Ciomas | Jurnal Bogor
Pada 20 Juli 2026, Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Pakuan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 melalui program unggulan WIRALOKA: Inovasi Teknologi Komposter Cerdas Berbasis Circular Economy Menuju Desa Wirausaha Berkelanjutan di Desa Kota Batu. Kegiatan yang bertempat di Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor ini merupakan bagian dari rangkaian Kimia Mengabdi (KIMADI) 2026 sekaligus menjadi langkah awal pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan inovasi teknologi, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Camat Ciomas, Kepala Desa Kota Batu beserta jajaran perangkat desa, Wakil Rektor Universitas Pakuan, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan FMIPA, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA, Ketua Program Studi Kimia selaku Dosen Pendamping PPK Ormawa, dosen dan tenaga kependidikan Program Studi Kimia, mitra program, serta masyarakat Desa Kota Batu yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Singgih Irianto TS, M.Si., Wakil Rektor Universitas Pakuan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program PPK Ormawa sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“PPK Ormawa bukan sekadar program pengabdian, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat. Kami berharap WIRALOKA dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kota Batu serta menjadi program yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan Program WIRALOKA juga disampaikan oleh Drs. Tirta Juwarta, M.Si., Camat Ciomas, yang mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi pengelolaan lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Ratna Wulansari, Kepala Desa Kota Batu, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Kota Batu sebagai mitra pelaksanaan PPK Ormawa 2026. Pemerintah Desa Kota Batu menyambut baik kehadiran Program WIRALOKA sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah organik sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis lingkungan.
“Pemerintah Desa Kota Batu menyambut baik kehadiran Program WIRALOKA di Desa Kota Batu. Kami berharap program ini dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah organik, memberikan manfaat bagi lingkungan, serta membuka peluang ekonomi masyarakat melalui inovasi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai rangkaian pelaksanaan Program WIRALOKA selama PPK Ormawa 2026, meliputi penerapan teknologi komposter cerdas, pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi, pengembangan kewirausahaan, serta pendampingan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan.
Program WIRALOKA menjadi wujud komitmen Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Pakuan dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, mitra, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan serta mendukung terwujudnya Desa Kota Batu sebagai desa wirausaha yang mandiri, inovatif, dan ramah lingkungan.
**


