31 C
Bogor
Saturday, April 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1524

BUMN Ini Hanya Miliki 7 Orang Pegawai, Tapi Dapat PMN Rp 3,7 T

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
BUMN yang bergerak di bidang pembiayaan kapal, yaitu PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero) alias PANN, lain daripada yang lain. Jika BUMN yang memiliki banyak pegawai tentu sudah biasa. Tapi BUMN ini memiliki minim pegawai dengan hanya memiliki tujuh karyawan saja, namun memperoleh penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 3,76 triliun.

Hal ini terungkap dari pengakuan Menteri BUMN Erick Thohir. Erick sempat mengatakan bisnis PANN adalah financing kapal, tapi BUMN ini juga mengelola hotel. Bukan hanya itu namanya pun baru didengar oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Desember 2019 lalu.

Dikutip dari CNBC, Rabu (15/7), Direktur Utama PANN Hery S. Soewandi menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI. Kehadiran itu lantaran PANN memperoleh PMN senilai Rp 3,76 triliun.

Permintaan PMN ini dilakukan tahun lalu untuk menutup nilai kewajiban perusahaan yang telah membengkak sejak seperempat abad terakhir. Hery mengatakan, utang tersebut membengkak karena perusahaan menanggung utang dari service level agreement (SLA) yang yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Jerman dan Spanyol untuk pengadaan 10 pesawat dan 31 kapal.

“Kedua transaksi ini memang bukan core business PANN, gak ada ahli dan kompetensi di pesawat dan kapal armada niaga, bukan kapal ikan. 10 pesawat itu nilainya dengan kurs saat itu US$ 89,6 juta dan 31 kapal ikan US$ 182 juta,” kata Hery.

Pesawat tersebut kemudian diserahkan kepada perusahaan penerbangan pelat merah Mandala (2 pesawat), Bouraq (2 pesawat), Merpati (3 pesawat) dan Sempati (3 pesawat). Namun perusahaan ini malah collapse tanpa membayarkan utangnya kepada PANN.



Sedangkan 31 kapal dari Spanyol hanya mampu dibangun 14 unit, sedang 17 lainnya terbengkalai. Namun, kapal yang sudah dibangun ini tak bisa dijual karena harga jualnya terlalu tinggi dari harga pasar.

 PANN telah mengeluarkan cicilan sebanyak US$ 34 juta unutk pesawat dan Rp 150 miliar pinjaman bank untuk membiayai kapal tersebut.



“Dan dalam dua proyek itu pemerintah janjikan PANN tambah modal jadi Rp 500 miliar, tapi tidak pernah terealisasi. Sejak 1994 PANN sudah mulai tergerus, likuiditas habis dan negatif ekuitas di 2004 karena hasil yang dikelola PANN gak sampai lagi untuk menutupi kerugian karena dua proyek ini,” terang dia.



Lalu pada 2006 manajemen perusahaan mengajukan penghentian pembayaran bunga kepada pemerintah. Namun, utang sebelumnya masih tetap dibukukan perusahaan dan terus bertambah setiap tahunnya. Pada 2009 perusahaan mengajukan restrukturisasi atas utang tersebut namun baru disetujui oleh pemerintah empat tahun kemudian.



“Restrukturisasi yang dilakukan PANN ajukan ke Kemenkeu konversi pinjaman SLA ini, di mana angkanya sudah membengkak dari US$ 271 juta bengkak jadi US$ 461 juta karena bunga dan denda bunga dikenakan ke PANN. Padahal hasilnya gak balik dari program tersebut, makanya kita minta konversi agar PANN bisa berjalan kembali sesuai bisnisnya,” kata Hery.



Untuk itu perusahaan mengajukan PMN non-cash senilai Rp 3,76 triliun kepada pemerintah untuk mengkonversi SLA tersebut.



Mengacu situs resminya, PANN didirikan pada 6 Mei 1974 dan bergerak di bidang pengembangan armada niaga nasional. Berdirinya PANN juga menjadi amanat dari Rencana Pembangunan Lima Tahun atau Repelita II. Dokumen Repelita II tersebut menyatakan agar pemerintah membentuk suatu badan yang bertugas di bidang pembiayaan dan pengembangan armada niaga nasional.


PANN kemudian memantapkan strateginya dengan membentuk cross-sektoral holding dan spin-off sektor usaha strategis yakni usaha pembiayaan kapal, shipping, shipyard, manajemen perkapalan, pialang asuransi kapal sehingga PANN (berdiri menjadi perusahaan holding.


Pada 8 Agustus 2012, PANN mendirikan anak usaha PT PANN Pembiayaan Maritim yang kemudian dilakukan pemisahan bisnis atau spin off pada 19 Februari 2013. Dengan demikian, kegiatan bisnis inti perseroan dialihkan kepada anak usaha (PANN Multifinance), sedangkan PANN ditetapkan sebagai induk perusahaan (holding company).


ASS|*

AJI Surabaya Kritik Seremoni Pejabat

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi 
Puluhan jurnalis dan pekerja media di Jawa Timur terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya pun mengungkap keprihatinannya. Para jurnalis yang terpapar covid-19 di antaranya 54 orang dari RRI Surabaya, 3 orang dari Metro TV Surabaya. Ada pula 3 orang dari TVRI Jatim, 2 di antaranya bahkan telah meninggal dunia.

“Pertama, kami prihatin dengan banyaknya pekerja media dan jurnalis yang terpapar Covid-19,” kata Ketua AJI Surabaya, Miftah Faridl dikutip dari CNN, Rabu (15/7).

Menurutnya ada tiga pihak yang perlu dievaluasi. Di antaranya yakni institusi pemerintahan, perusahaan media dan jurnalis itu sendiri. Evaluasi tersebut berkaitan dengan penerapan protokol keselamatan peliputan, yang dinilai telah diabaikan tiga pihak tersebut.

Faridl mengungkapkan, sejak Maret 2020 lalu, AJI Surabaya sebenarnya telah mengirimkan surat kepada Pemerintahan Provinsi Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya. Rekomendasi itu mengingatkan pentingnya protokol keselamatan peliputan bagi jurnalis.

“AJI merespons berbagai aktivitas dari para pejabat di Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim, terkait pengabaian mereka terhadap protokol keselamatan peliputan jurnalis,” ujarnya.

Dari surat kepada dua instansi tersebut, kata Faridl, masukan-masukan AJI Surabaya telah sempat dijalankan oleh beberapa instansi pemerintah. Namun hal itu ternyata hanya berjalan sementara waktu.

Fakta yang ditemukannya di lapangan, beberapa instansi ternyata pemerintah malah makin rajin menggelar acara seremonial dan mengundang bangak kerumunan pejabat dan wartawan untuk datang.

“Namun kalau AJI lihat ada banyak sekali hal-hal yang masih muncul pengabaian, misalnya banyaknya acara seremonial yang diselenggarakan para pejabat ini,” katanya.

Menurutnya, prilaku pejabat yang seringkali menggelar acara seremonial tersebut, bukanlah bagian dari informasi yang penting bagi publik dan tak perlu diliput oleh jurnalis.

“Ada banyak sekali pemberitaan soal seremonial, apa untungnya bagi publik, apa publik teredukasi dengan gaya pejabat yang narsis, yang ingin setiap hari masuk di layar TV, di koran, di media, menunjukkan mereka seolah-olah sudah bekerja dengan baik,” ujarnya.

Sesi seremonial seperti itu, kata Faridl, bisa tetap diberitakan oleh media, tanpa jurnalisnya perlu melakukan peliputan secara langsung hingga membahayakan keselamatannya. “Apa buktinya? Buktinya ada banyak pejabat yang terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan ada yang meninggal, ada banyak jurnalis yang terkonfirmasi positif dan kemudian juga ada yang meninggal,” ujarnya.

Selanjutnya, yang juga perlu dievaluasi adalah otoritas perusahaan media. Berdasarkan laporan yang pihaknya terima, Faridl menyebut banyak jurnalis ternyata masih terus ditugasi kantor, meski objek yang diliput mengabaikan protokol keselamatan dalam peliputan.

“Mereka tidak ada pilihan ketika harus melakukan peliputan, ntah itu peliputan yang melanggar protokol keselamatan, atau liputan tak penting yang sifatnya seremonial, dia tidak memiliki kuasa yang cukup terhadap dirinya dan keselamatannya, jadi tidak didukung oleh perusahaannya,” ujarnya.

Menyikapi temuan itu, AJI pun mendorong perusahaan-perusahaan media itu untuk membuat dan menerapkan protokol keselamatan dalam peliputan, baik untuk jurnalis di lapangan, maupun pekerja media yang ada dalam kantor.

“Kalaupun mereka tidak memiliki kemampuan untuk membuat, protokol keselamatan dalam peliputan, mereka bisa mengadopsi apa yang sudah di susun AJI dan Komite Keselamatan Jurnalis,” ucapnya.

Terakhir, temuan AJI, selama masa pandemi banyak sekali pewarta berperilaku abai terhadap protokol keselamatan liputan.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan jurnalis bersikap abai, yang pertama yakni ketidaktahuan, yang kedua jurnalis itu memang tidak mau tahu, dan yang ketiga jurnalis tidak memiliki ruang untuk melakukan penolakan terhadap situasi yang membahayakan.

Faridl berharap jurnalis sadar bahwa virus Covid-19 ini, sudah sangat dekat dengan profesinya, bahkan telah mendekati orang-orang yang ada di sekitar mereka. Bisa saja para pejabat atau narasumber yang diwawancarai narasumber ternyata terpapar corona.

ASS|*

Harta Koruptor di Swiss Bisa Dilacak

0

RUU MLA Disahkan

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Rancangan Undang-undang (RUU) Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal Assistance (MLA) in Criminal Matters antara Indonesia dan Swiss disepakati pada Rapat Paripurna DPR RI.  Kini, Indonesia bisa melacak uang para koruptor maupun pengemplang pajak yang ada di Swiss. 

Ketua Pansus RUU tersebut, Ahmad Sahroni mengatakan, proses RUU ini berjalan sejak 2014. Indonesia dan Swiss melakukan sesuatu dengan hukum timbal balik, namun terkendala dengan aturan di antara kedua negara. 

“Setelah berproses cukup lama akhirnya kemarin dalam pansus MLA, dalam beberapa kali rapat diputuskan untuk bersama-sama disepakati dan akhrinya diparipurnakan hari ini,” kata Sahroni dikutip dari RMOL, Rabu (15/7). 

Politikus Nasdem ini mengatakan, kerja sama ini memungkinkan penegak hukum Indonesia untuk melacak harta para pengemplang pajak hingga koruptor yang disimpan di Swiss. Ia mengatakan, ada berbagai kasus pengemplang pajak yang menyimpan dananya di bank-bank Swiss. “Bagaimana orang-orang yang ada di sana mungkin nama-nama yang tidak tercantum pajaknya kita bisa lirik dengan cara menggunakan hukum timbal balik ini,” kata dia. 

Jumlah dana yang disimpan koruptor atau pengemplang juga diprediksi Sahroni ada dengan jumlah yang besar. “Lebih dari, more than, ya almost 10 ribu triliun (rupiah),” ucapnya. 

Dengan pengesahan ini, Sahroni mengatakan RUU ini akan segera disosialisasikan. Setelah itu, UU ini diharapkan dapat segera diterapkan. Sehingga, Indonesia bisa segera mengakuisisi duit-duit koruptor maupun para pengemplang yang selama ini disimpan di Swiss. 

“Semoga dengan UU ini dasar kekuatan untuk mendapatkan informasi valid pajak dengan mudahnya mengakses data informasi dari orang Indonesia yang taruh uangnya di sana,” kata Sahroni. 

Menkumham Yasonna Laoly mengatakan, dengan RUU ini, Kemenkumham bisa bekerja sama dengan penegak hukum daLm memetakan kemungkinan kemungkinan adanya harta kekayaan yang diperoleh dari korupsi dan penggelapan pajak.

“Karena kita tahu selama ini Swiss salah satu negara yang banyak menyembunyikan profits of crime di sana,” ujar Yasonna.

Perjanjian ini terdiri dari 39 pasal, yang mengatur bantuan hukum mengenai pelacakan, pembekuan, penyitaan hingga perampasan aset hasil tindak kejahatan. 

Ruang lingkup bantuan timbal balik pidana yang luas ini merupakan salah satu bagian penting dalam rangka mendukung proses hukum pidana di negara peminat. Sejalan dengan itu, perjanjian MLA ini dapat digunakan untuk memerangi kejahatan di bidang perpajakan (tax fraud). 

Perjanjian MLA RI-Swiss terwujud melalui dua kali putaran, pertama dilakukan di Bali pada tahun 2015. Kedua pada tahun 2017 di Bern, Swiss untuk menyelesaikan pembahasan pasal-pasal yang belum disepakati di perundingan pertama. 

ASS|*

Atalanta Patut Diwaspadai

0

Bergamo | Jurnal Inspirasi
Atalanta membuktikan diri bukanlah tim yang bisa dipandang enteng. Mereka tampil sensasional dengan mencetak 93 gol dari 33 laga di Serie A musim ini. Atalanta kembali tampil ganas saat menjamu Brescia dalam lanjutan Serie A, Rabu (15/7) dini hari WIB. La Dea menggasak Brescia 6-2 di Gewiss Stadium.

Ini menjadi sinyal bahaya untuk Paris Saint Germain yang akan menjadi lawan Atalanta di perempatfinal Liga Champions. Kedua tim akan bertemu di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal pada 12 Agustus 2020.

Sebagai perbandingan, produktivitas PSG musim ini masih di bawah Atalanta. Saat Ligue 1 dihentikan, Les Parisiens baru mencetak 75 gol dari 27 pertandingan.

“Kami bersiap untuk menghadapi Paris Saint-Germain, tapi kami juga ingin berjuang hingga akhir di Serie A. Saya rasa cara terbaik untuk siap pada 12 Agustus adalah memainkan laga Serie A dengan mentalitas, intensitas, dan fokus yang tepat,” kata pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini dilansir Sky Sport Italia.

Berbeda dengan Atalanta yang masih berjibaku dengan jadwal padat Serie A, PSG justru hanya tampil di laga persahabatan usai Ligue 1 dihentikan. Sebelum tampil di Liga Champions, PSG akan tampil di final Coupe de France (vs Saint Etienne, 25 Juli) dan final Coupe de la Ligue (vs Olympique Lyon, 1 Agustus).

“Saya tahu PSG bermain dalam dua laga Piala di Prancis sebelum Liga Champions. Saya tak tahu apakah lebih baik tampil dalam 13 pertandingan Serie A seperti kami atau dua laga kompetitif ditambah sejumlah laga persahabatan. Kita akan lihat,” kata Gasperini.

“Saya belum mempelajari Neymar dan Kylian Mbappe, tapi mereka adalah dua pemain terbaik di dunia. Ada rasa kurang percaya diri saat kami bertemu PSG, tapi kami tak boleh lupa bahwa ini adalah tim yang luar biasa,” lanjut eks pelatih Inter Milan ini.

ASS|*

Hadits Hari Ini

0

15 Juli 2020
23 Dzul-Qa’dah 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ يَحْيَى عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ دَفَعَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى كُلِّ مُسْلِمٍ يَهُودِيًّا أَوْ نَصْرَانِيًّا فَيَقُولُ هَذَا فِكَاكُكَ مِنْ النَّارِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Thalhah bin Yahya dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

Pada hari kiamat kelak, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menyerahkan seorang Yahudi ataupun seorang Nasrani kepada setiap orang muslim. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala akan berkata: “Inilah penebusmu dari siksa api Neraka.”

HR Muslim No. 4969.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Lupakan Vaksin, Saksi Kunci Ini Ungkap Covid-19

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Ilmuwan asal China, Dr Limeng Yan mengungkap tabir virus Corona (Covid-19). Ahli virologi ini sempat menuding Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan China memiliki persekongkolan jahat. Dalam wawancara dengan Fox News, Selasa (14/7), Dr Limeng Yan mengatakan, virus ini mustahil hilang dari muka bumi jika tempat sarang virus Corona tidak ditutup. 

“Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah memahami dari mana asalnya. Lakukan penyelidikan yang tepat. Ini adalah satu-satunya hal yang dapat kita lakukan sekarang, dan mengapa saya perlu memberitahu kepada dunia, “ tuturnya.
Dr Yan kini dilindungi oleh otoritas AS. Dia juga memperingatkan bahwa virus Corona sangat berbahaya. Virus ini dapat dengan cepat berkembang menjadi satu dari setiap 10 orang yang didiagnosis, dan jangan mengharapkan memiliki vaksin. Yang penting adalah semua orang harus menyadarinya. 

Limeng Yan berulang kali menegaskan bahwa dirinya hanya berniat untuk menyampaikan kebenaran dari keahlian yang ia miliki. Hal demikian tidak ada hubungannya dengan politik, karena ini menyangkut harkat hidup manusia.
“Jangan mengharapkan ada vaksin untuk mengatasinya, karena sampai sekarang manusia tidak memahami virus tersebut sama sekali,” tandasnya.

Limeng mengaku pernah bertugas di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hongkong, laboratorium tempat ia bekerja adalah salah satu laboratorium terbaik di dunia untuk penelitian virus pneumonia Wuhan.

Pengakuan Dr Limeng Yan yang kabur dari China ke Amerika Serikat itu langsung direspons cepat AS dengan mengumpulkan bukti terkait kebocoran labotarium Wuhan dan permainan kotor WHO dan China. Steve Bannon, yang merupakan kepala strategi Gedung Putih di bawah kepemimpinan Donald Trump dan ia orang memenangkan Trump saat pemilihan AS pada tahun 2016, mengklaim para pembelot “sedang membalikkan bukti” 

Steve mengatakan para ahli dari sebuah laboratorium China dikatakan berada di pusat kecurigaan global atas wabah virus Corona yang dilaporkan sebagai “pembelot oleh pemerintah China” dan berada di tangan dinas intelijen Barat, menurut sumber yang dekat dengan Donald Trump.

Steve Bannon mengatakan kepada The Mail bahwa mata-mata sedang membangun sebuah kasus terhadap Beijing dengan dasar bahwa pandemi global disebabkan oleh kebocoran dari Institute of Virology di Wuhan. Laboratorium P4 di Institut Virologi terletak di Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran Covid-19 ketika pandemi dimulai.

Sebanyak 24 ilmuwan bekerja di dalam laboratorium P4 yang mempelajari coronavirus kelelawar. Laboratorium patogen di Institut Virologi Wuhan dibangun pada 2015 dan mulai beroperasi pada Januari 2018. Sekarang, Bannon juga menuduh keputusan Partai Komunis China selanjutnya adalah “pembunuhan pra-meditasi”. Dia mengatakan, “Saya tahu bahwa beberapa pembelot bekerja dengan FBI di sini untuk membocorkan apa yang terjadi di China.”

Dia juga mengatakan bahwa Institut Wuhan “dijalankan dengan sangat buruk dan salah urus”. Laboratorium tersebut dikatakan menjadi pusat kecurigaan setelah wabah corona, meskipun pemerintah China telah menyebut klaim itu sebagai ‘teori konspirasi’

Dia mengklaim: “Mereka belum berbicara dengan media, tetapi ada orang-orang dari laboratorium Wuhan dan laboratorium lain yang datang ke Barat dan menyerahkan bukti kesalahan Partai Komunis China “. Dia juga mengklaim bahwa dinas intelijen di seluruh dunia telah memasang bukti dugaan kebocoran. Mr Bannon menambahkan: “Saya pikir mereka memiliki bukti yang sangat meyakinkan. Dan ada juga pembelot.

“Orang-orang di sekitar laboratorium ini telah meninggalkan China dan Hong Kong sejak pertengahan Februari. [Intelijen AS] bersama dengan MI5 dan MI6 sedang mencoba untuk mengumpulkan bukti kasus ini, yang mungkin memakan waktu lama.”. Namun pemerintah China sendiri menolak klaim kebocoran laboratorium sebagai “teori konspirasi” dan membantah ada yang ditutup-tutupi.

ASS |*

Polisi Periksa Tiga Pekerja Galian C

0

Jonggol | Jurnal Inspirasi
Sebanyak dua orang pengelola dan satu orang operator alat berat escavator galian C yang diduga ilegal di Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol diperiksa polisi. Selain memeriksa pengelola dan operator alat berat, polisi juga menyita alat dan kendaraan pengangkut tanahnya. Kapolsek Jonggol, Kompol Agus Hidayat mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait siapa pemilik galian C tersebut.

“Masih kami periksa (pengelola dan operator alat berat, red). Sedangkan alat berat dan kendaraannya juga kami sita sementara waktu, nanti setelah pemeriksaan baru diketahui siapa pemiliknya dan akan kita tindak,” kata Kompol Agus Hidayat, Selasa (14/7).

Jika terbukti melakukan pelanggaran, lanjut Agus, maka pemilik galian akan dikenakan UU no 4 Pasal 158 tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba). “Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR, atau IUPK sebagai mana dimaksud pasal 37, pasal 40 ayat 3, pasal 48, pasal 67 ayat 1, pasal 71 ayat 1 atau ayat 5, dipidana paling lama 10 tahun atau denda 10 miliar,” tukasnya.

** Nay Nur’ain

Pesantren Salafiyah Hangus Dilalap Si Jago Merah

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi
Pesantren Salafiyah Al Golibiyah di Kampung Kabandungan Sukaresmi, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (14/7) pagi, habis dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang menghabiskan seluruh bangunan pesantren tersebut.

 “Kejadian tadi pagi, yang terbakar itu bangunan kayu jadi muda terbakar,” ungkap Kades Cipayung Datar, Cacuh Budiawan kepada wartawan.

Selain bangunan pesantren, satu unit motor milik salah satu santri ikut terbakar. Menurut Cacuh, saat kejadian, pemimpin pesantren Salafiyah Al Golibiyah itu sedang mengurus peternakan kambing miliknya.

Sedangkan para santri yang lain tengah beraktivitas di luar area pesantrean. Api pun padam setelah melahap habis bangunan kayu tersebut.

Sementara, Kepala Unit Damkar Ciawi, Nendri mengungkapkan, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek. Sebanyak 2 regu diterjunkan ke lokasi kejadian. “Kendala yang dialami sulitnya akses dilalui oleh kendaraan besar,” ujarnya.

Menurutnya, pemilik pesantren tersebut, Umar baru mengetahui pesantrennya terbakar saat warga setempat memberitahukan kepadanya. “Sudah padam saat tim sampai ke lokasi, hanya kerugian materil,” tukas Nendri.

** Dede Suhendar

Puskesmas Jasinga Rawat Anak yang Alami Gizi Buruk

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi
Kasus gizi buruk kembali ditemukan di Kampung Babakan, Desa Jasinga, Kecamatan Jasinga. Anak pasangan Rima dan Rizki yang baru berusia tahun harus mendapat perawatan intensif karena berat badannya saat ini 2,8 kilogram yang awalnya 2,5 kilogram setelah mendapat penanganan dari Puskesmas Jasinga.

“Memang KTP warga Jasinga, tapi pasien tinggalnya di Tangerang dan yang jelas sudah kami tangani, baik oleh bides maupun petugas gizi puskesmas bahkan ada kenaikan berat badannya 4 ons,” kata Kepala Puskesmas Jasinga Noor Alya kepada wartawan, kemarin.

Lebih lanjut ia menambahkan, pihaknya bersama bidan desa sudah memberikan penanganan seperti pemberian susu, dan rujukan ke RS Harapan Kita karena memang si bayi ternyata ada kelainan bawaan di rongga mulutnya.

“Mereka punya BPJS, mungkin mereka belum ke RS Harapan Kita karena kondisi pandemi Covid-19 dan pasien ternyata memang sudah berobat di Tangerang awalnya yang memang domisilinya disana,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada Maret pernah ke poned dan minta dipasang NGT (selang yang di mulut) karena pernah terlepas, dan sudah dipasang dari Tangerang.

“Pasian sudah ditangani kami sejak akhir Juni karena anaknya bolak balik Tangerang terus. Intinya pasien bukan kasus baru, dan sudah sempat ditangani juga di Tangerang yang awalnya mendapat rujukan dari Rumah Sakit Assyifa Leuwiliang,” pungkasnya.

** Cep Rendra

Galian C Ilegal di Jonggol Ditutup

0

Jonggol | Jurnal Inspirasi
Nekat beroperasi tanpa memiliki izin, Galian C di Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol akhirinya disegel Polsek Jonggol, Senin (13/07). Mereka dilarang melakukan aktivitas apapun selama belum mengantongi izin. “Setelah adanya informasi dari masyarakat dan penyelidikan yang dilakukan selama sepekan, Polsek Jonggol, Polres Bogor melakukan penyegelan lokasi tambang liar di Desa Bendungan karena belum mengantongi izin,” ujar Kapolsek Jonggol Kompol Agus Hidayat, SH.

Lokasi galian tanah itu kata dia sidah dipastikan tidak memiliki izin dan dokumen operasional, sehingga jajaran Polsek Jonggol melakukan pemasangan police line di lokasi beserta alat berat. “Kita sudah pasang police line di lokasi. Selain itu alat berat pun kami beri police line agar tidak bisa melakukan aktivitas apapun sebelum izinnya dimiliki,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan banyak laporan terkait keberadaan galian ilegal tersebut. Namun, baru kali ini meminta Polsek Jonggol agar segera menutup aktivitas galian C ilegal tersebut.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan serta menugaskan Kapolsek Jonggol untuk segera melakukan penyegelan dengan memasang police line di lokasi. Dan saat ini kegiatan sudah dihentikan sambil menunggu proses lebih lanjut, ” tandas Kapolres.

** Nay Nur’ain