31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1402

Hadir Menutup PKN Tingkat II Angkatan XVII Kementan, SYL Berikan Suntikan Motivasi

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL)  hadir menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII Kementerian Pertanian di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Selasa (8/12).

Dalam sambutannya Mentan SYL banyak memberikan suntikan motivasi kepada 59 peserta yang dinyatakan lulus 100 persen dan 12 peserta dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

“Ada perbedaan yang saya lihat. Terlihat wajah – wajah yang makin gagah penuh optimisme, tampilan pribadi yang memiliki jiwa leadership yang kuat dan makin percaya diri, “ ujar Mentan mengawali sambutan.

Mentan mengatakan pemimpin dengan segala dinamikanya tidaklah mudah.  Ia mengingatkan banyak pengaruh yang datang dan tak jarang mendorong  berbuat kesalahan. Untuk itu do’a menjadi penting agar tidak terjadi kesalahan.

“Orang yang mempengaruhi kita tidak bisa didepan, akan dibelakang. Tidak bisa dibelakang dari depan, dari samping, dari atas bahkan dari bawah yang bisa membuat kita jadi salah,“ tegasnya.

Kata mentan seorang pemimpin dimulai dari karakternya bukan cuma karakter ibadahnya tapi juga karakter etos, karena keberhasilan ditunjukan dari keringat. “ Keringatmu tak pernah mengingkari hasil. Apa saja yang didapat secara instan berbahaya itu. Itu penyesatan, jadi biasakan diri berkeringat be normally life, biasakan hidup dengan normatif. Yang tidak bisa ditelan jangan ditelan. Keselek nanti,“ ujarnya.

Dalam penutupan berbagai inovasi proyek perubahan pesertapun dipamerkan pada booth yang disiapkan penyelenggara. Acara penutupan dihadiri Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi, Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Basseng M.Ed, pimpinan instansi peserta dan JPT Madya dan Pratama lingkup Kementerian Pertanian diantaranya Sekretaris Jenderal Kementan Momon Rusmono, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandhi.

Mentan menambahkan setelah mengikuti pelatihan, peserta memiliki kewajiban menjaga dan memobilisisasi kepercayaan publik dan rakyat. Selain itu harus bisa memenuhi harapan  institusi tempat bernaung dan mencari kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh institusi dengan kehadirannya sebagai pemimpin. “ Kau boleh pintar, boleh jago tapi kalau tidak temukan harapan itu, kau melayang dalam jabatanmu, “ tegasnya.

Dalam situasi apapun kata Mentan, pemimpin harus bertanggungjawab dalam segala kondisi termasuk dalam kondisi turbulence, pandemik salah satunya karena pemimpin adalah juru, nakhoda. Dan itu diakui SYL itu tidaklah mudah.

“Kepemimpinan kita semakin terlihat pada suasana turbulence. Kepemimpinan semakin diuji kalau dalam gelombang – gelombang yang dahsyat pemimpin tidak meninggalkan arena dalam situasi pelik. Karena kepemimpinan bermakna, berartikulasi kuat disaat  – saat turbulence. Salah satunya pandemik ini, “ ungkapnya.

Dimulai 12 Agustus 2020, PKN Tingkat II Angkatan XVII berlangsung selama 17 pekan. Dengan system belajar blended learning. Peserta,  berasal dari berbagai kementerian dan lembaga negara yakni Kementerian Pertanian sebanyak 36 orang, lalu 3 nama perwakilan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Ada juga masing-masing 3 orang peserta dari Kementerian Perdagangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara Kepolisian Republik Indonesia mengirimkan 12 orang peserta. Bergabung juga perwakilan dari Provinsi Banten, Jawa Timur, Riau, dan Jawa Barat dengan jumlah 6 nama peserta.

Closing Ceremony dimeriahkan pertunjukan musik dan tari menyambut kedatangan Mentan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan membatasi jumlah  tamu undangan.

** Regi/PPMKP

Nanggung Kembali Diterjang Longsor

0

Warga Minta Segera Direlokasi

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Musibah longsor dan pergeseran tanah kembali terjadi di Kampung Rancabakti RT 01 RW 05 dan di Kampung Pariuk RT 02 RW 07 Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung. Diketahui pada pukul 11: 00 WIB kemarin, gedung SDN Rancabakti kembali mengalami pergerseran tanah.

“Selama tahun 2020, kejadian pergesan tanah terjadi bukan kali ini, namun seringkali terjadi,” kata Kepala Dusun setempat H Deden Mulyawidanta kepada wartawan.

Pada bangunan gedung sekolah SDN Rancabakti, kata Deden, terjadi saat hujan. Tanah amblas dan longsor sehingga ada kerusakan bagian badan bangunan terbelah dan rusak.

Termasuk di Kampung Pariuk yang hingga kini belum dilakukan relokasi pada bagian samping rumah milik atas nama Muhidin longsor pada saat diguyur hujan. ” Warga kampung Pariuk meminta untuk segera direlokasi musababnya warga sudah begitu lama menunggu,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua RT 02 RW 07 Kampung Pariuk Ili menyatakan, kalau terus dibiarkan warga di kampung Pariuk bisa bahaya apalagi keberadaan rumah- rumah yang sangat berdekatan  dibibir tebing dengan keadaan curam sedalam 120 meter.”  Petugas mulai BPBD, PMI serta pihak lainnya sudah cek lokasi tapi, ya begitu sampai kiwari  belum ada tindak lanjutnya,” tuturnya.

Sementara, salah satu warga korban pergeseran tanah di Kampung Pariuk  yang rumahnya berdekatan dengan bibir tebing, Nenah (42) mengaku ketakutan pasca musibah bencana alam  sudah terjadi pada tahun 2016.

Ditambah adanya longsor persisnya didepan rumahnya. “Waktu kami melihat sendiri bencana longsor kemudian kami langsung lari keluar. Sambil menggendong kedua anak yang masih kecil- kecil kami langsung keluar,” imbuhnya.

“Sampai sekarang  masih merasa  was was apalagi disaat hujan besar, mau siang mau malam ketika ada hujan mah kami sekeluarga pasti pindah ke rumah saudara,” pungkasnya.

** Arip Ekon

BUMDes Kadumanggu Beri Klarifikasi Terkait Galian C

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kadumanggu memberikan klarifikasi perihal pemberitaan yang menyebut ada keterlibatan dalam pengelolaan galian C yang diduga ilegal alias tak berizin. “Tidak ada keterlibatan langsung dari BUMDes Kadumanggu terkait pekerjaan perataan, saat awal BUMDes hanya memfasilitasi kepada masyaarakat terkait perizinan lingkungan, dan itupun sudah diketahui oleh Kepala Desa Kadumanggu dan Camat Babakan Madang, selebihnya saat ini dikelola oleh ketua kepemudaan dan RT di wilayah tersebut,” ujar Direktur BUMDes Kadumanggu, Raden Rahmatullah di ruang kerjanya, Rabu (9/12).

“Yang kami tahu itu adalah kegiatan perataan tanah, namun materialnya dibuang keluar, itu pembicaraan yang diutarakan oleh PT Lekom Maras sebagai pemilik lahan saat mendatangi rumah kepala desa yang kebetulan kami (BUMDes) yang mengetik surat izin lingkungannya untuk ditandatangai oleh masyaarakat,” kata Raden menjelaskan.

Menurutnya, bagian dari keteledoran perihal menggunakan kop BUMDes saat diedarkan ke masyarakat, dan pihaknya tidak mengira masyaarakat menyetujui kegiatan perataan tersebut yang ditandatangani hampir 200 orang yang terdiri dari 3 RT, yang merupakan warga yang terkena dampak dari kegiatan tersebut.

“Sejauh ini kepala desa selalu menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat maka dari itu saat masyarakat menyetujui maka kades berani memberikan persetujuan yang selanjutnya diketahui oleh camat,” jelas Raden.

Menurutnya, di lokasi tersebut sebelumnya memang pernah ada kegiatan yang sama dan itu dihentikan oleh warga sendiri dan pemerintah. Namun mungkin karena kondisi ekonomi sekarang sulit kata dia, warga mencari penghasilan hingga adanya kegiatan tersebut sedikit membantu untuk mendapatkan penghasilan, karena sebagian besar yang bekerja sebagai ceker, penutup terpal dan pembersih ban dan jalan adalah warga sekitar.

“Jadi saya tekankan sekali lagi tidak ada keterkaitan BUMDes dalam kegiatan perataaan tanah tersebut, untuk lebih jelasnya bisa komunikasi dengan pengusahaanya yang melakukan kegiatan perataan tersebut,” pungkas Raden.

Terpisah, Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS Achmad Fathoni mengatakan, untuk saat ini belum ada Peraturan Pemerintah yang membolehkan kegiatan galian C, baik yang ingin membuat izin baru maupun yang ingin memperpanjang izin Minerba yang dimilikinya.

“Sejauh ini masih menunggu Peraturan Pemerintah, kemarinkan galian C izinnya dikeluarkan oleh provinsi, namun untuk kedepannya langsung dari Pemerintah Pusat, itupun saat ini masih menunggu Peraturan Pemerintah yang belum terbit,” kata Achmad Fathoni.

Dia menjelaskan, nantinya akan ada kualifikasi dari setiap kegiatan Minerba dan akan ada izin yang dikeluarkan oleh Pemda yang harus dikeluarkan oleh Provinsi dan ada juga yang harus ke pemerintah pusat. Achmad Fathoni menyarankan  jika saat ini kegiatan galian C tersebut hanya mengantongi izin lingkungan, sebaiknya dihentikan.

“Kecuali kegiatan galian C tersebut nantinya akan menjadi lahan yang dinikmati oleh masyarakat, jika hanya untuk kebutuhan pengusaha atau swasta sebaiknya dihentikan. Kita akan coba mencari waktu untuk melakukan sidak ke lokasi tersebut, jika lebih banyak negatifnya untuk masyarakaat maka lebih baik ditutup,” tegasnya.

Nay Nur’ain

Sampah Liar di Desa Cileungsi Ditangani

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Sampah liar yang menggunung di bahu Jalan Citapen-Tapos, persisnya di depan lapang bola Tapos, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, akhirnya diangkut petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Wilayah III.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III, Rudi Andryanto mengatakan, pengangkutan sampah liar yang berada di tebing bahu Jalan Citapen-Tapos ini, bagian dari program kerja pihaknya. “Program kita, jangan sampai ditemukan lagi sampah liar di sekitar bahu jalan,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, dalam pelaksanaan pengangkutan sampah tersebut, pihak UPT bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Cileungsi. Dimana, sebelum dilaksanakan pengangkutan sudah ada kesepakatan.  “Jadi kita juga mengandeng pihak desa untuk penanganan sampah liar,” ujar Rudi.

Tidak hanya sampah yang ada di Desa Cileungsi, Rudi pun terus melakukan konsolidasi dengan semua desa yang ada di wilayah tugasnya dalam penanganan sampah tersebut. “Seperti dengan Desa Kopo, Cisarua, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, kita sedang komunikasikan terkait penanganan sampah,” paparnya.

Selain itu, peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sangat membantu untuk menangani banyaknya sampah liar di wilayahnya masing-masing yang dibuang oleh warga lain. “Ketika ada warga luar yang membuang sampah sembarangan, masyarakat harus aktif dan menegurnya,” kata Rudi.

Rudi berharap, semua desa melakukan kerjasama dalam penanganan sampah rumah tangga yang ada di wilayah, yakni dengan mengajak masyarakat agar berlangganan untuk pengangkutan. “Hanya dengan kerjasama itu, permasalahan sampah bisa tertangani,” imbuhnya.

Sementara Entis, Kepala Urusan (Kaur) Umum Desa Cileungsi membenarkan adanya kerjasama pihaknya dengan UPT Pengelolaan Sampah untuk penanganan sampah liar di Jalan Citapen-Tapos. “Saya berharap, ke depan ada kerjasama yang jelas dan dituangkan kedalam surat perjanjian secara tertulis antara desa dengan UPT,” tukasnya.

** Dede Suhendar

HMA Oldstar Juarai Fourfeo

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Skuad HMA Oldstar Citeureup tampil sebagai juara pertama pada ajang Fourfeo HMA Cup 2020 di lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Hambalang, 6 Desember. Laga yang sebenarnya digelar untuk menjalin silaturahmi ini diikuti HMA Oldstar Citeureup, NOS Oldstar Klapanunggal, Pakuan Legend Oldstar Dramaga dan Porseta Oldstar Cibinong.

HMA Oldstar keluar sebagai juara 1 di Fourfeo HMA Cup 2020 itu usai mengalahkan Pakuan Legend dengan skor 2-0. Laga tersebut jadi penentuan kemenangan untuk HMA. Pada laga, sebelumnya HMA Oldstar mengalahkan NOS 2-0 dan dikalahkan Porseta 1-0 saat menurunkan pemain lapis dua.

“Saya merasa bangga atas perjuangan teman-teman tim HMA Oldstar, semoga kekompakan ini terjalin terus,” ujar pemain HMA Oldstar Jhoni Hinadida, yang juga pelatih yang pernah membawa LDN Desa Hambalang juara Kabupaten Bogor. “Tidak lupa terimakasih atas dorongan dan motivasi H.Edy Maulana Alamsyah, mantan Ketua Askab Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

** Asep Saepudin Sayyev

Harga Ekonomis, Bakakak Ayam Goreng Sambal Dadak, Imah Awi Ayam “Bangkok”

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Hadir di Kota Bogor rumah makan yang memiliki konsep bernuansakan serba bambu dengan sajian masakan khas sunda dengan menu andalan bakakak ayam goreng sambal dadak yang terletak di kawasan jalan Sholeh Iskandar, No 46, Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor tepatnya dibawah flyover.

Imah Awi Ayam ‘Bangkok’ dengan jargon ‘Jagonya Ayam Goreng Khas Sunda’ sudah dipastikan sajian masakannya menggugah selera makan para pecinta kuliner. Namun jangan terkecoh dengan namanya, bangkok disini bukan berarti ayam jenis bangkok yang dijadikan sajian masakannya, disini tetap menggunakan ayam kampung dan ayam pedaging.

Rumah makan yang baru satu bulan beroperasi ini, memang satu-satunya restoran yang menyajikan masakan sunda dengan mengedepankan bumbu yang lebih kental di setiap masakannya. Tak hanya disitu, pilihan sambalpun miliki banyak varian pengunjung bebas memilih sambal yang disediakan.

“Kita mengedepankan bumbu yang lebih kental dan meresap hingga kedalamnya, sehingga itu yang membedakan Imah Awi dengan restoran-restoran lainnya,” ucap Mukhlis Innalahudin selaku penanggung jawab sekaligus chef Imah Awi saat ditemui media, Selasa (8/12/2020).

Selain bumbu, Mukhlis mengatakan, sajian lain seperti sambal yang disediakan Imah Awi juga menjadi salah satu pembeda dengan restoran atau rumah makan lainnya. “Untuk melengkapi menu masakan seperti ayam goreng, ayam bakar (bakakak), ikan bakar, ikan asin peda, cumi asin goreng dan sepat goreng/bakar kami menyediakan tujuh macam sambal dengan rasa yang berbeda,” katanya.

“Tujuh macam sambal itu adalah, dua diantaranya sambal goreng dan kuning yang kita berikan gratis kepada pengunjung, dan lima sambal lainnya seperti sambal dadak, sambal matah, sambal pete goreng, sambal jengkol goreng dan sambal jeruk limo itu bisa didapat dengan cara by order,” kata Mukhlis.

Soal harga, Mukhlis menjelaskan, untuk menu ayam goreng atau bakar yang lengkap dengan sambal, bermacam lalapan, ditambah tahu tempe, itu hanya dibandrol sekitar Rp 38.500 saja.

“Menu paket lengkap ini bisa dinikmati oleh dua orang. Jadi kalau makan berdua di Imah Awi, uang yang dikeluarkan tidak lebih dari Rp 50 ribu. Untuk itu, kepada para pecinta kuliner coba mampir ke Imah Awi untuk menikmati ayam dan menu lainnya, karena di sini harga kaki lima tapi rasa bintang lima,” tuturnya.

Toni (mg)

Bogor Aquagame Segera Hadir di Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wahana air, Bogor Aquagame akan segera hadir di Kota Bogor atau tepatnya di kawasan Bogor Heritage Ecopark. PT. Sejahtera Eka Graha (SEG) dan PT. Ecomarine Indo Putra (EIP) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Direktur Operasional PT. SEG, Wahyu Kurniawan mengatakan, pihaknya menggandeng kerjasama dengan PT. EIP karena terinspirasi menjadi operator wahana air internasional yang berpusat di Jerman, pada September 2019.

”Untuk wisata air ini sudah kami tunjuk PT. EIP selaku Authorized Wibit Partner Indonesia untuk menjadi bagian dari Bogor Heritage Ecopark, nantinya wahana air Bogor Aquagame yang ada jika dilihat dari atas akan membentuk satu kata “BOGOR”. lni adalah yang pertama dan satu-satunya di Kota Bogor,” ujar Wahyu di Sportclub Bogor Raya, Selasa (8/12/2020).

Lebih lanjut kata Wahyu, dengan penandatangan MoU antara PT. SEG dengan PT. EIP ini menunjukan bahwa PT. SEG sangat serius mewujudkan kawasan Bogor Heritage Ecopark yang akan menjadi icon baru di Kota Bogor.

“Bogor saat ini menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia, oleh karena itu dengan hadirnya wahana air Bogor Aquagame dari WIBIT diharapkan dapat membantu pemerintah Kota Bogor meningkatkan kunjungan dan pendapatan di sektor pariwisata,” tandasnya.

Ia menargetkan, pembangunan Bogor Aquagame dapat rampung dalam kurun satu tahun. Dari rencana, pembangunan wahana air di atas danau tersebut akan dimulai 2021 mendatang.

“Pembangunannya tahun depan dengan target selesai satu tahun,” ucap Wahyu.

Dalam kesempatan yang sama, Yudiansah Yosal selaku komisaris utama PT. EIP menerangkan, WIBIT adalah sebuah wahana permainan apung di atas air lebih banyak ditempatkan di laut lepas, dan akan ditempatkan di danau yang pertama kali di Indonesia.

“Jadi yang pertama kali ditempatkan di danau di Bogor Heritage Ecopark,” kata Yudiansah.

Ia menambahkan dalam perkembangannya wahana air ini juga telah menjadi sebuah wahana permainan yang mengutamakan ketangkasan, kesehatan dan olahraga air. Wahana air ini juga tanpa mesin penggerak apapun segala sesuatunya zero energi.

“Untuk produknya berasal dari Jerman, dan telah lulus standarisasi keamanan dari sana,” tukasnya.

Fredy Kristianto

Gaet Milenial, GMPI Target ‘Hijaukan’ Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Kota Bogor terus mengembangkan sayapnya di Kota Hujan, salah satunya dengan melantik GMPI Bogor Utara di Grand Parahyangan, Kota Bogor, belum lama ini.

Kepada wartawan, Ketua PC GMPI Kota Bogor Abdul Rojak mengatakan, sebagai sayap PPP, GMPI bakal fokus untuk membesarkan partai dengan cara menggaet milenial, kewirausahaan, sosial dan pendidikan.

“Harus bisa mengemban amanah dengan baik, khidmat. Kedepan saya tegaskan bahwa ranting sebagai ujung tombak regenerasi,” ucapnya, Senin (7/12/2020).

Ia meminta GMPI Bogor Utara menjadi trend center di Kota Hujan. “Bogor Utara mesti bergerak dengan cepat dalam membesarkan partai,” katanya.

Dalam kesempatan berbeda, Anggota DPRD Kota Bogor fraksi PPP Akhmad Saeful Bakhri (ASB) mengapresiasi pelantikan ranting GMPI di Kecamatan Bogor Utara.

“Fraksi PPP DPRD dan Pengurus DPC PPP Kota mengapresiasi pelantikan Ranting pertama kali di Bogor Utara, kalau lihat sejarah, wilayah Utara itu basis PPP, seperti Tanahbaru, Ciluar, san Cimahpar, menjadi basis kaum santri dan ulama,” katanya.

ASB menegaskan bahwa GMPI harus bisa membawa satu misi penting, yakni harus mampu merangkul kaum milenial

Sebagai organisasi sayap partai yang sudah ada selama 27 tahun harus mampu bergerak serta mampu memberikan keinginan atau harapan dari milemial saat ini.

Fredy Kristianto

Pimpinan MPR Inginkan TPF Segera Dibentuk

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menanggapi penembakan 6 pengawal Habib Rizieq (HRS) hingga tewas oleh polisi. TPF Independen perlu segera dibentuk usut kasus ini. “Turut belasungkawa atas tewasnya 6 Laskar FPI yang ditembak aparat. Innaa lillahi wainnaa ilaihi rajiun. Allah YME tidak tidur,” ungkap Hidayat Nur Wahid dalam akun Twitternya @hnurwahid, Selasa pagi (8/12).

Menurutnya usulan Indonesia Police Watch (IPW), Amnesty Internasional, Kontras, Komnas HAM, untuk dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF) Independen, penting segera terwujud. “Demi hukum yang berkeadilan,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, membenarkan rekaman suara laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab yang beredar di media sosial. Akan tetapi, ia menyebut bahwa barang bukti dua senjata api dan empat bilah senjata tajam yang dibeberkan polisi adalah bukti palsu. “Itu bukti-bukti palsu semua. Tidak bisa sepihak. Tidak benar ada tembak-menembak,” kata Munarman.

Munarman lantas menyinggung rekaman suara yang sebelumnya diputarkan. Dalam rekaman itu, kata Munarman, jelas bahwa pengawal HRS menyatakan kalau mereka (polisi) ingin memotong atau menyalip, berarti ada upaya penguntit untuk menyalip.

FPI mengakui adanya rekaman suara dimaksud. “Ya betul itu rekaman suara (laskar FPI),” kata Munarman.

Menurutnya, itu membuktikan rombongan pengacau itu yang akan menyalip dan memporak-porandakan serta melakukan inisiatif untuk menyalip rombongan Habib Rizieq dan pengawalnya.

“Kalau orang waras dan normal pikirannya, itu terbantahkan sendiri. Tidak ada serangan. Itu disuruh nongkrong di warung kopi kok serangan,” tuturnya.

Munarman bersikeras bahwa rekaman suara itu justru tidak membuktikan adanya niatan penyerangan dari laskar FPI sebagaimana disebutkan polisi. Munarman juga membantah bahwa pihaknya sengaja memancing dan memepet petugas kepolisian.

“Dipancing yang mana? Justru yang memepet itu mereka (polisi). Mana ada pancingan memepet. Tidak ada di voice note tadi, tidak ada,” tegasnya. “Iya kan ngopi. Tidak ada ‘pepet dia, pepet dia’,” jelasnya.

**ass/gelora

HADITS HARI INI

0

08 Desember 2020
22 Rabi’ul Akhir 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُوَيْسِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ وَمَنْ أَخَذَ يُرِيدُ إِتْلَافَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ

Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah Al Uwaisiy, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal dari Tsaur bin Zaid dari Abu Al Goits dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Siapa yang mengambil harta manusia (berhutang) disertai maksud akan membayarnya maka Allah akan membayarkannya untuknya. Sebaliknya siapa yang mengambilnya dengan maksud merusaknya (merugikannya), maka Allah akan merusak orang itu.

HR Bukhari No. 2212.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ