23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 195

Disponsori INH, Dinsos Bogor Launching Coaching Clinik untuk Penanganan ABK Terintegrasi

0

Cibinong, jurnalinspirasi.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor melaunching Coaching Clinic Taman Asa – Sinergi Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Terintegrasi.

Dengan Coaching Clinic ini, maka pelayanan dan penanganan ABK berlangsung terintegrasi, mulai dari aspek anak, orang tua, lingkungan, sekolah dan kesehatan.

Coaching Clinic ini sangat penting karena jumlah ABK sebanyak 1.960 dari rentang usia 0 hingga 17 tahun, mayoritas warga yang tidak mampu hingga butuh intervensi pemerintah daerah.

“Orang tua ABK khususnya yang kurang mampu akan kami latih, dan narasumber Coaching Clinicnya ada therapis, psikolog dan advokat. Jadi mereka kami latih agar anaknya bisa tumbuh kembang dengan baik, baik di lingkup keluarga, sekolah maupun lingkungannya,” ucap Kepala Dinsos Kabupaten Bogor Farid Maruf kepada wartawan, Rabu (14/11).

Farid Maruf menuturkan ABK rawan bully, jajarannya pun membuat grup parenting orang tua ABK bernama Pandawa yang berkepanjangan paguyuban orang tua dengan anak istimewa.

“Kami ingin ABK tumbuh dengan baik, agar kedepan mereka bisa hidup mandiri sesuai dengan harapan orang tuanya,” tutur Farid Maruf.

Coaching Clinic Taman Asa – Sinergi Penanganan ABK berintegrasi ini disponsori oleh lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH).

Manager Fundraising & IT INH Andriono Hernandy mengatakan jajaranya adalah salah satu sponsor agar acara Coaching Clinic Taman Asa – Sinergi Penanganan ABK berintegrasi bisa berlangsung lancar.

Acara ini, juga bagian dari perayaan Hari Anak Internasional dan jelang Hari Disabilitas.

“Apabila dipercaya kami akan berkordinasi dengan pemerintah, siap menyalurkan bantuan dari donatur kepada para ABK. INH ada rencana membagikan kaki palsu, dan lainnya namun terkendala biaya karena biaya untuk satu kaki yang nyaman hampir Rp 60 juta rupiah dan pembuatannya pun harus custom agar kaki palsu tersebut nyaman dipakai,” kata Andriono Hernandy.

Ia melanjutkan bahwa bantuan ABK ini bukan hana tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama baik itu swasta, lembaga lain seperti INH dan juga masyarakat.

(Aga)

Akibat Banjir Dan Longsor Jumlah Penerima BTT Cisarua Bertambah

0

Cisarua – Jurnal Bogor
Awal musim hujan, bencana banjir dan longsor selalu terjadi di wilayah Cisarua dan Megamendung. Meskipun skalanya masih kecil tetapi banjir dan longsor di beberapa tempat, seperti di Desa Tugu Selatan, dan Desa Kuta membuat beberapa rumah milik warga mengalami kerusakan. Hal ini menyebabkan bertambahnya jumlah penerima bantuan tidak terduga atau BTT me jadi bertambah

Seperti yang dijelaskan Kasie Pemberdayaan Kecamatan Cisarua, Ridwan Wahyudin ( Cebu) untuk desa Tugu Selatan jumlah penerima BTT nya mengalami penambahan. Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu merusakkan sedikitnya 5 rumah milik warga. “Jumlah penerima BTT jadi bertambah seiring dengan terjadinya bencana banjir dan longsor tersebut,” ujar lelaki yang akrab di sapa Cebu.

Sementara itu, terkait akan dikucurkannya bantuan kepada para penerima Cebu menambahkan, warga yang terdampak dimohon untuk bersabar. “Dinas Pemukiman Kawasan Perumahan dan Pemukiman DPKPP masih melakukan melakukan verifikasi di wilayah lain. Dan dikabarkan, dibulan Januari 2025 nanti bantuan itu akan diturunkan,” imbuhnya.

Untuk penanganan pertama terhadap rumah warga yang mengalami ketusakan, pihak terus berkoordinasi dengan UPT JJ wilayah Ciawi. “Kini s3dang dibuatkantanggul penahan air menggunakan bronjong. Untuk pengadaan bronjongnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak UPT JJ Ciaei,” pungkas Cebu. Dadang Supriatna.

Camat Akan Turun Tangani Sampah Di Puncak

0

Megamendung – Jurnal Bogor
Penanganan sampah untuk dua Kecamatan, Cisarua dan Megamendung yang hingga kini belum tertangani dengan baik, menjadikan dua Camat yaitu Camat Cisarua Heri Risanandar dan Camat Megamendung , Ridwan S.os akan terjun langsung untuk melakukan penanganan. Langkah yang dilskukabnya, yakni untuk membuat tempat penampungan.

Tempat penampungan sampah dinilainya sangat penting diadakan. Mengingat mobilisasi ke Galuga dari wilayah Puncak cukup memakan waktu dengan kendala lalulintas. Untuk pengadaan tempat tetsebut, Camat Ridwan kini tengah melakukan kajian untuk lokasi atau desa yang tepat sebagai tempat penampungan sampah tersebut.

“Jika sampah ingin tertangani denga baik, di wilayah kita harus ada tempat untuk penampungan sampah yang sifatnya sementara. Di penampungan sampah itu nantinya dilakukan semacam pengolahan untuk dijadikan pupuk organik. Dan sebagian jenis sampah lainnya baru dibuang ke Galuga.

Selain akan diadakannya tempat penampungan sampah camat menambshksn, pihak nya akan berkerjasama dengan pata stakeholder yang ada di wilayahnya. Program saya untuk mengadakan tempat penampungan sampah itu program serius. Dan kita nantinya akan menggandeng para stakeholder. Karena jika di wilayah kita tidak ada tempat penampungan, maka untuk penanganan sampah di wilayah Puncak sulit untuk terselesaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, adanya program untuk diadakannya tempat penampungan sampah, akan dilaksanakan tersebut, warga menyambutnya dengan positif. “Kita jni merupakan kawasan pariwisata yang haris bersih dari sampah. Tetapi selama ini yang kita lihat lingkungan desa desa di kita untuk penanganan sampainya masih lemah. Dengan akan disediakannya tempat penampungan sampah tersebut, itu merupakan langkah yang tempat,” ujar Saiful, warga Megamendung. Dadang Supriatna.

Sapa Warga Pabuaran Cibinong, Cabup Rudy Susmanto Berikan Bantuan 400 Sak Semen dan 2 Truk Molen Beton

0

Jurnal Inspirasi – Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut satu, Rudy Susmanto kembali lakukan kunjungannya untuk menyapa masyarakat di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (13/11/24).

Rudy Susmanto yang berpasangan dengan Ade Ruhandi atau Jaro Ade itu, datang dengan memberikan bantuan semen 400 sak untuk dua wilayah dengan masing-masing sebanyak 200 sak untuk pembangunan jalan dan masjid Sabilil Ma’rifat di wilayah tersebut.

“Pemberian semen 200 sak, karena sebelum kami datang melihat infrastruktur perbaikan jalan dan kita memberikan semen 200 sak juga untuk merenovasi Masjid,” ujar Rudy Susmanto kepada wartawan.

Selain ratusan sak semen, karena ada keluhan dari warga terkait salah satu jalan yang rusak, Rudy Susmanto juga memberikan bantuan Beton sebanyak 2 Truk Molen yang dihadiahi untuk almarhum ayahnya yakni Dada Hadiana.

“Saya juga memberikan 2 truk molen, tapi bukan atas nama saya, itu atas nama almarhum ayah saya,” jelasnya.

Dengan kunjungannya itu yang disambut hangat oleh masyarakat Pabuaran, Rudy memiliki target partisipasi pemilih diatas 75 persen.

“Kebetulan Pabuaran adalah salah satu Kelurahan dengan jumlah pemilih terbanyak nomor satu di Kabupaten Bogor, tentunya target saya cukup tinggi karena melihat partisipasi pemilih kita 75 persen,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rudy berharap bantuan seperti ini kedepannya bisa berkelanjutan saat dia menjadi Bupati Bogor.

“Harapan masyarakat tentunya terkait infrastruktur jalan butuh beberapa sentuhan perbaikan dan pada saat kemarin hujan lebat ada beberapa titik lokasi banjir yang perlu normalisasi drainase saluran air,” tutupnya.

(yev*)

Sukses Gelar Pelatihan PBJP, Kementan Siap Cetak SDM Pengadaan yang “KUAT

0

Jurnal Inspirasi – Kementerian Pertanian (Kementan) sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) Level 1 untuk memperkuat kompetensi SDM di lingkup kementerian.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Kementan dalam menciptakan pengadaan barang dan jasa yang Kredibel, Unggul, Akuntabel, dan Transparan, sesuai dengan tagline pengadaan Kementan yakni KUAT.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi ini dimulai pada 28 Oktober 2024.

Pelatihan ini dikemas secara blended learning, melibatkan sebanyak 80 peserta dari berbagai unit eselon 1 di lingkup Kementan, di antaranya Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ditjen Tanaman Pangan, Ditjen Hortikultura, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, serta Badan Standardisasi Instrumen Pertanian yang saat ini nomenklaturnya berubah menjadi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.

Peserta kini siap mengikuti ujian sertifikasi guna memastikan kompetensi mereka diakui sesuai standar nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya kompetensi pengadaan yang andal untuk mendukung visi Kementerian Pertanian menuju tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Proses pengadaan yang transparan, akuntabel, dan efisien adalah landasan bagi kita dalam mewujudkan sektor pertanian yang profesional dan berdaya saing. Sertifikasi ini diharapkan meningkatkan kemampuan SDM kita sehingga siap menghadapi tantangan pengadaan yang semakin kompleks,” jelas Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga menekankan nilai strategis dari sertifikasi ini dalam menciptakan SDM yang lebih profesional.

“Dengan sertifikasi kompetensi, kami berharap seluruh peserta mampu menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan meningkatkan kualitas pengelolaan PBJ yang transparan di lingkup Kementan,” ujarnya.

Kepala BBPMKP Ciawi, Sukim Supandi menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi SDM yang mengelola pengadaan barang/jasa di lingkup Kementerian Pertanian.

“Melalui sertifikasi ini, kami berharap peserta mampu meningkatkan kualitas, produktivitas, dan efisiensi dalam proses pengadaan barang/jasa. Selain itu, sertifikasi ini juga memberikan nilai tambah bagi individu peserta dengan meningkatkan kepercayaan diri dan kredibilitas dalam pengambilan keputusan, serta membuka peluang karir yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan menutup acara, Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Barang dan Jasa, Simon PP Simanjuntak, yang mewakili Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat menjadi SDM pengadaan yang handal, profesional, dan bertanggung jawab.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengelola proses pengadaan dengan kredibilitas yang tinggi, serta siap mewujudkan pengadaan yang unggul dan transparan. Hal ini sejalan dengan tagline pengadaan Kementan, yakni KUAT: Kredibel, Unggul, Akuntabel, dan Transparan dalam pengadaan barang/jasa,” ujar Simon.

Ujian sertifikasi yang berlangsung dua hari ke depan diharapkan akan memberikan pengakuan kompetensi yang valid bagi seluruh peserta. Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level 1 ini, Kementan terus berkomitmen untuk membentuk SDM pengelola pengadaan yang transparan dan profesional, demi mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan mewujudkan pembangunan pertanian yang lebih maju dan modern.

(Rst/Humas/bbpmkp)

DD Tahap Dua Cair, Pemdes Kalongliud Betonisasi Jalan Lingkungan

0

Jurnal Inspirasi – Pemerintah Desa (Pemdes) Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor merealisasikan pembangunan, baik program di bidang fisik maupun non fisik setelah Dana Desa (DD) tahap dua 2024 cair.

Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman menjelaskan, anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN sudah masuk dan diterima Pemdes belum lama ini langsung dimanfaatkan untuk membangun program pembangunan salah satunya betonisasi jalan lingkungan (jaling).

“Program bidang fisik berupa betonisasi jalan lingkungan tepatnya di Kampung BabakanLiud RT 03 RW 10,” ujar Jani Nurjaman, Rabu (13/11/2024).

Sementara itu di bidang non fisik yakni kelembagaan desa sejumlah kader posyandu diberikan pembekalan dengan digelarnya Bimtek peningkatan kapasitas yang berlangsung di Hotel Amarsya Cisarua, Puncak.

“Peningkatan kapasitas dilakukan bagi sejumlah kader posyandu, hal ini guna meningkatkan proposional dalam bekerja,” tandasnya.

Lebih lanjut Jani menjelaskan, betonisasi jaling dilakukan untuk mempermudah mobilitas dan akses masyarakat apalagi di musim hujan. Pengerjaan jaling Babakanliud telah rampung, dan berikutnya pelaksanaan jaling Pasirmanggu.

“Kini tengah persiapan untuk pengecoran-pengecoran jaling Pasirmanggu,” pungkas TPK pembangunan Desa Kalonglius Muklis.

(Arip Ekon)

SDN Parakanmuncang 01 Nanggung Miliki Kantin Berseri

0

Jurnal Inspirasi – SDN Parakanmuncang 01 Nanggung, Kabupaten Bogor, meresmikan kantin sekolah dengan konsep Bersih, Sehat dan Ceria (Berseri), Rabu (13/11/2024).

Peresmian kantin sehat ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita, serta pemberian hadiah kepada para pedagang yang telah ambil bagian dalam mendukung dan berpartisipasi jalannya kegiatan itu.

Kepala sekolah SDN Parakanmuncang 01 Ondeng Sofwanudin menjelaskan, kantin Berseri dihadirkan sebagai langkah sekolah untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman dan ramah anak, sekaligus memberikan dukungan bagi para pedagang lokal yang mayoritas adalah orang tua siswa.

Ditengah bergulirnya peresmian kantin sehat Berseri, pihaknya menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya kantin Berseri ini.

Menurut Ondeng, keberadaan kantin ini merupakan komitmen sekolah untuk menyediakan ruang yang lebih nyaman, bersih, dan sehat bagi siswa.

“Sekolah ramah anak, nyaman, dan sehat bukan hal baru, tetapi di sini kami ingin benar-benar menerapkan komitmen itu,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum adanya kantin Berseri, para pedagang sering berjualan di tempat yang tidak tertata, menyebabkan area sekolah menjadi semrawut.

Dengan adanya kantin, diharapkan jajanan anak lebih terkontrol, dan para pedagang dapat berjualan dengan lebih tertib.

Ondeng menambahkan, pihaknya tidak melarang para pedagang, yang sebagian besar adalah orang tua siswa, untuk berjualan. Namun, ia menilai kantin Berseri dapat memberikan ruang yang lebih baik dan tertata bagi mereka.

Kantin ini juga mendapat dukungan dari CSR PT Antam Pongkor, yang menyediakan fasilitas seperti air bersih dan kamar mandi untuk siswa dan pedagang.

Selain menyediakan fasilitas yang nyaman bagi siswa, kantin Berseri juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 10 pedagang yang merupakan warga sekitar dan orang tua siswa kini mendapatkan tempat berjualan yang lebih layak.

Dengan jumlah siswa mencapai 347 orang, kantin Berseri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan jajanan yang sehat dan aman bagi seluruh siswa.

“Kami berharap ke depannya dukungan terus mengalir, baik secara materi maupun moral, dari PT Antam Pongkor, pemerintah desa, pemerintahan kecamatan, serta Dinas Pendidikan, agar program kantin Berseri ini bisa berkelanjutan,” katanya.

Sementara perwakilan dari Kepala Desa Parakanmuncang, Dede, turut mengapresiasi inisiatif kantin sehat ini.

“Bangunan kantin ini terlihat sangat rapi dan bersih, tidak ada sampah berserakan. Inisiatif seperti ini sangat bagus untuk memastikan anak-anak kita mengonsumsi jajanan yang sehat dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Kecamatan Nanggung, Ujang Maulana, juga memberikan pandangannya mengenai keberadaan kantin Berseri.

Menurutnya, kondisi sebelumnya di mana pedagang berjualan sembarangan mengganggu kenyamanan siswa dan guru. Dengan adanya kantin ini, makanan yang dijual di lingkungan sekolah dapat lebih terkontrol.

“Inisiatif ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain salah satu sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Nanggung,” tukasnya.

(Arip Ekon)

Diterjang Bencana, Jembatan Penghubung Desa di Nanggung Mulai Dibangun

0

Jurnal Inspirasi – Jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Bogor, tepatnya di wilayah Kampung Urug, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya menuju Kampung Nangela, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, yang sempat terputus akibat bencana alam pada 2020 lalu, kini tengah dibangun.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Cidurian ini menjadi akses vital warga di dua kecamatan tersebut.

Salah satu warga setempat Deden mengungkapkan, bahwa kerusakan jembatan selama beberapa tahun terakhir sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar.

“Ketika bencana terjadi pada 2020, jembatan penghubung terputus. Kegiatan mobilisasi warga jadi terganggu,” ujarnya, Rabu (13/11/2024).

Kondisi ini memaksa warga untuk mencari jalan alternatif yang cukup jauh dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.

Warga Desa Urug dan Desa Nanggung, dengan dukungan pemerintah setempat, akhirnya berkoordinasi dengan kepala desa dan mendapatkan perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin dari Fraksi PKB.

Kini, dalam pembangunan jembatan ini didukung oleh anggaran APBD Kabupaten Bogor tahun 2024. Melalui kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor dengan Kodim 0621 Kabupaten Bogor dalam program Karya Bhakti TNI.

Kegiatan ini diharapkan dapat menyelesaikan pembangunan dengan cepat sehingga warga bisa segera menikmati kembali akses yang aman dan nyaman antar desa.

“Semoga dengan adanya respons dari pemerintah dan program Karya Bakti TNI, pembangunan jembatan ini dapat terealisasi dengan cepat,” tukasnya.

(Arip Ekon)

Lulusan Program Studi DIII Penjaminan Mutu Industri Pangan Politeknik AKA Bogor: Garda Terdepan Keamanan Pangan di Era 4.0

0

Jurnal Inspirasi – Dalam era di mana kesadaran akan pentingnya keamanan pangan semakin meningkat, peran seorang penjamin mutu industri pangan menjadi semakin krusial. Lulusan program studi DIII Penjaminan Mutu Industri Pangan Politeknik AKA Bogor, dengan bekal kompetensi yang mumpuni, siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kualitas produk pangan di Indonesia.

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam industri pangan. Penggunaan teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data, dan artificial intelligence (AI) memungkinkan kita untuk melacak makanan dari ladang hingga meja makan. Di tengah perubahan ini, lulusan Program Studi DIII Penjaminan Mutu Industri Pangan AKA Bogor memiliki peran yang sangat strategis.

Lulusan program studi ini dilengkapi dengan kompetensi yang setara dengan Nutrition and Quality Specialist (Standar Eropa CREBO 25462), Analisis Sensorik (skema kompetensi BNSP), Penyusunan Dokumen HACCP (skema kompetensi BNSP), dan berbagai kompetensi yang relevan dengan industri pangan 4.0, antara lain: Pengendalian Mutu : Terampil melakukan pengujian kimia, fisika, dan mikrobiologi pada bahan baku dan produk pangan untuk memastikan kualitasnya. Penjaminan Mutu: Mampu melakukan penjaminan terhadap mutu proses produksi pangan, Jaminan Keamanan Pangan: Mampu menganalisis risiko bahaya dan menentukan titik kritis keamanan pangan, Sistem Jaminan Halal: Mampu menyusun dokumen halal dan menentukan titik kritis kehalalan, Pengembangan Produk Baru: Mampu berpartisipasi dalam pengembangan produk pangan baru yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan preferensi konsumen.

Ketua Program Studi DIII Penjaminan Mutu Industri Pangan, Dr. Anita Herawati Permana, M.Si, menyatakan bahwa Lulusan Prgram Studi DIII Penjaminan Mutu Industri Pangan Politeknik AKA Bogor memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor Industri Makanan, Minuman, dan Pengemasan untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang ditetapkan, serta proses pengolahan pangan yang aman.

“50% lulusan tahun 2024 ini telah terserap industri, yaitu sebanyak 30 dari 60 lulusan sudah mendapatkan pekerjaan sebelum mereka wisuda. Mereka dapat berkarya dalam beberapa posisi diantaranya analis fisik pangan, analis organoleptik pangan, analisis mikrobiologi pangan, pengendali dokumen sistem mutu industri pangan, supervisor pengawasan mutu, inspector industri pangan, auditor keamanan pangan, quality control dan quality assurance” imbuhnya

“Dengan demikian, lulusan Program Studi DIII Penjaminan Mutu Industri Pangan AKA Bogor dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi Making Indonesia 4.0, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara produsen pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing di tingkat global” Pungkasnya.

Capaian serapan lulusan yang tinggi sebelum wisuda ini tak lepas dari komitmen Politeknik AKA Bogor melalui AKA Karir, dalam menjalin kerjasama strategis dengan berbagai industri dalam rangka pemenuhan tenaga terampil dan profesional.

(Fajar Marendra-AKA Karir)

Giliran Camat Cisarua Serahkan nMax Ke Para Kades

0

Cisarua – Jurnal Bogor

Pemerintah Kecamatan Cisarua membagikan sembilan unit motor kepada sembilan desa di wilayahnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Kecamatan pada Rabu (13/11/2024).

Dikatakan Camat Cisarua Heri Risnandar bahwa sembilan (9) unit motor diberikan kepada sembilan (9) Desa di wilayahnya untuk membantu kinerja dan pelayanan di Desanya masing-masing.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu kinerja Kades dan kaitannya dengan Pemilukada agar motor ini bisa digunakan untuk melakukan pengawasan dan saya harap Desa bisa merawat bantuan ini,” ungkap Heri kepada Jurnal Bogor.

Heri berharap Desa bisa mengalokasikan anggaran melalui APBDes untuk perawatan.

“Untuk perawatannya sendiri karena ini sudah jadi aset Desa, diharapkan Desa bisa menganggarkan melalui APBDes-nya masing-masing supaya nilai pemanfaatannya bisa maksimal,” pinta Heri.

Ditempat yang sama, H. Sahrudin, Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Cisarua menyampaikan terima kasih atas hibah kendaraan bermotor dari Pemkab Bogor tahun 2024 ini.

“Saya selaku Ketua Apdesi Kecamatan Cisarua mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah memberikan hibah kendaraan bermotor roda dua yang Insya Allah akan membantu pelayanan yang lebih cepat di masyarakat.” ungkap dia yang akrab disapa BHS.

Sementara itu, dikatakan Kepala Desa Kopo, Wiwin Wildan, adanya pembagian motor itu akan sangat membantu terhadap operasional di wilayahnya. Mengingat, Desa Kopo merupakan Desa yang wilayahnya paling luas dibandingkan dengan 8 desa lainnya. “Desa Kopo merupakan desa terluas wilayahnya. Begitu juga untuk medannya sangat beragam, perkampungan yang berada diatas perbukitan cukup mendominasi.Adanya motor baru hibah dari pemkab Bogor ini sangat membantu bagi kita”, pungkas Wiwin. Dadang Supriatna.