Oleh: Asep Saepudin Sayyev
Jurnal Bogor – Prestasi olahraga Kabupaten Bogor di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV/2026 bisa melorot jika pemangku kebijakan tak segera mengambil langkah progresif. Kabar disharmonis KONI Kabupaten Bogor dengan pengurus cabang olahraga (cabor) telah lama mencuat.
Meskipun KONI Kabupaten Bogor menetapkan target “Bogor Kahiji” atau Juara Umum pada Porprov Jabar XV/2026 dan ingin mengulang kesuksesan tahun 2018 sepertinya hanya isapan jempol belaka, jika kebutuhan atlet tidak terpenuhi. Support anggaran Pemkab disebut-sebut jadi masalah KONI-cabor bersitegang.
Di Porprov Jabar, Kabupaten Bogor ‘bukan kaleng-kaleng’. Di Porprov sebelumnya tahun 2022 meraih runner up dengan 139 medali emas dan juara umum ditempati Kabupaten Bekasi (189 Emas), serta peringkat ketiga dihuni Kota Bandung dengan 121 emasÂ
Porprov Jabar XV 2026 sendiri akan diselenggarakan pada 7–20 November 2026, dengan Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Depok sebagai tuan rumah bersama. Ajang olahraga terbesar di Jawa Barat ini akan mempertandingkan 72 cabang olahraga dengan total 1.156 nomor pertandingan, menampilkan ribuan atlet dari berbagai daerah.Â
Bagi Kabupaten Bogor dengan Bupati Rudy Susmanto yang baru memimpin tentu akan menjadi momentum gairah dunia olahraga di Kabupaten Bogor bisa lebih hidup lagi seperti pemerintahan sebelumnya dengan tagline ‘sport and tourism’. Namun fakta adanya ketidakharmonisan KONI dan cabor menjadi masalah tersendiri bagi Pemkab.
Idealnya KONI, cabor dan Pemkab selaras agar target Bogor Kahiji bisa terwujud, namun jika tak lagi guyub, dunia olahraga dan prestasi olahraga Kabupaten Bogor akan hidup segan mati tak mau. Mayoritas cabor kini telah melayangkan mosi tidak percaya terhadap pengurus KONI dan kabarnya akan segera diklarifikasi oleh KONI Jabar. Pemkab pun seperti mundur maju untuk mengucurkan dana. Akhirnya, atlet menjadi korban ketidakharmonisan tersebut.
Bagaimana mungkin atlet dituntut berjuang keras meraih prestasi dengan latihan dan ujicoba jika kebutuhan mereka tidak terpenuhi?. Selagi ada waktu tersisa sebelum pelaksanaan Porprov, ayo berbenah matangkan semua target dengan anggaran yang ideal agar Kabupaten Bogor memiliki prestasi membanggakan pada even 4 tahunan tersebut.
***


