25.7 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 223

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Meraih Penghargaan dari BPKP Jabar

0

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor meraih penghargaan BUMD Jasa Air dengan Kinerja Terbaik dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Barat di Bandung, 26 September 2024.

Penghargan diberikan Kepala LKPP Perwakilan Jawa Barat Adi Gemawan kepada Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan, disaksikan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Direktur Umum Tirta Pakuan Rivelino Rizky, dan Direktur Teknik Ardani Yusuf.

“Alhamdulillah hari ini mendapat penghargaan dari BPKP Jawa Barat disaksikan oleh PJ Gubernur Jabar, Insyaallah kinerja Perusahaan kita akan kita tata menuju lebih baik, mohon dukungan, kerja keras, inovasi dan kebersamaan.” ujar Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan.

Rino Indira menyebut penghargaan ini sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penerapan GRC (Governance, Risk Management, and Compliance) dan hasil dari evaluasi kinerja dan indikator yang ditetapkan oleh BPKP Jawa Barat.

“Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim Perumda Tirta Pakuan dalam menyediakan layanan air bersih berkualitas kepada masyarakat. Penghargaan ini adalah wujud apresiasi atas dedikasi kami dalam menjaga kualitas pelayanan, serta komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan bagi pelanggan,” kata Rino.

Penghargaan dari BPKP Jawa Barat ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Perumda Tirta Pakuan dalam mengelola pelayanan air bersih di Kota Bogor.

Sebagai perusahaan daerah yang memikul tanggung jawab besar dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Bogor, Tirta Pakuan berupaya terus memberikan kontribusi signifikan untuk mendukung pembangunan kota dan menjaga kelestarian sumber daya air.

Penghargaan ini menegaskan posisi Perumda Tirta Pakuan sebagai salah satu BUMD terdepan di Jawa Barat, terutama di sektor jasa air bersih.(*)

Kejati Jabar Panggil 4 Orang Soal Jembatan Otista

0

jurnalinspirasi.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) dikabarkan telah menggarap pembangunan Jembatan Otista di Kecamatan Bogor Tengah. Kabarnya, sejumlah pejabat dan mantan pejabat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Diketahui, proyek Jembatan Otista memakan anggaran sebesar Rp50 miliar, yang berasal dari bantuan keuangan (bankeu) Pemerintah Provinsi Jabar.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya membenarkan adanya pemanggilan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Benar, kami mengundang untuk memberikan keterangan bukan pemanggilan karena proses baru penyelidikan,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (25/9/2024).

Menurut dia, diundangnya beberapa orang tersebut untuk memberikan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Dinas PUPR Kota Bogor.

Kata dia, berdasarkan informasi dari Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jabar sudah ada empat orang yang dimintai keterangan. Namun, ia enggan menyebutkan inisial dan apakah pejabat tersebut masih aktif atau sudah purna tugas.

“Maaf, itu masih merupakan materi penyelidikan,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan kabar yang beredar mantan Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina dan Sekretaris Dinas PUPR, M Hutri disebut-sebut turut dipanggil oleh Korp Adhyaksa. Namun, informasi tersebut langsung dibantah oleh perempuan yang kini mencalonkan diri sebagai wali kota Bogor itu.

“Gak bang, aku gak dipanggil, Gak bener bang,” ujar Rena saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapps.

Terpisah, Sekretaris Dinas PUPR, M Hutri membenarkan kabar mengenai adanya pemanggilan terhadap dirinya.

“Iya betul kang, kemarin agendanya. Pertanyaan seputar saya sebagai Sekdis PUPR,” imbuhnya.

Kendati demikian, Hutri mengaku tak tahu menahu perihal pejabat mana saja yang turut dipanggil oleh Kejati Jabar.

“Saya kemarin sendiri kang. Nggak tahu pastinya, karena undangan secara pribadi dan rahasia,” jelasnya.

Selain itu, Hutri juga enggan menyebutkan perihal pelanggaran apa yang telah dilakukan versi Kejati Jabar.

“Kalau substansi pemeriksaan mah rahasia,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kejati Jabar melakukan pemanggilan melalui surat Nomor : B-77/M.2.5.1/Fd.1/09/2024 Bandung, 20 September 2024, perihal Kejati Jabar meminta bantuan Kejari Bogor, untuk memanggil sejumlah pihak, sehubungan dengan penyelidikan dugaan penyimpangan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Selain itu, pemanggilan itu juga dikarenakan adanya dugaan cacat kontruksi pada pekerjaan Penggantian Jembatan Kota Bogor (BKK Jabar), Tahun Anggaran 2023.

Masih berdasarkan surat itu, maka sejumlah pihak yang dipanggil adalah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Konsultan Pengawas kegiatan pada pekerjaan Penggantian Jembatan Kota Bogor, Tim Penilai Pekerjaan Penggantian Jembatan Kota Bogor (BKK Jabar) Tahun Anggaran 2023, Pejabat Panitia Pengadaan kegiatan pada pekerjaan Penggantian Jembatan Kota Bogor (BKK Jabar) Tahun Anggaran 2023, Bendahara Pembantu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor, Bendahara Pengeluaran pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor dan terakhir adalah PPTK pada pekerjaan Penggantian Jembatan Kota Bogor (BKK Jabar) Tahun Anggaran 2023.

** Fredy Kristianto

Sinergi Kementan dan Babinsa Kawal Program Pompanisasi Lewat Pelatihan Pendampingan

0

JURNAL Inspirasi – Kementerian Pertanian akan melaksanakan Pelatihan Manajemen Pendampingan Pompanisasi bagi Tim Gugus Tugas/Pendamping Lapangan khususnya Bintara Pembina Desa (BABINSA) di wilayah Sumatera Utara.

Hal ini merupakan wujud komitmen Kementan untuk terus mendukung peningkatan produksi padi di berbagai wilayah dalam antisipasi darurat pangan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan pompanisasi merupakan solusi untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP).

“Pompanisasi adalah solusi untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP), dari satu kali tanam menjadi dua, atau bahkan dari dua menjadi tiga kali tanam”, kata Mentan Amran.

Selanjutnya, Mentan Amran mengajak para petani di seluruh daerah untuk memanfaatkan program pompanisasi yang disiapkan pemerintah dalam mengantisipasi el nino panjang. Menurut Mentan, pompanisasi bisa memperkuat perekonomian desa menjadi lebih kuat dan produktif.

“Satu pompa bisa melayani 50 sampai 100 hektar, bayangkan kalau 10.000 pompa bisa melayani 50 hektare saja per pompa, itu artinya bisa 500.000 hektare. Dan kalau 500.000 hektare ini bisa menghasilkan 1,5 juta ton, itu berarti akan meningkatkan pendapatan petani 15 triliun pertahun. Artinya apa? ekonomi bergerak di desa,” jelas Mentan.

Senada dengan Mentan Amran, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mendorong jajarannya untuk memprioritaskan berbagai program dan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan dalam negeri.

Menurutnya, saat ini fokus Kementan adalah mewujudkan akselerasi peningkatan produksi dan produktivitas pangan agar mampu swasembada.

Oleh karenanya, program pompanisasi perlu dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan dengan optimal.

Pelatihan manajemen pendampingan pompanisasi bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi tim satgas pangan, khususnya Babinsa dan pendamping lapangan serta meningkatkan kualitas pengelolaan pendampingan program pompanisas.

Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) sebagai penanggungjawab penyelenggara pelatihan berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraaan pelatihan dari perencanaan hingga evaluasi.

Kepala BBPMKP, Sukim Supandi dalam kesempatan kunjungan penjajakan ke Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan, Selasa (24/09/2024) menyampaikan harapannya, agar pelatihan ini kelak dapat menambah pengetahuan dan kompetensi para Babinsa dalam pelaksanaan tugas pengawalan dan pendampingan program pompanisasi serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan produksi padi di wilayah Sumatera Utara.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kodam I/Bukit Barisan, Teuku Hamdani selaku Pabandya Wanwil menyambut positif dan mendukung penuh program pelatihan tersebut.

Pelatihan akan diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 4 Oktober mendatang dengan diikuti oleh 1.405 Babinsa di wilayah Kodam Bukit Barisan.

Pelatihan akan mencakup materi kebijakan Program Perluasan Areal Tanam (PAT), pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan pompa, komunikasi efektif, teknik pendampingan, komitmen berlatih, serta rencana implementasi.

(yev/bbpmkp-rls)

Kota Bogor Terancam Tanpa APBD-P, Aktivis HMI Sentil DPRD

0

jurnalinspirasi.co.id – DPRD Kota Bogor hingga kini tak kunjung menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2024. Padahal, Rabu (25/9/2024) adalah batas waktu terakhir melakukan penetapan.

Lambannya penetapan APBD Perubahan disinyalir lantaran internal dewan masih berselisih soal komposisi alat kelengkapan dewan (AKD), sehingga menghambat pembahasan.

Hal itu pun mendapat sorotan tajam dari aktivis yang juga Demisioner Ketua HMI MPO Cabang Bogor 2023-2024, Irfan Yoga.

“Kalau melihat aturan ketok palu APBD Perubahan 2024 Kota Bogor ini, sudah sangat mepet. Harusnya DPRD bisa lebih bijak dalam bersikap, apalagi ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Irfan kepada wartawan, Rabu (25/9/2024).

Ia menyebut apa yang terjadi di DPRD saat ini terkesan seperti anak-anak. Irfan meminta DPRD jangan mengorbankan kepentingan rakyat.

“Saya melihat hari ini, dewan seperti tak memiliki hati nurani. Sehingga tega mengorbankan seluruh masyarakat Kota Bogor,” ungkap dia.

Irfan menegaskan, sebagai wakil rakyat seharusnya tak hanya memikirkan kepentingan fraksi-fraksi dan partai politik.

“Coba buka sedikit nurani. Pikirkan nasib guru honorer, PKWT, dan program-program pemerintah yang memang pro rakyat,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Putri Pariwisata Indonesia 2024 Resmi Dimulai dengan Mengusung Tema “Tourism and Peace”

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Yayasan EL JOHN Indonesia mempersembahkan pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2024 dengan mengusung tema “Tourism and Peace”. Event yang ke-17 kali ini, digelar dalam rangka menyambut Hari Pariwisata Dunia yang jatuh setiap tanggal 27 September.

Kontes bergengsi ini diadakan di The Highland Park Resort & Hotel Bogor, berlangsung dari 24 September hingga 1 Oktober 2024. Momen pembukaan yang ditunggu-tunggu pada 24 September menandakan, dimulainya fase karantina bagi para finalis.

Dalam pembukaan ini, para peserta akan menerima sashing dari Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto,

Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, yang diikuti dengan penampilan Opening Number dari setiap finalis yang memukau.

Tahun ini, ada 30 finalis yang ikut tampil untuk mewakili berbagai provinsi di Indonesia, di antaranya Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Gorontalo, Bengkulu, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Maluku.

Keragaman peserta ini tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, tetapi juga menciptakan ikatan persatuan di antara mereka.

Dalam sambutannya, Martinus Johnnie Sugiarto memberikan ucapan selamat kepada semua finalis yang terpilih dan menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta kebugaran selama masa karantina grand final.

“Kesehatan adalah kunci untuk bisa tampil dengan maksimal. Pastikan kalian merawat diri dengan baik,” ujarnya, Rabu (25/9).

CEO EL JOHN Media ini, menyoroti relevansi tema “Tourism and Peace” dalam konteks global saat ini. Ia menjelaskan bahwa pariwisata lebih dari sekadar sektor ekonomi, namun juga harus menciptakan perdamaian agar geliat berwisata tetap menggelora.

“Kalau ada perpecahan, peperangan maka akan berdampak pada pariwisata. Orang-orang akan takut untuk berwisata, oleh karena itu mari kita ciptakan kedamaian agar sektor pariwisata dapat tumbuh pesat,” tutur Johnnie.

Johnnie juga menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam dunia pariwisata. “Kami berharap para finalis tidak hanya bersaing untuk gelar, tetapi juga menjadi duta pariwisata yang baik. Mereka harus mampu menginspirasi teman-teman sebayanya untuk mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” tegasnya.

“Selama masa karantina, para finalis akan menerima pembekalan dari para ahli di bidang pariwisata, public speaking, dan pengembangan diri. Mereka juga akan menjalani serangkaian tes psikologis dan pelatihan dalam teknik catwalk dan koreografi, memastikan setiap peserta siap untuk tantangan yang akan dihadapi pada malam grand final,” jelas Johnnie.

Acara puncak, grand final, dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 30 September 2024, pukul 19.00 WIB di The Highland Park Resort & Hotel Bogor dan akan disiarkan langsung oleh EL JOHN TV. Momen ini akan menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk menyaksikan siapa yang akan dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2024 dan merayakan keindahan serta keberagaman budaya Indonesia. Yudi

Rayendra Janji Guyur Pesantren dengan Insentif Rp50 Juta

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon wali kota Bogor, Dokter Rayendra bakal menyalurkan program insentif khusus bagi pondok pesantren se-Kota Bogor, jika dirinya diberi amanat menjadi wali kota Bogor.

“Besaran insentif 50 juta rupiah tiap pesantren se Kota Bogor,” ujar Dokter Rayendra, Selasa (24/9/2024).

Hal itu diungkapkan Dokter Rayendra Saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Salafiyah Terpadu (PPST) Al-Um Pagentongan, Kota Bogor.

Dokter Rayendra juga menyampaikan beberapa program unggulannya. Di antaranya adalah program kesehatan berbasis KTP, pemerataan pendidikan, serta beasiswa bagi siswa berprestasi.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya memperhatikan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelayan publik seperti RT, RW, ibu-ibu kader, guru ngaji, marbot, hingga LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat).

Sementara itu, KH Muhtadin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang selalu diberikan Dokter Rayendra terhadap pesantren dan dunia pendidikan agama.

Di sela-sela sambutannya, KH Muhtadin menanyakan kabar terkait pengundian nomor urut calon wali kota yang baru saja berlangsung. “Nomor berapa Pak Dokter?,” tanya KH Muhtadin dari atas panggung.

Dokter Rayendra yang hadir bersama istri tercintanya, disambut hangat ratusan santriwati. Sejak kedatangannya ke area pesantren, lantunan salawat mengiringi Dokter Rayendra dan rombongan hingga ke panggung acara. Ratusan pasang tangan juga menyambut khas salam lima jari, sesuai nomor urut 5 yang kini menjadi jargon pasangan Dokter Rayendra – Eka Maulana.

** Fredy Kristianto

Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Sendi-Melli Tandatangani Pakta Integritas dengan BNN

0

jurnalinspirasi.co.id – Sendi Fardiansyah-Melli Darsa menjadi satu-satunya calon wali kota dan wakil wali kota Bogor yang menandatangani pakta integritas dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan di Posko Bogor Hepi, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu (25/9/2024).

Duet Sendi-Melli menyatakan komitmen mereka dalam mendukung upaya pencegahan dan penindakan peredaran narkoba di wilayah Kota Bogor.

“Kami menandatangani integritas bersama BNN Kabupaten Bogor, menyatakan pernyataan komitmen dalam pencegahan, penindakan pengedaran narkoba di Kota Bogor,” ujar Sendi Fardiansyah kepada wartawan.

Menurut dia, ada sejumlah poin penting dalam kesepakatan tersebut, yang menegaskan tekadnya bersama Melli untuk melawan peredaran narkoba di Kota Bogor.

“Kami punya beberapa poin komitmen yang intinya saya dan teh Melli Darsa berkomitmen untuk mencegah dan menindak pengedaran narkoba di Kota Bogor,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sendi juga menyoroti fakta menarik bahwa saat ini Kota Bogor belum memiliki BNN Kota, sehingga BNN Kabupaten Bogor yang harus menangani wilayah tersebut.

“Tadi yang datang ke kami adalah BNN dari Kabupaten Bogor. BNN Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa dengan lingkup kerja yang cukup luas, mencakup 40 Kecamatan, ditambah Kota Bogor, mereka meminta dorongan apabila saya terpilih untuk bisa membentuk BNN di Kota Bogor,” ungkapnya.

BNN Kabupaten Bogor berharap pasangan Sendi-Melli memberikan dukungan dalam membentuk BNN di Kota Bogor jika terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Apa yang dilakukan pasangan Sendi-Melli merupakan komitmen mereka untuk menciptakan Kota Bogor yang bebas dari narkoba, sekaligus memperkuat dukungan untuk pemberantasan narkoba di tingkat Kota.

** Fredy Kristianto

Pembahasan AKD Masih Alot, Kota Bogor Terancam Tanpa APBD Perubahan

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terancam tak memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024. Musababnya, Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 yang telah mendapatkan evaluasi Gubernur hingga kini belum diparipurnakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPRD masih ‘berebut’ komposisi alat kelengkapan dewan (AKD), dan belum melakukan penetapan.

Padahal, DPRD telah melaksanakan rapat paripurna pelantikan pimpinan DPRD Kota Bogor pada Selasa (24/9).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan bahwa batas waktu pembahasan APBD Perubahan hingga Rabu (25/9/2024).

“Kami berharap dapat segera dibahas Evaluasi Gubernur mengenai RAPBD Perubahan 2024, mengingat batas waktu yang ditetapkan sesuai Peraturan Perundang-Undangan tinggal 1 hari kedepan,” ujar Hery.

Hery menyatakan bahwa Pemkot Bogor menyampaikan RAPBD Tahun 2025 kepada DPRD, semoga juga dapat segera dibahas oleh AKD bersama OPD maupun dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Saya mengajak untuk bersama-sama meneguhkan komitmen untuk terus mempererat sinergi dan kolaborasi yang harmonis antara Pemerintah Daerah, DPRD, dan seluruh jajaran Forkopimda untuk membangun Kota Bogor yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik, Yusfitriadi mengatakan bahwa anggota dewan adalah aktor politik, sehingga seharusnya memahami esensi politik, dimana di dalamnya terdapat kompromi dalam mengambil jalan tengah guna mencari win-win solution.

“Intinya belum kuat di alam menegaskan prinsip berpolitik masih terjebak ego sektoral parpol dan fraksi masing-masing,” katanya.

Menurut dia, sebagai aktor politik harus bisa mendorong masyarakat agar rukun dan menyelesaikan masalah.

“Sekarang bagaimana mau selesaikan masalah, kalau tak bisa membangun atmosfer kompromi,” tegasnya.

** Fredy Kristianto

Nomor 5 Angka Kemenangan Dokter Rayendra dan Eka Maulana di Pilwalkot

0

jurnalinspirasi.co.id – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota, Dokter Rayendra dan Eka Maulana mendapatkan nomor urut 5 pada pengundian nomor urut yang dilaksanakan KPU Kota Bogor, di Hotel Braja Mustika pada Senin (23/9/2024).

Nomor 5 akan dipakai Dokter Rayendra dan Eka Maulana untuk bertarung pada Pilwalkot Bogor yang digelar 27 November 2024.

Dengan mendapatkan nomor 5, Dokter Rayendra dan Eka Maulana menyebutkan bahwa nomor 5 merupakan angka yang selalu membawa keberkahan. Salah satunya, angka 5 sesuai dengan jumlah Pancasila dan rukun Islam.

“Ini simbol untuk menjaga harmonisasi di kota Bogor yang terdiri dari berbagai macam agama, ras, dan suku bangsa. Kita harus perjuangkan toleransi di Bogor, dengan kebersamaan saya yakin Bogor akan lebih punya identitas yang lebih kuat lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Dokter Rayendra dan Eka Maulana sendiri mengangkat slogan Bogor glowing. Hal ini menurutnya sesuai dengan keinginan mereka untuk membuat Bogor lebih terang lagi, lebih cerah lagi, lebih bersih lagi dan lebih glowing di seluruh Kota Bogor. Sebab kata glowing mengidentikkan dengan sesuatu yang indah, yang terang, yang bagus.

“Jadi program-program yang sudah kami lakukan tentu saja akan membawa kota Bogor bukan hanya glowing pada orangnya, tetapi kota yang kami maksud adalah kota Bogor yang lebih glowing lagi,” ujarnya.

Setelah ini dirinya akan terus bergerak dengan semua pendukung untuk meyakinkan masyarakat. Dirinya yakin dukungan untuk keduanya akan terus berdatangan.

Sejujurnya, beberapa hari belakang saya berdoa. Mudah-mudahan dapat nomor ganjil. Dan harapan saya memang berdoanya ingin di ujung,” katanya.

“Alhamdulillah Allah kabulkan malam ini saya mendapatkan nomor lima di ujung sebelah kanan di kartu suara. Insya Allah itu akan membuat warga Bogor lebih mudah mengingat dan membuat kita kampanye juga lebih mudah lagi,” tambahnya.

** Fredy Kristianto

Sendi-Melli Ready Buat Kota Bogor Hepi

0

jurnalinspirasi.co.id – Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Sendi Fradiansyah-Melli Darsa telah resmi ditetapkan oleh KPU Kota Bogor sebagai peserta Pilkada 2024.

Paslon yang mengusung tagline Bogor Hepi ini menegaskan bahwa keberhasilan Bogor saat ini tak lepas dari jasa pemimpin sebelumnya, termasuk para stakeholder.

“Kami punya harapan Kota Bogor ke depan akan lebih baik lagi,” ujar Sendi, Selasa (23/9/2024).

Atas dasar itu, Sendi meminta agar masyarakat memberikan amanat kepada keduanya untuk memimpin Kota Bogor lima tahun ke depan.

“Insya Allah Sendi-Melli ready mengikuti pilkada. Kami ingin berkampanye dengan wajah riang gembira dan glowing agar pilkada berlangsung aman dan nyaman,” katanya.

Dan ketika ketika pilkada beres pada 27 November, pasangan Sendi-Melli ingin memastikan agar semua masyarakat Kota Bogor Hepi.

“Kami berharap dalam dua bulan ke depan proses demokrasi bersama KPU berjalan baik. Kita juga ucapkan terima kasih kepada mantan wali kota Diani Budiarto dan Bima Arya,” tegasnya.

** Fredy Kristianto