27.4 C
Bogor
Friday, October 23, 2026

Buy now

spot_img

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pondok Pesantren Darut Tafsir Tanamkan Semangat Perjuangan dan Akhlak Mulia

Ciampea | Jurnal Bogor
Pondok Pesantren Darut Tafsir, Ciampea, Kabupaten Bogor, menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh para santri putra dan putri, guru, serta pengurus pondok pesantren.

Dalam amanatnya, Ismail Ishaq, selaku guru sekaligus inspektur upacara, mengajak seluruh santri untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bentuk kecintaan terhadap agama, bangsa, dan negara.

“Santri harus mampu meneruskan perjuangan para ulama dengan terus belajar, meningkatkan kemandirian, memperluas wawasan, serta menjaga akhlak mulia. Ilmu yang diperoleh di pesantren hendaknya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” demikian pesan amanat yang dirangkum dari poin-poin yang disampaikan.

Ia juga mengingatkan bahwa santri memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itu, santri tidak hanya dituntut untuk memahami ilmu agama, tetapi juga harus memiliki pengetahuan yang luas, kedisiplinan, serta karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Pondok Pesantren Darut Tafsir Bogor yang berdiri sejak tahun 1974 terus berupaya membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Dalam peringatan Hari Santri Nasional tahun ini, berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya parade drumband santri putri, pencak silat santri putra, lomba tari zapin, kreasi nadhoman, dan musabaqah qiraatul kutub atau baca kitab.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini mengusung semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya penerus perjuangan ulama, tetapi juga bagian penting dari masa depan bangsa yang diharapkan mampu membawa perubahan positif melalui ilmu pengetahuan, kemandirian, dan akhlak mulia.

(Najwa Putri Maulida/mg-uika)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles