Ciomas | Jurnal Bogor
Upaya pengurangan volume sampah dan pencemaran lingkungan terus dilakukan. Salah satunya melalui pengelolaan limbah elektronik atau e-waste. Di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor, kini tersedia layanan yang menerima berbagai jenis limbah elektronik dari masyarakat.
Sejumlah barang elektronik bekas dengan kondisi rusak atau mati dapat disalurkan ke tempat tersebut. Jenis barang yang diterima meliputi telepon seluler android, komputer, playStation 2, papan sirkuit atau PCB dari berbagai perangkat elektronik, baterai telepon seluler, LCD, tembaga, kuningan, dan jenis limbah elektronik lainnya.
Selain menerima barang eceran dari masyarakat, layanan ini juga menyediakan skema lelang atau pembelian borongan untuk aset kantor dan instansi yang sudah tidak terpakai.
Pengelola lapak barang bekas, Septrianu menyampaikan bahwa tujuan utama pembukaan layanan ini adalah untuk memfasilitasi masyarakat agar tidak membuang limbah elektronik secara sembarangan.
“Limbah elektronik mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari tanah dan air apabila tidak dikelola dengan benar. Dengan adanya layanan ini, kami berharap masyarakat lebih sadar untuk menyalurkan barang bekas elektronik ke tempat yang tepat,” ujarnya Septrianu ditemui di tempat usahanya di Jalan Raya Kreteg Ciomas, Kabupaten Bogor RT 01 RW 03, Selasa (19/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah, termasuk sampah elektronik. Pengelolaan yang baik terhadap e-waste juga sejalan dengan program ekonomi sirkular dan pengurangan beban Tempat Pembuangan Akhir atau TPA.
Masyarakat yang ingin menjual barang-barang bekasnya bisa menghubungi WhatsApp 0895 3854 26655.
Diharapkan dengan adanya usaha serupa di berbagai wilayah, penanganan sampah elektronik di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat.
(Wawan Hermawanto)


