Parung | Jurnal Bogor
Di tengah gempuran kuliner modern, jajanan tradisional khas Bandung ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat. Salah satunya adalah Mie Kocok Bandung, kuliner legendaris yang sudah ada sejak tahun 1958 dan kini masih ramai diminati.
Berlokasi di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, kios sederhana dengan tulisan “Mie Kocok Bandung” ini menjadi salah satu destinasi kuliner jalanan yang bertahan turun-temurun. Meskipun jauh dari kota asalnya, cita rasa autentik khas Bandung tetap dipertahankan hingga sekarang.

Kuah kaldu sapi jadi kunci kelezatan dan menjadi ciri khas utama Mie Kocok Bandung ada pada kuah gurih dari kaldu sapi asli. Kuah tersebut disajikan bersama mie kuning kenyal, kikil sapi empuk, bakso sapi, tauge segar, irisan daun bawang, taburan bawang goreng, dan perasan jeruk nipis. Perpaduan ini menghasilkan rasa gurih, segar, dan “nampol” di lidah.
“Resepnya sudah kami jaga dari dulu. Kuahnya harus dari kaldu sapi asli biar rasanya tetap otentik. Itu yang bikin pelanggan selalu balik lagi,” ujar Widi Zatmiko, pengelola Mie Kocok Bandung di Parung.
Menurut Widi, proses pembuatan kuah membutuhkan waktu cukup lama agar sari kaldu benar-benar keluar. Karena itu, rasa yang disajikan selalu konsisten setiap hari.
Nah, Mie Kocok Bandung ini harganya bersahabat dan buka setiap hari dari pagi hingga malam. Mie Kocok Bandung menjadi pilihan warga Parung dan sekitarnya untuk sarapan, makan siang, hingga nongkrong malam bersama keluarga dan teman.
Suasana sederhana di pinggir Jalan Raya Parung justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pelanggan yang datang bukan hanya untuk makan, tapi juga untuk bernostalgia dengan rasa kuliner Bandung tempo dulu.
“Kami sengaja pertahankan konsep gerobak dan tempat duduk lesehan. Biar terasa seperti makan di Bandung langsung,” kata Widi, Jumat (10/07/2026)
Dia berharap kuliner tradisional tetap lestari di era serba cepat seperti sekarang. Menuruntnya, kuliner tradisional seperti Mie Kocok Bandung tidak akan punah. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari pelestarian warisan rasa yang sudah ada sejak puluhan tahun.
“Sekali coba, pasti ketagihan. Kami ingin Mie Kocok Bandung tetap jadi kebanggaan dan pilihan kuliner warga, terutama di Parung ini,” tambahnya.
Dengan resep turun-temurun dan pelayanan ramah, tidak heran jika kios ini kerap dipadati pembeli, terutama saat akhir pekan. Bagi yang penasaran, Mie Kocok Bandung di Jalan Raya Parung siap memanjakan lidah Anda dengan kelezatan yang sudah teruji sejak 1958.
(Wawan Hermawanto)


