28 C
Bogor
Thursday, July 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 236

Poldata Indonesia Sebut Elektabilitas Dedie Rachim Stagnan

0

jurnalinspirasi.co.id – Poldata Indonesia merilis survei elektabilitas lima pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Bogor, yang telah dilaksanakan pada awal November ini.

Berdasarkan hasil survei Poldata, peta kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor, nampaknya pertarungan hanya akan terkonsentrasi kepada tiga paslon.

Peneliti Poldata Indonesia, Fajar Arif Budiman menyebut bahwa paslon nomor tiga Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin masih unggul di posisi teratas dengan persentase 33 persen. Kemudian di peringkat kedua ada Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa sebesar 22 persen.

Kemudian disusul oleh pasangan Atang Trisnanto – Annida Allivia dengan angka elektabilitas sebesar 21 persen.

Sementara pasangan dokter Rayendra dan Eka Maulana ada di angka 7 persen, sedangkan duet Rena Da Frina serta Teddy Risandi ada di posisi terakhir, yakni 5 persen.

“Apabila melihat angka survei sejatinya ada sebuah indikasi tren vitalitas suara yang berbeda. Misalnya paslon nomor satu dan dua, terlihat cukup kompetitif,” ucap Fajar kepada wartawan, Minggu (17/11/2024).

Sedangkan paslon Dedie – Jenal meski berada di puncak, namun menunjukan tren yang stagnan di kisaran 30 persenan.

“Hal serupa juga terlihat pada Raihan paslon nomor empat dan lima, yang cukup konsisten berada dibawah 10 persen,” kata Fajar.

Sedangkan warga yang belum menentukan pilihan atau menjawab tidak tahu ada sebanyak 12 persen.

Dengan hasil survei tersebut, kata Fajar, Sendi atau Atang bisa melampaui Dedie Rachim. Sebab, terdapat kecendrungan pemilih Dedie semakin berkurang.

“Sementara dua ini cenderung naik
Tapi ada faktor tertentu, pemilih akan melaksanakan keputusan final pada hari H yang dipengaruhi faktor tertentu,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Kinerja Pendamping Sosial Dievaluasi

0

Cisarua – Jurnal Bogor
Pemerintahan Kecamatan Cisarua, melalui Kasie Pemberdayaan Masyarakat bersama pendamping sosial tingkat desa dan kelurahan kini terus melaksanakan fungsinya sebagai pekerja sosial. Mulai dari penanganan rumah yang berdampak bencana hingga kepada keberadaan orang yang mengidap gangguan jiwa atau ODGJ. Tidak hanya ODGJ yang selalu ditangani secara serius, melainkan keberadaan orang terlantar juga tidak luput dari target petugas pendamping sosial yang ađa disetiap desa dan kelurahan.

Seperti yang baru dilaksanakan oleh pemerintahan Kecamatan bersama pihak pihak yang terkait, mereka melakukan koordinasi dan evaluasi kinerja pendamping sosial se Kecamatan Cisarua. Tujuan nya yakni untuk menselaraskan program sosial diantara pendamping Resos leemsos RI dan pendamping sosial tingkat kecamatan.

“Keberadaan para pendamping sosial memiliki tugas yang mulia juga unik. Yakni mereka mulai dari mengawasi berbagai jenis bantuan sosial yang diterima oleh masyarakat, juga melakukan penanganan terhadap keberadaan ODGJ dan orang telantar yang ada di Kecamatan Cisarua juga melakukan pengurusan berbagai administrasi terhadap masyarakat yang harus dirujuk ke rumah sakit. Dan sinergitas mereka dengan pemerintahan kecamatan berjalan dengan baik,” ujar Ridwan Wahyudin, Kasie Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Cisarua.

Dalam pembahasan bersama para pendamping sosial dari seluruh desa itu tercetus pula diperlukannya gedung singgah untuk ODGJ dan orang terlantar di wilayah Kecamatan Cisarua. “Iya diwilayah Cisarua perlu ada rumah singgah untuk penanganan sementara para ODGJ dan orang terlantar yang selanjutnya diserahkan ke dinas sosial atau dibawa ke rumah sakit untuk ditangani,” imbuh Ridwan.

Sementara itu, hasil dari evaluasi terhadap kinerja para petugas pendamping sosial, dinilai mereka sudah menjalankan tugasnya secara maksimal. “Sangat terbantu dengan adanya petugas pendamping sosial itu. Kini tinggal adanya fasilitas penunjang seperti perlunya gedung atau rumah singgah bagi ODGJ. Juga adanya perhatian kepada mereka dari pemerintahan desa atau kelurahan,” pungkasnya. Dadang Supriatna

Nurunnisa Targetkan 80 Persen Untuk Paslon Rudy – Ade

0

Cisarua – Jurnal Bogor
Tanggal 27 November merupakan hari pencoblosan yang tinggal waktu 10 hari lagi, para Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bogor dalam terus memanfaatkan masa kampanyenya. Secara serentak dibeberapa Dapil Kabupaten Bogor, Paslon nomor urut 01 menggelar kegiatan diantaranya senam bersama diisi dengan berbagai acara menarik seperti fun game, sapa warga, gerebeg Desa dan yang lainnya pada Minggu 17/11.

Di Kecamatan Cisarua, Puluhan warga didominasi kaum perempuan mengikuti senam bersama yang digelar di Bromelia Sport Center pada Minggu (17/11/2024).

Menurut Nurunnisa Setiawan, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 3 mengatakan bahwa kegiatan senam dan olahraga lain diakuinya memang rutin dilakukan setiap hari dan melibatkan warga setempat.

Namun demikian, Pilkada di Kabupaten Bogor menyisakan 10 hari kedepan kata Nisa sapaan akrabnya bergerak masing-masing tim diantaranya rekan-rekan anggota dewan khususnya di Dapil 3 secara serentak hari ini.

“Iya seperti acara hari ini kita serentak menggelar acara jadi bukan hanya saya dan disini saja, teman-teman yang lain pun melaksanakan seperti Pak Heri di Ciomas, Feri Romeo di Dapil 1, Pak Aan dan yang lainnya banyak lah meskipun tanpa Calon Bupati dan Wakilnya,” terang Nurunnisa.

Dengan sisa waktu 10 hari kedepan, ia menambahkan mereka berupaya dalam pengerahan massa dan pembekalan saksi selain nanti door to door ke masyarakat hingga masa tenang.

“Intinya tim tetap bergerak dan berjalan sesuai dengan arahan hingga masa tenang nanti. Bicara target capaian kita berharap kalau bisa diatas 80 persen bahkan 90 minimal 70 .” pungkas Nissa. Dadang Supriatna.

Panwascam Gelar Bimtek Lanjutan Kepada Pengawas TPS Se-Kecamatan Tamansari

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Panwascam Tamansari menggelar Bimtek lanjutan tahapan Pilkada serentak 2024, berupa bimbingan teknis (Bimtek) pengawas Pemilu bagi Panwaslu Kelurahan/Desa Se-Kecamatan Tamansari, pada Minggu (17/11).

Ketua Panwascam dan divisi SDM organisasi Rohmat mengatakan, setalah di lantik dan bimtek pertama pada 13 November kemarin, panwaslu Tamansari mengadakan kembali bimtek lanjutan untuk pengawas TPS.

“Bimtek kali ini di selenggarakan di kantor panwaslu Tamansari dengan peserta dilaksanakan per desa agar lebih fokus pada.materi lanjutan terkait penggunaan aplikasi pengawasan yaitu Siwaslih dan teknis pengawasan dilapangan,” kata Rohmat kepada Jurnal Bogor, Minggu (17/11).

Lanjut Rohmat, kegiatan Bimtek dari hari Jumat-Minggu secara bergantian setiap desa. Adapun untuk yang hadir sesuai TPS. karena kita wajibkan semua pengawas TPS.

“Dalam Bintek lanjutan ini, pengawas TPS lebih memahami secara teknis tugas pokok dan fungsi pengawasan nanti di lapangan, karena pikada tahun ini menggunakan aplikasi Sistim Pengawasan Pemilih (Siwaslih) dari Bawaslu agar lebih menguasai secara online melalui aplikasi Siwaslih,” jelasnya. Yudi

P4S Kaniang Banana Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Kementan dengan Pisang Cavendish

0

Jurnal Inspirasi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta penguatan kelembagaan dilakukan kaum Milenial. Hal ini karena petani Milenial memiliki potensi besar untuk membawa inovasi dalam pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan salah satu kelembagaan petani, yakni Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) merupakan mitra BPPSDMP yang memiliki peran strategis sebagai tempat pelatihan sekaligus magang, guna akselerasi dan adopsi teknologi pertanian para petani milenial.

Turut mendukung ketahanan pangan yang digaungkan Kementerian Pertanian (Kementan) P4S Kaniang Banana di Desa Banjaragung Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal Jawa Tengah mengembangkan budidaya pisang Cavendish.

Pisang tersebut dianggap multifungsi, selain dapat menjadi sumber pendapatan, pisang cavendish ini juga dapat menjadi alternatif pangan yang turut menyukseskan program pemerintah dibidang ketahanan pangan.

Hal ini diungkapkan Meka Brata Ketua P4S Kaniang Banana. P4S ini merupakan penumbuhan yang direkomendasikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kabupaten Tegal dan menjalani klasifikasi pada kegiatan Reklasifikasi dan Penumbuhan P4S Jakarta dan Jawa Tengah yang dilaksanakan Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Meka ini bercerita Ia adalah juga seorang guru di Tegal. Dibesarkan di lingkungan petani, hidup dan menempuh pendidikan dari pertanian, membuatnya tak bisa berpindah hati dari pertanian. Disela – sela kesibukannya mengajar, Meka menanam pisang cavendish. Ia mulai menanam pisang cavendish pada Oktober 2020 dan mulai merasakan manisnya keuntungan menanam cavendish pada panen pertama di bulan Mei 2021.

” Saya dibesarkan dan hidup dilingkungan petani. Kakek, nnenek juga petani. Jadi kalau hidup dan kuliah juga dari pertanian. Jadi petani karena bertani merupakan usaha yang menguntungkan, hasil bagus, harga juga bagus, ” ungkapnya, Jum’at (15/11/2024).

Berbekal belajar menanam pisang cavendish dari berbagai sumber dan Youtube salah satunya Meka menanam pisang Cavendish dilahannya seluas 1,5 Ha, dengan populasi 2.700 pohon.

Dari pohon tersebut panen dilaksanakan setiap dua minggu sekali dengan hasil 3 ton per panen. Jika produksi tinggi menembus angka 6 ton per dua minggu sekali. Setandan pisang cavendish bisa menghasilkan 13 – 25 kg. Untuk pemasaran pisang tersebut dikemas dalam box, 1 box berisi 13 kg buah pisang.

Siklus tanam jenis pisang ini kata Meka, sejak tanam hingga berbuah 5 sampai 6 bulan. Buah mulai montong atau muncul jantung saat pohon berusia sekitar 5 bulan. Sekitar 3 bulan setelah montong baru buah bisa dipanen.

” Siklus tanam Cavendish ini, sejak tanam hingga berbuah memerlukan waktu lima sampai enam bulan. Untuk sejak montong sampai panen tiga bulan, ” terangnya.

Untuk memasarkan pisang cavendish tidaklan sulit. P4S yang Ia kelola telah bermitra dengan ritel lokal di Tegal dan di Jakarta.

” Pemasaran kami bermitra dengan ritel lokal di Tegal dan salah satu mitra di Jakarta. Omzet sangat menguntungkan, karena sekali tanam panen bisa berkali-kali, ” ucapnya.

Menurut Meka buah pisang adalah tanaman yang tidak kenal musim sehingga untuk panen bisa menyesuaikan. Begitupun dalam hal perawatan tidak terlalu merepotkan asalkan konsisten dalam perawatan, pemupukan dan pengendalian gulma, pisang sudah tumbuh sangat baik. Yang tak kalah penting menurut Meka, karena pisang ini dinilai dari kebersihan kulit buah maka menjaga kebersihan kulit pisang merupakan hal utama.

” Perhatikan perawatan buah dan antisipasi hama utama pisang ini yaitu jamur, lakukan injeksi jantung dan brongsong tepat waktu. Bisa menjaga kulit buah pisang mulus, ” ujarnya.

(Regi/BBPMKP)

Maruarar Sirait Minta Anggaran Tambahan Untuk Bangun Rumah di Tahun 2025

0

Jurnal Inspirasi – Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meminta tambahan anggaran, yang dimaksud meminta anggaran ini adalah program 3 juta rumah bagi masyarakat.

Maruarar meminta anggaran sebesar Rp48 triliun kepada Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) untuk mendukung program di tahun 2025. Maruarar menyampaikan, ada beberapa program perumahan yang akan dilaksanakan serta kebutuhan dana yang diusulkan program 3 Juta Rumah untuk masyarakat.

“Kami mengharapkan dukungan dan masukan dari Kementerian Keuangan terkait dengan usulan program dan kebutuhan anggaran Kementerian PKP,” kata Maruarar dalam keterangan resmi dilansir Sindonews.com, Sabtu (16/11/2024)

Menteri PKP mengungkapkan, dirinya meminta agar Kemenkeu mengirimkan pegawai serta pejabat yang berkompeten untuk membantu menduduki jabatan di Kementerian PKP. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan program perumahan yang direncanakan dapat terkoordinasi dengan baik serta mendapatkan dukungan pengawasan dari Kementerian Keuangan.

“Saat ini jumlah anggaran yang tersedia untuk 2025 hanya Rp5,1 triliun. Sedangkan berdasarkan usulan Satgas Perumahan kebutuhan dana pembangunan rumah Rp53,6 triliun, sehingga ada kebutuhan tambahan anggaran sekitar Rp48,4 triliun. Kami berharap dukungan Kemenkeu dalam penganggaran Kementerian PKP,” kata Maruarar.

Menteri PKP juga menyampaikan struktur organisasi serta sejumlah kebutuhan SDM yang akan bertugas di sejumlah unit kerja yang ada. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan, pihaknya siap memberikan dukungan terhadap berbagai program perumahan pro rakyat seperti 3 Juta Rumah.

Hal itu guna sektor properti dapat membuka jalan investasi sekaligus mendorong berjalannya sektor industri dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas.

“Kami memberikan dukungan terhadap Program Kementerian PKP. Namun kami akan berkoordinasi lebih lanjut mengenai kebutuhan anggaran yang diperlukan,” kata Wamenkeu.

(Mizie Apriansyah)

Imbas Sentimen Global, Mata Uang Asia Tertekan Termasuk Rupiah

0

Jurnal Inspirasi – Sepekan perdagangan 11-15 November 2024 Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Mengutip data usd, Minggu (16/11/2024), rupiah pekan ini ditutup melemah ke Rp15.898 per USD.

Kini adalah adalah kelemahan yang terparah sejak 12 Agustus 2024 lalu yang sempat berada pada level Rp15.950 per dolar AS. Tapi rupiah tak sendiri, dalam sepekan mayoritas mata uang Asia juga tertekan lebih dari 1% dalam sepekan.

Ke 6 mata uang yang dimaksud adalah yen, ringgit, baht, rupiah, dolar Singapura, dan dolar Taiwan. Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia hari ini terkoreksi tipis ke 106,66 dari penutupan perdagangan kemarin di 106,67. Dalam sepekan, indeks dolar menguat 1,58% dari posisi 105 pada akhir pekan lalu.

Pelemahan rupiah ini terimbas sentimen kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed). Ketua The Fed, Jerome Powell, mengisyaratkan perlambatan dalam pemangkasan suku bunga karena ekonomi AS yang tetap tangguh.

Dalam pernyataannya di hadapan para pemimpin bisnis di Dallas, Powell menyebut ekonomi AS tumbuh sebesar 2,8% pada kuartal III 2024, lebih tinggi dari tren historis.

Dengan pertumbuhan tersebut, The Fed melihat tidak ada urgensi untuk menurunkan suku bunga, meskipun tekanan inflasi masih ada. Di sisi lain, tingkat inflasi AS menunjukkan kenaikan tipis pada Oktober, mencapai 2,6% year on year (yoy), dibandingkan 2,4% pada bulan sebelumnya. Hal ini semakin menambah tantangan bagi The Fed untuk mencapai target inflasi 2% di tengah pertumbuhan ekonomi yang solid.

Selain itu pekan lalu dari sentimen dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar di pasar keuangan domestik mencapai Rp7,42 triliun selama periode transaksi 11-14 November 2024.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan bahwa nilai tersebut terdiri dari aliran modal asing keluar bersih di pasar saham Rp4,12 triliun, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp3,65 triliun, sedangkan modal asing masuk bersih ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp0,35 triliun.

(Mizie Apriansyah)

RSUD Leuwiliang Dianugerahi Penghargaan Bintang 5 dari BPJS Kesehatan

0

Jurnal Inspirasi – RSUD Leuwiliang kembali mencatatkan sejarah dengan meraih Penghargaan Bintang 5 dari BPJS Kesehatan, menjadikannya rumah sakit umum daerah pertama di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan bergengsi ini.

Penghargaan ini merupakan Apresiasi Digitalisasi Pelayanan BPJS Kesehatan kepada RSUD Leuwiliang Atas Komitmen Rumah Sakit dalam Implementasi Integrasi Antrean Online, Integrasi Sistem Klaim, Implementasi E-SEP, Finger Print & Frista, hingga Implementasi Bridging Farmasi dan Bridging Elektronik Rekam Medis.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., CPM-A., CCGO., QRGP., CCCO, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, kepada Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastrie, S.H., MARS, dengan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Bapak Ajat Rochmat Jatnika, S.T., M.Si, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Agus Fauzi, M.Kes.

Dalam sambutannya, Bapak Ajat Rochmat Jatnika memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian RSUD Leuwiliang.

“RSUD Leuwiliang telah menjadi pelorpor. Kami akan mendukung agar 3 RSUD lainnya di Kabupaten Bogor dapat meraih penghargaan serupa,” ujar Bapak Ajat, yang berharap sinergi antara pemerintah dan BPJS Kesehatan semakin erat untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Dr. Edwin Aristiawan juga memuji kemajuan transformasi digital yang luar biasa di RSUD Leuwiliang, khususnya dalam pemanfaatan Mobile JKN untuk pendaftaran online yang kini telah mencakup hampir 50% pasien.

“Komitmen kuat dari top manahement dan kolaborasi yang solid dengan BPJS Kesehatan sangat terlihat. Kami akan terus berkolaborasi untuk meningkatkan transformasi digital dalam pelayanan kesehatan,” ujar Dr. Edwin.

Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastrie, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan ini.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerjasama semua pihak. Semoga dengan penghargaan ini seluruh civitas hospitalia semakin termotivasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar dr. Vitrie.

Dengan penghargaan ini, RSUD Leuwiliang semakin mempertegas posisinya sebagai pelopor pelayanan kesehatan berbasis digital yang unggul, dan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

(yev/*)

RSUD Leuwiliang Raih Penghargaan Pengelolaan Aset Daerah Terbaik se-Kabupaten Bogor

0

Jurnal Inspirasi – RSUD Leuwiliang kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan atas kinerja pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) terbaik di Kabupaten Bogor.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Bogor, Dr. H. Dedi Supriadi, M.M., kepada Sumanta, S.T., pengurus BMD RSUD Leuwiliang, pada 11 November 2024.

Pencapaian ini dinilai sebagai bentuk keberhasilan rumah sakit dalam mengoptimalkan aset demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja keuangan dan pengelolaan aset di seluruh perangkat daerah Kabupaten Bogor. RSUD Leuwiliang meraih posisi terbaik berkat manajemen aset yang dianggap efektif, transparan, dan akuntabel.

Hasil ini mencerminkan komitmen RSUD Leuwiliang untuk menerapkan pengelolaan aset yang efisien demi peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas.

Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi ini.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi prestasi yang dicapai ini, karena ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang terlibat dari berbagai lini,” ujarnya.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mengapresiasi performa dan kerja keras dari tim pengelola aset RSUD Leuwiliang.”

Dukungan dan kontribusi dari seluruh jajaran rumah sakit disebut menjadi kunci utama pencapaian tersebut.

Lebih lanjut, keberhasilan dalam pengelolaan aset ini tidak hanya difokuskan pada optimalisasi fasilitas, namun juga pada pemanfaatan aset agar benar-benar mendukung pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat.

Dengan penghargaan ini, RSUD Leuwiliang semakin termotivasi untuk terus meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen aset yang dimilikinya.

RSUD Leuwiliang berharap prestasi ini dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya di Kabupaten Bogor dalam mengelola aset daerah.

Ke depan, RSUD Leuwiliang berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat manajemen aset sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas, aman, dan terjangkau bagi masyarakat luas.

(yev/*)

Kota Bogor Peringkat 3 di Jabar Soal Judol, Sendi Sebut Imbas tak Meratanya Ekonomi

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon Wali Kota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah, memberikan pandangannya terkait tingginya angka kasus judi online di Kota Bogor.

Menurut data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada Juni 2024 lalu, Kecamatan Bogor Selatan merupakan wilayah dengan nilai total transaksi judi online tertinggi di Indonesia, dengan pelaku sebanyak 3.720 dan angka perputaran uang mencapai Rp349 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Sendi menyampaikan kritiknya terhadap pemerataan ekonomi di Kota Bogor.

“Tingginya angka judi online kan punya korelasi erat dengan angka pengangguran terbuka kita yang mencapai 3,69%. Tertinggi nomor tiga di Jawa Barat. Artinya nggak ada pemerataan ekonomi selama ini,” cetus Sendi.

Sendi juga menyoroti lemahnya upaya peningkatan ekonomi warga, dengan berbagai program stimulus yang mampu menggerakan ekonomi arus bawah.

“Pemerintah kota ke depan perlu menstimulus ekonomi di tingkat warga, agar distribusi dan perputaran ekonomi bisa berjalan dengan baik,” gagas pria asal Bojong Neros, Paledang, Kota Bogor tersebut.

Sebagai solusi, Sendi mengaku sudah menyiapkan beberapa program unggulan, untuk menekan kasus judi online di Kota Bogor.

“Kita punya program Job Training Center di setiap kecamatan untuk mengurangi angka pengangguran. Juga akan menghidupkan kembali Bank Kota Bogor, untuk memberikan kredit dengan bunga rendah untuk para pelaku usaha. Itu semua agar warga gak banyak waktu kosong dan jauh lebih produktif,” terangnya.

Sendi berharap melalui program-program tersebut, kasus judi online di Kota Bogor bisa ditekan.

“Saya yakin, kalau program ini berjalan, Insyaallah, angka pengangguran dan judi online di Kota Bogor bisa kita tekan dengan signifikan,” tutup Sendi.

** Fredy Kristianto