31.9 C
Bogor
Tuesday, June 16, 2026

Buy now

spot_img

Warga Caringin Keluhkan Jaringan Listrik, Satu Jalur Digunakan Lebih dari 20 KK

Caringin | Jurnal Bogor – Warga RT 04 RW 06, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi jaringan listrik yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Pasalnya, satu jalur listrik yang terhubung ke sebuah rumah diketahui digunakan secara paralel oleh lebih dari 20 kepala keluarga (KK), sehingga menyebabkan berbagai gangguan yang telah berlangsung cukup lama.

Akibat kondisi tersebut, warga mengaku kerap mengalami pemadaman listrik dan tegangan yang tidak stabil, terutama pada sore hingga pagi hari. Gangguan tersebut tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga menyebabkan sejumlah peralatan elektronik milik warga mengalami kerusakan.

Beberapa warga mengaku kulkas, mesin cuci, televisi, hingga peralatan elektronik lainnya rusak akibat tegangan listrik yang sering naik turun. Selain itu, kondisi jaringan yang terbebani juga memicu munculnya percikan api pada kabel utama yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kebakaran sewaktu-waktu.

Ketua RT 04 RW 06, Iwan, mengatakan keluhan terkait jaringan listrik tersebut telah lama dirasakan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena selain mengganggu kenyamanan warga, juga mengancam keselamatan lingkungan sekitar.

“Sudah cukup lama warga mengeluhkan kondisi jaringan listrik ini. Satu jalur digunakan oleh lebih dari 20 kepala keluarga sehingga listrik sering redup, tidak stabil, bahkan mati dari sore sampai pagi hari. Selain itu, banyak peralatan elektronik warga yang rusak akibat tegangan listrik yang tidak stabil,” ujar Iwan, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, beberapa kali warga menyaksikan adanya percikan api pada kabel utama saat beban listrik sedang tinggi. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan permukiman warga di sekitar jaringan tersebut.

“Yang paling kami khawatirkan adalah adanya percikan api pada kabel utama. Ini sangat berbahaya karena bisa memicu kebakaran kapan saja. Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi musibah baru ada penanganan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan tagihan listrik yang dinilai tidak wajar. Salah seorang warga, Nurul Mila, mengaku harus mengeluarkan biaya pembelian token listrik hingga Rp500 ribu per bulan, meskipun penggunaan listrik di rumahnya tergolong normal dengan daya listrik 900 VA.

“Saya setiap bulan bisa menghabiskan token listrik sampai Rp500 ribu, padahal pemakaian di rumah normal dan daya listrik hanya 900 VA. Kondisi ini sangat memberatkan ekonomi keluarga,” ungkap Nurul Mila.

Menurut warga, tingginya biaya listrik tersebut diduga berkaitan dengan kondisi jaringan yang tidak normal dan penggunaan jalur listrik secara paralel yang melayani puluhan kepala keluarga. Akibatnya, masyarakat tidak hanya dirugikan dari sisi pelayanan, tetapi juga secara ekonomi.

Gangguan listrik yang terjadi hampir setiap hari juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga. Sejumlah pelaku usaha rumahan mengaku mengalami kerugian karena tidak dapat menjalankan usahanya secara optimal ketika listrik padam dalam waktu cukup lama.

Atas kondisi tersebut, warga RT 04 RW 06 berharap pihak terkait, khususnya PLN, segera melakukan pengecekan dan perbaikan jaringan listrik di wilayah mereka. Warga juga meminta adanya penambahan jaringan atau gardu listrik agar beban listrik dapat terbagi secara merata dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pihak terkait. Jangan sampai terjadi kebakaran atau kerugian yang lebih besar lagi. Warga hanya ingin mendapatkan layanan listrik yang aman, stabil, dan sesuai dengan hak yang seharusnya diterima masyarakat,” pungkas Iwan.

Warga berharap keluhan yang telah berlangsung cukup lama ini segera mendapat respons dari pihak berwenang, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang aman, stabil, dan tidak lagi menimbulkan kerugian baik secara materiil maupun keselamatan. Yudi

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles