27.4 C
Bogor
Friday, October 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 137

Proyek Revitalisasi Mila Kencana Molor

0

jurnalinspirasi.co.id – Revitalisasi Kolam Renang Mila Kencana tak kunjung rampung. Padagal, proyek senilai Rp22 miliar ditarget pungkas pada 14 Desember 2025.

Diketahui, hingga Selasa (16/12) proyek tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Akibatnya, pelaksana proyek harus menerima sanksi berupa denda.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Resmana mengatakan. Ahwa hingga kini masih ada spekerjaan finishing yang belum diselesaikan. Sehingga, pelaksana diberikan penambahan waktu sesuai ketentuan, yakni 10 hari kalender.

“14 Desember 2025 seharusnya sudah selesai. Tapi mereka berhak mendapatkan waktu tambahan dengan konsekuensi denda sebesar 0,01 persen,” ujar Anas kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).

Namun, Anas mengaku optimis proyek tersebut tak akan molor terlaalu lama. Ia memprediksi bahwa pengerjaan akan selesai dalam sepekan.

“Saya yakin, Januari 2026 sudah selesai revitalisasi tahap pertama difokuskan pada pembaruan kolam utama. Dalam proyek ini, kolam utama akan dilengkapi dengan berbagai perangkat modern berbasis elektronik untuk menunjang kebutuhan atlet profesional,” katanya.

Selain itu, kata Anas, seluruh kolam utama diganti dengan peralatan elektronik, sehingga memenuhi standar olimpiade.

Lebih lanjut, Anas menuturkan bahwa Mila Kencana rencananya mulai beroperasi kembali pada Januari 2026 untuk mendukung persiapan Porprov. Tetapi, belum bisa digunakan oleh umum.

** Fredy Kristianto

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Klapanunggal, Tekankan Toleransi dan Gotong Royong

0

jurnalinspirasi.co.id — Anggota MPR RI, H. Anton Sukartono Suratto, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Puri Cikeas Mansion, pada Selasa, 29 Oktober 2025.

Dalam pemaparannya, H. Anton Sukartono Suratto menegaskan bahwa pemahaman dan pengamalan 4 Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan bangsa.

Ia menekankan pentingnya nilai toleransi dan budaya gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah keberagaman latar belakang sosial, budaya, dan agama. Menurutnya, kedua nilai tersebut menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Keberagaman yang kita miliki harus menjadi sumber kekuatan, bukan perpecahan. Toleransi dan gotong royong adalah warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Anton di hadapan peserta sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung secara interaktif, dengan sesi dialog dan diskusi yang melibatkan para tokoh masyarakat serta tokoh pemuda. Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap sosialisasi 4 Pilar MPR RI dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat semakin tertanam dan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. (*/ded)

Melalui ASN Award, Bupati Bogor Tumbuhkan Motivasi ASN Dalam Percepatan Pembangunan Dan Pelayanan Publik

0

jurnalinspirasi – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar ASN Award Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2025, guna membuktikan komitmen aparatur sipil negara dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, di Gedung Tegar Beriman, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi, apresiasi, sekaligus penguatan komitmen aparatur sipil negara dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa ASN merupakan tulang punggung pembangunan daerah dan harus mampu berlari lebih cepat untuk mengejar ketertinggalan Kabupaten Bogor.

“Jika selama ini kami mengajak berlari terlalu cepat, saya mohon maaf. Namun Kabupaten Bogor tidak bisa lagi berjalan biasa-biasa saja. Kita sudah tertinggal, dan hari ini waktunya berlari bersama,” tegas Rudy Susmanto.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh individu, melainkan oleh kekuatan persatuan dan kerja kolektif seluruh ASN. Menurutnya, tidak ada pemimpin yang dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aparatur yang solid hingga ke tingkat pelaksana.

“Yang hebat bukan bupatinya, bukan wakil bupatinya, tapi ketika kita bersatu. Kepala dinas tanpa staf tidak akan mampu membawa organisasinya terbang,” ujarnya.

Bupati Bogor mengajak seluruh ASN serta unsur Forkopimda untuk memperkuat sinergi memasuki tahun 2026 sebagai tahun percepatan perubahan Kabupaten Bogor.

“Jangan jadi hebat untuk diri sendiri. Tularkan kehebatan, loyalitas, dan ketulusan pengabdian. Saat ASN bersatu, insyaallah Bogor ke depan akan lebih istimewa dan gemilang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menjelaskan bahwa ASN Award 2025 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah apresiasi atas dedikasi dan pengabdian ASN dengan semangat persatuan.

“ASN Award 2025 mengusung tema Bhinneka Tunggal Ika: Adiluhung dalam Karya, Lestari dalam Pengabdian. Tema ini menegaskan bahwa kegiatan ini bukan kompetisi, tetapi bentuk penghargaan atas prestasi ASN yang berdampak nyata bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Yunita.

Yunita menambahkan, proses seleksi dilakukan secara transparan, objektif, dan terukur oleh tim penilai independen yang melibatkan unsur Kemenpan RB, Kemendagri, BKN, dan akademisi. Hal ini untuk memastikan bahwa penghargaan diberikan kepada ASN yang benar-benar berprestasi dan inovatif.

“Melalui ASN Award ini, kami mendorong lahirnya budaya kompetensi positif, penguatan integritas ASN, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta daerah dan menghadirkan role model perubahan birokrasi,” jelasnya.

ASN Award 2025 memberikan penghargaan dalam delapan kategori dan menetapkan 20 ASN sebagai penerima penghargaan berdasarkan hasil penilaian independen. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh ASN untuk terus berkinerja tinggi, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut adalah M. Arif Budiman, yang dinobatkan sebagai ASN Terinspiratif Kabupaten Bogor.

M. Arif Budiman merupakan Sekretaris Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya benar-benar tidak menyangka bisa menjadi ASN Terinspiratif. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi,” ujar Arif.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh ASN, terutama kepada rekan-rekan penyandang disabilitas, agar tidak pernah menyerah dan selalu optimistis dalam menjalani pengabdian.

“Untuk teman-teman disabilitas, tetap semangat, optimis, dan memiliki keyakinan yang tinggi. Insyaallah, selama kita punya semangat dan optimisme, rezeki itu akan datang,” tambahnya. (**)

Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2026 Sebelum 24 Desember

0

jurnalinspirasi.co.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta para gubernur untuk menetapkan upah minimum tahun depan selambat-lambatnya pada 24 Desember 2025.

Yassierli menjelaskan, penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 mengacu pada formula yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Pengupahan yang baru.

“Alhamdulillah, PP Pengupahan telah ditandatangani oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 16 Desember 2025,” kata Yassierli dikutip Kontan.co.id, Rabu (17/12).

Ia memastikan, penyusunan PP Pengupahan tersebut telah melalui kajian bersama berbagai pihak, termasuk serikat pekerja dan kalangan pengusaha.

Dalam beleid anyar ini, penetapan upah minimum memperhatikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, serta mempertimbangkan nilai indeks alfa yang ditetapkan dalam rentang 0,5 hingga 0,9.

Yassierli menekankan, penetapan nilai alfa tersebut juga telah mempertimbangkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2023.

“Perhitungan kenaikan upah minimum akan dilakukan oleh Dewan Pengupahan Daerah untuk kemudian disampaikan sebagai rekomendasi kepada gubernur,” ujarnya.

Menurut Yassierli, PP Pengupahan juga mengatur mekanisme penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Selain itu, terdapat ketentuan bahwa gubernur wajib menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan dapat menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

 “Khusus untuk tahun 2026, gubernur wajib menetapkan besaran upah minimum selambat-lambatnya pada 24 Desember 2025,” ungkap Yassierli.

Ia berharap kebijakan pengupahan yang tertuang dalam PP Pengupahan tersebut dapat menjadi solusi terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap kebijakan ini bisa menjadi kebijakan pengupahan yang adil dan seimbang bagi semua pihak,” tutup Yassierli. ded

Bupati Bogor Resmikan Pos Damkar Sektor Sentul City Babakan Madang

0

jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Sentul City di Kecamatan Babakan Madang sebagai langkah strategis untuk mempercepat respons penanganan kebakaran dan berbagai keadaan darurat, pada Rabu (17/12/25).

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, menegaskan, peresmian pos pemadam kebakaran ini bertujuan mendekatkan layanan damkar kepada masyarakat, sehingga waktu tanggap penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Tujuan utama kita satu, yaitu keselamatan masyarakat di atas segalanya. Dengan pos yang lebih dekat ke wilayah rawan, respons penanganan kebakaran dan keadaan darurat lainnya bisa dilakukan lebih cepat,” ujar Bupati Bogor.

Meskipun bernama Sektor Sentul City, pos damkar ini diperuntukkan untuk melayani masyarakat secara luas, tidak hanya kawasan perumahan Sentul City, tetapi juga desa-desa di luar kawasan tersebut, khususnya di wilayah Kecamatan Babakan Madang dan sekitarnya. 

Keberadaan pos ini diharapkan mampu menekan risiko korban jiwa dan kerugian harta akibat keterlambatan penanganan.

Menurutnya,bPeresmian Pos Damkar Sektor Sentul City merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan PT Sentul City Tbk. Dalam kerja sama tersebut, pihak swasta menghibahkan lahan dan bangunan, sementara pemerintah daerah menyiapkan personel serta armada pemadam kebakaran.

“Kami mengapresiasi kolaborasi ini dan berharap dapat menjadi contoh bagi pihak swasta lainnya. Pemerintah Kabupaten Bogor siap bekerja sama dengan mekanisme yang sama untuk memperluas jaringan pelayanan damkar,” tambahnya.

Saat ini, di Pos Damkar Sektor Babakan Madang disiagakan empat unit kendaraan pemadam kebakaran guna mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, seiring pesatnya pembangunan dan meningkatnya kepadatan penduduk di wilayah Kabupaten Bogor.

Melalui peresmian pos ini, Bupati Bogor berharap pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan semakin optimal

“Sehingga masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi dalam menghadapi risiko kebakaran maupun keadaan darurat lainnya,” imbuhnya.

Hadir juga pada peresmian Gedung Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Sentul City, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, para Kepala Perangkat Daerah, para Camat, para Direktur RSUD dan Direktur BUMD. (ded)

Gercep Vicky Prasetyo Kirim Bantuan 30 Ton Untuk Bencana Sumatera

0

jurnalinspirasi.co.id – Duka mendalam yang timbul akibat musibah banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025 membawa duka dan trauma yang mendalam bagi masyarakat yang menjadi korban dan seluruh masyarakat Indonesia tentunya

Musibah bencana alam yang hingga kini menurut Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB merenggut sebanyak 1.030 jiwa mengundang keprihatinan seluruh masyarakat Indonesia, begitupun Vicky Prasetyo (Artis, Komedian dan Politkus) yang merasa prihatin dan turut berduka yang sedalam-dalamnya akibat musibah bencana alam yang timbul dan dirasakan oleh masyarakat di Sumut dan Sumbar.

Lewat Gerakan Solidarity Squad dimana Vicky sebagai Ketua Umum DPP  Solidarity Squad turut serta dalam pengumpulan donasi yang terdiri dari Beras, Air Mineral, Mie Instan dan kebutuhan pokok lainnya dari seluruh pengurus Solidarity Squad yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, Solidarity Squad mulai DPP, DPW, DPD, DPC dan PAC yang tersebar di seluruh Indonesia dapat mengumpulkan donasi sebanyak 30 Ton Sembako, yang terdiri dari Beras, Air Mineral, Mie Instan dan kebutuhan pokok lainnya, Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban bagi saudara – saudara kami di sumatera,” ucap Vicky Prasetyo, Senin (15/12/2025).

Bantuan donasi disalurkan pada tanggal 6 Desember 2025 hingga 12 Desember 2025 di 7 kabupaten/kota, yaitu Pidie Jaya, Bireun, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang.

Pada kesempatan inipun, Ketua DPW Aceh ‘Solidarity Squad’, T. Rival Amiruddin, mengatakan jika dirinya sangat mengapresiasi gerakan solidaritas yang dilakukan Vicky Prasetyo bersama seluruh jajarannya.

Kami sangat berterima kasih kepada DPP Pusat yang telah mendukung menyalurkan bantuan ini, kami akan terus bekerjasama untuk membantu masyarakat Aceh yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Cut Zuhra selaku Bendahara Umum ‘Solidarity Squad’, berharap jika bantuan tersebut dapat meringankan beban penderitaan para korban musibah bencana alam.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan para korban musibah bencana alam dan disalurkan dengan efektif dan efisien, sehingga dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana alam,” pungkasnya. (Erwin)

Dari Takut Jadi Antusias: Picture Dictionary Ubah Cara Siswa SD di Pare Belajar Bahasa Inggris

0

jurnalinspirasi.co.id – Rasa takut terhadap pelajaran bahasa Inggris perlahan hilang dari wajah siswa SDN Tulungrejo 01 Pare. Sejak menggunakan buku Picture Dictionary, suasana kelas berubah drastis: anak-anak yang dulu pasif kini aktif bertanya, berani menjawab, dan menikmati proses belajar bahasa asing dengan penuh antusias.

Perubahan tersebut menjadi hasil nyata dari program pendampingan pendidikan yang dijalankan oleh Yayasan Kesetaraan Pendidikan Nasional (KEDIKNAS). Pada Senin (15/12/2025), KEDIKNAS secara resmi mendistribusikan buku Picture Dictionary kepada peserta didik SDN Tulungrejo 01 yang berlokasi di Jalan Brawijaya, Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Buku Picture Dictionary telah digunakan dalam proses pembelajaran sejak September 2025. Selama periode tersebut, sekolah mencatat peningkatan ketertarikan siswa terhadap bahasa Inggris hingga 100 persen. Metode pembelajaran visual yang sederhana membuat siswa lebih mudah memahami kosakata tanpa merasa terbebani.

Founder KEDIKNAS, Edy Novianto, menyebut pendekatan visual menjadi kunci dalam menumbuhkan keberanian dan minat belajar siswa sekolah dasar.

“Kami ingin anak-anak tidak takut duluan saat belajar bahasa Inggris. Picture Dictionary membantu mereka belajar dengan cara yang menyenangkan dan membangun rasa percaya diri sejak awal,” ujar Edy.

Ia menambahkan, “Harapan kami, buku ini bisa didistribusikan ke lebih banyak sekolah agar dampak positifnya dirasakan secara lebih luas.”

Dampak positif program ini turut dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Kepala SDN Tulungrejo 01 Pare, Wiwik Kurniati, S.Pd, mengapresiasi pendampingan dan metode pembelajaran yang diterapkan.

“Dengan buku Picture Dictionary yang diajarkan langsung oleh Pak Edy Novianto, anak-anak menjadi semakin tertarik dan bersemangat belajar bahasa Inggris,” ungkap Wiwik.

“Selain itu, kami juga sangat terbantu dengan adanya pengajaran gratis selama enam minggu di sekolah kami,” tambahnya.

Melalui pendekatan sederhana namun tepat sasaran, KEDIKNAS membuktikan bahwa peningkatan minat belajar bahasa Inggris pada anak-anak sekolah dasar dapat dimulai dari metode yang ramah, menyenangkan, dan mudah dipahami.

(Istikhoriyah aulia putri/cc)

Puluhan Pemilik Kios PKL di Sukamahi Gadog Lakukan Bongkar Mandiri

0

jurnalinspirasi.co.id – Instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk program pelebaran jalan Cikopo Selatan yang dilaksanakan oleh pihak kecamatan dan desa kini terus mengalami kemajuan. Pada Selasa (16/12/2025), sedikitnya 30 kios milik pedagang kaki lima yang berada di Desa Gadog hingga di wilayah Desa Sukamahi melakukan bongkar mandiri.

Sebelumnya Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat telah melakukan musyawarah bersama para pemilik kios perihal akan dilaksanakannya pelebaran badan jalan Cikopo Selatan mulai dari simpang Gadog, Sukamahi hingga ke wilayah desa lainnya.

“Jauh-jauh hari kita sudah melakukan sosialisasi pelebaran jalan ini. Dan di wilayah Sukamahi terdapat sejumlah kios atau warung yang berdiri diatas tanah milik jalan. Dan sesuai  aturan, kios-kios itu harus dibongkar karena lahannya akan dipergunakan untuk pelebaran jalan. Dari hasil musyawarah itu dihasilkan, para pemilik kios akan membongkar sendiri. Dengan dibongkar mandiri ini, mereka masih bisa menyelamatkan barang material yang masih bisa dipergunakan, ” ujar Kades Sukamahi yang memantau berlangsungnya pembongkaran kios-kios tersebut.

Pantauan di lokasi, selama pembongkaran seluruh anggota trantib dari Kecamatan Megamendung, melakukan pengawasan. Begitu juga, Sat Pol PP dari Kabupaten Bogor disiagakan di kawasan Gadog.

Sementara itu, untuk pelebaran ke wilayah Desa Sukamaju dan Sukamanah akan dilakukan 2026 mendatang. Wilayah Desa Sukamanah merupakan wilayah yang paling banyak bangunan yang harus ditertibkan untuk pelebaran jalan Cikopo Selatan.

(Dadang Supriatna)

Inpres 17 Hantui Para Kades, Nilai Dana Desa Bakal Terjun Bebas

0

jurnalinspirasi.co.id – Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 akan menghantui para kepala desa. Pasalnya Inpres tersebut memuat adanya pemotongan jumlah nilai Dana Desa (DD). Meskipun belum ketok palu, tetapi Inpres tersebut membuat sebagian para kepala desa di luar Kabupaten Bogor bereaksi dengan melakukan aksi demo beberapa waktu lalu.

Adanya pemotongan sebesar 40 persen dari nilai DD yang selalu diterima setiap desa disebut-sebut akan menimbulkan polemik antara pemerintahan desa dengan warganya. Berdasarkan penelusuran dari beberapa desa yang ada di Cisarua dan Megamendung, Kabupaten Bogor jika pemotongan sebesar 40 persen itu dilakukan oleh pemerintah untuk koperasi merah putih, berbagai program pembangunan yang sudah melalui Musrenbang di setiap desa bisa berantakan.

“Daerah kita merupakan wilayah yang cukup luas. Dan jika mulai tahun 2026 nilai DD itu dipotong 40 persen, sudah dipastikan bakal banyak program keinginan masyarakat bisa batal untuk dilaksanakan. Padahal, rencana pembangunan yang bersumber dari DD itu sudah dimusrenbangkan di tingkat desa, masyarakat tinggal menunggu realisasinya saja. Tetapi adanya Inpres 17 itu, hasil dari Musrenbang beberapa  waktu lalu pesimis untuk terealisasi di tahun 2026 nanti,” ujar Sekretaris Desa Tugu Selatan, Yadi Mulyadi, Selasa (16/12).

Di tempat terpisah, Sekretaris Desa Sukamaju, Romli juga menyebutkan, peruntukkan DD selama ini sangat dirasakan oleh warganya. “Dana desa itu merupakan suatu harapan bagi warga. Berbagai program pembangunan, mulai dari fisik, hingga ke kondisi kesehatan masyarakat seperti penanganan stunting, terkaper dari dana desa tersebut. Dan sekarang di bulan Desember ini, berbagai kegiatan pembangunan yang bersumber dari DD sedang dilakukan monev oleh pihak kecamatan,” tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, besarnya uang Dana Desa di tahun 2025 pemerintah menganggarkan sebesar 70 triliun rupiah. Dan untuk tahun 2026 nanti mengalami penurunan menjadi 60 triliun rupiah. Angka 60 triliun tersebut sesuai Inpres 17 itu akan dipotong 40 triliun untuk Koperasi Merah Putih. Tinggal Rp20 triliun yang akan diberikan ke setiap desa yang ada di Indonesia.

Sementara jumlah desa yang ada di Indonesia sebanyak 71 ribu. Dengan demikian nilai rata rata setiap desa di tahun 2026 nanti Dana desa yang akan diterima sekitar 280 juta rupiah. Untuk memulihkannya kembali, pemerintahan desa hanya menunggu keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih, yang nantinya jika koperasi itu berhasil, desa bakal menerima 20 persen sebagai pengganti DD yang dipotong.

(Dadang Supriatna)