23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 193

Para Peserta Unjuk Kemampuan Dalam Ajang Lomba Seni Yang di Selenggarakan PGRI Tamansari

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Puluhan peserta unjuk kemampuan dan bakat dalam ajang lomba tarik suara yang di selenggarakan oleh PGRI Cabang Tamansari, Kabupaten Bogor.

Kegiatan lomba ini dalam rangka meyambut HUT PGRI ke-79 yang jatuh pada tanggal 25 November 2024. Acara lomba secara resmi di buka oleh Ketua PGRI Tamansari, turut dihadiri Kasie Penkes Kecamatan Tamansari, dan dewan guru di Cafe Lentera Coffe and Chicken, Ciapus – Tamansari, pada Selasa (19/11).

Ketua PGRI Tamansari H. Sudirja mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam menyambut HUT PGRI ke-79 dengan mengadakan berbagai kegiatan diantaranya, olahraga, seni dan lomba cerdas cermat guru.

“Acara ini bertujuan untuk mempersatukan Anggota PGRI dengan silaturahmi, kumpul semua bertatap muka serta menggali potensi terkait dengan bidang seni tarik suara dan mencari bibit-bibit ke depannya pada anggota PGRI,” ujarnya.

Ia berharap, mudah-mudahan semua peserta anggota PGRI selalu eksis di semua kegiatan dan menyadari sebagai anggota PGRI. Untuk guru honorer yang baru kehadiran PGRI, berharap kegiatan ini mengerti dan kesadaran organisasi PGRI. Jadi organisasi PGRI itu tidak ada guru honor, PNS tetap PGRI.

“Tujuan PGRI mensejahterakan guru, memperjuangkan nasib guru melaksanakan P3K, sertifikasi itu perjuangan dari PGRI,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua pelaksana Adang Rohendi menyampaikan, peserta secara keseluruhan ikut semua kurang lebih 30 peserta ada juga yang absen dengan berbagai halangan. Bakat peserta masing masing itu punya, ada hobi nyanyi tapi belum menguasai.

“Secara umum guru-guru antusias setiap tahun ada perbedaaan sifatnya situasional, kalau kemarin kita bangkit dari covid, karena masa-masa covid tidak di laksanakan kegiatan,” terangnya.

Selain lomba tarik suara, kata Adang, kita sudah melaksanakan lomba bulutangkis, bola voly, tarik.suara dan masih ada sesi lagi, yaitu lomba cerdas cermat guru yang akan dilaksanakan besok putra putri. Kemudian lomba bola voli sudah di laksanakan dan yang sekarang ini karoke masih ada sesi lagi untuk besok cerdas cermat guru

Ada mepet waktu, karena ulang tahun PGRI kan jelas setiap 25 November, kedepannya kita akan tingkatkan lagi dari segi lomba dan pelayanan biar semakin meriah.

“Nah, sekarang mayoritas anggota PGRI pemula-pemula sehingga mereka belum paham berorganisasi sebagai pengurus PGRI cabang Tamansari, dan senantiasa gagasan ke depannya lebih maksimal lagi, paham tentang organisasi guru ini. Karena mau tidak mau organisasi PGRI ini wadah untuk guru-guru, jadi dari tingkat ranting sampai nasional,” jelasnya. Yudi

AQUA dan DMI Berikan Kesempatan Ibadah Umrah bagi Marbot Masjid dari 6 Provinsi

0

Jurnal Inspirasi – AQUA bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), mengadakan Program Umrah Khadimatul Masjid (Marbot) sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemberdayaan umat, terutama para khadimatul masjid di Indonesia.

Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para khadimatul masjid yang terpilih, untuk menunaikan ibadah umrah, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kontribusi mereka selama ini, dalam menjaga dan merawat masjid-masjid di tanah air.

Dr. H. Rahmat Hidayat, SE., MT, selaku Sekretaris Jenderal DMI menyampaikan, “Kami dari DMI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada AQUA. Ini adalah langkah mulia yang sangat berarti, sehingga para khadimatul masjid dapat merasakan kesempatan luar biasa untuk melaksanakan ibadah umrah. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang membawa berkah bagi semua pihak. Semoga AQUA selalu diberikan kelancaran sekaligus keberkahan dalam setiap langkahnya.”

Meski ibadah umrah memiliki makna yang sangat penting bagi umat muslim, tetapi kesempatan untuk menunaikannya belum tentu bisa didapatkan oleh setiap orang. Khadimatul masjid memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelancaran dan keberlangsung ibadah umat muslim di masjid lingkungan sekitar, namun kebanyakan khadimatul masjid melakukan tugas dan baktinya tanpa pamrih. Sehingga kesempatan untuk melaksanakan ibadah umrah, belum bisa menjadi prioritas mereka, mengingat tingginya biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi.

Arif Mujahidin, Corporate Communications Director AQUA, menambahkan, “Program Umrah bagi Khadimatul Masjid ini adalah bagian awal dari komitmen jangka panjang AQUA bersama DMI untuk memberikan dampak positif bagi umat Islam di Indonesia. Ini bukan hanya tentang ibadah umrah, tetapi juga tentang memperbesar kebaikan yang dapat mengalir ke seluruh masyarakat. Dalam semangat ini, kita mengingat salah satu perintah penting dalam Islam, yaitu Wata’awanu alal birri wattaqwa, yang berarti, Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa. Kami berharap para peserta yang terpilih mendapatkan pengalaman berharga pada kesempatan perjalanan spiritual ini, dan semakin bersemangat dalam menjalankan tugas dan baktinya setelah kembali ke tanah air nantinya.”

Abdul Alim Rohmatulloh, perwakilan khadimatul masjid dari Kabupaten Cianjur menyampaikan “Alhamdulillah wa syukurillah, saya merasa sangat bahagia dan bersyukur bisa berkesempatan mengunjungi tanah suci, sebuah kesempatan yang hadir berkat kolaborasi antara AQUA dan Dewan Masjid Indonesia. Selama 17 tahun saya berkhidmat sebagai khodimatul masjid, saya tidak hanya melayani masjid, tetapi juga ikut berkontribusi dalam kegiatan harian, menjadi penceramah,

serta mengajar Al-Quran kepada masyarakat sekitar. Kolaborasi antara AQUA dan DMI ini sangat bermanfaat, karena membuka peluang bagi lebih banyak khadimatul masjid untuk merasakan pengalaman yang luar biasa, yaitu pergi ke tanah suci. Semoga kedepannya lebih banyak lagi yang mendapat kesempatan serupa.”

Pada tahap pertama program ini, AQUA dan DMI memberangkatkan 20 jamaah yang merupakan khadimatul masjid, dari 6 provinsi di seluruh Indonesia. Kedepannya, kolaborasi AQUA dan DMI juga akan mencangkup program pengembangan ekonomi sosial, program lingkungan masjid hijau, masjid bersih dan sehat, serta program lainnya. Diharapkan kolaborasi ini dapat mewujudkan pemberdayaan umat di Indonesia serta mendukung keberlanjutan baik secara lingkungan, sosial,ekonomi, dan kesehatan.

“Melalui perjalanan ibadah umrah ini, dengan segala kerendahan hati, AQUA berharap bisa memberikan apresiasi yang tulus kepada para khadimatul masjid dari berbagai daerah di Indonesia, atas segala pengabdian dan dedikasi yang telah mereka berikan kepada umat dan masyarakat. Semoga ini menjadi ungkapan terima kasih yang nyata atas jasa-jasa mereka selama ini,” tutup Arif.

AQUA terus menguatkan komitmennya dalam menebar kebaikan bagi sebanyak-banyaknya masyarakat dan umat muslim di Indonesia. Selain dengan DMI, AQUA juga telah bekerja sama dengan berbagai organisasi muslim di Indonesia seperti PBNU, LPBI NU, LP Ma’arif NU, RMI NU, Serikat Ekonomi Pesantren, PP Muhammadiyah, serta Pesantren dan Masjid dari berbagai wilayah di Indonesia.

Tentang AQUA
AQUA merupakan pelopor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan Minuman Ringan di Indonesia yang didirikan tahun 1973. Sebagai merek asli Indonesia, selama lebih dari 50 tahun, AQUA selalu berusaha untuk menyebarkan kebaikan kepada masyarakat dengan menyediakan hidrasi sehat dan menjaga keberlanjutan alam. Sebagai perwujudan visi dan komitmen dalam mengelola operasional secara ramah lingkungan dan berkelanjutan, AQUA menerapkan inisiatif “One Circular Planet” yang berfokus pada sirkularitas air, sirkularitas kemasan dan sirkularitas karbon.

AQUA juga memprakarsai program daur ulang pertama, “AQUA Peduli” pada tahun 1993 sebagai langkah awal menuju model pengemasan yang lebih sirkular. Saat ini, kami mampu mengumpulkan 22,000 ton plastik setiap tahunnya lewat 6 Unit Bisnis Daur Ulang berbeda di Indonesia. Pada tahun 2018, AQUA meluncurkan gerakan #BijakBerplastik yang menggarisbawahi tiga komitmen untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Indonesia: Edukasi Daur Ulang kepada Konsumen, Inovasi Kemasan Produk, dan Pengembangan Infrastruktur Pengumpulan Sampah. Sebagai bentuk inovasi kemasan, AQUA telah meluncurkan AQUA LIFE, botol air minum pertama di Indonesia yang terbuat dari 100 persen plastik daur ulang.

AQUA merupakan Perusahaan FMCG pertama di Indonesia yang bersertifikasi B-Corp, yaitu standar tertinggi terhadap kinerja sosial dan lingkungan, transparansi dan akuntabilitas. Laporan keberlanjutan AQUA dapat diakses melalui www.aqua.co.id. Untuk masukan serta keluhan pelanggan, dapat disampaikan melalui AQUA Menyapa Bebas Pulsa 08001588888 atau melalui Facebook Sehat AQUA dan www.sehataqua.co.id.

(say-rls)

Parah! Tumpukan Sampah Liar Menggunung di Jalan Tangkil Desa Sukaluyu

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Tumpukan sampah liar terus menggunung yang berada di jalan tangkil Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, sudah menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu bagi pengguna jalan.

Pantauan dilokasi tumpukan sampah liar semakin hari terus menggunung. Sampah yang dibuang dengan sengaja oleh oknum warga yang sengaja di buang ke lokasi tersebut.

“Iya, saya liat ketika lewat situ sampah semakin banyak dan menimbulkan bau tak sedap,” ujar Epin penguna jalan, Selasa (19/11).

Padahal sudah ada plang larangan membuang sampah ke tempat itu, tapi masih ada oknum warga yang tidak peduli dan buang sampah sembarangan.

“Ini harus ada langkah konkrit dari dinas terkait agar tidak ada tumpukan sampah liar di sepanjang jalan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaluyu Rosidin mengatakan, tumpukan sampah tersebut sebelumnya sudah di angkut oleh mobil DLH, namun selang beberapa hari ada lagi sampah baru yang d buang kesitu.

“Padahal sampah itu sudah dua kali diangkut pakai mobil, tapi ada lagi sampai saya kesal sama oknum warga yang sengaja membuang sampah kesitu,” katanya dengan nada kesal.

Desa Sukaluyu sudah berupaya mencari solusi untuk mengatasi sampah liar rumah tangga maupun platsik.

“Berbagai upaya kita lakukan seperti patroli malam, berjaga di lokasi dengan warga sekitar, namun tetap saja belum dapat orangnya yang buang sampah ke situ,” ucapnya. Yudi

KPU Kabupaten Bogor Distribusikan Kotak Suara dan Suara Pilkada ke Tamansari

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor mendistribusikan kotak dan surat suara untuk pilkada 2024 ke Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

“Pendistribusian kotak dan surat suara di Kecamatan Tamansari sebanyak 346 kotak dan surat suara yang terbagi surat suara Bupati dan Gubernur,” ujar ketua PPK Ahmad Permana, Senin (19/11).

Kata Ahmad, untuk keamanan penyimpanan kotak suara, kita sudah pasang CCTV dan pengamanan dari unsur Koramil, Polsek, Pol PP, dan Panwas.

“Surat suara dipastikan tidam ada yang rusak, karena sudah tersortir di KPU, jadi yang masuk kesini sudah tersegel, karena dari KPU dengan isi surat suara sesuai DPT plus 2,5 persen. Adapun Jumlah Daftar Pemilih Tetapi (DPT) tahun 2024 di Kecamatan Tamasari sebanyak 80.097,” terangnya.

Sementara Camat Tamansari Yudi Hartono mengatakan, pengiriman kotak dan surat suara di Kecamatan Tamansari sesuai SOP terlihat masih tersegel aman dan utuh. Di Tamansari kurang lebih ada 2 truk distribusilan kotak dan surat suara.

“Dari total kotak suara sebanyak 346 kotak dan surat suara yang terbagi surat suara Bupati dan Gubernur,” ucapnya.

Lanjut Camat, untuk pengamanan kotak dan surat suara, tentunya Muspika dengan mengatur strategi keamanan untuk menjamin kemanannya, kerena gudang nya tidak jauh yang berada di lingkungan kantor Kecamatan.

“Kita dengan mengatur jadwal piket dari unsur Koramil, Polsek, Pol PP dalam pengaman, jadi sangat aman,” ungkapnya. Yudi

Paksa Bicara Ajang Edukasi Masyarakat Jelang Pilkada

0

jurnalinspirasi.co.id – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor pada 27 November mendatang. Tim Paksa Bicara menyelenggarakan Diskusi Publik Pilkada Kota Bogor dengan mengusung tema “Menakar Kekuatan Pasangan Calon Wali Kota Bogor di Pilkada 2024” di resto Imah Nini, Jalan Sancang, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (17/11/2024).

Dalam diskusi tersebut hadir sebagai pembicara Ucok (Pengamat Sosial Kota Bogor), Gusti Raganata (Peneliti SIGMAPHI), dan Fajar Arif Budiman (Peneliti Poldata Indonesia).

Anggota Tim Paksa Bicara, Raksa Nasution mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar berpartisipasi dalam pilkada dan mengetahui tolak ukur untuk memilih.

“Bukan karena gender, asal partai dan chauvinistik (sikap yang menganggap kelompok sendiri lebih unggul). Tetapi agar masyarakat berpikir kritis soal perkembangan yang ada dan proses pilkada, dan tak bermain money politic,” ujar Raksa kepada wartawan, Minggu (17/11).

Menurut dia, kegiatan ini tak hanya perdana dilaksanakan, namun akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan seperti desak Anies.

“Sebelumnya, kami mengundang Kang Sendi, nanti selanjutnya dokter Rayendra,” katanya.

Kata Raksa, dalam giat kali ini jumlah masyarakat yang hadir meningkat hingga 80 persen.

“Kami berharap masyarakat bisa bertanya langsung, baik itu objektif, subjektif hingga menyerang. Semua timses pun boleh hadir, jadi kami membuka ruang diskusi,” tutur dia.

Raksa menambahkan, rencananya pada giat Paksa Bicara volume 3, pihaknya akan menayangkan live streaming, sehingga masyarakat bisa bertanya langsung melalui sosial media.

Sementara itu, Peneliti SIGMAPHI, Gusti Raganata mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, giat seperti ini harus sering dilakukan, mengingat masyarakat sangat senang mendengar visi misi dan mengetahui track record calon.

“Jangan sampai masyarakat terkecoh dengan program yang dijanjikan. Sebab kekuatan fiskal Kota Bogor sangat terbatas. Dan sejauh ini banyak calon yang masih nunggu DAK dan DAU untuk merealisasikan program kampanye apabila terpilih. Tetapi apakah program daerah sudah sesuai dengan pusat,” paparnya.

Misalnya, sambung dia, program makan siang gratis Presiden Prabowo, mestinya harus dapat disinergikan oleh program para calon wali kota.

“Misalnya untuk program UMKM harusnya beririsan dengan pusat. Kemudian soal transportasi, bicara pembangunan stasiun dan lain-lain. Harusnya menyentuh Biskita yang kondisinya darurat pasca tak dibiayai pusat. Padahal itu program baik,” tegasnya.

** Fredy Kristianto

Gelar Rapim, BPPSDMP Kementan Siap Jadi Garda Depan Swasembada Pangan

0

Jurnal Inspirasi – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam percepatan swasembada pangan nasional.

Melalui berbagai inovasi strategis, BPPSDMP mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar Jumat (15/11/2024) di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, di mana para perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) memaparkan program unggulan dan langkah strategis untuk mencapai ketahanan pangan.

Langkah ini ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menggarisbawahi percepatan swasembada pangan sebagai pilar utama Kementan.

“Semua program Kementan harus berfokus pada percepatan swasembada pangan. BPPSDMP memainkan peran vital dalam mencetak SDM berkualitas yang siap menjawab tantangan pertanian modern,” ujarnya.

Dalam Rapim tersebut, beberapa program strategis diulas, diantaranya brigade pangan, pertanian modern, termasuk juga optimasi lahan rawa seluas 500.000 hektare di Kalimantan Tengah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan nasional.

Selain itu, program Perluasan Areal Tanam (PAT) juga menjadi fokus utama, guna memperluas lahan produktif di daerah-daerah potensial.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menjelaskan fokus utama BPPSDMP adalah menghadirkan inovasi berkelanjutan yang mampu mentransformasi sektor pertanian.

“Kita berkomitmen mencetak SDM yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga mampu memimpin perubahan dalam pembangunan pertanian,” jelasnya.

Sementara itu, Sukim Supandi, Kepala BBPMKP dalam kesempatan menyapa para tamu menambahkan bahwa kolaborasi antara BPPSDMP, UPT, dan sektor lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Dengan inovasi teknologi, penguatan SDM, dan sinergi yang baik, kami yakin Indonesia akan mampu menghadapi tantangan pangan global dan menjadi garda depan dalam percepatan swasembada pangan,” ujar Sukim.

Langkah-langkah strategis ini menunjukkan dedikasi BPPSDMP dalam mendukung visi nasional ketahanan pangan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan Indonesia menjadi bangsa yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi di masa depan.

(Rst/Humas)

Ratusan Pemuda Kota Bogor Deklarasi Simpul Muda – Sendi Melli

0

jurnalinspirasi.co.id — Dukungan kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa, terus bertambah.

Dukungan teranyar untuk pasangan Sendi – Melli, dideklarasikan oleh ratusan pemuda-pemudi Kota Bogor yang menyebut dirinya sebagai Simpul Muda – Sendi Melli, pada hari Minggu (17/11) pagi, di Sequoia Coffee and Space, Kota Bogor.

Menanggapi acara deklarasi ini, Sendi Fardiansyah, mengaku antusias. Ia mengaku dukungan dari anak-anak muda ini, menjadi tambahan semangat jelang Pilkada Kota Bogor 2024 yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.

“Sejarah bangsa ini selalu dimulai oleh gerakan anak-anak muda. Saya mengucapkan terima kasih, kepada akang dan teteh semuanya yang hadir pada hari ini, karena mempercayakan dukungannya kepada pasangan Sendi dan Melli. Insyallah ini buat kami makin semangat menyambut 27 November mendatang,” ujar Sendi.

Sendi berharap, dukungan yang datang dari anak-anak muda Kota Bogor ini, dapat menginspirasi para pemilih generasi Z dan milenial lainnya di Kota Bogor.

“Dengan hadirnya Simpul Muda – Sendi Melli, semoga ini bisa jadi inspirasi para gen Z dan milenial di Kota Bogor, untuk makin memantapkan pilihannya kepada pasangan Sendi dan Melli,” tandas pria asal Kota Bogor tersebut.

Sendi juga berpesan agar barisan Simpul Muda – Sendi Melli, dapat bekerja keras untuk memberikan kemenangan di Pilkada Kota Bogor 2024.

“Pilkada tinggal 10 hari lagi. Saya berpesan kepada akang dan teteh sekalian, mari kita rapatkan barisan. Satukan kekuatan, untuk bekerja keras, menjemput kemenangan di tanggal 27 November 2024”, tutup Sendi.

** Fredy Kristianto

Pendukung Cagub Kang Dedi di Kota Bogor Deklarasi Dukung Dokter Rayendra-Eka Maulana

0

jurnalinspirasi.co.id – Pertemuan antara Gerakan Gubernur Aing Dedi Mulyadi (Gadil) dengan salah satu calon Wali Kota Bogor, Dr. Rayendra, menghasilkan kesepakatan penting yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dr. Rayendra, Sabtu, 16 November 2024.

Organisasi Gadil menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat memperkuat program dan strategi kemenangan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai calon Gubernur Jawa Barat, sekaligus membantu memenangkan Dr. Rayendra sebagai Wali Kota Bogor periode 2024-2029.

Gadil juga berkomitmen untuk ikut mengawal program-program politik dan sosial di Kota Bogor apabila Dr. Rayendra terpilih.

Pertemuan Hangat di Posko Kemenangan

Dalam pertemuan di posko kemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Dr. Rayendra dan Eka Maulana, DPD Gadil Bogor Raya diterima dengan sambutan hangat. Acara ini diisi dengan diskusi yang produktif, bertukar ide, serta menyelaraskan program kerja politik demi menciptakan kehidupan masyarakat Kota Bogor yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Gadil memperkenalkan organisasinya dan menjelaskan pentingnya keberadaan mereka dalam mendukung kemenangan bersama. Beberapa alasan utama yang disampaikan Gadil antara lain:

  1. Keselarasan visi dan misi:

Visi dan misi pasangan Dr. Rayendra & Eka Maulana dinilai sejalan dengan visi Dedi Mulyadi & Erwan sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

  1. Kekuatan politik Gadil:

Gadil memiliki jaringan relawan yang kuat di Kota Bogor, termasuk barisan pendukung KDM, yang diyakini mampu mendongkrak peluang kemenangan.

  1. Kader militan:

Organisasi ini memiliki kader-kader militan yang siap menjadi penggerak kemenangan jika pasangan calon wali kota bersedia membuka diri terhadap kerja sama dengan Gadil.

  1. Legalitas dan sistem organisasi yang jelas:

Gadil memiliki badan hukum yang sah dan struktur jaringan yang tersistematis hingga tingkat RW.

  1. Kader potensial di berbagai bidang:

Kepengurusan Gadil terdiri dari individu-individu berkompeten di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, koperasi, UMKM, kelompok tani, dan politik.

Komitmen Memenangkan Dokter Rayendra dan Eka Maulana

Ketua DPD Gadil Bogor Raya, Karunia Putra, menegaskan bahwa organisasi ini akan memaksimalkan gerakannya untuk menjadi penentu kemenangan Dr. Rayendra dan KDM di Kota Bogor.

“Kami akan mensosialisasikan kepada masyarakat, terutama kader GADIL, bahwa sudah ada tandem politik antara KDM dan Dr. Rayendra. Ini menjadi momentum untuk memastikan kemenangan telak di Kota Bogor,” ujarnya.

Dengan adanya kerja sama strategis ini, GADIL optimis mampu memberikan kontribusi signifikan dalam upaya memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024 dan mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

** Fredy Kristianto

Poldata Indonesia Sebut Elektabilitas Dedie Rachim Stagnan

0

jurnalinspirasi.co.id – Poldata Indonesia merilis survei elektabilitas lima pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Bogor, yang telah dilaksanakan pada awal November ini.

Berdasarkan hasil survei Poldata, peta kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor, nampaknya pertarungan hanya akan terkonsentrasi kepada tiga paslon.

Peneliti Poldata Indonesia, Fajar Arif Budiman menyebut bahwa paslon nomor tiga Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin masih unggul di posisi teratas dengan persentase 33 persen. Kemudian di peringkat kedua ada Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa sebesar 22 persen.

Kemudian disusul oleh pasangan Atang Trisnanto – Annida Allivia dengan angka elektabilitas sebesar 21 persen.

Sementara pasangan dokter Rayendra dan Eka Maulana ada di angka 7 persen, sedangkan duet Rena Da Frina serta Teddy Risandi ada di posisi terakhir, yakni 5 persen.

“Apabila melihat angka survei sejatinya ada sebuah indikasi tren vitalitas suara yang berbeda. Misalnya paslon nomor satu dan dua, terlihat cukup kompetitif,” ucap Fajar kepada wartawan, Minggu (17/11/2024).

Sedangkan paslon Dedie – Jenal meski berada di puncak, namun menunjukan tren yang stagnan di kisaran 30 persenan.

“Hal serupa juga terlihat pada Raihan paslon nomor empat dan lima, yang cukup konsisten berada dibawah 10 persen,” kata Fajar.

Sedangkan warga yang belum menentukan pilihan atau menjawab tidak tahu ada sebanyak 12 persen.

Dengan hasil survei tersebut, kata Fajar, Sendi atau Atang bisa melampaui Dedie Rachim. Sebab, terdapat kecendrungan pemilih Dedie semakin berkurang.

“Sementara dua ini cenderung naik
Tapi ada faktor tertentu, pemilih akan melaksanakan keputusan final pada hari H yang dipengaruhi faktor tertentu,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Kinerja Pendamping Sosial Dievaluasi

0

Cisarua – Jurnal Bogor
Pemerintahan Kecamatan Cisarua, melalui Kasie Pemberdayaan Masyarakat bersama pendamping sosial tingkat desa dan kelurahan kini terus melaksanakan fungsinya sebagai pekerja sosial. Mulai dari penanganan rumah yang berdampak bencana hingga kepada keberadaan orang yang mengidap gangguan jiwa atau ODGJ. Tidak hanya ODGJ yang selalu ditangani secara serius, melainkan keberadaan orang terlantar juga tidak luput dari target petugas pendamping sosial yang ađa disetiap desa dan kelurahan.

Seperti yang baru dilaksanakan oleh pemerintahan Kecamatan bersama pihak pihak yang terkait, mereka melakukan koordinasi dan evaluasi kinerja pendamping sosial se Kecamatan Cisarua. Tujuan nya yakni untuk menselaraskan program sosial diantara pendamping Resos leemsos RI dan pendamping sosial tingkat kecamatan.

“Keberadaan para pendamping sosial memiliki tugas yang mulia juga unik. Yakni mereka mulai dari mengawasi berbagai jenis bantuan sosial yang diterima oleh masyarakat, juga melakukan penanganan terhadap keberadaan ODGJ dan orang telantar yang ada di Kecamatan Cisarua juga melakukan pengurusan berbagai administrasi terhadap masyarakat yang harus dirujuk ke rumah sakit. Dan sinergitas mereka dengan pemerintahan kecamatan berjalan dengan baik,” ujar Ridwan Wahyudin, Kasie Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Cisarua.

Dalam pembahasan bersama para pendamping sosial dari seluruh desa itu tercetus pula diperlukannya gedung singgah untuk ODGJ dan orang terlantar di wilayah Kecamatan Cisarua. “Iya diwilayah Cisarua perlu ada rumah singgah untuk penanganan sementara para ODGJ dan orang terlantar yang selanjutnya diserahkan ke dinas sosial atau dibawa ke rumah sakit untuk ditangani,” imbuh Ridwan.

Sementara itu, hasil dari evaluasi terhadap kinerja para petugas pendamping sosial, dinilai mereka sudah menjalankan tugasnya secara maksimal. “Sangat terbantu dengan adanya petugas pendamping sosial itu. Kini tinggal adanya fasilitas penunjang seperti perlunya gedung atau rumah singgah bagi ODGJ. Juga adanya perhatian kepada mereka dari pemerintahan desa atau kelurahan,” pungkasnya. Dadang Supriatna