26.3 C
Bogor
Friday, March 27, 2026

Buy now

spot_img

Cetak Penyuluh Tangguh, Kementan Gelar Latsar

Ciawi – Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang II Tahun 2026 yang diikuti oleh para CPNS penyuluh pertanian, sebagai upaya mencetak sumber daya manusia unggul dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Kegiatan dibuka secara resmi, Rabu (25/03/2026) secara daring oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

Pelaksanaan Latsar ini menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter dan kompetensi dasar ASN, khususnya penyuluh pertanian, yang memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki posisi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan melalui pendampingan langsung kepada petani.

“Penyuluh adalah ujung tombak di lapangan. Mereka yang memastikan program berjalan, teknologi sampai ke petani, dan produksi meningkat. Karena itu, kita harus siapkan penyuluh yang kuat, tangguh, dan kompeten,” tegas Amran.

Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti dalam arahannya menyampaikan bahwa Latsar CPNS bukan hanya sekadar proses pembelajaran, tetapi juga pembentukan karakter ASN yang siap bekerja di lapangan.

Ia menekankan bahwa penyuluh pertanian dituntut untuk aktif melakukan pendampingan kepada petani, bahkan di luar hari kerja formal, demi menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian dan capaian produksi.

“Peran penyuluh sangat menentukan dalam mendukung percepatan luas tambah tanam dan peningkatan produksi. Oleh karena itu, penyuluh harus hadir, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan petani di lapangan,” ujar Santi.

Sementara itu, Kepala BBPMKP Sukim Supandi menyampaikan bahwa BBPMKP sebagai penyelenggara pelatihan memiliki peran strategis dalam menyiapkan penyuluh pertanian yang profesional dan siap terjun ke lapangan.

“Melalui Latsar ini, kami ingin memastikan para CPNS penyuluh tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki kesiapan mental, integritas, dan semangat pengabdian dalam mendampingi petani,” ujar Sukim.

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas penyuluh menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai program prioritas Kementerian Pertanian, termasuk percepatan tanam dan optimalisasi lahan.

Melalui penyelenggaraan Latsar CPNS ini, Kementan berharap para penyuluh muda dapat menjadi motor penggerak di lapangan yang mampu mengawal program pembangunan pertanian, sehingga swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan.(Restu/BBPMKP)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles