31.5 C
Bogor
Saturday, April 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1527

Achmad Fathoni Kunjungi Setu Bersama Aliansi Peduli Lingkungan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang duduk di Komisi III dari Fraksi PKS Achmad Fathoni, mengunjungi Setu Gunung Putri bersama Aliansi Masyarakat Gunung Putri Peduli Lingkungan.  Dalam kunjungan ke Setu Gunung Putri, Achmad Fathoni terpukau dengan banyaknya eceng gondok. Meski setu ini masih dalam persoalan hukum, dia akan mendukung kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat.

“Hari ini saya mengunjungi Setu Gunung Putri sekaligus support teman-teman Aliansi Masyarakat Gunung Putri Peduli Lingkungan, banyak program yang harus dikerjakan untuk menyelamatkan setu ini, menyelamatkan dari eceng gondok, menyelamatkan dari pendangkalan, menyelamatkan dari pencemaran dan sampah, serta menyelamatkan dari penyerobotan pihak yang tidak berwenang, saya harap semua pihak bisa membantu dalam upaya penyelamatan ini,” kata Achmad Fathoni kepada Jurnal Bogor, Minggu (12/7).

Menurutnya, tidak hanya elemen masyarakat yang turun untuk membersihkan Setu Gunung Putri ini, tapi harus dibantu oleh instansi terkait agar kegiatan tersebut bisa berjalan maksimal. “Setelah turun dari perahu, saya lanjutkan dengan diskusi bersama Ketua Aliansi Masyarakat Gunung Putri Peduli Lingkungan saudara Dholok Ramadhan, saya menyarankan serangkaian kegiatan aliansi ini untuk memyelamaatkan setu dan lingkungan dijadikan acara, perayaan HUT RI ke-75, dengan tema besar “Merdekakan Setu Gunung Putri dari Eceng Gondok, Limbah Sampah, Pendangkalan dan Penyerobotan”, kata dia.

Sementara kegiatan dimulai pekan depan dengan membersihkan eceng gondok, sampah dan limbah bersama seluruh elemen masyarakat dan para pencinta lingkungan sampai pertengahan Agustus. “Saya siap dukung dan akan bantu cari dukungan dari instansi terkait seperti BBWS Ciliwung-Cisadane, DLH Provinsi Jawa Barat, DLH Kabupaten Bogor, PSDA dan lainnya, semoga semua pihak mendukung terutama tuan rumah Kades Gunung Putri dan Muspika Gunung Putri, ” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Katar Cigudeg Salurkan 3.642 Paket Sembako di 14 Desa

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi
Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cigudeg mendistribusikan bansos berupa paket sembako yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat sebanyak 3.642 untuk keluarga penerima manfaat di 14 desa se- Kecamatan Cigudeg, Senin (13/7).

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cigudeg Madropi atau yang biasa dipanggil Opik mengatakan, ribuan paket bansos dari Jabar berupa sembako dan uang tunai senilai Rp 150 ribu yang disalurkan kepada warga terdampak Covid-19 di Cigudeg.

“Bantuan paket sembako ini gelombang ketiga dan terus dilakukan penyaluran yang dibagikan oleh masing masing pengurus Karang Taruna tingkat desa dengan melibatkan pihak pementah desa,” kata Opik kepada Jurnal Bogor, Senin (13/7)

0pik menerangkan, dari 15 desa yang ada di Cigudeg hanya satu desa yang tidak mendapatkan Banprov yaitu Desa Sukaraksa.” Gak tau kenapa warga Sukaraksa tidak mendapatkan bantuan  padahal sebelumnya Banprov yang kedua pada 11 Juni, desa ini masih mendapatkan,” kata dia.

Opik menyebutkan, dalam hal ini Karang Taruna kecamatan hanya sebatas membantu dalam pendistribusian, adapun semua data penerima  manfaat berasal dari Dinas Sosial sehingga Karang Taruna hanya mentrisbusikan paket sesuai data yang sudah ada dan tidak ada kewenangan untuk penambahan atau penguarangan data.

“Alhamdulillah selama ini sampai dengan sekarang kendala penyaluran sembako belum kita dapatkan karena kerja yang luar biasa dengan setiap stakeholder  wilayah Kecamatan Cigudeg. Bahwa penanganan Covid ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah, melainkan tanggungjawab bersama. “Karang Taruna Kecamatan Cigudeg siap ambil bagian dalam percepatan membantu penyaluran paket sembako,” imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Kecamatan Cigudeg Tirta Juwarta menyatakan, dari pertama Banprov turun hingga k tiga kalinya, data yang menyertai bantuan tersebut by name by adressnya berbeda, dan ini menimbulkan pertanyaan apakah selama pandemi ini bantuan untuk salah satu desa,  ataukah cuma mendapatkan bantuan  satu kali.

“Pihak provinsi kaitan data bantuan tersebut mohon kiranya untuk lebih dipertajam (diperjelas) soal data penerima manfaat  sebabnya kami tidak bisa menjelaskan secara rinci di masyarakat, ” kata dia.

** Arip Ekon

SMK Pelita Ciampea Terapkan Belajar Full Daring

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi
Tahun Ajaran Baru 2020/2021 saat masih  pandemi Covid-19, pihak SMK Pelita Ciampea menerapkan metode belajar dengan sistem daring. Pada hari pertama Senin (13//7), pihak sekolah mengumpulkan semua siswa di masing-masing kelas untuk diberikan jadwal materi pembelajaran saat KBM diberlakukan masih secara daring.

“Untuk mempermudahkan siswa belajar daring dan mengetahui wali kelasnya, sehari siswa dikumpulkan di sekolah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan jaga jarak,” ujar Bagian Kurikulum SMK Pelita, Fita Yulia  kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Fita mengungkapkan, ditengah wabah Covid-19,  untuk teknis pembelajaran di Kabupaten Bogor masih menggunakan daring dan ada yang off line, namun untuk sekolah SMK Pelita menggunakan full daring.

Diakuinya, SMK Pelita sudah memiliki sistem informasi manajemen dan juga aplikasi e-learning.. Sistem tersebut memang sudah dikembangkan sekolah. Pihaknya mengoptimalkan pemanfaatkan apilkasi dan sistem informasi untuk guru dan siswa.

“Di awal pembelajaran, selama satu hari mengadakan tatap muka off line dengan penjadwalan per kelas, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Pertemuan awal antarwali siswa baru dengan wali siswa yakni dengan cara  siswa datang hanya dua jam ke sekolah dan siswa duduk dengan jarak satu meter. Kemudian wali kelas mensosisalisasikan tentang aplikasi pembelajaran, pembagian buku perpustakaan dan penjadwalan daring dengan tujuan  mempermudahan pembelajaran.

“Nantinya, siswa mengerti kapan mengumpulkan tugas sekolah dan mempermudahkan guru dalam mengunggah materi pembelajaran,” katanya.

Ia menyampaikan pembelajaran sistem daring di Kabupaten Bogor,   gambaran dari Dinas Pendidkan Kabupaten Bogor dan KCD kemungkinan satu semester kedepan. Ia berharap pandemi bisa cepat selesai dan vaksin Covid-19  bisa cepat ditemukan.  “Minimal sampai bulan September sistem pembelajaran bisa off line.

“Tetapi jika satu semester pembelajaran masih dilakukan daring, pihak sudah mempersiapkan teknis mata pelajaran, guru yang piket, dan jadwal yang regulernya dan bagi siswa yang terkendala, pihak sekolah menyediakan waktu untuk siswa bisa  datang ke sekolah untuk memanfaatkan sarana belajar di sekolah,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Penyuluh dan Kebiasaan Baru di Tengah-tengah Pandemi Covid-19

0

Malang | Jurnal Inspirasi
Adaptasi kehidupan baru dalam menjalankan aktivitas hidup ditengah pandemi Covid-19 belum selesai. Perlu penyelesaian masalah kehidupan selama Covid-19 dan sebuah adaptasi manusia untuk mempertahankan hidupnya.

Kebiasaan mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan agar tidak tertular virus menjadi suatu keharusan dalam menjalankan rutinitas pekerjaan. Pandemi ini tidak semata-mata berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga sosial ekonomi masyarakat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam berbagai kesempatan selalu menegaskan keyakinannya, Indonesia dapat melewati masa pandemi ini, bahkan keluar menjadi bangsa pemenang. Khususnya, untuk sektor pertanian, Mentan percaya kondisi ini bisa menjadi momentum memperkuat kemandirian pangan nasional.

Pada kesempatan lain Kepala Badan PPSDMP Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan semua insan pertanian harus tetap bekerja dengan semangat tinggi dan tangguh, untuk mewujudkan kemandirian pangan. Kita membutuhkan tenaga ekstra keras, pemikiran-pemikiran out of the box, serta kerja sama yang semakin erat.

Saatnya para petani, penyuluh, peneliti, akademisi, dan pelaku sektor pertanian lainnya untuk menjadi pahlawan bagi bangsa dan negara. Sejalan dengan arahan kebijakan diatas, Walikota Batu Dewanti Rumpoko menekankan agar tiap SKPD di pemerintahan Kota Batu untuk turut aktif menekan penyebaran dan ikut serta memantau penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Respon positif telah ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Ir. Sugeng Pramono, terkait dengan penanganan Covid-19. Beberepa hari terakhir ini, untuk Kota Batu secara keseluruhan bertambah cukup signifikan, namun demikian tidak ada yang positip Covid. Sementara untuk Desa Sumberbrantas sendiri tidak ditemukan adanya penyebaran Covid, hal ini tentu menjadi bahan pertimbangan untuk terus melakukan sosialisasi Covid dan himbauan penerapan protokol kesehatan ke masyarakat.

Sasaran dilakukan di Desa Sumberbrantas kecamatan Bumiaji meliputi Dusun Lemah Putih, Dusun Krajan dan Dusun Jurang Kuali. Kegiatan meliputi; 1). Membagikan masker kepada pelaku usaha tani yang kedapatan tidak memakai masker. 2). Menempelkan poster di tempat2 strategis yang sering dikunjungi warga masyarakat. 3). Melihat sampe sejauh mana penerapan protokol kesehatan telah diterapkan oleh pelaku usaha tani seperti toko-toko pertanian, pengepul sayur yang banyak terdapat di desa Sumberbrantas.

Dalam kesempatan terpisah kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu sekaligus sebagai penanggungjawab LTT Kota Batu, Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si, menyambut gembira keputusan yang diambil oleh Pemerintah Kota Batu. Masa pandemi memberikan dampak positif dan juga dampak negatif terasa oleh manusia dari lapisan terbawah sampai lapisan atas. Dampak negatif diantaranya ketidak stabilnya ekonomi, mungkin juga kekurangan pangan. Oleh karena itu kesehatan penyuluh atau petani juga perlu dijaga.

T2S/WH

Polisi Mesti Respon Laporan Santri

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Polisi diminta lebih responsif dalam menangani laporan para santri di Tasikmalaya atas pernyataan pegiat media sosial Denny Siregar. Polisi tak boleh membeda-bedakan dalam melakukan tindakan hukum. Hal itu dikatakan Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar.

“Seharusnya polisi baik sebagai penjaga keamanan dalam begeri maupun sebagai penegak hukun penyidik lebih responsif menanggapi laporan para santri,” kata Abdul Fickar dikutip dari RMOL, Senin 913/7).

Menurut dia, siapapun warga negara yang dilaporkan maupun melaporkan, polisi perlu segera melakukan proses hukum. Termasuk pada Denny yang diketahui seorang pendukung Presiden RI terpilih Joko Widodo di masa Pilpres. “Penyidik tidak boleh bertindak diskriminatif meskipun terhadap buzzer atasupun pihak pihak yang pernah menjadi tim sukses presiden terpilih,” kata Abdul Fickar.

Dia mengingatkan, penegakan hukum bukanlah alat penerintahan yang berkuasa. Polisi sebagak penyidik adalah alat negara yang harus bekerja secara profesional tanpa berpolitik dan membeda-bedakan perlakuan terhadap masyarakat.

“Jika kepolisian sebagai penegak hukum berpihak dan bertindak diskriminatif, maka kita tinggal menunggu saja kehancuran sebuah sistem tidakan terbatas rusaknya sistem hukum tapi juga sistem kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tegas dia.

Polresta Tasikmalaya mengklaim kasus ujaran kebencian yang diduga dilakukan Denny Siregar kepada sekelompok santri dan pesantren di Kota Tasikmalaya, terus diproses. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak terkait kasus itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman, mengatakan, hingga saat ini polisi sudah memeriksa sebanyak tiga saksi dari pihak terlapor. Menurut dia, pihaknya masih akan terus mengumpulkan keterangan dari saksi ahli. “Penyidikan sedang berjalan, saksi sudah tiga orang diperiksa. Sekarang kita sedang meminta keterangan ahli,” kata dia, Jumat (10/7).

Yusuf memastikan, ketika pemeriksaan para saksi sudah selesai, polisi juga akan memanggil terlapor. Namun, dia belum bisa memastikan waktu pemanggilan Denny Siregar. “Denny pasti kita akan panggil,” kata dia.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Forum Mujahid Tasikmalaya melakukan aksi pada Kamis (2/7) pekan lalu. Aksi itu merupakan respons atas pernyataan Denny Siregar dalam status Facebook-nya pada 27 Juni 2020. Dalam status itu, ia menulis status berjudul “ADEK2KU CALON TERORIS YG ABANG SAYANG” dengan mengunggah santri yang memakai atribut tauhid.

Foto yang diunggah Denny belakangan diketahui merupakan foto santri Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya. Foto itu diambil ketika para santri mengaji saat aksi damai 313 di depan Masjid Istiqlal Jakarta pada 2017.

Saat ini, status itu telah menghilang dari akun Facebook Denny Siregar. Kendati demikian, pihak pesantren menyimpan tangkapan layar status yang dibuat oleh Denny. Pernyataan Denny dalam status itu telah dilaporkan ke polisi pada Kamis (2/7). Terlapor diduga tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA dan/atau penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Terlapor diduga melanggar Pasal 45A ayat 2 dan/atau Pasal 45 ayat 3, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

ASS|*

Hari Pertama Masuk Sekolah, Belajar Jarak Jauh

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Pada Senin (13/7) hari ini jadi hari pertama masuk sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah tahun ajaran 2020/2021. Tak seperti tahun ajaran sebelumnya, kali ini sekolah diangsungkan di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada penerapan metode belajar.

Skema belajar itu dilakukan berbeda-beda tergantung kemampuan fasilitas yang dimiliki sekolah dan tingkat keamanan daerah dalam masa pandemi. Sejumlah daerah mulai memberlakukan pembelajaran tatap muka, misalnya di Sukabumi. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengizinkannya karena masuk zona hijau. “Yang didahulukan adalah SMA dan SMP. Baru nanti setelah lancar ke SD,” ujarnya melalui akun Instagram.

Ia menjelaskan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi hanya dilakukan selama empat sampai lima jam, tanpa jam istirahat. Siswa diminta langsung pulang setelah waktu sekolah usai. Juga ada pembagian sif belajar, yakni dua sampai tiga sif tiap kelas. Jadwal masuk siswa bergantian selama satu atau dua minggu, sehingga tak semua siswa berada di kelas. “Ada yang dari satu atau dua minggu, dan ada yang tatap muka satu atau dua minggu. Setiap dua sampai tiga hari gantian,” lanjut pria yang akrab dipanggil Emil itu dikutip dari CNN, Senin (13/7).

Meski begitu, sebagian besar sekolah lainnya masih melakukan pembelajaran jarak jauh, seperti di Bandung, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Ini karena zona di daerah tersebut belum dianggap aman oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan tiga hari ke depan siswa bakal mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS ini digunakan untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa. Mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan lainnya. “Setiap sekolah sudah kami berikan pedoman MPLS-nya,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta menyatakan pembukaan institusi pendidikan di wilayahnya bakal dimulai dari perguruan tinggi. Kemudian baru pembukaan sekolah dilakukan secara bertahap.

“Jadi sekolah masih kegiatan yang paling akhir untuk dibuka. Kalaupun dibuka nanti bertahap ya. Jadi kuliah (kampus) dulu, dan seterusnya,” kata Riza di Kantor Walikota Jakarta Barat, Jumat (10/7).

Pembukaan sekolah, katanya, belum dilakukan saat ini karena pihaknya masih mengkhawatirkan kemungkinan siswa terpapar virus corona. Sehingga tahun ajaran ini pembelajaran tetap dilakukan jarak jauh.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memproyeksi setidaknya 94 persen siswa di Indonesia masih melakukan PJJ di tahun ajaran baru. Daerah yang boleh membuka sekolah hanya yang berada di zona hijau dan memenuhi sejumlah syarat.

Dalam hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan agar guru melakukan asesmen dan menguji kemampuan siswa ketika awal masuk sekolah. Ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan pendidikan di tengah pandemi. Sebelumnya PJJ sudah diterapkan selama 3 bulan. Namun implementasinya banyak menemui kendala, mulai dari akses fasilitas sampai jaringan.

Memasuki tahun ajaran baru, masih ada sejumlah guru yang mengaku tidak mendapat arahan dan pembekalan untuk melakukan PJJ. Khususnya mereka yang berada di daerah terpencil.

Padahal lebih banyak kendala yang umum didapati di daerah terpencil. Paling utama terkait susahnya jaringan internet dan fasilitas penunjangnya. “Kita masih bingung ini gimana cara mengajar dengan keterbatasan yang kami miliki,” ujar Adimo, Guru SD Negeri 08 Benua di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Jumat (10/7).

Ia mengatakan guru-guru di wilayahnya jarang mendapat pelatihan terkait bagaimana melakukan PJJ di tengah pandemi. Karena keterbatasan, mereka pun terpaksa berkunjung ke rumah siswa atas inisiatif sendiri.

Hal serupa juga didapati Ridwan, seorang guru di SD Negeri 016 Muara Muntai di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia mengatakan Dinas Pendidikan sebenarnya sudah membuat video edukasi cara mengajar di tengah pandemi.

Namun video tersebut diunggah secara daring. Sedangkan tidak semua guru di daerahnya bisa mengakses internet secara baik karena kendala jaringan dan fasilitas. “[Soal] Alokasi anggaran untuk kuota [dari dana BOS] saja tidak jalan. Karena banyak yang enggak tahu ada kebijakan itu. Sosialisasi minim sekali,” ujarnya.

Hal ini mengacu pada kebijakan Nadiem yang mengizinkan pemakaian dana BOS untuk kuota dan pembiayaan pembelajaran jarak jauh.

ASS|*

Hotspur Penguasa London Utara

0

London | Jurnal Inspirasi
Tottenham Hotspur jadi klub penguasa London Utara. Kepastian itu didapat setelah mereka mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1. Tampil di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (12/7) malam waktu Indonesia, Arsenal lebih dulu membuka keunggulan dalam derbi London Utara. Pada menit ke-16, tim tamu mencetak gol melalui aksi Lacazette usai memanfaatkan umpan Granit Xhaka.

Beruntung The Liliwhites -julukan Tottenham- segera merspons melalui gol balasan. Tepatnya tiga menit berselang setelah kebobolan, Son Heung-Min menyamakan kedudukan jadi 1-1 melalui gol indahnya.

Di babak kedua pertandingan jadi terasa lebih alot. Beberapa kali Harry Kane (Tottenham) dan Aubameyang (Arsenal) mengancam gawang lawan masing-masing. Tetapi tidak ada gol yang mampu mereka hasilkan.

Dari skema bola mati, tepatnya di menit ke-81, Toby Alderweireld berhasil menjadi pembeda di paruh kedua laga. Tandukannya memanfaatkan umpan sepak pojok Son berhasil merobek gawang Arsenal. Papan skor berubah 2-1 untuk keunggulan Tottenham.

Hingga laga berakhir Tottenham berhasil mempertahankan keunggulan tersebut. Dengan hasil ini, The Liliwhites tak cuma menegaskan diri sebagai penguasa London Utara, mereka juga berhasil naik ke posisi delapan menggeser Arsenal.

Susunan Pemain

Tottenham (4-2-3-1) Lloris; Aurier, Alderweireld, Sanchez, Davies; Sissoko, Winks; Lucas Moura, Lo Celso, Son; Kane.
Cadangan: Gazzaniga, Vertonghen, Tanganga, Lamela, Sessegnon, Ndombele, Fernandes, Skipp, Bergwijn.

Arsenal (3-4-3) Martinez; Mustafi, David Luiz, Kolasinac; Bellerin, Ceballos, Xhaka, Tierney; Pepe, Lacazette, Aubameyang.
Cadangan: Macey, Sokratis, Holding, Cedric, Saka, Torreira, Maitland-Niles, Nelson, Willock.

Wasit: Michael Oliver

ASS|*

Jakarta Kemungkinan Pakai Emergency Brake

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Skenario terburuk dipersiapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan ’emergency brake’ atau ‘rem darurat’. Hal ini akan dilakukan apabila lonjakan angka penularan Covid-19 terus tinggi di Jakarta. “Khusus hari ini di Jakarta mengalami lonjakan kasus tertinggi. Ingatkan kepada semua jangan sampai situasi ini berjalan terus, sehingga kita harus menarik rem darurat atau emergency brake,” ujar Anies dikutip dari RMOL, Senin (13/7).

Anies menyampaikan peringatan itu setelah Jakarta pada Minggu (12/7) mencapai angka positivity rate atau angka penularan kasus positif mencapai rekornya kembali, 404 kasus saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Bila itu terjadi, kata dia, maka semua harus kembali dalam rumah, kegiatan perekonomian terhenti, kegiatan keagamaan terhenti, kegiatan sosial terhenti. Semua warga Jakarta akan kembali ke masa-masa seperti PSBB di awal, dimana semua pembatasan kegiatan akan kembali dilakukan. “Dan dampaknya pada semua yang akan merasakan kerepotannya bila situasi ini berjalan terus,” ucapnya.

Karena itu, Anies mengingatkan, perlunya kembali kewaspadaan warga Jakarta di tengah pandemi ini, agar tidak lengah dan tetap ketat menjalankan protokol kesehatan. Anies meminta, warga yang beraktivitas mewaspadai titik-titik penularan tinggi. 

Pertama, kata dia, adalah tempat transportasi umum. Di situ, ada situasi dimana menjaga jarak itu seringkali sulit. Kedua, ada di pasar tradisional. Dimana kondisi di pasar sering kali membuat interaksi penularan terjadi pendek. “Kita pun melakukan pengawasan pemantauan ada lebih dari 300 pasal 153 di bawah Pemprov DKI. Sisanya adalah pasar rakyat harus hati-hati,” ujar Anies.

Protokol kesehatan yang dasar, tetap menjadi acuan dimana yang paling sederhana. Dia meminta, warga tetap pakai masker di mana saja, kapan saja dan dalam aktivitas apa saja. Kedua jaga jarak aman satu meter. Ketiga cuci tangan dengan sabun. Keempat pastikan dalam aktivitas apapun pasti kan ruangan tempat berkegiatan, tidak boleh lebih dari kapasitas 50 persen.

“Dan yang paling penting dari semuanya jangan ragu untuk mengingatkan siapapun kapanpun dimanapun. Ingatkan tegur bila ada yang tidak pakai masker, bila ada yang tidak jaga jarak, bila ruangan lebih dari 50 persen kapasitas, apabila tidak melakukan cuci tangan,” tegasnya.

Semua kebijakan saat ini akan bergantung pada bagaimana warga Jakarta disiplin, menomorsatukan keselamatan diri. Dia berpesan, jangan sampai ada warga yang masih anggap enteng protokol kesehatan ini. Anies mengajak, semua pihak menjaga keselamatan diri dan keluarga dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Mari kita disiplin, Mari kita Ingatkan satu sama lain. Insyaallah angka ini besok-besok akan bisa menurun dan Jakarta kembali dalam kendali. Mari kita sama-sama ikhtiarkan sebagai tanggung jawab kita semua,” ujar Anies.

ASS|*

PKS: Presiden Jangan Aneh-aneh Tunjuk Prabowo Urus Pangan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk mengurus cadangan pangan. Namun penunjukan itu menuai kritikan. Anggota Komisi IV DPR RI Slamet misalnya, meminta Presiden Jokowi jangan aneh-aneh.

“Pemerintah, dalam hal ini presiden jangan aneh-aneh lah. Laksanakan dulu apa yang ditambahkan undang undang,” ujar Slamet dikutip dari Sindonews, Senin (13/7). 

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan agar pemerintah membentuk badan pangan. “Ide dari undang-undang ini bagus, agar terkait pangan ini hanya ada 1 lembaga khusus yang langsung bertanggung jawab kepada presiden,” tuturnya.

Legislator asal daerah pemilihan Jawa Barat IV ini juga menilai badan pangan bisa mengatasi permasalahan data yang semrawut. Dia pun memberikan contoh permasalahan data semrawut itu saat Kementerian Perdagangan menyampaikan stok pangan kurang sehingga harus impor, sedangkan Kementerian Pertanian menyampaikan stok mencukupi.

“Di sisi lain, kalau TNI Di kasih tugas yang keluar dari tugas utamanya, saya khawatir akan menurunkan profesionalitas dari para prajurit dalam menjaga pertahanan negara,” pungkasnya.

ASS|*

Hadits Hari Ini

0

13 Juli 2020
21 Dzul-Qa’dah 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا شَدَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو أُمَامَةَ قَالَ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ وَنَحْنُ قُعُودٌ مَعَهُ إِذْ جَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ فَسَكَتَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ أَعَادَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ فَسَكَتَ عَنْهُ وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَمَّا انْصَرَفَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو أُمَامَةَ فَاتَّبَعَ الرَّجُلُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ انْصَرَفَ وَاتَّبَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْظُرُ مَا يَرُدُّ عَلَى الرَّجُلِ فَلَحِقَ الرَّجُلُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ قَالَ أَبُو أُمَامَةَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَأَيْتَ حِينَ خَرَجْتَ مِنْ بَيْتِكَ أَلَيْسَ قَدْ تَوَضَّأْتَ فَأَحْسَنْتَ الْوُضُوءَ قَالَ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ شَهِدْتَ الصَّلَاةَ مَعَنَا فَقَالَ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ غَفَرَ لَكَ حَدَّكَ أَوْ قَالَ ذَنْبَكَ

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdhami dan Zuhair bin Harb, -dan lafadh ini milik Zuhair-, mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Umar bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Ikrimah bin Ammar, telah menceritakan kepada kami Syaddad, telah menceritakan kepada kami Abu Umamah dia berkata; Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di masjid, sedangkan kami tengah duduk-duduk dan bercengkrama dengan Beliau, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang datang dan berkata:

“Ya Rasulullah, saya telah berbuat dosa. Oleh karena itu, berilah saya hukuman.” Tetapi Rasulullah hanya terdiam saja. Setelah itu, orang tersebut mengulangi lagi ucapannya: “Ya Rasulullah, saya telah berbuat dosa. Oleh karena itu, berilah saya hukuman.” Namun Rasulullah hanya terdiam saja. Tak lama kemudian, dilaksanakan shalat berjama’ah. Abu Umamah berkata; Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pulang ke rumah, orang tersebut tetap mengikutinya untuk mengetahui jawaban kepada orang laki-laki tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab pertanyaan orang tersebut: Tahukah kamu bahwasanya kamu keluar dari rumah, bukankah kamu telah berwudlu dengan sebaik-baiknya ?. Laki-laki itu menjawab: “Benar ya Rasulullah.”

Kemudian Rasulullah melanjutkan sabdanya: Setelah itu, bukankah kamu telah mengikuti shalat berjamaah bersama kami?. Laki-laki itu menjawab: “Benar ya Rasulullah.” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Sesungguhnya Allah telah mengampuni hukuman bagimu (dosamu).

HR Muslim No. 4966.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ