Bogor | Jurnal Bogor
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor akan menggelar Kajian Jum’at pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan yang mengangkat materi Mission HMI tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman kader terhadap nilai-nilai perjuangan serta tujuan organisasi.
Kajian tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai di Sekretariat HMI Cabang Kota Bogor. Kegiatan akan menghadirkan Kakanda Moeltazam sebagai pemateri dan diikuti oleh para kader HMI.
Melalui kajian ini, kader diharapkan tidak hanya memahami HMI sebagai sebuah organisasi kemahasiswaan, tetapi juga mengetahui arah perjuangan serta fungsi dan peran HMI dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.
Ketua Umum Komisariat Agama Islam HMI Cabang Kota Bogor Muadz Ibnu Muttafaq mengatakan, kajian rutin merupakan kegiatan yang sangat baik bagi kader karena dapat menjadi ruang untuk memahami lebih jauh fungsi dan peranan HMI di tengah masyarakat.
“Menurut saya, kajian rutin itu merupakan sesuatu hal yang sangat baik. Dari kajian tersebut, kader-kader dapat mengetahui sebenarnya apa fungsi dan peranan HMI di masyarakat, khususnya di Indonesia, serta apa tujuan HMI itu sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, kajian rutin yang dilaksanakan setiap Jumat juga tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menambah wawasan kader, tetapi menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarkader.
“Selain untuk menjalankan fungsi dan peranan HMI, kajian rutin HMI setiap Jumat ini juga berfungsi untuk mempererat tali silaturahmi serta mengembangkan kedekatan emosional sesama kader,” tambahnya.
Menurutnya, kedekatan emosional antar-kader menjadi salah satu hal penting dalam membangun kekompakan organisasi. Dengan adanya kegiatan rutin, kader memiliki ruang untuk berdiskusi, bertukar pemikiran, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menjalankan aktivitas organisasi.
Kajian Jum’at tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi kader untuk terus memperdalam pemahaman terhadap Mission HMI, sehingga nilai-nilai perjuangan organisasi tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat Yakin Usaha Sampai, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang memahami arah perjuangan HMI serta memiliki komitmen untuk menjalankan peran keumatan dan kebangsaan.
(Arif Rizky Effendi/mg-uika)


