Nanggung l Jurnal Bogor
Kabar baik datang dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin terkait kondisi gedung SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor yang kondisinya sangat mengkhawatirikan karena rusak berat. Nurodin menyebutkan, sekolah tersebut telah diusulkan revitalisasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.
”Menurut info dari Kadisdik untuk pembangunan gedung SDN Cadas Leueur insya Allah dapat revitalisasi dari anggaran APBN program Dana Alokasi Khusus (DAK). Jadi sudah diusulkan ke kementerian untuk revitalisasi, mudah mudahan tahun ini,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Senin (20/6/2026).

Nurodin menjelaskan, perihal gedung sekolah yang rusak berat itu juga akan dibawa ke Komisi 3 DPRD sekaligus pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara
(KUA -PPAS).
“Yang kami tahu untuk SDN Cadas Leueur sudah muncul di APBD, coba kami kroscek lagi seperti apa,” paparnya.
Sebelumnya pihak sekolah SDN Cadas Leueur, akhirnya memutuskan kegiatan belajar mengajar (KBM) digelar di luar ruangan kelas menggunakan terpal, Senin (20/7/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi karena khawatir gedung SDN Cadas Leueur ini bisa ambruk seperti SDN Nangela dan Ciketug.
”Setiap hari di jam sekolah dibuat merasa gak tenang was-was, maka kami berinisiatif membuat tenda terpal untuk kegiatan belajar pada Senin besok,” kata Kepala Sekolah SDN Cadas Leueur Juhaeriyah kepada Jurnal Bogor, Minggu (19/7/2026).
KBM menggunakan terpal menurutnya jauh lebih aman. Sebab, kalau musibah terjadi sewaktu waktu gedung SDN Cadas Leueur yang sudah tak layak itu ambruk siapa yang akan bertanggung jawab.
”Coba kalau gedung SDN Cadas Leueur kejadiannya di jam belajar, dan mengakibatkan adanya korban siapa yang akan bertanggungjawab jawab,” tegas Juhaeriyah usai melangsungkan pembuatan tenda terpal yang akan digunakan kegiatan belajar ratusan siswa.
”Kami sebagai kepala sekolah merasa bertanggung jawab terhadap keselamatan semua yang ada di lingkungan SDN Cadas Leueur. Kami tidak mau mengambil risiko kalau seandainya Gedung SDN Cadas Leueur itu terjadi ambruk,” jelasnya.
Seharusnya kata dia, pada tahun 2026 ini Gedung SDN ini menjadi prioritas pembangunan karena kondisinya sangat mengkhawatirkan.
Bangunan SDlN Cadas Leueur sendiri kini kondisinya memprihatinkan. Pihak sekolah di setiap tahunnya telah mengajukan pembangunan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) maupun Bappeda Litbang, termasuk Pemerintah Desa Bantarkaret telah mengusulkan di Musrenbang tingkat Kecamatan yang berlangsung pada 13 Februari lalu yang dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bogor.
** Arip Ekon


