27.1 C
Bogor
Friday, March 6, 2026

Buy now

spot_img

KORMI Kabupaten Bogor Angkat Bicara Soal Isu Taruhan Balap Lari Liar di Luar Kawasan Pakansari

Cibinong | Jurnal Bogor
KORMI Kabupaten Bogor angkat bicara terkait adanya isu tak sedap di media sosial belakangan ini di balik kegiatan lari liar di luar kawasan Pakansari, Cibinong tentang adanya taruhan pada balap lari tersebut.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar angkat bicara menanggapi informasi mengenai adanya indikasi ajang taruhan pada kegiatan balap lari di wilayah Kabupaten Bogor, memberikan pernyataan resmi pada siaran persnya sebagai berikut:

KORMI Kabupaten Bogor tetap mengantisipasi terhadap potensi perjudian pada ajang balap lari jalanan yang merupakan fenomena dan patut diwaspadai. Meskipun biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh segelintir oknum penonton, tindakan tersebut mencoreng nilai sportivitas olahraga.

“Kami mengantisipasi terhadap adanya potensi perjudian pada ajang balap lari jalanan dan patut diwaspadai. Meskipun biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh segelintir oknum penonton, tindakan ini bisa mencoreng nilai sportivitas olahraga,” katanya.

Sebagai langkah preventif Forkopimda Kab Bogor melalui KORMI Kabupaten Bogor telah memfasilitasi kegiatan balap lari ini secara resmi di dalam Gelora Pakansari. Tujuannya adalah untuk mengakomodasi minat anak muda sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, kondusif, serta terpantau sepenuhnya sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan jauh dari praktik negatif seperti taruhan.

Mengenai kejadian yang viral di media sosial tersebut KORMI menegaskan jika kejadian yang terjadi di luar kawasan Gelora Pakansari dan bukan merupakan bagian dari acara resmi yang digelar oleh Forkopimda Kabupaten Bogor melalui KORMI.

“Sangat disayangkan, semangat positif anak-anak muda dalam berolahraga harus tercederai oleh perilaku sebagian kecil penonton yang menjadikan ajang tersebut sebagai tempat bertaruh,” tegasnya.

Rike pun menghimbau kepada seluruh anak muda yang melakukan kegiatan balap lari di luar agenda resmi agar tetap menjaga ketertiban.

” Jangan sampai kegiatan yang sejatinya positif bagi kesehatan dan kebersamaan ini menjadi negatif karena melanggar aturan hukum maupun norma masyarakat,” ucapnya.

Melalui ajang balap lari liar ini Forkopimda Kab Bogor telah memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap fenomena balap lari di bulan Ramadan sebagai alternatif kegiatan positif bagi seluruh masyarakat.

“Kami meminta kepada seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

**Erwin

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles