30.6 C
Bogor
Tuesday, July 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 185

Badan Jalan Cikopo Membahayakan

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Kondisi badan jalan alternatif Cikopo Selatan, tepatnya di Kampung Cihanjawar, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung terus mengalami perubahan yang cukup membahayakan.

Badan jalan sepanjang kurang lebih 100 meteean dari titik longsor pertama hingga ke arah atas badan jalannya mulai terbelah secara memanjang. Bukan hanya belah, melainkan terjadi penurunan juga dibagian badan jalan yang mengarah ke jurang sedalam 30 meteran itu.

Guna mengantisipasi terjadinya longsor yang bisa mematahkan badan jalan, pihak PTPN Desa Sukagalih beberapa tahun lalu sudah melaporkan hal tersebut kepada UPT JJ wilayah Ciawi.

“Kami sudah melaporkan dan sekaligus mengajukan supaya tebingan sedalam 30 meter itu tembok penahan tebingnya dilanjutkan kembali ke arah atas. Hal ini dikarenakan, ada kekhawatiran jika ke bagian atasnya tidak dibuatkan TPT,” ujar Kepala Desa Sukagalih A. Sudarman.

Lebih lanjut dia menyebutkan, longsor beberapa tahun silam yang mengakibatkan setengah badan jalan tergerus longsor, arus lalulintas di jalur tersebut mengalami kemacetan yang cukup parah. Hal ini karena kondisi jalan Cikopo merupakan jalur alternatif yang cukup banyak dilintasi oleh pengendara dari berbagai daerah.

“Mudah mudahan di tahun ini UPT JJ melakukan pembangunan tembok penahan tebing. Karena, menurut informasi dari petugas UPT JJ tahun 2025 ini pembuatan tembok penahan tebing bakal terlaksanakan. Dan jika itu benar-benar terealisasi akan sangat berguna bagi kondisi ketahanan badan jalan tersebut,” pungkas kades.

(Dadang Supriatna)

Desa Sukamanah Bentuk Koperasi Merah Putih

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Prawbowo Subianto, setiap desa di seluruh Indonesia harus membentuk koperasi desa yang bernama Koperasi Merah Putih. Adanya inpres itu, secara serentak desa-desa kini tengah melaksanakan inpres tersebut. Seperti pada Rabu (13/5) Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung melakukan pembentukan Koperasi Merah Putih.

Kepala Desa Sukamanah Hj. Irmayani mengatakan, dengan dibentuknya koperasi tersebut diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakatnya secara berkelanjutan. “Ya kita pemerintahan Desa Sukamanah sudah membentuk Koperasi Merah Putih. Itu sesuai instruksi presiden. Dan dengan dibentuknya koperasi ini, tingkat perekonomian masyarakat di kita diharapkan bisa menjadi lebih maju. Dan koperasi itu kita harus dikelola dengan amanah dan terbuka “, tandas kades.

Hadir dalam acara itu, Dinas Koperasi Kabupaten Bogor Ihsan Maulana. “Dibentuknya Koperasi Merah Putih Sukamanah bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat sesuai instruksi presiden. Dengan koperasi ini jangan sampai perekonomian masyarakat mengalami keterpurukan. Justeru melalui koperasi perekonomian masyarakat akan menjadi berkembang.  Karena koperasi ini untuk masyarakat bersama,” tandasnya Ihsan.

Sementara itu setelah terbentuknya di semua desa, koperasi tersebut akan melaksanakan launching pada bulan Juli mendatang yang akan dibuka langsung oleh presiden dengan jadual bertepatan dengan Hari Koperasi.  Pembentukan koperasi ini melalui hasil musyawarah dimana sebagai  pengawas Hj Imayani, dan Ketua Yoyo Sumarjani, Wakil Ketua H Beni Azhar SH, Wakil Usman Jajuli, Sekretaris Nabila Julianti, Bendahara H. Munji.

Sementara usai acara pembentukan draf kepengurusan ditandatangi oleh Ketua Pengawas yang juga Kepala Desa Sukamanah Hj. Irmayani SH.

(Dadang Supriatna)

SPG Farm Juragan Tampil Nyentrik Ala Koboy

0

Ciampea l Jurnal Bogor
Ada yang unik dari penjualan hewan kurban di Farm Juragan, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Di tengah kandang sapi seluas dua hektare, sejumlah sales promotion girl (SPG) cantik tampak mengenakan kostum koboy saat menawarkan sapi kurban kepada para pembeli, Rabu (14/5).

Tampilan tak biasa ini sontak menarik perhatian. Para pengunjung dibuat penasaran dengan suasana kandang yang berbeda dari biasanya lebih bersih, tertata, dan Instagramable.

“Memakai pakaian koboy ini jadi ciri khas dari Kandang Juragan. Kami ingin tampil beda dari farm lainnya, supaya mudah diingat dan lebih profesional,” ujar Salma Sahlihah, sales marketing Farm Juragan.

Kata dia konsep koboy ini bukan sekadar gimmick. Menurut Salma, gaya berpakaian yang rapi dan tematik bisa memberikan kesan baik kepada konsumen.

Apalagi, di saat yang sama, mereka juga menawarkan berbagai jenis hewan kurban dari berbagai daerah, mulai dari Limosin, Simental, Pegon, hingga sapi asal Bali dan Sumbawa.

Soal harga, Farm Juragan menawarkan pilihan beragam, tergantung bobot dan jenis hewan. Sapi dengan berat mulai dari 200 kilogram hingga 1 ton dibanderol di kisaran Rp20 juta hingga Rp100 juta.

Selain sapi, farm ini juga menyediakan kambing kurban dengan kualitas unggulan.

Salah satu pengunjung, Fais, mengaku terkesan dengan suasana kandang yang rapi serta kualitas hewan yang ditawarkan.

“Jenis sapinya lengkap dan kondisinya sehat. Kandangnya juga tenang, beda dengan sapi-sapi di pinggir jalan. Ini pertama kali saya datang ke sini, biasanya survei di tempat lain,” ungkapnya.

Fais juga menambahkan, konsep pemasaran dengan SPG koboy menjadi daya tarik tersendiri.

“Unik banget sih. Jadi bukan cuma beli hewan kurban, tapi juga ada suasana yang menarik,” tukasnya.

(Arip Ekon)

PT Pindad Resmi Gandeng Perusahaan Otomotif Korea Garap Mobil Nasional

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Perusahaan otomotif Korea Selatan, KG Mobility, Selasa (13/5), mengumumkan bahwa mereka telah bermitra dengan perusahaan pertahanan milik negara Indonesia, PT Pindad, untuk berkolaborasi dalam proyek mobil nasional dan bus listrik di Indonesia.
Seperti dikutip kontan Rabu (14/5), pabrikan mobil Korea Selatan tersebut menyebutkan telah menandatangani perjanjian pokok atau head of agreement ((HoA) dengan PT Pindad di kantor pusatnya di Bandung, Indonesia, pada Kamis pekan lalu.
Penandatanganan dihadiri Chairman KG Mobility Kwak Jea-sun dan Chief Executive Officer (CEO) PT Pindad Sigit Santosa.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, KG Mobility akan mendukung PT Pindad dengan evaluasi produk kendaraan, teknologi, dan rekayasa.
Kedua belah pihak akan berkolaborasi untuk memperluas skala proyek produksi mobil nasional dan bus listrik PT Pindad yang sedang berlangsung di Indonesia hingga mencapai kapasitas 200.000 unit.
Tahun lalu, KG Mobility mengekspor 1.060 kit knock-down untuk kendaraan sport (SUV) Rexton ke Indonesia, dan berencana meningkatkan pengiriman menjadi 3.000 unit tahun ini.
KG Mobility mengatakan kemitraan ini merupakan bagian dari dorongan perusahaan untuk berekspansi ke pasar negara berkembang.
“Sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, dan kami akan melakukan segala upaya untuk memperluas penjualan melalui strategi pemasaran dan daya saing produk kami yang berbeda,” kata Kwak. Dedi R

PLN Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 23 Mei 2025

0

Jakarta | Jurnal Bogor
PT PLN (Persero) memberikan diskon 50 persen untuk tambah daya listrik. Promo ini berlaku bagi seluruh pelanggan tarif 1 fasa dengan daya hingga 5.500 VA.

Diskon 50 persen tambah daya listrik ini bisa didapatkan melalui transaksi di aplikasi PLN Mobile. Dikutip cnn indonesia, Rabu (14/5).

“Tambah daya listrik dengan diskon 50 persen cuma di aplikasi PLN Mobile! Berlaku untuk semua golongan tarif 1 fasa hingga 5.500 VA,” tulis PLN, di akun Instagram @pln_id, Minggu (11/5).

Untuk mendapatkan diskon 50 persen tambah daya listrik ini, pelanggan cukup membeli token, lalu akan mendapatkan e-voucher yang bisa digunakan saat mengajukan penambahan daya.

“Periode promo: sampai 23 Mei 2025,” imbuh PLN.

Nantinya, pelanggan akan mendapatkan diskon 50 persen untuk tambah daya listrik dari harga normal. Misalnya, pelanggan 900 VA yang ingin menambah daya menjadi 1.300 VA normalnya dikenai biaya Rp374.000, makan cukup membayar Rp187.400 setelah didiskon 50 persen.

Contoh lain, pelanggan 1.300 VA jika ingin menambah daya menjadi 2.200 normalnya dikenai biaya Rp843.300 makan tinggal membayar Rp421.650. Dedi R

Diduga Tak Kuat Menanjak, Truk Pengangkut Bata Terguling di Tanjakan Puskesmas Bogor Utara

0

Bogor – Sebuah truk pengangkut bata merah terguling di tanjakan dekat Puskesmas Bogor Utara pada Selasa sore (13/5/2025). Kecelakaan diduga terjadi karena truk tidak kuat menanjak saat melintas di jalan menanjak yang cukup curam.

Menurut saksi mata, truk sempat melambat sebelum akhirnya mundur dan terguling ke tengah jalan. “Tadi truknya sudah oleng, terus tiba-tiba mundur dan jatuh ke kiri,” ujar Yuda (37), warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.

Truk tersebut diketahui membawa muatan bata merah menuju proyek pembangunan di kawasan Bogor Utara. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sopir mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat.

Warga sekitar langsung melakukan evakuasi kendaraan dan mengatur lalu lintas yang sempat tersendat akibat kejadian ini.

(anwar)

Gas Oplosan Marak, Aktivis Muda Bogor Barat Protes

0

Rumpin – Maraknya usaha gas oplosan yang yang masih berjalan di Kecamatan Rumpin dinilai gagal dibendung aparat hukum dalam beberapa tahun terakhir ini. Kondisi ini membuat Aktivis Muda Bogor Barat menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor Polsek Rumpin sebagai bentuk protes terhadap usaha ilegal tersebut.

“Kami melihat tidak ada gregetnya bagi aparat penegak hukum dalam upaya pembenahan untuk mengantisipasi masih berlangsungnya secara terang terangan operasi gas oplosan di wilayah hukum Polres Bogor yang masih kokoh beroperasi,” Deden Horiri, Ketua Aktivis Muda Bogor Barat dalam keterangan persnya, Selasa (13/5/2025).

“Kami menduga ini ada hal yang memicu dibalik layar ,karena sejauh ini kami melihat tidak ada upaya penegakan secara serius seperti di beberapa Polsek lain di wilayah hukum Polres Bogor, di Ciseeng dibabat di Cileungsi dibabat dalam usaha ilegal gas oplosan, tapi kenapa di Rumpin masih tetep terus berjalan? Siapakah sosok yang membekingi atas gas oplosan tersebut sehingga masih berani berkeliaran secara terbuka ” lanjutnya.

Maka dari Itu kami dari Aktivis Muda Bogor Barat akan melakukan aksi langsung di halaman kantor Polisi Sektor Rumpin bersama element masyarakat dan dari semua unsur yang ada di wilayah Bogor Barat ,tepatnya di hari Rabu 14 Mei 2025 dengan segala perangkat aksi dan mobil komando.

(ass)

Kucing Si Mungil Penghuni Tetap ke-13 di Rumahku

0

Bismillahir Rahmanir Rahiem
Alhamdulillah, seekor kucing, kami panggil si Mungil sudah sembuh dari penderitaan sakitnya, setelah dioperasi rahang oleh drh di Klinik Hewan, juga cidra mata dan keningnya lebam, karena ditabrak oleh sepeda motor. Si Mungil tergeletak di jalan dalam kondisi berdarah-darah, hampir mati, ditemukan Inna Rahmawati SKom, putri keduaku yang baru pulang kerja dari Jakarta sekitar pkl 23 wib malam di jalan masuk ke rumahku Kampung (Kp) Wangun Atas, Bogor Timur.

Kucing Si Mungil adalah salah satu kucing “liar” yang sering datang, “bertamu” ke rumahku, minta makan bersama 12 ekor kucing penghuni “tetap” di rumahku.

Si Mungil, berpenampilan khas, suaranya bunyinya nyaring ketika dalam “berebut” makanan bersama kucing-kucing lain, yang disajikan berupa nasi putih dicampur ikan tongkol oleh nyonya rumah bu Atik di dapur di pagi hari.

Setiap pagi sekitar pkl 7 wib, kucing si Mungil, sudah masuk lewat jendela rumahku, muncul di dapur dari rumah tetangga minta makanan. Dia sudah tahu, jadwal rutin Nyonya rumah ibu Atik, isteriku yang penyayang sama kucing, memberinya makanan nasi putih-tongkol untuk 12 ekor kucing-kucing kesayangan kami, yang bernama Eko, Uno, Oly (diambil dari nama produk kreatif dan inovatif, karya si putri sulungku Annisa, yang kini studi S3 di Kyoto University-Jepang bernama “Ecofunopoly” yang alhamdulillah telah banyak mendapat penghargaan internasional spt PBB, Bank Dunia, Unesco, Yesly, Bayer-Munchen, dll).

Sembilan ekor kucing lagi yang berstatus penghuni “tetap” lainnya, namanya: Sholeh (kucing paling senior), sedangkan kucing si Uya asal namanya dari kata Surya ( diambil dan ditemukan bayinya, lk umur 2 bulan, dibuang di tong sampah di Jln Surya Kencana, dipungut oleh putri sulungku Annisa Hasanah), sekarang si Uya makanannya banyak dan lahap, sehingga fostur tubuhnya membesar dan agak tinggi, jika dia berjalan tampak gayanya seperti Unta, lucu dan berwibawa. Mereka, apabila saya duduk di teras rumah dan atau depan Faviliun Atas rumahku, beberapa ekor kucing suka mendekatiku untuk minta dielus-elus punggung dan kepalanya, matanya pun ikut merem karena nikmat.
.
Ada lagi namanya kucing Si Sholeh yang pendiam tapi lucu, apabila majiksnnya ibu.Atik pulang dari kampus UNIDA Bogor naik sepeda motor, maka sesampai di halaman rumahku Si Sholeh naik, boncengan sepeda motor sampai di tempat parkir motor, dia bertengger di kursi bagian belakang duduk di belakang majikannya ibu Atik. Kelihatan lucu, si Sholeh seolah-olah dia senang menyambut kepulangan orang yang setiap pagi hari, memberikan makan nasi putih-ikan tongkolnya..horree…he he heem buat senior si Sholeh.

Kemudian ada lagi nama panggilan kucingku di rumahku, bernama: si Abo, Bilqis, Bocil, Busuy, Ecil, Luna, Gimbil, dan Utha dari asal kata “buta” (anak kucing jenis Angora, yang dibuang oleh orang yang tak bertanggungjawab dan ditemukan dalam keadaan mata-buta di jalan dekat lokasi pemakaman warga RW 01 Kel.Sindangsari, disamping rumahku), alhamdulillah si Utha semakin tampak gendut, bulunya putih-memekar dan tampak lucu.
Walaupun matanya buta, apabila dia si Utha berjalan sambil meraba-raba dengan sungut/kumisnya, tetapi dia tetap berpenampilan gagah dan imut-imut.

Karena mereka diberi makan rutin nasi-putih ikan Tongkol dan makanan kaleng dan butiran fellet/pur lk sekarung per bulan, serta suplemen Vitamin dan cemilan-Snack merk dalam dan luar negeri spt made in Japan. Apabila mereka sakit hewan piaraan kami ini, kami bawa ke dokter hewan (drh) di klinik terdekat. Bahkan terkadang drh dipanggil datang ke rumahku, apabila kucing-kucing sakit serempak cukup banyak misalnya ada 3-4 ekor kucing sakit, misalnya sakit Flu, Batuk-batuk, Diare etc.

Alhamdulillah keberadaan kucing-kucing di rumah cukup menghibur, saya memanggilnya “endut”, memang kucing-kucingku sehat walafiat dan fostur tubuhnya gendut-gendut akibat makan bergizi, insyaAllah halalan toyiban, karena makanan kucing disertai suplemen vitamin dan snack, belanjanya dari rezeki yang halalan toyiban, insyaAllah, sehingga kucing-kucingku menjadi tumbuh-subur, gendut-gendut.

Aku memanggilnya kucing-kucingku di rumah, si Endut diawal nama singkat panggilannya (call name Endutt si…). Kucing-kucingku tampak lucu dan menyenangkan mata-hati (qalbun salim), karena mereka kucing-kucingku bulunya halus-mulus, berwarna-warni dan kulitnya bersih dan mulus, sebab rutin dimandikan memakai sabun dan sampo khusus hewan piaraan oleh si bungsukku Fathia Nurul Izzah (mhs sem 4 Ekonomi Syariah FEMB IPB University).

Keberadaan kucing-kucing di rumahku, memang ada dan kami mendapat tugas dan pengeluaran “ekstra” melayani fubnya dan kandangnya yang berpasir harum etc. Akan tetapi kami sekeluarga senang dan sayang sama hewan kucing, kata hadist Nabi kucing adalah binatang kesayangan Nabi dan Rasulullah Muhammad SAW, apabila kita memelihara dan merawatnya dengan baik dan penuh kasih sayang, maka kita akan memperoleh pahala, bahkan kita dimurahkan rezekinya oleh Allah SWT karena bersedekah kepada kucing.

Demikian itulah cara pandang (mindset)dan keyakinan saya, istri dan 3 orang putriku di rumah. Kami menyukai kucing kesayangan Nabi dan Rasulullah Muhammad SAW.

Kembali ke cerita kucing si Mungil, yang baru diselamatkan nyawanya, akibat kecelakaan, setelah dioperasi drh di Klinik, dan insyaAllah atas pertolongan Allah SWT, dia telah sehat kembali dari sakitnya, akibat kecelakaan, ditabrak motor di jalan kampung pemukiman padat penduduk, tepatnya di Wangun Atas Kelurahan Sindangsari Kota Bogor Timur, tempo hari.

Kini kucing si Mungil di rumahku, alhamdulillah tampaknya sudah sehat dan bugar, mulai dikeluarkan dari kandangnya disamping rumah untuk bermain, setelah seminggu rawat inap di Klinik telah menghabis biaya lebih dari Rp 2 juta, sehingga dia kini mulai bisa bermain di sudut rumah dan di dapur dibawa meja makan. Dia Si Mungil, bersuara “meong-meong” nyaring bunyinya menghampiri kakiku. Maksudnya dia ingin meminta makanan kepada Tuannya. Saya pun melayaninya dengan rasa kasihan dan sayang.

Sekarang kucing Si Mungil telah resmi diadopsi oleh keluarga AA menjadi penghuni tetap ke 13 bersama kucing-kucing lainnya rumahku. InsyaAllah kucing si Mungil betah, hidup akur dan rukun-damai bersama kucing 12 ekor yang lainnya, tidak minggat dari rumahku, dan kehadirannya membawa kebahagiaan dan memudahkan rezeki kami sekeluarga, Aamin3YRA.*

Demikian narasi singkat si Mungil ini saya AA buat agar kita menyayangi hewan, yang namanya kucing atau jenisnya binatang yang lain, yang bisa menghibur yang menyenangkan (happy) dan insyaAllah membawa keberuntungan (lucky). Semoga Allah SWT selalu memberikan anugerah rahmat, karunia dan hidayahNya bagi para penyayang hewan dan binatang lainnya, barakallah..###

Gallery and Econopoly, Kp Wangun Atas Rt 06.Rw 01 Kel.Sindangsari Botim City, West Java, Senin.12 Mei 2025.

Wassalam
====✅✅✅
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad.MSi (Dosen, Konsultan, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui Tulisan-Tulisannya di Media Sosial dalam menuju Indonesia Emas 2045)

Audit BPK, Bupati Rudy: Momentum Perbaikan Pemerintahan

0

Cibinong – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat menghadiri Ekspose Hasil Pemeriksaan BPK Tahun Anggaran 2024, yang bertempat di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Senin (12/5/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses audit rutin yang dilakukan oleh BPK terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai wujud tanggung jawab pemerintah daerah kepada masyarakat.

“Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) mencerminkan kinerja tata kelola keuangan kita bersama. Hari ini merupakan pemeriksaan pertama di masa kepemimpinan saya dan Wakil Bupati Ade Ruhandi. Kami sangat menyadari pentingnya momentum ini untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan panjang Kabupaten Bogor dalam pengelolaan keuangan daerah telah melalui berbagai fase, termasuk pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terakhir pada tahun 2020. Namun dalam empat tahun terakhir (2021–2024), Kabupaten Bogor hanya memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Ini adalah momentum bersama. Kita ingin kembali meraih predikat WTP, tapi dengan cara yang benar, tidak melanggar ketentuan perundang-undangan. Dua hari terakhir proses pemeriksaan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambah Rudy.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tata kelola pemerintahan tidak bisa dicapai hanya oleh pimpinan daerah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur birokrasi, termasuk SKPD, BUMD, para camat, lurah, dan kepala desa.

“Kami ingin Pemerintah Kabupaten Bogor ke depan berjalan dengan sehat, menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat. Saya dan Pak Ade Ruhandi tidak bisa membangun sendiri. Kita butuh dukungan dari seluruh pihak, terutama dari internal pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya, dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap hasil pemeriksaan BPK kali ini menjadi titik awal yang baik untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat dan opini WTP dari BPK.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, para Kepala Perangkat Daerah, Direktur RSUD, Direktur BUMD, serta para camat se-Kabupaten Bogor.

(yev/red)

“Mie Rebus” Angin Malam

0

Bismillahir Rahmanir Rahiem
Sedaap nian dengarin lagu Angin Malam yang didendangkan penyanyi legendaris Broery Marantika lewat video viral medsos Youtube, dishare oleh mas Aru, boz Armada 1780. Mendengar lagu itu, saya semakin teringat, bernoltalgia, dimana pikiran dan perasaanku menerawang ke masa-masa lalu, hidup dan belajar semasa usia remaja di kampuang halamanku Cerenti.

Lagu Angin Malam, begitu sangat populer di kalangan anak remaja kampung, yang menyukai seni musik, seperti halnya daku. Ketika saya masih muda-belia tempo doeloe, masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Cerenti, aku ikut kegiatan ektra kurikuler (ekskul) musik, dibawah asuhan guru kesenian bpk Abdul Gafar, kini guru kesenianku itu sudah almarhum satu dasa warsa yang lalu.

Grup Band Pelajar SMPN kami, selain tampil di acara-acara Sekolah, terkadang berkesempatan diundang Panitia HUT RI tingkat Kecamatan Cerenti untuk menghibur warga masyarakat, yang haus hiburan, kami mentas biasanya di arena lapangan terbuka (out door) Pasar Cerenti tempo doeloe.

Hatur nuhun.mas Aruhito (mas Aru), ternyata anda tahu selera seni musikku, yang dishare di WAG Armada. Enak juga dengarin Lagu “Angin Malam” yang dilantunkan Broery Marantika, lagu itu adalah lagu pavoritku sejak muda, sering saya tampil bernyanyi solo di arena hiburan, semasa aktif menjadi salah seorang pemain Band Pelajar SMPN Cerenti di kampungku.

Hingga kini aku senang menyanyikannya ketika sendirian di rumahku sambil diiringi gitar, dan atau di arena acara “pesta” perkawinan keluarga dan sahabat jika diminta atau spontan, alias tidak diminta. Aku suka lagu-lagu Broery Marantika, juga Broery Pasolima asal Ambon Manise, bahkan terkadang kami dendangkan di acara Reunian Samudera C.1781.

Dan Tria sbg MC Samudera HA FPIK IPB University juga seorang bertalenta musik pemain organ, selalu mengajakku dan mengundangku untuk tampil bernyanyi, melantunkan syair lagu “Angin Malam” ini diiringi organ tunggal beserta pemusiknya yang disediakan pihak Resort.

Dan Tria Mahendra selalu menyebutnya, ketika memanggilku naik pentas, dengan jud lagu “Mie Rebus”. Saya pun sudah paham, yang dimaksud beliau adalah “Angin Malam” seperti yang aku dengar pada video share mas Aru di WAG Armada ini. Dengan panggilan MC Dan Tria, bagi saya AA sebagai mantan vokalist dan gitarist Band Pelajar SMPN Cerenti, Inhu Riau, ngak ada masalah, malahan kesempatan bernyanyi di arena Reunian dalam rangka mempererat silaturahmi antar sesama alumni.Faperikan IPB tahun 1981, ini.merupakan anugerah.

Bagiku lagu “Angin Malam”, lirik-syair lagu dan tune vokal lagunya enak dinyanyikan, sahdu, sendu, merdu dan merayu, teristimewa bagi mereka yang sedang ngebet menjalin cinta, begitu nikmat mendengar syair-syairnya. Rasanya jiwa ini, kembali menjadi “moeda” lagi, padahal rialitasnya sudah lansia, umur sudah diatas kepala 6, alhamdulillah semangat bernyanyiku masih tersisa dalam jiwa dan raga.

Bagi mereka suka dan senang bernyanyi “olah vokal” sesungguhnya begitu banyak fadhillahnya, selain niat bersedeqah menghibur orang sekitarnya agar hidup senang dan berbahagia, juga bagi penyanyi (vokalist) juga banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas kesehatan jiwa “menjaga keseimbangan otak kiri dan kanan”, memperhalus perasaan (qalbun salim)dan kehidupan sosial dalam mempererat pergaulan berbasis persaudaraan dan persahabatan humanis. Dengan bernyanyi kita bisa menciptakan suasana yang kondusif, enak, aman, nyaman dan komunikasi budayanya semakin cair tanpa sekat dan topeng kepalsuan yang “baper”.

Salam Bro Armada 1780, sehat, always happy dan tetap bersemangat.###
Jayalah IPB Kita..***

Gallery and Ecofunopoly, Kp.Wangun Atas Rt 06 Rw 01 Kel.Sindangsari Botim City West Java, Sabtu 10 Mei 2025

Wassalam
====✅✅✅
Dr.Ir H Apendi Arsyad.MSi (Dosen, Konsultan, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui Tulisan-tulisannya di Media Sosial dalam Rangka menyongsong Indonesia Emas 2045)