25.7 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1514

Pertaruhan Reputasi Kandang

0

Liverpool | Jurnal Inspirasi

Liverpool akan menjamu Chelsea di laga kandang terakhir Liga Inggris 2019/2020. Pertandingan ini dianggap krusial karena musim ini The Reds belum terkalahkan di kandang.

Pertandingan akan berlangsung di Stadion Anfield, Liverpool, Kamis (23/7) dini hari waktu Indonesia. Kick-off dijadwalkan digelar pada pukul 02.15WIB.


Musim ini Liverpool meraih 17 kemenangan, satu hasil imbang, dan belum terkalahkan (Menang 17, Seri 1, Kalah 0) di kandang sendiri. Jika berhasil mengambil poin dari Chelsea, Liverpool akan melengkapi gelar musim ini dengan rekor kandang tanpa kalah.

Pekerjaan tersebut dipastikan tidak akan berjalan mudah, mengingat Chelsea sedang dalam rasa percaya diri yang tinggi. Sebaliknya, Liverpool justru sedang limbung. 


Sejak memastikan gelar Liga Inggris, Liverpool tampil limbung. Anak asuh Juergen Klopp sudah melakoni lima pertandingan, tetapi cuma dua kali merasakan kemenangan -termasuk kekalahan di laga teranyar melawan Arsenal.

Sebaliknya, Chelsea justru tampil cemerlang dengan dua kemenangan di laga teranyar mereka. Salah satunya ketika anak asuh Frank Lampard menyingkirkan Manchester United di babak semifinal Piala FA.

Pada laga sepenting ini, Liverpool tidak diperkuat kapten Jordan Henderson yang dibekap cedera. Mengingat setelah laga Liverpool akan dinobatkan sebagai juara Liga Inggris, Henderson akan berada di bangku pemain The Reds untuk menunggu upacara pengangkatan trofi setelah pertandingan.

Prakiraan Susunan Pemain

Liverpool (4-3-3): Alisson; Robertson, van Dijk, Gomez, Alexander-Arnold; Keita, Fabinho, Wijnaldum; Mane, Firmino, Salah.
Pelatih: Jurgen Klopp.

Chelsea (4-3-3): Kepa; Alonso, Zouma, Rudiger, Azpilicueta; Kovacic, Jorginho, Mount; Pulisic, Giroud, Willian.
Pelatih: Frank Lampard.

ASS |*

Hadits Hari Ini

0

22 Juli 2020
01 Dzul-Hijjah 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي سُرَيْجُ بْنُ يُونُسَ وَهَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَا حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي إِسْمَعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي فَقَالَ خَلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ التُّرْبَةَ يَوْمَ السَّبْتِ وَخَلَقَ فِيهَا الْجِبَالَ يَوْمَ الْأَحَدِ وَخَلَقَ الشَّجَرَ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَخَلَقَ الْمَكْرُوهَ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ وَخَلَقَ النُّورَ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ وَبَثَّ فِيهَا الدَّوَابَّ يَوْمَ الْخَمِيسِ وَخَلَقَ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَام بَعْدَ الْعَصْرِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فِي آخِرِ الْخَلْقِ فِي آخِرِ سَاعَةٍ مِنْ سَاعَاتِ الْجُمُعَةِ فِيمَا بَيْنَ الْعَصْرِ إِلَى اللَّيْلِ قَالَ إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا الْبِسْطَامِيُّ وَهُوَ الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى وَسَهْلُ بْنُ عَمَّارٍ وَإِبْرَاهِيمُ ابْنُ بِنْتِ حَفْصٍ وَغَيْرُهُمْ عَنْ حَجَّاجٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ

Telah menceritakan kepadaku Suraij bin Yunus dan Harun bin Abdullah mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Muhammad dia berkata; Ibnu Juraij berkata; telah mengabarkan kepada kami Isma’il bin Umayyah dari Ayyub bin Khalid dari Abdullah bin Rafi’, -budak- Ummu Salamah dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang tangannya, lalu Beliau bersabda:

Allah Azza wa Jalla menjadikan tanah pada hari Sabtu, menancapkan gunung pada hari Ahad, menumbuhkan pohon-pohon pada hari Senin, menjadikan bahan-bahan mineral pada hari Selasa, menjadikan cahaya pada hari Rabu, menebarkan binatang pada hari Kamis, dan menjadikan Adam Alaihis Salam pada hari Jum’at setelah ashar, yang merupakan penciptaan paling akhir yaitu saat-saat terakhir di hari jum’at antara waktu ashar hingga malam.

HR Muslim No. 4997.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wahyu Setiawan Ajukan JC Mau Bongkar Kecurangan Pemilu

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Terdakwa kasus suap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan melemparkan bola panas. Dia mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) terkait kasus suap terkait proses PAW anggota DPR, yang turut menjerat mantan Caleg PDIP Harun Masiku. “Sudah diajukan kemarin setelah sidang,” kata tim pengacara Wahyu Setiawan, Saiful Anam.

Saiful menuturkan Wahyu siap kooperatif soal kasus yang menjeratnya itu. Wahyu, kata dia, juga bakal membongkar pihak-pihak yang terlibat dalam kasus suap PAW. Bahkan, ungkap Saiful, Wahyu juga bakal buka-bukaan terkait kecurangan Pemilu, Pilpres dan Pilkada. “Semuanya, tidak hanya yang terlibat PAW, tapi terkait kecurangan Pemilu, Pilpres dan Pilkada akan diungkap semua,” kata Saiful.

Pada perkaranya, Wahyu didakwa menerima suap Rp600 juta dari kader PDIP Harun Masiku. Pemberian uang itu dimaksudkan agar terdakwa mengupayakan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI dari Riezky Aprilia sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Sumatra Selatan 1 kepada Harun Masiku. Wahyu juga didakwa menerima suap Rp500 juta dari Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Sebelumnya  saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (21/7), Wahyu Setiawan, menyebut ada dana tak terbatas untuk memuluskan bekas caleg PDIP, Harun Masiku, menjadi anggota DPR.

Terkait dana tak terbatas ini terungkap bermula ketika Jaksa Ronald membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Wahyu.  “Pada saat saudara Donny di kantor KPU, saudara Donny menyampaikan bahwa terdapat dana operasional yang tidak terbatas, namun saya tidak ingat waktu tepatnya saudara Donny datang ke kantor saya,” kata Ronald membacakan BAP Wahyu Setiawan.

Selanjutnya, Jaksa Ronald mempertegas pernyataan Wahyu dalam BAP tersebut. “Betul keterangan yang ada di dalam BAP saudara tadi?,” tanya Jaksa Ronald. Mendengar pernyataan tersebut, Wahyu Setaiawan lantas membenarkan soal isi BAP tersebut. “Benar,” jawab Wahyu singkat.

Tapi, rupanya Jaksa Ronald tak puas dengan jawaban Wahyu Setiawan. Jaksa Ronald kembali menanyakan pengakuan Wahyu dalam BAP miliknya saat proses penyidikan di KPK. Wahyu menjawab lebih detail. Dia menyebut informasi mengenai adanya dana tak terbatas itu dia ketahui dari Donny.

“Yang menyampaikan ada dana tak terbatas itu Pak Donny. Pak Saeful, Bu Tio, Pak Donny itu mendekati saya itu, tapi konteksnya tidak bersama-sama. Adapun yang menyampaikan ada anggaran tidak terbatas itu Pak Donny,” ucap Wahyu.

Seperti diketahui, KPU menetapkan Rezky Aprilia menggantikan Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia. Pemilihan Rezky karena suaranya beara di peringkat kedua setelah Nazaruddin Kiemas.

Namun, PDIP berusaha menggeser Rezky untuk digantikan oleh Harun Masiku. Namun, upaya tersebut ditolak oleh KPU. Akhirnya, ditempuh jalan dengan menyuap salah satu komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

ASS |*

Kecamatan Sugio Dukung BPP Model Kostratani

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Sosialisasi Program Kementerian Pertanian, BPP Model Kostratani dilaksanakan di BPP Sugio, Selasa, 21 Juli 2020. Dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rudjito, SP, MM. Program komando strategi pembangunan pertanian (Konstratani) yang menjadi terobosan Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si., MH. Konstratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, dan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Program ini adalah untuk menggerakan semua elemen yang ada di setiap daerah. Kementerian pertanian tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan kedaulatan pangan, sehingga harus melibatkan semua komponen anak bangsa, melalui gubernur, bupati, sampai camat. Harapannya adalah pembangunan pertanian bisa lebih maju sehingga semua program yang ada di Kementan akan mendorong peningkatan produktivitas.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi menyebutkan bahwa inovasi teknologi berikut sumber daya manusia dan infrastruktur menjadi faktor penting dari efisiensi dan daya saing di sektor pertanian. Inovasi teknologi tersebut dapat diimplementasikan di lapangan sehingga diperlukan SDM yang andal, profesional, dan berdaya saing terhadap teknologi. Di situlah tugas penyuluh. Selamjutnya menurut Dedi, tenaga penyuluh pertanian harus meningkatkan kemampuan diri (upgrade) dalam bidang informasi teknologi (IT) dan penerapan teknologinya. Dengan demikian BPP Model Kostratani akan dengan mudah dapat diwujudkan.

Sosialiasi BPP Model Kostratani yang diinisiasi BBPP Batu, total peserta melebihi dari rencana awal, 30 orang ikut menghadiri acara tersebut diantaranya Kepala dinas  tanaman pangan hortikultura dan perkebunan Kabupaten Lamongan Kepala Dinas ketahanan pangan, Kabid Tanaman Pangan Danramil, Camat, Kades setempat, Ka UPT, Petugas Organisme Pengganggu Tanamam (POPT) dan para penyuluh.

Dalam kesempatan sosialissi tersebut, Jarwito, SH, camat dari Kecamatan Sugio patut diacungi jempol. Dalam sambutan Pak Wito demikian sapaan akrabnya, dalam suasana covid 19, kita tetap harus mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker menjadi suatu keharusan di Kecamatam Sugiyo agar masyarakatnya tetap sehat. Hasil pemeriksaan  9 orang yang positif, 7 orang sudah sehat sementara 2 orang masih dalam perawatan. Musibah seperti ini mengharuskan kita lebih waspadai agar tidak terus mengalami peningkatan.

Terkait dengan BPP Model Kostratani, pria yang energi ini memberikan apresiasi kepada penyuluh di BPP Sugio yang tidak pernah surut membantu para petani di wilayah kecamatan Sugio. Apalagi para penyuluh di BPP Sugio masih pada muda muda tentunya pengetahuan bidang seperti tuntutan sekarang terhadap penguasaan IT masih sangat memungkinkan dibandingkan dengan generasinya. Oleh karena itu secara pribadi maupun sebagai camat akan ikut andil menyokong BPP Sugio untuk terus maju dan mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. Pada kesempatan itu Wito, berharap kepada para penyuluh tidak hanya menganjurkan untuk menanam padi saja tapi juga termasuk komoditas pertaniannya, mengingat Kecamatan  Sugio mempunyai potensi yang besar.

T2S/WH

Hasta Event Society Sukses Gelar Program Hasta On The Spot, Kok Bisa?

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kali pertama diselenggarakan Hasta Event Society menggelar program bertajuk “Hasta On The Spot, Kok Bisa?” yang berlangsung di Shirazi Café di kawasan Jalan Raya Pajajaran Kota Bogor, Selasa (21/7/2020) dengan menghadirkan sang motivator Mpok Elly yang tenar dengan nama beken Elly Sugigi yang dipandu oleh para host beken Windi dan Sofinezta.

Program ini bertujuan mengajak warga Bogor khusunya kaum milenial supaya bisa lebih termotivasi dalam menggapai keberhasilan dan kesuksesan dalam segala bidang, apalagi dalam masa seperti saat ini dituntut agar lebih kreatif dan inovatif.

“Kegiatan malam hari ini namanya Hasta On The Spot, Kok Bisa? ini merupakan program terbaru dan memang ini baru kita buat programnya persembahan dari Hasta Event Society. Program ini kita mau ajak teman teman semua di Bogor untuk bisa lebih termotivasi karena setiap minggunya kami akan menghadirkan orang orang yang mereka itu cerminan dari orang orang berhasil dan sukses,” Ujar Founder Hasta Event Sociaty Windi Wijaksana.

Windi melanjutkan, kedepan prorgam besutannya ini akan rutin digelar setiap  minggunya di hari Selasa dengan lokasi yang sama. Namun menurut Windi tidak menutup kemungkinan lokasi acara akan berppindah dengan spot menarik lainnya yang  ada di Kota Bogor.

“Sebetulnya yang kita buat dan kita rencanain selama ini kita dapet dukungan dari teman teman ya alhamdulillah juga mereka sangat antusias. Jadi publikasinya bukan hanya bukan melalui Hastanya sendiri tapi juga lewat teman teman juga yang selalu dukung kita,” lanjutnya.

Windi menjelaskan, Hasta sendiri menurut filosofi Jawa adalah ukuran jengkal tetapi pada dasarnya terdiri dari lima element yaitu lima jari, dirinya berharap Hasta ini perpanjangan tangan dari komunikasi tentang apapun yang bisa kita sampaikan melalui jaringan website yang dimilikinya www.productionhasta.com.

“Fortal informasi di www.productionhasta.com didalamnya terdapat seputar event dan weeding. Jadi temen temen yang mungkin nanti ingin baca referensi tentang pernikahan kemudian juga ingin baca baca berita tentang event bisa diliat di web tersebut,” jelasnya.

Alasan mengapa menghadiran Mpok Elly Sugigi pada kegiatan perdana tersebut karena dia adalah sosok perempuan yang luarbiasa, perjalanan karirnya yang sudah banyak diketahui merupakan salahsatu motivasi untuk semua orang. Selain itu, Mpok Elly dikenal sebagai orang yang ramah, secara kebetulan dia pun saat ini sudah menjadi warga Bogor.

Handy Mehonk | Eri

Operasional Angkutan Belum Stabil

0

Leuwiliang I Jurnal Inspirasi

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kota, maupun Bandung dan Jakarta, telah melumpuhkan operasional beberapa armada bus di Terminal Leuwiliang selama 4 bulan ke belakang.

Kini, tidak hanya armada bus lintas propinsi saja seperti bus CBU Jurusan Jakarta maupun MGI Jurusan Bandung yang lumpuh tidak beroperasi, tetapi juga seluruh kendaraan angkutan umum trayek Leuwiliang – Terminal Bubulak – Terminal  Laladon, maupun Jasinga – Terminal Bubulak – Terminal Laladon, hanya 25 persen yang masuk terminal.

Seperti diungkapkan, petugas Terminal Leuwiliang Wahyu Hidayat. Sejak 1 Juli lalu, keberadaan Terminal Leuwiliang mulai beranjak normal, dimana sebanyak 15 unit armada Bus PO CBU, MGI dan DAMRI mulai beroperasi.

“Sedangkan untuk jumlah angkutan umum berbagai trayek barat masih sekitar  30 persen masuk, termasuk kedatangan penumpang yang masuk terminal,” kata Wahyu Hidayat kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Dari 15 unit armada bus yang beroperasi di terminal Leuwiliang sambung Wahyu, sebanyak 3 unit jurusan Leuwiliang Cikidang Sukahumi, 6 unit bus MGI Jurusan Bandung dan 6 unit lagi bus PO CBU Jurusan Jakarta dan Tanjung Priok.

“Sementara jumlah penumpang bus yang setiap hari datang dan pergi di terminal Leuwiliang, sekarang ada peningkatan hingga 80 persen,” jelasnya.

Kondisi ini lanjut Wahyu dinilai masih belum stabil, mengingat pandemi Covid-19 masih dinyatakan belum aman. “Bisa saja jika pemerintah kembali memberlakukan ketat PSBB karena Covid-19 semakin parah, akan membuat keberadaan bus dan penumpang di terminal  kembali  anjlok. Tapi kami berharap kedepan situasinya semakin aman normal, sehingga Terminal Leuwiliang kembali lancar,” pintanya.

Masih kata Wahyu, untuk jumlah angkutan umum perkotaan hanya jurusan Jasinga-Leuwiliang-Bubulak-Laladon saja yang masuk terminal. Sementara angkot angkot jurusan Ciampea Leuwiliang, Hambaro, Cigudeg, Gobang Rumpin, Purwabakti dan Puraseda masih 10 persen yang masuk terminal.

“Kami dari pihak terminal masih belum dapat memastikan kapan kondisi semua trayek angkutan umum baik angkot maupun bus antarpropinsi di Terminal Leuwiliang kembali normal, kemungkinan jika pandemi Corona sudah berakhir,” tukasnya.

Ajis, penumpang bus MGI Jurusan Bandung saat tiba di Terminal Leuwiliang mengaku senang karena jumlah bus MGI jurusan Bandung kembali stabil. “Alhamdulilah kehadiran bus MGI jurusan Leuwiliang Bandung mulai stabil sehingga saya tidak kesulitan lagi untuk pulang pergi ke Bandung untuk urusan dagang,” ungkapnya.

** Arip Ekon

Kades dan Camat Ciampea Minta Dramaga Tower Perbaiki Irigasi Peninggalan Belanda

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Tiga kepala desa yakni Desa Benteng, Cibanteng dan Desa Cihideung Ilir, meminta pihak Dramaga Tower memperbaiki saluran irigasi Cihideung Ilir. Musababnya  saluran irigasi yang mengaliri pesawahan di tiga dsesa  yang ada di Kecamatan Ciampea itu tersumbat.

Kepala Desa Cibanteng, Warso mengaku saluran irigasi Cihideung Ilir yang mengairi pesawahan di Desa Cihideung Ilir, Cibanteng dan Benteng sudah ada sejak jaman Belanda. Ketika ada pembangunan Dramaga Tower, saluran tersebut mengalami perubahan. Dampaknya, debit air yang mengaliri persawahan di tiga desa menyusut.

“Rapat bersama pihak Dramaga Tower, tiga Kepala Desa dan Camat Ciampea meminta agar pihak Dramaga Tower memperbaiki aliran Cihideung Udik,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Warso mengungkapkan di hulu sungai juga ada perubahan aliran. Selain itu, ada juga TPT yang jebol dan hanya ditambal menggunakan karung akibatnya aliran air tidak lancar. “Intinya, keluhan tersebut kita sampaikan ke pihak terkait agar bisa cepat diperbaiki,” Katanya.

Sementara itu, Camat Ciampea, Chaerudin Felani mengaku pihaknya sudah memfasilitasi keluhan tiga kepala desa karena tidak mengalirnya air di saluran irigasi. “Pihak Dramaga Tower akan menindaklanjuti hasil pembahasan mengenai saluran irigasi yang dikeluhkan kepala desa, “pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Kerjasama TPS Galuga Bakal Direvisi

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Jelang perpanjangan masa kontrak kerjasama pengelolaan TPS Galuga antara Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, Wakil Bupati  Bogor Iwan Setiawan dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rahim mengunjungi TPA Galuga di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Selasa (21/7).

Dalam tinjauan itu ada beberapa poin kerjasama  yang bakal  direvisi dan disepakati oleh kedua pemerintah daerah sebelum dilakukan penandatanganan perpanjangan kontrak TPA Galuga.

Diantaranya, keberadaan Puskesmas harus berada di tengah Galuga, Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL), Kompensasi Dampak Negatif (KDN). Termasuk, Pemkot Bogor menawarkan zona inkubator bisnis pengelolaan sampah.

“Kedatangan kita ke TPS Galuga dalam rangka perpanjangan izin kerjasama antara Kabupaten dan Kota. Di mana dalam aturan, kontraknya selama lima tahun, “ujar Wakil Bupati Iwan Setiawan, kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Iwan lebih lanjut mengatakan,  sebelum dilakukan perpanjangan izin pihaknya sudah menggelar rapat internal, membahas persoalan hak dan kewajiban Pemkab Bogor kepada masyarakat sekitar TPA Galuga.

“Kita akui ada beberapa yang belum maksimal seperti puskesmas seharusnya ad di tengah Galuga ini, tapi belum ada. Termasuk, persoalan air bersih, ” ungkapnya.

Intinya kata Iwan, kerjasama Pemkab Bogor dan Kota Bogor bukan dagang tapi kebutuhan bersama. Terpenting, masyarakat sekitar TPS Galuga tidak dirugikan dan apa yang menjadi kekurangan tentunya dikoreksi.

“Kita juga bakal membeli lahan mengingat lahan milik Kabupaten Bogor hanya 4 hektare. Dengan turun bersama ke TPA Galuga, apa yang kurang kita perbaiki dan dituangkan dalam Mou, “kata Iwan.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rahim mengungkapkan dari 40 hektare lahan milik Pemkot Bogor di TPA Galuga hanya sepertiganya yang digunakan. Untuk poin-point kerjasama pengelolaan sampah di Galuga, pihak juga siap menyepakati poin kerjasama yang baru tersebut. Apalagi, kerjasama ini saling menguntungkan dari mulai PAD, hingga tenaga kerja.

 “Saya pikir kerjasama tersebut harus saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan.  Pemkot Bogor juga sudah mengalokasikan anggaran untuk kompensasi Galuga, ” katanya.

Dedie menegaskan, perpanjangan pembuangan sampah ke TPA Galuga ini tidak hanya membawa efek negatif, tetapi juga ada dampak positif. Pemkot Bogor menawarkan zona inkubator bisnis pengelolaan sampah dimana dalam bisnis tersebut sampah bisa dikelola menjadi listrik, briket dan menyerap tenaga kerja.

“Pemkab dan Pemkot bisa bersama mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, ” bebernya.

Ia menambahkan dalam sehari tumpukan sampah di Kota Bogor mencapai  600 ton. Namun, sampah tersebut tidak semuanya di angkut ke TPA Galuga. Dengan ada 200 Bank Sampah di Kota Bogor, tumpukkan sampah bisa dikelola oleh Bank Sampah.

“Dalam sehari sampah Kota Bogor yang di buang ke TPA Galuga hanya sekitar 450 ton, ” tukasnya. 

** Cepi Kurniawan

14 THM di Kemang Disurati Satpol PP Terkait Izin

0

Kemang  | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 14 tempat hiburan malam (THM) di dua blok, yaitu Blok Yuli dan Empang, Kecamatan Kemang, diberikan surat himbuan terkait perizinan  oleh Satpol PP Kecamatan Kemang, Selasa (21/7).

Kasie Trantib Kecamatan Kemang, Suhendi mengatakan, surat pemeberitahuan itu diberikan kepada 14 pengusaha tempat hiburan malam guna dicek kelengkapan perizinanya. Menurutnya, pelaksanaan akan dilaksanakan Rabu (22/7) dan yang akan melaksanakan pemeriksaan dari Satpol PP Kabuapaten Bogor.

“Iya akan diperiksa terkait izin bangunanya. Besok langsung oleh PPNS Satpol PP Kabupaten Bogor. Total ada 14 THM. Besok diperiksa kelengkapan perizinanya. Terkait sanksi kita serahkan ke Satpol PP Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada wartawan.

Salah satu warga Kemang, Ayub Sukirna (45) mengaku mendukung langkah Kabupaten Bogor yang menertibkan THM dengan meninjau semua perizinanya. Menurutnya adanya THM hanya memberikan mudorat saja dibanding kebaikan. Dirinya berharap Pemkab Bogor lebih serius menangani THM di wilayah Kemang dan lainnya.

“Jangan hanya jadi ceremoni saja. Pembongkaran pemeriksaan dan lainnya yang hanya dilakukan di moment tertentu saja. Pemkab Bogor harus berani memberantas tempat yang akan merusak para remaja dan warga Kemang umumnya,” tukasnya.

** Cepi Kurniawan

Rampok Gasak Rp60 Juta dari Brankas Indomaret di Parung

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Kawanan perampok bersenjata tajam samurai menggasak uang  Rp 60 juta di dalam berangkas milik Indomaret yang berlokasi di Jalan Raya Haji Mawi, Desa Parung, Kecamatan Parung yang terjadi pada Senin malam (20/7) pukul 23.00 WIB. Padahal jam operasional hanya sampai pukul 20.00 sesuai Perbup yang dikeluarkan Pemkab Bogor.

“Info betul telah terjadi pencurian (perampokan) dengan menggunakan sajam (smurai) brankas kasir digasak pelaku berjumlah 4 orang. Kejadian pukul 11 malam tadi. Dua orang petugas kasir indomart shock dan saat ini kepolisian polsek parung juga babinsa sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Parung Kompol Fuji Astono kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Ia juga menjelaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti salah satunya dari CCTV masih akan didalami petugas. “Kejadian pukul 23.00 padahal ditengah pandemi tersebut ada Perbup dan sudah jelas pemberlakuan jam operasional sampai 20.00 WIB tidak boleh melebihi,” jelasnya.

Bahkan, ia menegaskan, harusnya pihak minimarket patuh dengan Perbup yang dikeluarkan oleh Pemkab dan tim gugus Covid-19 supaya kejadian tersebut tidak terulang kembali. “Saya akan koordinas dengan muspika mengenai Perbup masalah buka dan tutupnya minimarket sekaligus tindakan dari gugus tugas tentang sanksinya,” tutupnya.

Camat Parung Yudi Santosa menyangkan pihak Indomart yang masih membandel buka lewat batas operasional sehingga aksi perampokan itu terjadi. “Kita sudah melakukan sidak dan memperingatkan untuk mematuhi Perbub jam operasional minimarket,”tegasnya.

Pihaknya pun akan memperingatkan Pol PP Kecamatan Parung untuk terus melakukan patroli. Jika masih ada yang membandel akan dilakukan penutupan paksa. “Akan kami tutup paksa jika membandel,” kata Camat.

Sementara salah satu pegawai minimarket yang enggan menyebutkan namanya itu masih shock sehingga enggan memberikan keterangan soal aksi perampokan yang juga menyekap karyawan toko minimarket tersebut.

** Cepi Kurniawan