Caringin | Jurnal Bogor – Di tengah himpitan ekonomi, Aa Subrowi, seorang penyandang disabilitas warga Kampung Cikalang RT 04 RW 06, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tetap berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya.
Sehari-hari, pria paruh baya tersebut menghabiskan waktu di depan kompor mengolah berbagai jenis gorengan yang kemudian dijual di warung miliknya. Sementara itu, sang istri setiap pagi rutin membantu perekonomian keluarga dengan berkeliling menjajakan gorengan dari rumah ke rumah warga sekitar.
Namun, di balik perjuangannya mencari nafkah, Aa Subrowi dan keluarganya harus hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan. Bagian atap rumah sudah mengalami kerusakan dan dikhawatirkan sewaktu-waktu roboh. Selain itu, sejumlah dinding rumah juga mengalami retak cukup parah yang mengancam keselamatan penghuni.
“Kami hanya bisa pasrah dengan kondisi tempat tinggal kami saat ini. Meski hati kecil kami selalu diselimuti rasa khawatir akan kejadian yang tidak kami harapkan, semoga Allah SWT selalu melindungi keluarga kami,” tutur Aa Subrowi, Jumat (19/6/2026).
Ia mengaku rumahnya sudah beberapa kali didatangi oleh berbagai pihak. Bahkan, data dan dokumentasi kondisi rumahnya telah beberapa kali diambil untuk keperluan pendataan.
“Sering rumah kami didatangi beberapa pihak, difoto dan diminta data. Tapi sampai saat ini belum ada realisasi. Mungkin memang belum ada rezeki kami,” sambungnya.
Sementara itu, Pemerintah Caringin melalui Sekretaris Desa (Sekdes) membenarkan bahwa rumah milik Aa Subrowi pernah diusulkan untuk mendapatkan bantuan pervbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu).
“Rumah tersebut pernah kami usulkan. Namun sampai saat ini kami juga masih menunggu. Kami akan terus berupaya mencari solusi. Selain program Rutilahu, mudah-mudahan ada program pemerintah lainnya yang bisa membantu perbaikan rumah milik Pak Aa Subrowi,” paparnya.
Kini, Aa Subrowi dan keluarganya hanya bisa berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun para dermawan agar dapat memiliki rumah yang lebih layak dan aman untuk ditempati. Yudi


