28 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 221

Kisah pedih Calon Wakil WaliKota Bogor Eka Maulana Saat Lihat Rumah Warga yang Hampir Roboh.

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon wakil wali kota Bogor Eka Maulana menghampiri rumah warga yang tidak layak huni, ketika sedang belusukan di daerah Rancamaya Bogor Selatan, mirisnya rumah tersebut sudah hampir roboh dan sangat membahayakan untuk ditinggali.

Ironi terjadi, rumah tersebut di tinggali pasangan lansia yang sudah cukup berumur. Kondisi itu memangil Eka Maulana meninjau rumah tersebut. Eka Maulana saat ini menjadi calon wakil walikota Bogor berpasangan Dokter Rayendra.

Dalam peninjauannya, Eka Maulana melihat-lihat kondisi rumah tersebut yang sudah sangat tidak layak huni. Hal tersebut diperparah kondisi rumah itu sudah hampir setengahnya tidak memiliki atap, bahkan beberpa ruangan sudah tidak beratap sampai-sampai ditutupi tumbuhan liar yang menjalar.

lebih mirisnya kedua pasangan lansia tersebut tidak bisa beristirahat dengan nyaman, bahkan ketika hujan beberapa ruangan habis dibanjiri air yang menggenang membuat pak Umar sampai beristirahat di dalam dapur.

menurut Pak (RT) pada 2018, Pak Umar sempat mendapatkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) namun bantuan tersebut terkendala kepemilikan surat tanah.

“Lurah, Babinsa, Babinnas juga sempat datang cuma terbentur dengan kepemilikan surat tanahnya itu.” Ujar Pak (RT)

Hal tersebut mengetuk hati Eka Maulana untuk membantu kedua lansia itu, seraya mengkritisi bantuan RLTH yang tidak kunjung bisa di terima oleh pasangan lansia tersebut.

“miris ya miris, kita tidak tau kenapa tidak masuk dalam kriteria bantuan RLTH, Kedepannya pemerintah kota Bogor, dapat mengulurkan tangan dan lebih peduli terhadap rakyat kecil,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Habib Mahdi Dukung Paslon Dedie-Jenal

0

jurnalinspirasi.co.id – Dukungan terus mengalir kepada Paslon nomor 3 Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin yang bertarung di Pilwalkot 2024 ini. Habib Mahdi Assegaf menyatakan sikap dan dukungannya kepada Cawalkot Dedie Rachim dan Cawawalkot Jenal Mutaqin, saat acara di kawasan Cifor, Kecamatan Bogor Barat.

Habib Mahdi Assegaf mengatakan dukungan kepada Dedie-JM ini tanpa paksaan siapapun. Ini merupakan aspirasi dirinya sendiri untuk mendukung Dedie-Jenal. “Semoga yang memilih beliau mudah-mudahan Allah berikan kemudahan dan dijauhkan dari orang yang memiliki niat jahat,” ungkapnya.

Dia juga mengaku telah meminta Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin agar benar-benar mengawal aspirasi rakyat kota Bogor. Keberagaman kota yang sudah terjalin disebut harus terus dirawat sampai kapanpun. “Ajak keluarga semua untuk mendukung nomor tiga. Ini namanya jihad dalam berpolitik sebagai bentuk usaha kita untuk menjadikan Bogor yang lebih baik,” jelasnya.

Dia pun berharap agar pasangan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin bisa terus berpihak pada kepentingan masyarakat bukan kepentingan pribadi. Sebab pemimpin yang baik yaitu mengutamakan kepentingan masyarakat. “Insyaallah semuanya kita akan buat tidak ada berpihak kepada urusan pribadi atau kelompoknya. Semuanya kepentingan rakyat kota Bogor amin,” ujarnya.

Adanya dukungan dari Habib Mahdi, Dedie dan Jenal Mutaqin mengucapkan terima kasih. Dukungan yang diberikan merupakan amanah dan secara spontanitas jamaah majelis Habib Al Mahdi menyatakan dukungannya terhadap Dedie-Jenal. Menurut Cawawalkot Jenal Mutaqin, padahal sebenarnya acara itu tidak dalam perencanaan untuk mendukung pasangan calon, melainkan murni untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebelumnya Kang Dedie sempat ditanya tentang maraknya pinjaman online, pembatasan minuman keras hingga judi online, di mana hal-hal seperti itu harus diminimalisir bahkan kalau bisa dihilangkan di Kota Bogor. Jadi sempat ditanya Kang Dedie poin-poin itu apakah siap berkomitmen untuk menyelesaikan semua poin itu, tentu jawabannya sangat siap dan justru butuh dukungan dan doa dari semua stakeholder.

Apalagi, pengentasan pinjaman online, minuman keras dan judi online itu merupakan semangat kita semua bahwa sebuah harapan yang selama ini masyarakat ingin terwujud. “Pada prinsipnya semangat kami sama seperti warga Kota Bogor, ingin bebas dari judi online dan memberantas pinjaman online. Artinya ada solusi dan alternatif lain ketika kita melarang masyarakat untuk pinjaman online, maka seperti apa regulasi dan juga fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah kota, dalam hal ini Dedie-Jenal,” jelas Jenal.

“Saya rasa tadi malam membuat kami merasa mendapat kekuatan dan semakin yakin bahwa Insyaallah perjuangan Dedie-Jenal mendapat doa dan dukungan dan semoga ini menjadi jalan kemudahan bagi kami,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Ratusan Warga Mendapatkan Bantuan Pangan KRS di Tiga Desa Kecamatan Tamansari

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Penyaluran bantuan pangan kembali dilakukan untuk keluarga rawan stunting (KRS) tahap 4,5 dan 6 di tiga desa, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Saat ini, penyaluran bantuan pangan KRS setiap tahapnya mendapatkan 1 ekor ayam karkas dan 10 butir telur ayam.

“Penyaluran bantuan pangan pengentasan stunting untuk Keluarga Rawan Stunting (KRS) di wilayah Kecamatan Tamansari kepada 678 KRS di tiga desa, yakni desa Sirnagalih 220 penerima manfaat, Sukamantri 190, dan Pasir Eurih 268,” kata Pendamping PKH Lia, Senin (30/9).

Data penerima bantuan tersebut sesuai dengan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Penyaluran bantuan pangan untuk KRS ini sudah dituntaskan,” jelasnya.

Lanjut Lia, bantuan pangan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan taraf kesehatan dan kesejahteraan warga yang rawan Stunting di wilayah Tamansari.

“Dengan adanya bantuan pangan ini angka stunting di wilayah Kecamatan Tamansari bisa terus ditekan dan diharapkan bisa mengurangi jumlah keluarga yang rawan stunting,” ungkapnya,” yudi

Dedie – Jenal Janji Bantu Status Lahan Madrasah Fathul Khoeriyah

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon Wali Kota Bogor, Dedie Rachim kompak dengan wakilnya Jenal Mutaqin melakukan kegiatan kampanye dan sapa warga di wilayah Kelurahan Lawanggintung dan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu (30/9/2024).

Kedatangan Dedie yang didampingi para tim pemenangan, disambut antusias warga mulai dari RW 06 sampai terakhir RW 04. Disepanjang jalan yang dilewati mantan pegawai KPK itu, warga antri untuk bersalaman.

Dedie pun sesekali berbincang-bincang dan bertanya kepada warga hingga menyambangi sejumlah warga yang sedang sakit. Terlihat tidak ada sekat diantara mereka, antara calon pemimpin Kota Bogor bersama masyarakatnya.

Sesampainya di titik terakhir RW 04 lokasi pembangunan madrasah Fathul Khoeriyah, Dedie duduk berdampingan dengan Jenal Mutaqin, bersama penanggung jawab madrasah, Ustad Yusuf Iskandar yang juga Ketua RW 04 serta tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Ustad Yusuf mengatakan bahwa madrasah Fathul Khoeriyah ini sudah ada sejak tahun 1960 silam, namun sampai hari ini belum memiliki sertifikat tanah lantaran terkendala dengan pemerintah kota yang ingin tanah tersebut dikembalikan kepada pemerintah.

“Kami berharap siapapun pemimpin Kota Bogor ke depan, kami memiliki harapan mewakili seluruh warga RW 04 dan umumnya kaum muslimin di seluruh Kelurahan Batutulis, kita ingin madrasah ini dikembalikan kepada masyarakat,” ucapnya.

“Apalagi madrasah ini sudah ada dari tahun 60, sudah jadi madrasah cuma sertifikat kita belum ada sampai sekarang, dari dulu kita mengusahakan untuk membuat sertifikat tetapi terkendala dari pemerintah kota pemerintah yang menginginkan ini dikembalikan ke pemerintah, kita tidak ingin seperti itu apalagi aspirasi warga inginnya ini tetap milik warga dan milik umat muslim secara umum,” tambahnya.

Ustad Yusuf dan warga berharap, dengan kehadiran Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin dapat mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga RW 04 terkait dengan madrasah tersebut. “Kami semua disini mendoakan, semoga Pa Dedie dan Kang Jenal, bisa terpilih di Pilkada nanti, dan menjadi pemimpin Kota Bogor,” ucapnya.

Sementara itu, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa dirinya baru mendapatkan informasi bahwa ada sebuah lahan yang selama ini dipakai sebagai madrasah dan diminta oleh teman-teman yang mengelola itu untuk bisa diperjelas hak alasnya.

“Saya pikir hal itu sangat normal yaa, ada keinginan dari masyarakat tentang bagaimana status lahan yang mereka pergunakan supaya masuk di aspek legalitas. Tentunya saya dengan Kang Jenal nanti akan meneliti lebih dalam kemudian meminta nanti dinas barangkali atau BPN terkait dengan status lahan itu,” jelasnya.

Kalau memang ternyata bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan, sambung Dedie, tidak jadi masalah karena selama ini sudah banyak lahan-lahan atau aset-aset pemerintah yang dipakai untuk pendidikan.

“Jadi bukan sesuatu yang sulit yaa, tetapi memang terkait masalah hak alas ini harus secara teliti, kita koordinasikan dengan pihak-pihak yang terkait. Intinya hal ini menjadi perhatian kita juga, nanti ada proses-proses yang harus dilalui,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Jenal Mutaqin menambahkan bahwa sarana pendidikan madrasah atau diniyah takmiliyah yang berada di tengah masyarakat itu sangat bermanfaat sekali.

“Tentu PR-nya adalah hari ini kita tinggal mengkroscek status lahan ini di kelurahan baik itu melalui letter c hingga riwayat tanah di BPN, kalau memang ini adalah aset negara, bisa saja kita pakai sebab ada lembaga-lembaga yang memang bergerak di bidang pendidikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Jenal menyebut bahwa aspirasi yang sama ini tidak hanya terjadi di wilayah Batutulis dan beberapa hari ke belakang saat dirinya terjun ke masyarakat pun menemukan keluhan yang sama.

“Mereka mengharapkan di setiap perkampungan itu ada sarana-sarana gedung masyarakat yang bisa dimanfaatkan multifungsi bahkan ketika memang kader posyandu tidak memiliki gedung, kemudian juga kantor RW tidak memiliki gedung dan hingga pemanfaatan yang terintegrasi misalkan contoh bisa dipakai untuk hajatan warga maupun madrasah bagi anak-anak,” ujarnya.

“Tetapi kembali kepada regulasi political will, database yang harus kita rapihkan ke depannya. Insyaallah kalau kami (Dedie-Jenal) terpilih, kita akan coba maksimalkan hal-hal seperti itu,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

AMS Deklarasikan Dukungan buat Sendi – Melli, Titip Program Lestarikan Budaya Sunda

0

jurnalinspirasi.co.id – Dukungan buat Pasangan Calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa (Sendi – Melli) terus mengalir.

Teranyar, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) mendeklarasikan dukungan buat pasangan Sendi – Melli pada Pilkada Kota Bogor 2024 saat audiensi di Posko Bogor Hepi, Jumat (27/9/2024).

Selain memberikan dukungan, penggawa AMS di Kota Bogor juga memberikan pesan untuk pasangan Sendi – Melli jika nanti diberikan amanah memimpin Kota Bogor.

Salah satunya terkait pentingnya menjaga nilai kesundaan, terlebih untuk generasi muda yang belakangan dinilai makin terkikis.

Dalam audiensi tersebut, AMS berpendapat nilai-nilai Kesundaan di berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan, kini masih kurang.

Selain itu, Kota Bogor belakangan dianggap kurang terlalu konsentrasi terhadap acara-acara berbau budaya Sunda. Tidak seperti Cap Go Meh yang jadi agenda rutin bahkan ada di kalender nasional.

Mereka khawatir, tidak ada lagi penutur Bahasa Sunda dan penjaga budaya Sunda kedepannya.

Menanggapi hal itu, Calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah memastikan Sendi – Melli bakal menjadikan Kota Bogor sebagai penjaga nilai-nilai dan filosofi Sunda.

“Pada intinya kami angat mendukung berbagai kegiatan budaya lokal, terpenting menjaga unsur dan nilai filosofi Kesundaan. Termasuk tetap mendukung kegiatan Cap Go Meh yang dinilai memberikan dampak positif,” kata dia saat diskusi, Jumat 27 September 2024.

Selain itu, ia menilai salah satu cara menjaga kelestarian budaya Sunda adalah melalui pendidikan.

“Caranya, memasukan mata pelajaran Bahasa dan Budaya Sunda serta oleh raga Pencak Silat di kurikulum SD,” tegas Sendi.

Selain itu, pembahasan lainnya yakni tentang Pekan Raya Bogor.

Sendi – Melli berkomitmen mengadakan Pekan Raya Bogor untuk meningkatkan daya tarik wisata di Kota Hujan.

“Salah satu cara meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat adalah kegiatan Pekan Raya Bogor,” kata dia.

“Acara ini akan digelar selama 1 bulan dengan menampilkan berbagai kegiatan seperti Festival Budaya Sunda, Festival seni, musik dan lain-lain,” imbuh Sendi Fardiansyah.

Ia meyakini Pekan Raya Bogor bakal memberikan dampak ekonomis bagi warga Kota Bogor.

“Harapannya, Pekan Raya Bogor akan dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah seperti Jadetabek, Sukabumi, Cianjur dan kota lainnya,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Acungkan Sajam ke Warga, Tiga Pelajar Diciduk

0

jurnalinspirasi.co.id – Polresta Bogor Kota melalui Unit Reskrim Polsek Tanah Sareal berhasil mengamankan tiga pelajar yang ugal-ugalan saat mengendarai sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam (Sajam).

Diketahui, pelajar terekam kamera sedang ngebut dan mengacungkan sajam di Jalan KH Sholeh Iskandar atau tepatnya dekat Pasar Tekkum Kemang, Kecamatan Tanah Sareal, pada Jumat (27/9/2024) malam.

Video aksi tersebut viral di media sosial (medsos) dan membuat keresahan masyarakat, sehingga menarik perhatian pihak kepolisian.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Tanah Sareal berhasil mengidentifikasi pelaku, yaitu RFS, MM, dan KP, yang masih berstatus pelajar.

“Ketiganya berhasil ditangkap, dan ternyata statusnya masih pelajar,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Minggu (29/9/2024).

Menurut Bismo, polisi takkan segan menindak tegas siapapun yang mengganggu Kamtibmas di Kota Bogor.

“Kami akan melakukan pengamanan kepada warga Kota Bogor agar tidak menjadi korban kejahatan dan kami berkomitmen untuk menjadikan Kota Bogor yang aman, nyaman dan kondusif,” tandasnya.

Kapolresta meminta masyarakat yang mengetahui adanya tindak pidana dapat menghubungi nomer aduan kami di 087810010057 atau di call center 110.

** Fredy Kristianto

Galang Dana Penyediaan Air Bersih di NTB dan NTT, Asmaradana Sanctuary Gelar Charity Run

0

jurnalinspirasi.co.id – Asmaradana Sanctuary bekerjasama dengan Yayasan Plan International Indonesia dan Kebun Raya Bogor menyelenggarakan. Charity Fun Run 5K, Sabtu (28/9/2024).

Mengusung tema “Keliling Kebun”, kegiatan ini diikuti sekitar 600 pelari dari Jabodetabek yang berlari menyusuri Kebun Raya Bogor.

Diketahui, giat tersebut bertujuan untuk menggalang dana guna membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun fasilitas air bersih di desa-desa yang membutuhkan, seperti sumur bor atau instalasi distribusi air bersih dari sumber ke rumah penduduk.

Influencer Anjasmara Prasetya menyatakan bahwa kegiatan ini digagas setelah mendengar kondisi desa-desa di NTT yang masih kekurangan akses air bersih.

“Manager saya, Diah Palupi, baru saja kembali dari NTT dan menceritakan kondisi di sana. Hal ini menggerakkan hati saya untuk mengadakan kampanye penggalangan dana melalui fun run, kegiatan yang mudah diikuti oleh semua orang,” ujar Anjasmara.

Ia mengungkapkan, dirinya memiliki ide untuk menggelar kampanye penggalangan dana sambil lari gembira atau fun run.

“Kegiatan ini mudah diikuti oleh semua orang, sehingga mudah-mudahan makin banyak masyarakat yang mau membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Resource Mobilization, Plan Indonesia, Linda Sukandar, menyambut baik inisiatif ini dan berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta membantu.

“Kami sangat berterima kasih kepada Mas Anjas, Mbak Diah, dan Bli Sutha atas inisiatif ini. Semoga semakin banyak masyarakat yang mendukung, sehingga target kami untuk menyediakan akses air bersih di tiga desa di NTB dan NTT dapat terwujud,” harap Linda.

Salah satu partisipan program Water for Women dari Yayasan Plan International Indonesia, Baiq Hadijah, menambahkan bahwa kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia telah memperburuk kondisi masyarakat, terutama bagi penyandang disabilitas yang kesulitan mendapatkan air bersih.

“Banjir bandang dan kekeringan telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, orang-orang dengan disabilitas adalah salah satu yang terkena dampak dan paling tertinggal dalam masalah air dan sanitasi,” ungkap Baiq Hadijah.

**Fredy Kristianto

Kode Etik Cendekiawan Muslim-ICMI

0

JURNAL Inspirasi – Dalam upaya memperkuat sistem kelembagaan dan organosasi ICMI agar berkinerja lebih baik, maka mohon dipahami dan diamalkan bagaimana sikap dan perilaku cendekiawan muslim Indonesia?.

Caranya adalah merujuk, taat, patuh dan berpedoman  tata berperilaku pada Kode Etik ICMI, baik sebagai anggota maupun pengurusnya.

Kemudian pahami pula definisi dan pengertian cendekiawan muslim itu apa?. Cendekiawan muslim adalah sebagai pewaris dan penerus risalah Rasulullah Muhammad SAW, maka hendaknya senantiasa berupaya menunaikan tugas organisasi dan kewajiban ibadah dalam hal-hal sbb:

a. Melaksanakan shalat, bertadharus Al Quran dan mengamalkan isinya, berinfaq dan menjauhi munkarat.

b.Bertanggungjawab setiap amanah yang diterima, menjauhi perbuatan kriminal korupsi dan penyalahgunaan wewenang;

c. Rajin bersilaturrahmi dan menjaga ukhuwah

d. Mencintai negeri, cinta bangsa, berkarakter Islamiyah dan berketeladanan;

e. Menghargai perbedaan dan kemajemukan;

f. Mendorong partisipasi masyarakat dan menjauhi sikap otoriter dan anarkis;

g. Menjauhi perdukunan dan hal-hal lain yang bersifat mistis dan tahayul;

h. Proaktif memikirkan dan memecahkan persoalan masyarakat, umat dan bangsa; dan

i. Produktif, kreatif, inovatif, tepat waktu, efektif dan efisien dalam prinsip-prinsip kehidupan baik organisasi maupun kemasyarakatan

Materi tersebut diatas, dikutip dari isi Pasal 2 Kode Etik ICMI, berdasarkan keputusan Muktamar ICMI ke-7 tahun 2021 di Bandung, Jawa Barat, lk 3 tahun lalu.

Jayalah ICMI kita
Sekian dan terima kasih
Wassalam

Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si (Dosen, konsultan, pegiat, pengamat dan kritikus sosial melalui tulisan di media sosial)

Lampiran:

Kode etik Cendekiawan Muslim Indonesia adalah pribadi yang:
a. Berimtaq
b. Ikhlas/amanah
c. Penggalang ukhuwah
d. Berjiwa kebangsaan
e. Bersikap terbuka
f. Demokratis
g. Berpikiran luas
h. Peduli
I. Profesional dan
J. Istiqomah

(Dikutip Pasal 1 Kode Etika ICMI Keputusan Muktamar ICMI ke-7, Desember tahun 2022 di Bandung)

Panwascam Tamansari Gelar Sosialisasi Partisipatif Kepada Pemilih Pemula

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Kontestasi Pilkada serentak, nantinya diselenggrakan pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan dan Wakil Bupati yang akan dilaksanan pada tanggal 27 November 2024. Dan sekarang memasuki masa kampanye.

Panwaslu Kecamatan Tamansari melakukan sosialisasi partisipatif dengan cara mengadakan turnamen futsal di wilayah Kampung Jami, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, pada Sabtu (28/9).

Anggota Komisioner Panwascam Tamansari Kordiv P2PS, Dicky Mulyadi mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para pemilih pemula untuk mengenal dan mengikuti pemilihan.

“Respon pemuda sangat antusias atas adanya kegiatan sosialisasi yang di adakan oleh Panwascam Tamansari,” katanya.

Di samping itu, kata Dicky, mengajak mengawasi tahapan- tahapan kampanye apabila menemukan pelanggaran- pelanggaran kampanye.

“Harapannya bisa mengajak para pemilih pemula untuk bisa berpartisipasi dan mengenal mengenai pengawasan pemilu,” jelasnya.

Masih kata dia, sosialisasi ini dilakukan sampai tahapan pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati.

“Saya berharap pilkada tahun ini, berjalan lancar, sukses tanpa ekses,” pungkasnya. Yudi

Dokter Rayendra Temukan Turap Jebol di Bantar Jati, Janji Prioritaskan Solusi Pengairan untuk Bogor Utara

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon Wali Kota Bogor, Dokter Rayendra, melakukan blusukan ke wilayah Bantar Jati, Kota Bogor, Dalam blusukannya, ia menemukan turap yang jebol sehingga menyebabkan pengairan di wilayah tersebut tersendat.

“Setelah saya lihat langsung, ternyata ada turap yang longsor. Mudah-mudahan ke depannya wali kota baru dapat mengatasi problem ini, sehingga aliran air di daerah Bogor Utara, terutama di Kedung Halang, bisa lancar kembali,” ungkap Dokter Rayendra saat berbincang dengan warga.

Menurutnya, masalah ini sangat penting untuk segera ditangani karena berdampak pada pengairan di wilayah tersebut. Ia juga menegaskan bahwa teknologi dapat membantu memperbaiki kondisi turap.

“Teknologi pasti bisa. Laut saja bisa ditopang dengan tiang pancang, apalagi ini hanya sungai. Kita bisa fokuskan program untuk memperbaiki ini, khususnya dengan mengajak pemerintah provinsi duduk bersama guna menyelesaikan problem pengairan ke arah utara.”

Lebih lanjut, Dokter Rayendra berharap masalah ini dapat segera terealisasi dan ditangani dengan cepat jika ia terpilih menjadi Wali Kota Bogor.

“Jika saya terpilih, saya akan memprioritaskan penyelesaian masalah ini demi kemakmuran warga Bogor Utara dan Kota Bogor pada umumnya,” ucap Dokter Rayendra.

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan positif dari warga. Salah satu warga Kedung Halang menyampaikan harapannya agar program ini dapat segera terwujud jika Dokter Rayendra terpilih menjadi wali kota.

“Harapannya bisa terealisasi dengan cepat bila mana Pak Dokter terpilih jadi wali kota baru. Kami berharap aspirasi dan kebutuhan warga, khususnya wilayah Bogor Utara, bisa direalisasikan demi kemakmuran warga Bogor Utara dan Kota Bogor pada umumnya,” ujarnya.

Dokter Rayendra pun menutup kunjungannya dengan janji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar tercipta kesejahteraan bagi seluruh warga Bogor.

** Fredy Kristianto