Bogor | Jurnal Bogor
MTs dan MA Daarul Muhajirin sukses menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Tahun 2026 yang berlangsung pada 29–30 Juni 2026 di Gaza Stable Loji, Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang mengusung tema “Syubbānul Yaum Rijālul Ghad” yang berarti “Pemuda Hari Ini adalah Pemimpin di Masa Depan” ini resmi dibuka pada Senin (29/6/2026) sebagai upaya membentuk generasi muda yang berjiwa pemimpin, berkarakter, dan berakhlakul karimah.
LDKS merupakan program pembinaan karakter yang bertujuan membentuk peserta didik menjadi pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, memiliki kemampuan berorganisasi, serta berakhlakul karimah sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.

Sebanyak 49 peserta yang terdiri atas pengurus OSIS serta siswa kelas VIII, IX, X, dan XI mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh kepala madrasah, dewan guru, pembina OSIS, panitia, serta para pemateri dan instruktur.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan karakter, keterampilan kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), materi organisasi, pelatihan berkuda, leadership games, pengajian malam, renungan, senam pagi, tracking, api unggun dan malam keakraban, hingga ditutup dengan apel penutupan.

Melalui perpaduan antara teori, praktik lapangan, dan pembinaan berbasis nilai-nilai keislaman, peserta tidak hanya dibekali kemampuan memimpin, tetapi juga dilatih menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, komunikatif, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap sesama.
Kepala MTs Daarul Muhajirin, Muhammad Sulthan Alfadly Thalabi, S.Pd.Gr., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pemateri, dewan guru, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, pemateri, dewan guru, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan.”
Beliau juga mengungkapkan rasa bangga atas semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kepada seluruh peserta, saya bangga atas semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan selama mengikuti LDKS. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang berakhlak, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin.”

Lebih lanjut, beliau berharap tema “Syubbānul Yaum Rijālul Ghad” tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus belajar, berproses, dan memberikan teladan yang baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
“Saya berharap LDKS ini dapat menjadi program tahunan yang terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan masyarakat.”
Melalui kegiatan ini, MTs dan MA Daarul Muhajirin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang mampu mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama LDKS dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tumbuh menjadi pemimpin yang siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
(istikhoriyah aulia putri/cc)


