Leuwiliang | Jurnal Bogor
RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor memperkuat kolaborasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui Pertemuan Jejaring Quality Improvement (QI) yang melibatkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-15 RSUD R. Moh Noh Nur. Pertemuan jejaring ini mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Tim MCGL (Momentum Country and Global Leadership) Jhpiego, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang dan Ranting se-Kabupaten Bogor.
Kegiatan difokuskan pada penguatan mutu layanan berbasis data, peningkatan koordinasi rujukan, serta penerapan standar pelayanan melalui pendekatan Quality Improvement.
Direktur RSUD R. Moh Noh Nur, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS, menyampaikan bahwa penguatan jejaring menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan maternal dan neonatal.
“Di usia ke-15 ini, RSUD R. Moh. Noh. Nur terus berkomitmen memperkuat sinergi pelayanan. Kolaborasi antar fasilitas kesehatan menjadi kunci agar ibu dan bayi mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Perwakilan Tim MCGL Jhpiego, Andriani Siahaan, MHKes, menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan membutuhkan kerja sama yang erat antara FKTP dan FKTL.
“Kolaborasi antara FKTP dan FKTL sangat penting agar proses rujukan berjalan lebih efektif. Dengan komunikasi yang baik dan standar pelayanan yang sama, penanganan ibu dan bayi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, bidan koordinator jejaring juga mendapatkan penguatan penerapan bundle of care serta penyegaran keterampilan klinis yang disampaikan oleh dr. Ammar Fauzan Islami, Sp.A, dokter spesialis anak RSUD R. Moh. Noh. Nur.
Bidan Koordinator wilayah Leuwiliang menyampaikan bahwa kegiatan jejaring ini membantu tenaga kesehatan memahami standar pelayanan yang harus diterapkan secara bersama.
“Pertemuan ini sangat bermanfaat karena kami mendapatkan pemahaman yang sama mengenai standar pelayanan. Harapannya koordinasi rujukan semakin baik sehingga pelayanan kepada ibu dan bayi bisa lebih optimal,” ungkapnya.
Melalui Pertemuan Jejaring Quality Improvement ini, RSUD R. Moh. Moh. Nur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui kolaborasi lintas fasilitas, sejalan dengan semangat 15 tahun pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
(yev/cc)

