24.1 C
Bogor
Monday, May 25, 2026

Buy now

spot_img

Les Bimbingan Calistung: Persiapan Sebelum Masuk Sekolah Dasar

Bogor | Jurnal Bogor – Menjelang tahun ajaran baru, tren les bimbingan baca, tulis, dan hitung (calistung) semakin diminati oleh orang tua di Kota Bogor. Program ini dinilai menjadi langkah awal dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

Calistung membantu anak mengenal huruf, angka, serta kemampuan menulis dasar. Meski demikian, para pengelola lembaga bimbingan belajar menegaskan bahwa hasil pembelajaran tidak dapat diperoleh secara instan. Membaca dan menulis merupakan keterampilan yang membutuhkan proses bertahap dan konsistensi.

Salah satu contoh datang dari Keenan El Ghani (6), siswa di Bimba RK Planes Pagelaran. Menurut Miss Cici, guru pengajarnya, Keenan awalnya mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Kondisi tersebut sempat membuat orang tuanya khawatir terhadap kesiapan masuk SD.

“Namun setelah mengikuti program dengan pendekatan bertahap dan menyenangkan, Keenan kini mampu membaca cerita sederhana, menulis kalimat pendek, serta menghitung dengan percaya diri. Ia juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi,” ujar Miss Cici.

Seiring perkembangan, lembaga bimbingan di Bogor kini tidak hanya berfokus pada calistung, tetapi juga menghadirkan berbagai program tambahan seperti kegiatan kreativitas, fieldtrip, hingga acara graduation. Pendekatan ini membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan bagi anak.

Kepala Cabang Bimba RK Planes Telaga Kahuripan, Miss Dea, menyampaikan bahwa pihaknya mengedepankan suasana belajar yang positif.

“Kami ingin anak-anak merasa senang saat belajar. Calistung bukan sekadar hafalan, tetapi bagian dari pengalaman kreatif,” jelasnya.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh orang tua siswa. Septi Maulida (32), salah satu wali murid, mengaku melihat perubahan positif pada anaknya setelah mengikuti program bimba.

“Anak saya jadi lebih percaya diri. Tidak hanya belajar membaca, tapi juga berani tampil saat graduation,” ujarnya.

Program kreatif yang diterapkan dinilai mampu menjawab anggapan bahwa les calistung cenderung menekan anak. Dengan metode yang variatif, anak justru lebih termotivasi dan siap menghadapi dunia sekolah.

Selain itu, kegiatan seperti fieldtrip memberikan pengalaman belajar secara langsung, sementara graduation menjadi momen yang menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri sejak dini.

Dengan perpaduan antara calistung, kreativitas, dan dukungan orang tua, bimbingan belajar di Bogor dinilai mampu menghadirkan model pembelajaran yang menyenangkan, sekaligus mempersiapkan anak memasuki Sekolah Dasar dengan lebih percaya diri dan semangat belajar tinggi.

Laporan: Nusrat Synthia Riagustiani – Universitas Negeri Jakarta

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles