28.7 C
Bogor
Tuesday, July 7, 2026

Buy now

spot_img

SPMB Kabupaten Bogor Masih Diwarnai Protes Orang Tua Murid

Cibinong | Jurnal Bogor
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Bogor masih menyisakan protes orang tua murid. Salah seorang warga Perum Permata Puri Harmoni 1 Cileungsi mengaku tak habis pikir anaknya ditolak daftar ulang di SMPN 4 Cileungsi meski di sistem SPMB diterima.

“Pihak sekolah menyebut cuma 10 anak yang masuk, padahal di sistem itu 14 anak,” ujar UJ, orangtua murid,” Senin (6/7/2026).

Dia menjelaskan, pihak sekolah menyebutkan kuota tambahan untuk jalur domisili 10 anak, dan yang 4 anak lagi dari jalur raport. Namun ia merasa lucu saja karena untuk kuota raport sudah terpenuhi ada 87 anak.

Menurutnya yang merasa aneh ketika diminta bukti yang 10 anak dari domisili dan 4 anak dari  raport. Namun yang membingungkan karena pihak sekolah tidak bisa menjawab. “Ini udah jelas bahwa penambahan jalur domisili 14 jadi 112 + 14 = 126. Nah, anak saya ada di sistem ini, namun kenapa sekarang tidak bisa daftar ulang,” jelasnya.

Sebagai orangtua yang menginginkan anaknya dapat diterima di sekolah negeri, dia mengaku telah mendatangai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk bisa menjelaskan perihal tersebut. Namun pihak Disdik seolah tak mau peduli dengan protesnya.

“Sudah menemui Pak Warno bagian SPMB Kabupaten Bogor,  namun jawaban tidak memuaskan. Sistem sudah ditutup pada 26 Juni,” ungkapnya.

Sementara Kadisdik Rusliandi ketika dikonfirmasi Jurnal Bogor perihal masalah tersebut tak merespons. Begitu juga dengan Sekdis Rameni, padahal permasalahan ini untuk memastikan transparansi dan keadilan bagi seluruh anak yang mendaftar di SMP negeri.

** Asep S.Sayyev

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles