23 C
Bogor
Friday, April 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 128

Dua Agenda Dibahas DPRD Kabupaten Bogor pada Rapat Paripurna

0

Jurnal Inspirasi – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor bahas dua agenda. Yakni penyampaian nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2025 dan penetapan persetujuan bersama DPRD Kabupaten Bogor dengan Bupati Bogor terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara di Ruang Rapat Paripurna, Cibinong, Kamis (31/7/2025). Dihadiri jajaran Wakil Ketua dan anggota DPRD, perwakilan Forkopimda beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menjelaskan, Pemkab Bogor telah melakukan penyelarasan dan penyesuaian program serta kegiatan agar sejalan dengan kebijakan nasional dan prioritas daerah. Penyesuaian ini dilakukan melalui perubahan dokumen perencanaan seperti RKPD, KUA-PPAS, dan rancangan perubahan APBD tahun 2025.

“Fokus penyelarasan diarahkan pada program prioritas nasional dan daerah, antara lain penguatan SDM melalui sektor pendidikan dan kesehatan, program makan bergizi gratis, percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi, swasembada pangan, serta pemberdayaan UMKM,” jelas Sastra Winara.

Seluruh perubahan ini telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang undangan yang berlaku, termasuk peraturan pemerintah, peraturan menteri dalam negeri, dan peraturan daerah Kabupaten Bogor. Dengan demikian, perubahan-perubahan yang telah dilakukan dalam penjabaran APBD tahun anggaran 2025 kini dituangkan dalam Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2025.

Selanjutnya, dengan agenda penetapan persetujuan bersama DPRD Kabupaten Bogor dengan Bupati Bogor terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024.

“Setelah persetujuan bersama ditandatangani, dalam tiga hari kedepan kami akan segera menyampaikan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 dan Raperbup tentang penjabaran pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2024 kepada Gubernur Jawa Barat untuk dilakukan evaluasi,” tambah Sastra Winara.

(yev/rls*)

Ajak Generasi Muda Taklukkan Tantangan Tanpa Takut Kulit Rusak, Ini Rahasia Pecinta Olahraga Ekstrem Aliya Marsha!

0

Jurnal Inspirasi – Di tengah pesatnya pertumbuhan industri kecantikan, brand skincare pendatang baru, Dermarine, membuat gebrakan dengan menunjuk influencer dan ikon gaya hidup aktif, Aliya Marsha, sebagai Brand Ambassador pertamanya.

Tak sekadar duta merek, Aliya menyandang gelar unik sebagai Chief Ocean Beauty Officer, sebuah posisi yang merefleksikan semangat dan visi bersama antara dirinya dengan Dermarine.

Penunjukan ini diumumkan secara resmi akhir bulan Juli 2025 lalu, menandai kolaborasi strategis yang bertujuan menginspirasi generasi muda Indonesia untuk hidup aktif dan berani mengeksplorasi minat, tanpa mengorbankan kesehatan kulit.

“Dermarine yang filosofinya ‘From The Sea To Your Skin’ terinspirasi dari kekuatan dan resiliensi ekosistem laut, melihat sosok Aliya Marsha sebagai perwujudan sempurna dari nilai-nilai tersebut. Dikenal luas melalui kontennya yang memacu adrenalin, mulai dari pendakian gunung, rafting, rope-jumping, hingga jetski laut Aliya secara konsisten membuktikan bahwa wanita muda bisa tampil tangguh di alam bebas sambil tetap memprioritaskan perawatan diri, terutama dalam menjaga kekuatan skin barrier atau pelindung kulit,” ungkap Alya via WhatsApp Jumat( 2/8/2025)

“Semangat Aliya adalah cerminan dari DNA Dermarine,” ujar Brand Director Dermarine. “Kami bukan sekadar menjual produk, kami mengusung sebuah gerakan. Gerakan untuk tidak takut pada matahari, keringat, dan tantangan. Aliya adalah bukti nyata bahwa dengan perlindungan yang tepat, Anda bisa menaklukkan ombak tertinggi sekalipun dan kembali dengan kulit yang tetap sehat dan terawat. Gelar ‘Chief Ocean Beauty Officer’ bukan hanya gimmick, melainkan sebuah amanah bagi Aliya untuk memimpin dan menyebarkan pesan positif ini.”

Perspektif Seorang Chief Ocean Beauty Officer: Pentingnya Garda Terdepan Kulit
Menyambut perannya, Aliya Marsha berbagi antusiasmenya. Baginya, kolaborasi ini terasa sangat personal dan sejalan dengan prinsip yang ia pegang teguh selama ini.

“Aku sangat terhormat dan excited menjadi bagian dari keluarga Dermarine. Sejujurnya, julukan ‘Chief Ocean Beauty Officer’ ini benar-benar ‘aku banget’,” ungkap Aliya.

“Banyak yang bertanya bagaimana kulitku tetap sehat padahal aku sering terpapar matahari dan air garam. Jawabannya sederhana, aku ga pernah meremehkan skin barrier. Anggap saja skin barrier itu garda terdepan kulit kita. Kalau pertahanannya kuat, agresi dari luar seperti polusi, sinar UV, dan cuaca ekstrem tidak akan mudah merusak.”

Lebih lanjut, Aliya mengajak anak-anak muda untuk membuang keraguan mereka dalam beraktivitas. “Aku ingin bilang ke semua teman-teman di luar sana, jangan biarkan rasa takut kulit rusak menghalangi kalian untuk mencoba hal baru, untuk berkeringat, untuk menjadi kreatif dan positif. Dunia ini terlalu luas untuk dijelajahi hanya dari balik layar gadget,” tegasnya.

Melalui kemitraan ini, Dermarine dan Aliya Marsha secara resmi mengundang generasi muda Indonesia untuk memulai petualangan mereka. Sebagai langkah pertama, keduanya mendorong anak muda untuk lebih berani aktif sambil memberikan proteksi terbaik bagi kulit.

Rangkaian produk Dermarine yang diformulasikan khusus untuk memperkuat dan memperbaiki skin barrier kini sudah dapat diakses dengan mudah oleh publik.

“Ayo, buktikan sendiri! Mulai petualanganmu, dan biarkan Dermarine yang menjaga pelindung kulitmu. Kalian bisa kunjungi dan coba langsung produk-produk kami di Official Store Dermarine di Shopee dan TikTokShop,” tutup Aliya dengan penuh semangat.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kehadiran Dermarine di pasar, tetapi juga menciptakan komunitas yang solid bagi para individu yang aktif, berani, dan sadar akan pentingnya kesehatan kulit.

Tentang Dermarine
Dermarine adalah merek skincare inovatif yang terinspirasi oleh kekayaan dan kekuatan bioteknologi laut. Dengan fokus utama pada kesehatan skin barrier, Dermarine berkomitmen untuk menyediakan solusi skincare yang efektif bagi generasi modern yang dinamis dan aktif, memungkinkan mereka untuk menjalani hidup sepenuhnya tanpa kompromi terhadap kesehatan kulit.

Tentang Aliya Marsha
Aliya Marsha adalah seorang content creator dan influencer terkemuka di Indonesia yang dikenal dengan konten seputar gaya hidup aktif, olahraga ekstrem, dan petualangan. Dengan energi positif dan semangatnya yang tak terbatas, Aliya menginspirasi jutaan anak muda untuk keluar dari zona nyaman dan mengejar passion mereka.

(WH)

Melalui Hari Satwa Royal Safari Garden Ajak Tamu Jaga Kelestarian Alam

0

jurnalinspirasi.co.id – Royal Safari Garden kembali menunjukkan komitmennya untuk mengedukasi sekaligus menginspirasi tamunya untuk lebih peduli terhadap satwa dan lingkungan. Selama bulan Juli, tematik resor ramah anak yang berlokasi di Puncak ini merayakan tiga peringatan penting dunia satwa.

Peringatan hari satwa yang dirayakan diantaranya adalah Meerkat Day pada 3 Juli, World Snake Day di 16 Juli, dan International Tiger Day pada 29 Juli. Ketiga perayaan ini dikemas dalam suasana liburan yang menyenangkan, penuh edukasi, dan menggugah kesadaran akan pentingnya menjaga alam dan satwa liar.
Setiap peringatan hari satwa diadakan di area panggung Animal Show Royal Safari Garden, tepat di depan Bird Park. Tamu diajak mengenal lebih dalam tentang satwa-satwa istimewa yang menjadi tema utama masing-masing perayaan dengan konsep edukasi yang menarik. Edukasi ini dilaksanakan tepat setelah sesi animal show berlangsung pada pukul 10.00 WIB
Pada Meerkat Day, anak-anak dan keluarga diajak mengenal dan diberikan edukasi tentang meerkat, satwa sosial yang dikenal sangat kompak dan cerdas. Anak-anak juga mendapat kipas bertema meerkat serta kuis berhadiah yang mengajak mereka mengenal lebih banyak tentang kehidupan dan habitat meerkat di alam liar.
Sementara pada World Snake Day, tamu diajak menghilangkan stigma negatif terhadap ular melalui sesi edukasi yang menghadirkan koleksi ular jinak dari Reptile Island. Anak-anak yang berani memegang ular dengan pendampingan keeper mendapat hadiah khusus dan cookies spesial bertema ular. Cookies yang dibagikan dilengkapi dengan greeting card yang bertuliskan pesan edukatif tentang konservasi, sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol keberanian untuk belajar.
Akhir bulan Juli ditutup dengan perayaan Tiger Day yang diadakan dengan membagikan donut bertema harimau dan greeting card berisi pesan konservasi. Lewat sesi edukasi, tamu dikenalkan pada peran penting harimau sebagai predator puncak dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Anak-anak dan dewasa yang hadir juga mendapat pin khusus bertema “save the tiger” sebagai pengingat bahwa harimau yang semakin langka perlu dilindungi bersama.
Ketiga perayaan ini bukan sekadar kegiatan liburan, tetapi bagian dari misi edukatif Royal Safari Garden sebagai thematic resort yang ramah anak dan peduli konservasi. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, Royal Safari Garden menghadirkan pengalaman bermakna bagi setiap tamu, khususnya anak-anak agar tumbuh dengan kesadaran cinta lingkungan.
Walau tidak semua satwa yang dirayakan menjadi koleksi di Royal Safari Garden, resort ini mampu menyajikan program edukasi yang relevan dan inspiratif. Mulai dari meerkat yang hidup berkelompok, ular yang sering ditakuti, hingga harimau yang kini hampir punah, semua dijelaskan secara ringan, informatif, dan penuh empati.

“Kami percaya bahwa pengalaman liburan yang berkesan adalah yang juga membawa nilai edukatif. Melalui berbagai perayaan Hari Satwa ini, kami ingin mengajak keluarga untuk belajar bersama tentang pentingnya menjaga alam dan satwa liar. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Hotel Manager Royal Safari Garden, Dody Saputro.

** Fredy Kristianto

RSUD Bogor Hadirkan Spot Baca Digital, Akses Ratusan Buku Cuma dengan Scan QR!

0

jurnalinspirasi.co.id – Pengunjung dan pasien RSUD Kota Bogor kini tak perlu lagi bosan menunggu antrian di poliklinik. Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Bogor bersama RSUD setempat meresmikan Spot Baca Bogor, sebuah terobosan literasi digital yang memungkinkan akses bacaan berkualitas hanya dengan memindai QR code.

Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu dengan membaca, sekaligus mendorong minat literasi di tengah gempuran konten digital.

Spot Baca Bogor dirancang praktis. Pengunjung cukup memindai barcode yang terpasang di area poliklinik untuk mengakses koleksi buku digital. Tanpa perlu mendaftar atau mengunduh aplikasi, ratusan judul buku siap dibaca langsung melalui handphone.

“Kami ingin memastikan literasi mudah diakses siapa saja, termasuk mereka yang ingin menambah pengetahuan meski berada di rumah sakit,” ujar Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Taufik, S.H.

Menurut Taufik, kehadiran Spot Baca Bogor bukan sekadar penyediaan bacaan, melainkan upaya mengubah waktu tunggu yang pasif menjadi produktif. “Daripada sekadar scroll media sosial, lebih baik baca buku yang menambah wawasan. Cukup scan, tak perlu ribet,” tambahnya.

Dukungan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, juga datang dari RSUD Bogor. Kepala Bidang Pengembangan Bisnis dan Mutu RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhary Rowi, M.Kes mengatakan fasilitas ini selaras dengan visi rumah sakit yang tak hanya menyembuhkan fisik, tapi juga menyehatkan pikiran.

“Rumah sakit kerap dianggap tempat yang menegangkan. Dengan Spot Baca, kami ingin ciptakan suasana lebih positif. Selain itu, mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan amanat dari undang-undang yang harus dijalankan,” jelasnya.

Dengan hadirnya Spot Baca di RSUD Kota Bogor, menjadi bukti bahwa RSUD Kota Bogor sebagai perpanjangan tangan Pemkot Bogor, berkomitmen dalam membangun kota berliterasi.

** Fredy Kristianto |*

Milaf Cola, Minuman Ringan Pertama dari Kurma Premium siap bersaing Dengan Coca Cola dan Pepsi

0

Jurnalinspirasi – Arab Saudi telah memperkenalkan Milaf Cola, minuman ringan pertama di dunia yang terbuat dari kurma premium. Dikembangkan oleh Thurath Al-Madina, anak perusahaan Dana Investasi Publik Saudi, Milaf Cola diluncurkan di Festival Kurma Riyadh.

Milaf Cola tidak mengandung gula tambahan, memanfaatkan rasa manis alami dan manfaat kesehatan kurma untuk menawarkan alternatif yang lebih sehat daripada soda tradisional. Inovasi ini sejalan dengan Visi 2030 Arab Saudi, yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi dan mempromosikan praktik berkelanjutan….

Pengenalan Milaf Cola ini hadir di tengah meningkatnya minat konsumen terhadap pilihan minuman yang lebih sehat dan dapat bersaing dengan merek-merek mapan seperti Coca-Cola dan Pepsi. Thurath Al-Madina berencana untuk memperluas produksi Milaf Cola dan memperkenalkannya ke pasar regional dan internasional, dengan potensi minuman berbahan dasar kurma di masa mendatang yang sedang dikembangkan. ded

Hari Anak Nasional, Savero Style Sambangi SLB Negeri Dharma Wanita

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2025 yang mengusung tagline “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, Savero Style Hotel Bogor melaksanakan aksi sosial penuh makna di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Dharma Wanita Kota Bogor pada 23 Juli 2025 lalu.

Kunjungan ini disambut hangat oleh keluarga besar SLBN Dharma Wanita Kota Bogor, khususnya para siswa berkebutuhan khusus yang tampak antusias dan ceria mengikuti rangkaian kegiatan. Savero Style Hotel Bogor hadir untuk berbagi kebahagiaan melalui kegiatan interaktif, pemotongan tumpeng, pemberian sertifikat apresiasi untuk SLBN Dharma Wanita atas dedikasi yang penuh inspiratif, serta perhatian yang tulus bagi anak-anak yang luar biasa tersebut.

Hotel Manager Savero Style Hotel Bogor, Firman Anugrah dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional 2025 ini menjadi momentum penting agar bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus semangat dalam belajar dan berkarya.

“Suatu kebanggaan bagi kami bisa memperingati Hari Anak Nasional kali ini bersama siswa-siswi yang luar biasa pantang menyerah dan para guru yang tidak pernah kenal Lelah. Kita semua disini semua sama, memberikan tanggung jawab agar anak-anak mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang cerah,” ujar Firman.

Plh. Kepala SLBN Dharma Wanita Kota Bogor, Dahlan S.Pd M.M, mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus di Hari Anak Nasional 2025.

“Kami merasa sangat terharu atas perhatian luar biasa dari Hotel Savero Style Bogor karena Kehadiran mereka membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak kami,” tutur Dahlan.

Kegiatan yang diawali dengan senam bersama dalam rangka Hari Anak Nasional 2025, kemudian disambut oleh tarian khusus dari para sisw-siswi berprestasi serta nyanyian pembuka dari siswi level SD SLBN Dharma Wanita, dibalut dengan canda tawa riang anak-anak hebat dan rasa haru bagi para pendidik maupun dari pihak Hotel Savero Style Bogor.

“Puji Syukur kami ucapkan, karena kami diberikan kesempatan untuk menunjukkan kehebatan anak-anak kami di SLBN Dharma Wanita ini, bahwa ternyata anak-anak ini memiliki kesempatan yang sama dan kelebihan yang diberikan agar mereka tidak berkecil hati. Kami terus mengajarkan mereka bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan, dari mulai semangat hingga talenta yang mereka miliki,” ucap Bagian Kesiswaan Sekolah, Basaria Hutagalung S.Pd.

Diakhiri dengan menyanyi bersama, bermain games dan pembagian hadiah, serta ramah tamah dengan seluruh siswa-siswi serta para guru SLBN Dharma Wanita, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Firman berharap, kegiatan baik ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi semua pihak serta bisa menjalin tali silaturahmi dengan baik.
“Karena ini bisa menjadi bukti nyata bahwa dukungan dan perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus adalah bagian penting dalam mewujudkan bahwa setiap anak tanpa terkecuali memiliki ruang untuk tumbuh menjadi pribadi yang hebat dan bermartabat,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Dewan Desak Percepatan Penanganan Batutulis

0

jurnalinspirasi.co.id – Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera menyelesaikan permasalahan longsor Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Hal itu lantaran jalur tersebut adalah akses vital warga di kawasan itu.

“Dinas PUPR sudah melakukan ekspose kepada DPRD. Mereka sudah mengantungi rekomendasi Kementerian PUPR. DPPT juga sudah keluar, dan kondisi tanah yang akan dibangun trase baru berstatus aman, tidak labil dan di dalamnya tak ada jalur air seperti di jalur eksisting,” ujar Rusli kepada wartawan, Selasa (29/7/2025).

Menurut Rusli, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor telah menganggarkan dana sebesar Rp25 miliar pada APBD Perubahan 2025 untuk pembebasan lahan seluas 4 ribu meter persegi.

“Sudah dianggarkan, dan DPRD akan ikut mengawasi pembebasan lahan itu, agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkap legislator daerah pemilihan (dapil) Bogor Selatan itu.

Kata dia, DPRD menginginkan agar pembangunan trans baru dari Batutulis menuju Cipaku dapat dilaksanakan pada awal tahun 2026. Atas dasar itu, sambung Rusli, dewan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menagih janji Gubernur Dedie Mulyadi untuk pembangunan infrastruktur tersebut.

“Awalnya Pak Gubernur menjanjikan untuk membantu dana pembebasan lahan trase baru. Tapi rupanya terganjal regulasi. Karena itu kami minta Pemkot Bogor gerak cepat untuk mengamankan anggaran pembangunan dari Jawa Barat,” tegas politisi Golkar itu.

Selain itu, kata Rusli, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus memikirkan akses alternatif untuk warga terdampak di kawasan tersebut. Sebab, selama ini masyarakat hanya mengandalkan akses Cipinang Gading dan Pabuaran yang ujungnya bermuara di Bogor Nirwana Residence (BNR) untuk kendaraan roda dua serta empat.

Ia menyebut bahwa salah satu tokoh masyarakat Bogor Selatan, Prof dr Suprianto yang berprofesi sebagai senior scientist SEAMEO Biotrop juga telah mengeluhkan kondisi Bogor Selatan yang semrawut. Khususnya kawasan BNR, dimana telah banyak pedagang kaki lima (PKL) yang bermunculan hingga maraknya pengamen dalam angkot.

Atas dasar itu, kata Rusli, Pemkot Bogor harus segera berkomunikasi dengan Perumahan Pakuan Hill agar dapat memberikan akses kepada warga di kawasan Cipaku dan sekitarnya untuk dapat melewati akses jalan perumahan.

“Warga tidak minta dibukakan akses selama 24 jam. Diberikan waktu-waktu tertentu juga tidak masalah. Saya pikir Pemkot Bogor harus fokus kesana. Sebab, pembangunan trase baru kan masih lama, mesti ada solusi,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan bahwa saat ini penanganan longsor tengah fokus pada pekerjaan lanjutan bronjong level 1, penataan lereng level 2 dan tiga, serta pemindahan pohon.

“Kami berharap akhir bulan ini pekerjaan selesai hingga kendaraan roda dua dapat memanfaatkan akses sementara itu,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Esti ini juga menegaskan bahwa anggaran pembebasan lahan seluas empat ribu meter persegi sepanjang 200 meter lebih, telah dianggarkan senilai Rp26 miliar dari taksiran sebelumnya, yakni Rp45 miliar.

“Untuk DED sudah selesai, studi kelayakan sudah, dokumen lingkungan jalan pengganti, lalu lintas jalan pengganti, dptp selesai. Kini masuk dalam tahap pengukuran oleh BPN. Setelah itu baru pengajuan appraisal,” ucap Esti.

Selain itu, kata dia, Kementerian PUPR juga telah menerbitkan rekomendasi pembangunan trase baru. Namun, hal itu harus sesuai dengan Permen PUPR Nomor 5 Tahun 2023 tentang surat edaran Dirjen Binamarga Nomor 20 SE DD Tahun 2021 tentang pedoman design geometrik jalan.

“Pemkot dapat mengalihkan trase bisa jadi solusi penanganan tapi harus dipastikan dan dibandingkan dengan kriteria design grade radius tikungan trase eksisting,” katanya.

Lebih lanjut, kata Esti, nantinya trase baru tersebut akan memiliki panjang 230 meter dengan row jalan 18 meter.

Sedangkan untuk kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur, dibutuhkan anggaran Rp22 miliar yang berasal dari Provinsi Jawa Barat.

“Tapi sekarang kita juga mengajukan inpres daerah untuk pembangunan trase baru. Jadi yang mana saja yang duluan,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Bogor Sehat, Cerdas, dan Sejahtera untuk Anak-anak

0

Alun-alun Kota Bogor menjadi saksi keseruan puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tingkat Kota Bogor, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini digelar untuk memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi yang ditampilkan di ruang publik.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bunda Literasi serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim turut hadir menyaksikan penampilan kreativitas dari anak-anak.

Dalam kesempatan yang penuh dengan kecerian, Dedie Rachim mengingatkan bahwa anak-anak harus menjadi fokus utama dalam keluarga.

Ia menekankan, bahwa setiap orang tua harus memiliki tanggung jawab secara paripurna dalam memberikan kesejahteraan bagi anak-anaknya.

“Memberikan perlindungan bagi anak-anak dan memastikan masa depan terjamin melalui berbagai proses pendidikan, pemberian kasih sayang yang cukup, sehingga kita pastikan anak-anak di tahun 2045 menjadi generasi emas Indonesia yang luar biasa,” ujar Dedie Rachim.

Ia juga meminta kepada orang tua untuk menggunakan kasih sayangnya dalam mendidik dan menjaga anak-anak, tidak boleh lagi ada bahasa verbal maupun perilaku yang menyakiti anak-anak.

Sehingga, anak-anak bisa mendapatkan perlindungan, baik di dalam keluarga maupun saat beraktivitas di luar.

“Kita pastikan mereka hidup dalam bahagia, memiliki harapan masa depan yang cerah,” ucapnya.

Senada, Yantie Rachim juga mengingatkan untuk berbicara positif, seperti program Seribu Kata Positif (Serbu Aktif) yang sudah digagas sejak beberapa tahun lalu dan terus disebarluaskan.

Ketua Forum Anak Kota Bogor, Radipta Azki Athaya, mengatakan bahwa rangkaian Hari Anak Nasional Kota Bogor sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu dengan berbagai rangkaian yang puncaknya digelar hari ini.

“Dan hari ini diisi oleh serangkaian kegiatan dari anak-anak berbakat Kota Bogor, sehingga bukan hanya sekedar acara seremonial, tapi juga langkah awal yang berani dalam membangun generasi emas dalam menciptakan lingkungan Kota Bogor yang menjamin hak-hak anak tumbuh kembang dan lingkungan menjamin perlindungan pada anak, karena jika bukan dari kita, siapa lagi,” ujarnya.

Puncak Hari Anak Nasional Kota Bogor ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Forum Anak Kota Bogor dan para sponsor.

Turut menampilkan marching band, doa bersama oleh lintas agama, permainan angklung serta duet vokal hingga doorprize.

Anak-anak di Kota Bogor Bersuara

0

Suara anak-anak Kota Bogor kembali digaungkan melalui Forum Anak Kota Bogor (Fanator). Mereka menyampaikan lima usulan utama yang menjadi poin penting harapan anggota Fanator.

Kelima isu tersebut meliputi reaktivasi forum anak di tingkat kecamatan dan kelurahan, infrastruktur ramah anak, penguatan kawasan tanpa rokok (KTR), akses pendidikan yang merata, serta perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi anak.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan anak-anak dalam Forum Anak Kota Bogor (Fanator) merupakan masukan penting yang patut ditindaklanjuti secara bertahap dan konkret.

“Apa yang disampaikan anak-anak dari Forum Anak Kota Bogor ini luar biasa. Mulai dari pembangunan sekolah, keamanan dan kebersihan lingkungan, sampai harapan mereka agar saat naik angkutan umum tidak ada yang merokok. Itu ide yang brilian menurut saya,” ujar Dedie Rachim saat audiensi Suara Anak Daerah (SAD) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (10/7/2025).

Ia menilai, perhatian anak-anak terhadap lingkungan, khususnya keinginan agar angkot bebas asap rokok, merupakan bentuk menyuarakan hak yang sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah dimiliki Kota Bogor.

“Mereka ingin ada ketenangan, ingin hak mereka diperhatikan, salah satunya tidak menghirup asap rokok. Ini sejalan dengan Perda KTR yang sudah kita miliki, jadi semua usulan itu Insya Allah kita akomodir secara bertahap dan tentu menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” katanya.

Terkait usulan penambahan sekolah, Dedie Rachim menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah memperhitungkan kebutuhan lahan dan rasio sebaran sekolah, termasuk kemungkinan subsidi untuk anak dari keluarga tidak mampu.

“Kita memproyeksikan untuk bisa membiayai sekitar 2.000 anak dari keluarga kurang mampu agar bisa sekolah, terutama di tingkat SMP,” jelas Dedie Rachim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati, menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mengkonsolidasikan pembentukan forum anak hingga tingkat kelurahan.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak dan mengajak seluruh pihak untuk turut aktif melindungi anak-anak dari potensi eksploitasi dan pelanggaran hak.

“Masalah kekerasan anak akan kita mulai dari pencegahan, jadi tidak hanya saat sudah terjadi. Ini menjadi fokus penting kita mengenai perlindungan anak,” ujar Rakhmawati.

Ketua Forum Anak Kota Bogor, Radipta Azki Athaya, menyampaikan bahwa kelima usulan yang mereka bawa merupakan hasil survei dan wawancara terhadap 300 hingga 500 siswa di Kota Bogor. Menurutnya, forum ini menjadi ruang yang sangat berarti agar suara anak bisa didengar.

“Kita ingin ada ruang bermain anak yang sudah terstandarisasi. Untuk KTR, kami ingin kolaborasi dengan dinas terkait agar peraturan ini benar-benar ditegakkan. Lalu di bidang pendidikan, kami juga melihat banyak kecurangan di SPMB dan keterbatasan jumlah sekolah yang jadi penyebab anak putus sekolah,” ungkap Radipta.

Ia berharap, lima isu utama tersebut dapat menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti secara nyata oleh pemerintah.

Inflasi Kota Bogor Terkendali, Harga Pangan Tetap Stabil

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya agar warganya mudah mendapatkan sembilan kebutuhan pokok (Sembako). Selain tersedia, harga Sembako juga terjangkau masyarakat atau murah. Lantas apa ikhtiar Pemkot Bogor untuk membuat harga sembako murah dan tersedia di pelosok wilayah Kota Bogor?

Neneng M (49) begitu sumringah. Warga Cijahe, Kecamatan Bogor Barat ini tak begitu sulit mendapatkan Sembako dan harganya cukup terjangkau. Dirinya mengaku beruntung tinggal di Kota Bogor yang menyediakan kebutuhan pokok hingga tersebar ke pelosok.

“Harga di pasar sama di kampung saya tidak begitu jauh, bahkan cenderung hampir sama. Contohnya harga telur berkisar Rp29.000/kg, merata baik di Pasar Jambu Dua maupun di warung dekat rumah,’’ kata Neneng.

Hal senada juga diungkapkan, Badru (56). Warga Semplak Barat, Kecamatan Bogor Barat ini juga mengaku kebutuhan pokok cukup tersedia dan harganya stabil.

“Rakyat kecil seperti kami ini butuh harga yang terjangkau dan barangnya ada,’’ katanya.

Beruntung Pemkot Bogor sering melakukan gerakan pangan murah di setiap kecamatan. Sehingga warga selalu menyerbu stand-stand pasar murah tersebut.

Pemkot menegaskan keberhasilan menjaga stabilitas harga pangan. Hingga Juni 2025, inflasi year-on-year (yoy) Kota Bogor tercatat sebesar 2,16 persen, atau masih berada di dalam rentang target nasional 1,5–3,5 persen.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari menjelaskan, angka inflasi tersebut menunjukkan situasi ekonomi daerah yang relatif sehat dan terkendali, meski berada di tengah dinamika harga pasca-Idul Adha.

“Inflasi itu ibarat tekanan darah. Tidak boleh terlalu rendah, tapi juga tidak boleh tinggi. Di angka 2,16 persen ini, kita bisa bilang kondisi cukup stabil,” ujar Dewi.

Ia menyebut, inflasi Kota Bogor tetap terjaga meski dalam periode rawan lonjakan harga, seperti Lebaran dan Iduladha. Salah satu penyebab utamanya adalah pasokan pangan yang relatif aman berkat panen raya di sejumlah daerah penghasil.

“Cabai, bawang, telur, dan ayam sempat naik, tapi tak berlangsung lama. Pasokan dari wilayah seperti Ciamis, Garut, Sukabumi, dan Cianjur cukup membantu menekan gejolak harga,” tambahnya.

Strategi nasional pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif juga terus dijalankan.

Dewi menjelaskan, hingga pertengahan tahun ini, Pemkot Bogor sudah menggelar 25 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) dan 18 kali Pasar Murah (PM) di berbagai kecamatan.

“Bahkan minyak goreng kita jual Rp14.500, padahal HET-nya Rp15.700. Ini mendorong stabilitas pasar,” ungkapnya.

Selain itu, sinergi dengan Bulog dan pelaku usaha pangan dari daerah sentra produksi terus diperkuat. Pemkot juga menyiapkan kompensasi inflasi jika ada kebijakan berisiko, seperti rencana kenaikan tarif air minum.

“Kami punya program BUMD Peduli Inflasi. Misalnya PDAM menyalurkan subsidi untuk bahan pokok, agar daya beli warga tetap aman,” tegas Dewi.

Langkah-langkah tersebut, menurutnya, akan terus diperkuat untuk menjaga agar inflasi tetap dalam kendali hingga akhir 2025.