan

0

jurnalinspirasi.co.id – Hanif Faisol Nurofiq dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam kabinet menteri pemerintahan Presiden Prabowo pada hari Senin (21/10/2024).

Pada penugasan barunya, Hanif menyampaikan, dirinya telah menyiapkan 10 rancangan strategis untuk membangun kelembagaan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) periode 2024-2029.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo juga telah menunjuk Diaz Hendropriono untuk mendampingi Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menterinya. Presiden berpesan agar Menteri dan seluruh Wakil Menteri dapat bekerjasama dengan baik untuk kepentingan bangsa dan rakyat.

Saat ditanya wartawan, Menteri Lingkugan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa KLH/BPLH diharapkan dapat menjadi lembaga yang lebih responsif dan strategis dalam menghadapi tantangan lingkungan dan efek perubahan iklim, serta mendukung visi besar Indonesia menuju tahun 2045, yaitu “Better Environment for Sustainable Investment.”

Hanif menegaskan bahwa kelembagaan ini akan bekerja sinergis dalam menjaga lingkungan dan mendorong investasi berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa situasi triple planetary crisis yang terdiri dari krisis perubahan iklim, pencemaran, dan kehilangan keanekaragaman hayati menjadi pondasi kerja KLH/BPLH.

“Untuk mewujudkan visi pemerintahan ini, terdapat beberapa misi utama yang diusung, yaitu diantaranya mendorong ekonomi hijau dan biru dengan mengoptimalkan sumber daya alam secara berkelanjutan, memperkuat kemandirian dan kedaulatan negara, serta melindungi sumber daya alam dan lingkungan hidup,” ucap Hanif Faisol Nurofiq Pada Senin (21/10/2024).

“Salah satu strategi penting yang akan diterapkan adalah pendekatan ekonomi lingkungan, dengan fokus pada penguatan ekonomi sirkular dan penerapan nilai ekonomi karbon (NEK). Pendekatan penataan lingkungan dengan tujuan menjaga keberlanjutan sumber daya alam juga menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak merusak lingkungan,” jelasnya.

Hal lainnya adalah Strategi Kolaborasi, dimana ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari masyarakat, dunia usaha, hingga lembaga internasional.

“Untuk mempercepat inovasi di bidang lingkungan, pemerintah akan menyediakan insentif bagi sektor-sektor yang berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya.

Kemudian, kata Hanif, pihaknya akan fokus kepada Penanganan Isu Lingkungan, yaitu diantaranya penanganan pencemaran, limbah, dan kualitas lingkungan yang menurun.

Dalam menghadapi perubahan iklim, Hanif menyatakan akan memperkuat sistem informasi kerentanan guna meningkatkan efektivitas upaya adaptasi. Ia juga memastikan komitmen mitigasi perubahan iklim Indonesia tetap terjaga.

“Pengelolaan sampah laut, peningkatan sistem sanitasi, dan mitigasi polusi udara di kota-kota besar menjadi prioritas. Selain itu, krisis keanekaragaman hayati akan diatasi melalui pendekatan restorasi ekosistem dan penegakan hukum,” terang Hanif.

Sebagai bagian dari rencana jangka pendek, KLH/BPLH juga akan meluncurkan beberapa program unggulan yang terintegrasi dengan Quick Wins Asta Cita.

“Beberapa di antaranya adalah pengelolaan limbah dan sampah dari program gizi anak sekolah, penanganan limbah medis dari program kesehatan gratis dan pembangunan rumah sakit, serta pendampingan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam upaya peningkatan produktivitas lahan pertanian,” jelas Hanif.

Terakhir adalah program Sumber Penerimaan Negara, dimana Hanif mengungkapkan bahwa penerimaan negara dari sektor lingkungan hidup akan diperkuat melalui penerapan instrumen ekonomi lingkungan seperti Nilai Ekonomi Karbon, penguatan ekonomi sirkular dan ekonomi berbasis keanekaragaman hayati dan turut berkontribusi pada pembukaan lapangan kerja yang berbasis upaya pembangunan yang ramah kepada alam.

Dengan perencanaan yang matang, Hanif Faisol Nurofiq optimis bahwa kelembagaan KLH/BPLH dapat menjawab berbagai tantangan lingkungan dan menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, diharapkan kelembagaan KLH/BPLH mampu menjawab berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi Indonesia dan menjadi motor penggerak bagi pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Sendi-Melli Kampanyekan Program Bogor 15 Menit

0

Bogor – Masalah transportasi di Kota Bogor selama satu dekade terakhir menjadi sorotan utama pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut satu, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa.

Menurut Sendi-Melli, banyak hal yang belum terurus dengan baik, khususnya terkait kemacetan yang tak kunjung terselesaikan dan minimnya integrasi transportasi publik yang efisien.

Selama 10 tahun terakhir, Bogor memang telah mencoba menerapkan beberapa kebijakan transportasi seperti Sistem Satu Arah (SSA) dan layanan Biskita. Namun, hasilnya belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

Sendi Fardiansyah menyoroti bagaimana SSA hanya bersifat sementara dan bahkan menyebabkan kemacetan di titik-titik lain yang tidak diprioritaskan.

“Kemacetan masih menjadi masalah besar, terutama pada jam sibuk dan akhir pekan di pusat kota. Sistem Satu Arah hanya memindahkan masalah dari satu titik ke titik lain, dan ini bukan solusi jangka panjang yang efektif,” tegas Sendi.

Selain itu, peluncuran moda transportasi berjenis Bus Rapid Transit (BRT), Biskita, juga dianggap masih belum terlalu efektif mengurai soal kemacetan.

“Rutenya masih terbatas. Keberlanjutan subsidi dari Kemebhub juga masih perlu kita hitung dalam kerangka fiskal 5 sampai 10 tahun ke depan. Ini jadi tantangan,” ungkap Sendi.

Pasangan ini juga menyoroti minimnya integrasi transportasi antara Angkot, Biskita, dan kereta commuter line.

“Warga Bogor masih kesulitan untuk berpindah antarmoda transportasi. Angkot dan Biskita belum terintegrasi dengan kereta, padahal banyak warga yang menggunakan commuter line untuk bekerja di Jakarta,” tambah Sendi.

Program Bogor 15 Menit

Untuk mengatasi masalah ini, Sendi-Melli mencetuskan program “Bogor 15 Menit” yang berbasis pada layanan terpadu transportasi publik ramah lingkungan dan teknologi pintar.

Solusi ini dirancang untuk menciptakan sistem transportasi terintegrasi yang memudahkan warga Kota Bogor berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya.

Program Bogor 15 Menit akan menggabungkan moda transportasi seperti Angkot, Biskita, dan kereta commuter line dengan tiket terintegrasi berbasis digital, yang bisa diakses melalui satu aplikasi mirip dengan sistem yang sukses diterapkan di Copenhagen dan London​, sehingga akses ke seluruh penjuru Kota Bogor dapat dijangkau hanya dalam 15 menit.

“Saya lihat model integrasi transportasi berbasis digital seperti yang ada Copenhagen dan London, bisa kita bawa ke sini. Di Bogor harusnya ke mana-mana dekat, bisa 15 menit aja,” papar Sendi.

Di samping itu, Sendi-Melli akan menerapkan sistem Intelligent Transport System (ITS) seperti yang dilakukan di Singapura, yang memungkinkan pengelolaan lalu lintas secara real-time menggunakan IoT dan sensor lalu lintas.

“Sistem ini akan membantu mengurangi kemacetan di pusat kota, memberikan prioritas kepada transportasi publik di persimpangan, dan memastikan bahwa arus kendaraan dapat dikelola secara lebih efisien​,” terang Sendi.

Program ini juga akan mencakup pengembangan jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki yang terintegrasi dengan transportasi publik, mendorong warga untuk beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

** Fredy Kristianto

Aparatur Wilayah Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024

0

Peran aparatur wilayah dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024 sangatlah penting. Sebab, mereka menjadi garda terdepan untuk memastikan proses pemilihan berlangsung berjalan dengan lancar, adil, dan sesuai dengan peraturan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar sosialisasi Peran Aparatur Wilayah pada Pilkada Serentak 2024 yang menghadirkan narasumber dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bogor di Hotel Sahira, Kota Bogor, Kamis (17/10/2024).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Eko Prabowo yang membuka acara menyampaikan, acara ini merupakan sosialisasi kesiapan peran serta aparatur wilayah dalam menyukseskan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

“Jadi kita ingin mengecek pemetaan kembali dan kesiapan teman-teman. Untuk itu dihadirkan beberapa narasumber, kami harus siap menyukseskan Pilkada Serentak 2024,” ujarnya.

Dia menambahkan, masing-masing narasumber itu menggambarkan sebuah gambaran tentang Pilkada Serentak 2024 hingga ke tingkat wilayah.

“Kalau KPU menggambarkan tadi peran serta yang perlu dibantu oleh teman-teman wilayah apa aja. Contohnya tempat TPS-nya, gudang logistiknya, kemudian pendistribusiannya. BPBD memetakan tingkat kerawanan apabila TPS itu ditempatkan satu titik itu, memetakan apakah bahaya, rawan bencana karena di Kota Bogor ada 1.530 TPS, tidak sedikit itu,” katanya.

Disamping itu BPBD juga sudah memetakan H-7 dan H+7 pemungutan suara ada peristiwa apa berdasarkan gambaran dari BMKG tentang peristiwa hidrometeorologi.

Pada kesempatan itu ia mengajak warga Kota Bogor khususnya untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Apalagi target partisipasi pemilih di Kota Bogor sebesar 85 persen harus dilampaui.

Selain itu, Eko kembali menekankan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), jangan sampai ada pelanggaran.

“Sampai saat ini kita sering koordinasi dengan Bawaslu. Kita jaga netralitas, kita fokus dalam menyukseskan Pilkada, jaga kekompakannya, petakan betul tingkat kerawanannya, kita harus menjadi pendingin di kala bara api itu menjadi panas, karena posisi kita disamping pemilih juga harus netral selaku aparatur,” tegasnya.

Ia juga meminta aparatur di wilayah jika ada permasalahan tolong disampaikan agar bisa segera ditindaklanjuti, apalagi aturan dan kaidah-kaidah normatif sudah disosialisasikan secara masif.

“Kalau ada isu pelanggaran ASN, kroscek, apalagi kalau sudah ada dua alat bukti. Kita di Desk Pilkada akan menindaklanjuti itu, mengklarifikasi ke yang bersangkutan, benar tidak dan sebagainya. Kita ingin jalannya Pilkada di daerah aman, lancar, damai,” katanya.