29.7 C
Bogor
Friday, June 5, 2026

Buy now

spot_img

HJB ke-544 di Malasari, RSUD R.Moh.Noh Nur Dukung Fasilitas Kesehatan di Pelosok

Leuwiliang | Jurnal Bogor
RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang diselenggarakan di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Kehadiran rumah sakit dipimpin oleh Direktur RSUD R. Moh.Noh Nur dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., bersama jajaran struktural manajemen, dan rengrengan RSUD sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Bogor pada Rabu, 3 Juni 2026.

Peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 tahun ini mengusung tema “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, yang mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju dan sejahtera.

Rangkaian kegiatan HJB ke-544 diawali dengan pra-acara pada H-1 yang meliputi gotong royong penataan Lapangan Citalahab dan pembersihan jalur, persiapan logistik serta bahan pangan lokal oleh warga desa, hingga malam tirakatan dan doa bersama yang dilaksanakan di Padepokan Lemah Pandita.

Pada hari puncak (Hari H), acara diawali dengan kedatangan Bupati Bogor, Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Bogor, serta Kepala Perangkat Daerah yang hadir mengenakan pakaian adat sebagai wujud pelestarian budaya daerah. Selanjutnya dilaksanakan Upacara Pokok Peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 di Lapangan Citalahab dengan suasana khidmat dan penuh makna kebersamaan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., yang menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 di Desa Malasari ini harus menjadi titik balik kita bersama. Kita tidak boleh lagi melihat adanya ketimpangan. Pembangunan, terutama infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas pelayanan kesehatan, harus dirasakan secara merata, berkeadilan, dan menyentuh seluruh masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor.

Acara semakin semarak dengan penampilan Aksi Demonstrasi Simulasi Penyelamatan Sandera (Gultor) oleh pasukan elite Kopassus yang menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian peringatan tahun ini. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan Pesta Rakyat Helaran Dongdang berupa arak-arakan serta perebutan hasil bumi yang menjadi simbol kemakmuran, kebersamaan, dan rasa syukur masyarakat.

Seluruh peserta juga mengikuti sesi foto bersama Bupati Bogor, Forkopimda, serta para pengisi acara, dilanjutkan dengan prosesi simbolis pelepasan burung ke alam liar sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan di kawasan kaki Gunung Halimun Salak.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Bogor juga melakukan penandatanganan prasasti peresmian Gedung Hemodialisis dan BDRS RSUD R. Moh. Noh Nur Kabupaten Bogor, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Bogor.

Acara dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bogor di Padepokan Lemah Pandita, serta diakhiri dengan makan bersama hidangan lokal dan peninjauan potensi desa wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Malasari.

Partisipasi Direktur RSUD R. MOH. NOH NUR, dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., bersama jajaran struktural manajemen, dan rengrengan RSUD dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap semangat kebersamaan dan pembangunan Kabupaten Bogor, khususnya di sektor kesehatan. RSUD R. MOH. NOH NUR berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dirgahayu Kabupaten Bogor ke-544, Bogor Bergerak Serempak, Nyata Berdampak.

(yev/cc)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles