‎
Nanggung l Jurnal Bogor – ‎Mesjid Al-Hidayah yang berlokasi di Kampung Pabangbon dilingkungan RW 04 di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang dibangun berbasis swadaya dengan menggunakan arsitektur khusus hingga menghabiskan anggaran cukup pantastis.
‎
‎2019 berawal bantuan CSR PT Antam tbk, UBPE Pongkor kini masyarakat terus berpartisipasi dan bergotong royong melangsungkan pembangunan mesjid megah Al- Hidayah yang berukuran 20×28 meter itu.
‎Secara berkala pembangunan Mesjid masih berlangsung, saat ini tengah fokus pada pengerjaan empat titik menara.” kata masyarakat sekitar H Hidayat kepada Jurnal Bogor, Senin (6/7/2026).
‎
‎Animo masyarakat akan pembangunan mesjid itu begitu tinggi, maka itu masyarakat berinisiatif untuk membangun kembali dengan skala besar dan bisa menampung jamaah dengan jumlah banyak.
‎
‎Kini mesjid itu bisa menampung jamaah jumlah banyak.
‎
‎Apalagi jamah pada sholat Jumat maupun hari raya Idul Fitri, masyarakat dilingkungan di lima RT biasa beribadah di mesjid itu.” kata Hidayat.
‎
‎Tak sampai disitu, selain berswadaya membangun tempat ibadah mesjid Al-Hidayah masyarakat juga bersukarela membangun Pondok pesantren dan sarana pendidikan Gedung sekolah Madrasah Tsanawiyah Ibtidaiyah (MTS) berikut insfratruktur pelebaran jalan.
‎
‎Dengan keguyuban dan kompak, sangat bersyukur beragam fasilitas masyarakat bisa dibangun secara swadaya.” ujar ketua DKM Masjid Al- Hidayah Baekandi.

Baekandi yang merupakan pemilik Yayasan Jahrotul Hidayah mengaku, bersyukur gedung sekolahnya yang dibangun masyarakat dengan cara bergotong royong.
‎
‎Ditengah sulitnya ekonomi, Alhamdulillah masyarakat begitu guyug dan telah membangun fasilitas umum.” aku Baekandi bersyukur.
‎
‎Ditempat yang sama, H Padli sekaligus Ketua pembangunan menyebut, partisipasi dan peran serta masyarakat dalam dalam membangun beragam fasilitas, menurutnya, sebagai bentuk kepedulian sebagai warga dilingkungan.
‎
‎
‎Membangun itu tidak ada batasan, sepanjang untuk kepentingan umat baginya tak masalah, sah- sah saja.
‎
‎Namun, itupun sesuai dengan kemampuan,” tukasnya Arip Ekon


