23 C
Bogor
Friday, April 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 111

DPRD Kota Bogor Dukung Penambahan SMA Negeri Baru

0

jurnalinspirasi.co.id – Komisi IV DPRD Kota Bogor mendukung penuh usulan Pemkot Bogor kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk membangun SMA Negeri baru.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan mengatakan bahwa penambahan SMA Negeri sudah sangat urgent. Khususnya di kawasan Bogor Barat, Selatan, dan Utara.

“Misalnya di Bogor Barat hanya ada dua SMA Negeri, yakni 10 dan 5. Itupun jaraknya jauh dari Kelurahan Balumbang Jaya dan Margajaya. Akibatnya banyak yang nggak masuk negeri, lari ke swasta,” ungkap Ence kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).

Ence menegaskan bahwa Komisi IV menyambut baik rencana tersebut, dan akan segera melakukan pembahasan internal untuk kemudian dirapatkan dengan stakeholder terkait.

Selain itu, kata Ence, Komisi IV akan segera menyambangi Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar dan DPRD Jabar. Hal itu bertujuan agar program tersebut dapat direalisasi dengan cepat.

“Setiap kecamatan mestinya ditambah sekolah baru. Khususnya yang kelurahannya banyak,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

** Fredy Kristianto

Ciptakan Identitas Baru, Honda CB350C Edisi Khusus Resmi Meluncur

0

Jurnalinspirasi.co.id – Honda Motorcycle & Scooter India (HMSI) memperluas portofolio sepeda motor ukuran menengahnya dengan resmi meluncurkan CB350C Edisi Khusus yang serba baru.
Mengutip dari laman voi.id, Selasa, (30/9), pemesanan model ini sudah bisa dilakukan dengan target pengiriman mulai minggu pertama di bulan Oktober 2025 melalui dealer premium BigWing perusahaan.
Direktur Pelaksana Presiden & CEO Honda Motorcycle & Scooter India Tsutsumu Otani, mengatakan warisan CB selalu mewakili desain abadi, kinerja yang disempurnakan dan hubungan emosional yang kuat dengan pengendara lintas generasi.
“Dengan diperkenalkannya CB350C Edisi Khusus yang baru, kami tidak hanya memperkuat portofolio sepeda motor ukuran menengah kami tetapi juga menciptakan identitas baru yang beresonansi dengan pelanggan klasik saat ini. Kami yakin bahwa avatar baru ini akan semakin meningkatkan kebanggaan kepemilikan bagi pelanggan kami,” katanya.
Edisi Khusus baru bertujuan untuk menawarkan tampilan baru pada jajaran 350cc retro-klasik Honda. Lantas apa yang spesial?
Dengan peluncuran ini, Honda telah mengubah nama CB350 menjadi CB350C, memperkuat identitasnya di antara para penggemar sepeda motor klasik. Sepeda motor ini mendapatkan lencana CB350C baru dan stiker Edisi Khusus khusus di tangki bahan bakar, menciptakan identitas yang berbeda di dalam segmen.
Selain itu, CB350C Edisi Khusus menampilkan grafik bergaris baru di seluruh tangki, spatbor depan dan belakang, meningkatkan daya tarik premium dan beraninya.
Sentuhan tambahan seperti pegangan belakang krom dan pilihan kursi hitam atau coklat semakin meningkatkan desain sepeda motor yang terinspirasi retro. Ini akan ditawarkan dalam dua pilihan warna mulai dari Rebel Red Metallic dan Matt Dune Brown.

Sepeda motor ini terus menggabungkan gaya klasik dengan fitur-fitur modern. Ini mendapatkan kluster instrumen digital-analog dengan Sistem Kontrol Suara Ponsel Pintar Honda (HSVCS) untuk navigasi dan pemberitahuan, bersama dengan bantuan & kopling sandal, Kontrol Torsi yang Dapat Dipilih Honda (HSTC) dan ABS saluran ganda.
Tenaga berasal dari 348 cc, silinder tunggal, berpendingin udara, mesin PGM-FI yang sesuai dengan BSVI OBD2B E20 yang menghasilkan 15,5 kW pada 5.500 rpm dan torsi 29,5 Nm pada 3.000 rpm, dipasangkan dengan gearbox 5 kecepatan.(*)

Angkot tak Layak di Kota Bogor Bakal Dibesituakan

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima audiensi dari Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU) Kota Bogor bersama perwakilan pengusaha angkutan kota (angkot) dan sopir angkot, di Kantor Sekretaris Daerah Kota Bogor, Senin (29/9/2025).

Dalam kesempatan itu, para pengusaha dan sopir angkot menyampaikan aspirasi terkait peremajaan serta batas usia teknis kendaraan angkot. Mereka berharap adanya penundaan terhadap penerapan aturan tersebut.

“Kami pemerintah juga sedang mengimplementasikan amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023, yang telah mengalami tiga kali perubahan. Awalnya 10 tahun, lalu terakhir 20 tahun terhitung sejak 2023. Artinya ada masa toleransi yang sudah diatur, ” ujarnya kepada wartawan.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan bahwa Pemkot Bogor tetap berpegang pada regulasi, di mana program peremajaan angkot akan tetap berjalan sesuai amanat perda mulai 1 Januari mendatang.

“Kami menerima aspirasi mereka, tetapi aturan tetap harus dijalankan. Bahkan sebenarnya ada toleransi setahun sampai dua tahun. Intinya ini untuk meningkatkan layanan transportasi publik,” katanya.

Menurut Denny, saat ini terdapat sekitar 1.940 unit angkot yang akan terdampak rerouting di seluruh trayek Kota Bogor. Meski demikian, Pemkot terbuka untuk berdiskusi kembali dengan para stakeholder terkait apabila ada dampak teknis di lapangan.

“Mereka khawatir kehilangan pekerjaan, dan itu wajar. Pemerintah kota sudah menyiapkan solusi, salah satunya dengan melibatkan supir angkot menjadi pengemudi Biskita. Sehingga ada opsi-opsi lain yang bisa difasilitasi,” jelasnya.

Kata dia, perubahan penataan transportasi di Kota Bogor bertujuan untuk mengurangi kemacetan sekaligus memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Perubahan itu pasti ada yang pro dan kontra. Tapi ini bukan semata keinginan pemerintah, melainkan amanat regulasi, perda yang harus kita implementasikan dan jalani. Jadi samakan dulu frekuensinya Kalau tidak satu frekuensi tidak pembangunan Kota Bogor,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Perkenalkan Tugas Polisi, TK RA IRFA Kunjungi Mapolsek Cigudeg

0

jurnalinspirasi.co.id – Mapolsek Cigudeg Polres Bogor mendapat kunjungan puluhan anak- anak TK RA IRFA yang berlokasi di Pondok Bujang Desa Kalong 1, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Kunjungan tersebut telah menjadi agenda rutin tahunan TK RA IRFA ke markas korp seragam cokelat tersebut.

Didampingi beberapa guru, puluhan murid TK RA IRFA disambut langsung ketiga anggota Polsek Cigudeg yakni, Bripka Debi Trianto, Bripka Asep dan Bripka Gagan Ginanjar.

“Polisi sahabat anak, tujuannya  tak lain untuk mengedukasi dan mengenalkan  apa yang menjadi tugas kepolisian. Tentunya, anak anak TK ini agar lebih dekat dengan polisi,” ujar Bripka  Debi Trianto, Selasa (30/9/2025).

Edukasi ini  lanjutnya,  sekaligus memperkenalkan perlengkapan yang sering dipergunakan dalam pelaksanaan tugas di kepolisian. Salah satu murid TK dikenalkan seperti fungsi keberadaan rambu-rambu lalu lintas.

“Polisi sahabat anak  merupakan program Polri guna membina dalam menumbuhkan kedisiplinan di usia dini,” timpal Bripka Asep.

“Kegiatan ini untuk memupuk pengetahuan, karena kedepan anak anak TK ini yang akan melanjutkan dimasa mendatang,” tambah Bripka Gagan Ginanjar

Polisi Sahabat Anak juga bagian dari program salah satu membangun kedekatan anggota polisi dengan anak-anak TK/PAUD.

Sementara, Kepala sekolah TK/PAUD RA IRFA Rini Hernawati, S.E.I mengaku senang agenda rutin tahunan bisa berkunjung ke kantor Polsek Cigudeg. Selain ke Polsek, murid binaanya di  TK IRFA juga dikenalkan  dan diedukasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang berkantor di wilayah Leuwiliang.

“Semoga kolaborasi, baik Polsek Cigudeg maupun Damkar dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak,” pungkasnya.

(Arip Ekon)

Keluarga Korban Kebakaran Glodok Plaza Kehilangan Dian Cahyati

0

Jurnalinspirasi.co.id – Ade Mulyani wanita 40 tahun hingga kini masih mencari adiknya yang diduga hilang akibat kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta pada 15 Januari 2025 lalu.

“Sampai saat ini saya masih kehilangan jejak adik saya Dian Cahyanti usia 28 tahun. Kemungkinan hilang saat kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta pada 15 Januari 2025,” ujar Ade Mulyani kepada Jurnal Bogor, Selasa (30/9/2025).

Ade menjelaskan, saat kejadian Dian Cahyanti terakhir komunikasi dengan Syaripudin, adik bungsu Ade Mulyani. Dian Cahyanti dikenal sebagai pekerja swasta oleh keluarga dan kebetulan sedang bersama teman-temannya ke Glodok Plaza.

“Komunikasi terakhir 13 Januari 2025 dengan adik bungsu saya Syarifudin,” kata Ade.

Ade berharap dengan pemberitaan di Jurnal Bogor ini pihak keluarga dapat menemukan kejelasan mengenai keberadaan adiknya, Dian Cahyanti. Ciri-ciri Dian Cahyanti memiliki tinggi badan 170cm dengan berat badan diperkirakan sekitar 57 kilogram. Rambut hitam panjang sepunggung berkulit putih.

“Kami sudah menunggu hampir setahun tentang keberadaan adik saya. Kami berharap keluarga dapat kepastian status adik saya, apakah menjadi korban kebakaran atau hilang kemana bisa kami ketahui keberadaannya,” tandas Ade. (Herry Setiawan)

KPAID Kota Bogor Gelar Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah

0

Bogor, – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor menggelar kegiatan sosialisasi di SDN Bubulak 1 Kota Bogor dengan tema “Pemenuhan Hak Anak dan Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan”.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah, dan Komisioner KPAID, Rani Nurmega, sebagai narasumber. Dalam paparannya, KPAID menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan lingkungan ramah anak, terutama di sekolah sebagai ruang kedua setelah keluarga.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Di sinilah anak-anak belajar dan berkembang. Maka penting bagi semua pihak untuk memastikan tidak ada kekerasan maupun bullying yang terjadi di satuan pendidikan,” ujar Ketua KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah, Senin (30 /09/ 2025).

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh siswa-siswi SDN Bubulak 1 selama kegiatan berlangsung. Materi sosialisasi disampaikan dengan cara menarik dan mudah dipahami, mulai dari pengenalan berbagai bentuk kekerasan, penjelasan tentang bullying, hingga langkah-langkah pencegahan dan cara menghadapi situasi agar tidak menjadi korban.

Komisioner KPAID Kota Bogor, Rani Nurmega, menambahkan bahwa penting bagi anak-anak untuk berani berbicara. “Jika mengalami atau menyaksikan peristiwa bullying maupun kekerasan, jangan ragu untuk melapor. KPAID Kota Bogor selalu siap mendampingi dan melindungi anak-anak,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, KPAID Kota Bogor berharap dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah mengenai pentingnya pemenuhan hak anak dan upaya bersama dalam mencegah kekerasan di satuan pendidikan. Dengan demikian, sekolah benar-benar menjadi lingkungan yang ramah anak, mendukung proses belajar, dan memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal.( Wawan Hermawanto)

Kobarkan Api Semangat Bela Negara, Kementan Teguhkan Tekad CPNS Jadi Garda Depan Kedaulatan Pangan Bangsa

0

jurnalinspirasi.co.id – Kesadaran berbangsa dan bernegara, rasa cinta tanah air, serta keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara adalah nilai-nilai bela negara yang harus terus dipupuk dalam diri setiap aparatur.

Dalam rangka memperkuat hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menorehkan momentum penting melalui prosesi sakral Api Semangat Bela Negara (ASBN) pada Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang VIII Tahun 2025.

Sebanyak 400 peserta CPNS lingkup Kementan mengikuti kegiatan ini secara virtual, Senin (29/09/2025). Prosesi ini menjadi pengingat bahwa aparatur pertanian bukan hanya penggerak administrasi, tetapi bagian dari garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan, bela negara bagi ASN Kementan bermakna hadir nyata untuk rakyat.

“Kita adalah garda depan dalam memastikan petani sejahtera, sawah tetap hijau, dan hasil bumi melimpah untuk rakyat Indonesia. Bela negara adalah hadir bersama petani, mendukung ketahanan pangan, dan menjadikan setiap butir padi serta setiap tetes keringat petani sebagai bagian dari kejayaan bangsa,” tegas Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa ASBN merupakan momentum sakral yang meneguhkan identitas ASN pertanian.

“Semangat bela negara harus menjadi napas dalam bekerja. ASN Kementan adalah penggerak ketahanan pangan nasional sekaligus benteng pertahanan bangsa dalam menghadapi tantangan global,” ujar Santi.

Kepala BBPMKP, Sukim Supandi, selaku penyelenggara pelatihan, menekankan bahwa Api Semangat Bela Negara adalah simbol tekad dan pengabdian.

“Api bisa padam, tetapi semangatnya tidak boleh mati. ASN Kementan harus menjaga kobaran semangat ini di setiap langkah, dengan disiplin, integritas, dan dedikasi untuk petani dan pangan Indonesia,” jelas Sukim.

Rangkaian prosesi ASBN berlangsung khidmat dengan pengucapan ikrar bela negara, pembacaan Pancasila, puisi, dan doa bersama. Meski digelar virtual, suasana tetap terasa sakral, membangkitkan haru dan tekad dari para peserta untuk mengabdi sepenuh hati bagi bangsa.

Melalui prosesi ini, Kementan berharap lahir ASN CPNS yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga teguh dalam semangat bela negara, siap menjaga kedaulatan pangan, dan mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045.

(Restu/BBPMKP)

Marak Keluhan, KDM Bentuk Satgas MBG

0

jurnalinspirasi.co.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya bakal membentuk Satuan Petugas (Satgas) Pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Lelaki yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu mengatakan bahwa Satgas MBG bertugas untuk mengevaluasi seluruh pelaksanaan kegiatan. Mulai dari penyiapan bahan baku, proses memasak, waktu pengolahan hingga distribusi makanan.

“Ya, sampai mencicipi juga. Jadi yang mencicipi tidak boleh guru, melainkan tim yang melakukan pemeriksaan kelayakan bahan pangan,” ujar KDM usai rapat koordinasi program strategis nasional MBG bersama para kepala daerah se-Jawa Barat di Bale Pakuan, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (29/9/2025).

Menurut KDM, Pemprov Jawa Barat juga akan membentuk lembaga aduan di setiap kabupaten dan kota, yang berfungsi menerima laporan terkait kualitas maupun kuantitas makanan yang disajikan di sekolah.

“Guru atau siswa boleh mengadukan soal kualitas makanan, porsi, maupun penyajiannya. Penyedia MBG wajib mematuhi ketentuan porsi senilai Rp10 ribu. Kalau berkurang, implikasinya ada tiga, sanksi administratif, penghentian sebagai mitra, hingga pidana korupsi,” ungkap dia.

Politisi Gerindra itu menyatakan bahwa pengawasan yang ketat ini dilakukan agar program MBG berjalan sesuai tujuan.

“Jadi hal itu menjadi fokus kami, sehingga penyelenggaraan MBG ke depan lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin (JM) mengapresiasi langkah Gubernur Jabar mengumpulkan seluruh kepala daerah untuk menyamakan persepsi terkait program MBG.

“Banyak kasus keracunan dan keluhan masyarakat, perlu ada respon yang baik. Selama ini Perpres 83 tentang BGN kurang menegaskan kewenangan daerah. Pertanyaannya, sejauh mana peran Pemkot Bogor dalam mengawasi SOP di dapur-dapur MBG,” ucap JM.

Kata dia, langkah untuk membentuk Satgas pengawasan adalah langkah tepat untuk percepatan pelaksanaan program baik.

Lebih lanjut, JM menekankan pentingnya peran daerah dalam mencegah terjadinya kelalaian. Sebab, tak menutup kemungkinan ada dapur yang lalai.

“Ada kemungkinan menu kurang layak, bahkan menyebabkan keracunan. Itu yang harus diperbaiki. Kami minta ke BGN agar jelas tupoksi kami dalam membantu pengawasan program yang sangat baik ini,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Kabupaten Bogor Lepas 30 Atlet Difabel ke PEPARPEDA IV Jawa Barat 2025, Target Juara Umum dengan 20 Medali Emas

0

Jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi melepas kontingen atlet difabel yang akan berlaga pada ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IV Jawa Barat Tahun 2025 di Bandung.
Pelepasan kontingen dipimpin langsung oleh Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, di halaman Kantor Dispora, Senin (29/9/2025).
“Asupan semangat hari ini luar biasa. Pelepasan atlet ini bukan hanya momen seremonial, tetapi juga bentuk dukungan penuh Pemkab Bogor bagi atlet difabel yang akan bertanding membawa nama baik daerah,” ujar Asnan.
Asnan juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatian dan dukungan yang konsisten terhadap pengembangan olahraga, termasuk bagi para atlet disabilitas. Dalam apel tersebut, turut dilakukan pelepasan simbolis ‘Api Semangat PEPARPEDA IV 2025’ sebagai dukungan moral bagi para atlet.
Asnan berpesan agar atlet, pelatih, dan official menjaga semangat, kesehatan, serta kekompakan selama kompetisi.
“Saya yakin teman-teman atlet memiliki semangat tinggi, percaya diri kuat, dan cita-cita besar untuk membawa Kabupaten Bogor meraih juara umum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, optimistis Kabupaten Bogor mampu meraih gelar juara umum.


“Kami menargetkan 20 medali emas dari berbagai cabang olahraga. Persiapan atlet sudah maksimal dengan pemusatan latihan intensif, terutama di Sentra Olahraga Disabilitas (SOD),” ungkapnya.
Misbah juga memberikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas dukungan nyata yang selalu diberikan.
“Terima kasih Pak Bupati Rudy Susmanto atas perhatian dan semangat yang terus diberikan kepada atlet disabilitas. Bapak istimewa,” ujarnya.
Ketua Kontingen Kabupaten Bogor, Hendarsah, menambahkan bahwa kontingen terdiri dari 75 orang, termasuk 30 atlet yang akan berlaga di empat cabang olahraga: atletik, renang, bulu tangkis, dan tenis meja.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Bupati Bogor atas dukungan luar biasa yang diberikan kepada para atlet difabel,” pungkas Hendarsah.(*)

Rampok Berkedok Polisi Gadungan Diciduk Polresta Bogor Kota

0

jurnal inspirasi.co.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Bogor Barat. Dua tersangka berinisial AK dan WA, keduanya berusia 37 tahun, ditangkap setelah diduga merampok dua pemuda dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/676/IX/2025/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT, tertanggal 24 September 2025. Pelapornya adalah Ubaedilah, yang juga merupakan saksi dalam kejadian tersebut.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Pancasan, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Saat itu, dua korban, yakni Muhamad Aditia dan Ahmad Hasbi Kholiq, tengah beristirahat di pinggir jalan setelah mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi B-5121-BIY.

Tiba-tiba, dua orang pria yang mengendarai sepeda datang menghampiri dan mengaku sebagai anggota polisi. Keduanya menuduh korban hendak melakukan transaksi narkoba, lalu menodongkan senjata api dan memborgol tangan korban.

Setelah membuat korban tak berdaya, pelaku merampas sejumlah barang berharga, seperti satu unit sepeda motor Honda Scoopy, dua helm, dua pasang sepatu, dua buah tas, dua unit handphone, serta uang tunai Rp700 ribu.

“Pelaku menggunakan modus berpura-pura sebagai anggota kepolisian untuk menuduh korban memakai narkoba, lalu menodongkan senjata api, memborgol, dan merampas barang-barang korban,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, dalam konferensi pers, Senin (29/9/2025).

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sepucuk senjata api rakitan jenis revolver, lima butir peluru kaliber 38mm, satu borgol, dua handphone milik pelaku, satu unit motor Honda Scoopy milik korban, dua buah helm, dua pasang sepatu, dan dua buah tas milik korban, serta satu unit sepeda motor milik pelaku.

Polisi juga menyatakan bahwa korban mengalami trauma akibat tindak kekerasan yang dialaminya.

Kedua pelaku kini dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara minimal 9 tahun dan maksimal 12 tahun. Saat ini, pelaku telah ditahan di Rutan Polresta Bogor Kota.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui atau mengalami tindakan kriminal dengan menghubungi Call Center 110. Masyarakat juga diminta aktif menjaga keamanan lingkungan melalui peran serta dalam sistem keamanan lingkungan (siskamling).

“Langkah selanjutnya adalah pemberkasan perkara dan pengiriman berkas ke Kejaksaan Negeri Kota Bogor,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto