33 C
Bogor
Saturday, June 27, 2026

Buy now

spot_img

Sukajaya Benahi Infrastruktur Keagamaan

Sukajaya l Jurnal Bogor
‎‎Pemerintah Desa Cileuksa, Sukajaya, Kabupaten Bogor melakukan pembenahan infrastruktur dan fasilitas keagamaan dengan gotong -royong berbasis swadaya yang sejalan dengan program Pemkab Bogor pada Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

‎Kepala Desa Cileuksa Ujang Ruhyandi mengatakan, partisipasi masyarakat setiap tahunnya menghadirkan gebrakan baru melalui semangat kebersamaan seperti mengerjakan pelebaran jalan desa secara swadaya. Selain itu juga rencana pembukaan jalan, pembangunan saluran irigasi, hingga penyediaan prasarana penunjang bagi sarana ibadah, khususnya masjid.

‎”Seluruh pekerjaan dilakukan secara bersama-sama tanpa mengandalkan pihak luar, hal ini mencerminkan kuatnya solidaritas warga,” kata Ujang Ruhyandi (13/4/2026)

‎Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian menjalankan instruksi dari pemerintah, baik pusat, provinsi hingga Pemerintah Kabupaten Bogor.

‎”Sesuai arahan Presiden, Gubernur dan Bupati Bogor untuk menjaga kondusifitas wilayah. Desa yang membangun kekompakan melalui bulan bakti gotong royong demi kemajuan lingkungan desa Cileuksa kedepan,” ujarnya.

‎Ujang Ruhyadi menjelaskan terkait pelaksanaan BBGR tahun 2026 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sikap kebersamaan di tengah masyarakat.

‎“Alhamdulillah, antusiasme warga sangat luar biasa. Hampir di setiap titik kegiatan, masyarakat hadir dan terlibat langsung, mulai dari bapak-bapak, pemuda, hingga ibu-ibu yang turut membantu. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong di Desa Cileuksa masih sangat kuat dan menjadi budaya yang terus kami jaga,” katanya.


Ia menjelaskan pelaksanaan BBGR tahun ini tersebar di sejumlah titik kampung, diantaranya MCK dan tempat wudhu Masjid Kampung Cileuksa Hilir, renovasi total Masjid Kampung Cileuksa Kaler, pembersihan jalan Cileuksa Desa, pelebaran dan perbaikan infrastruktur jalan akses menuju Cijairin dan Cieur, hingga Kampung Ciparengpeng.

‎Pembangunan tersebut kata dia diprioritaskan berdasarkan kebutuhan masyarakat, khususnya akses jalan yang selama ini menjadi kendala mobilitas warga.

‎“Perbaikan dan pelebaran jalan ini sangat penting, karena menjadi akses utama warga dalam beraktivitas, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap,” katanya.

‎‎Lebih lanjut, Ujang Ruhyadi menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Menurutnya, nilai kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus dipupuk di tengah perkembangan zaman.

‎“Gotong royong bukan hanya sekadar bekerja bersama, tetapi juga membangun rasa memiliki terhadap desa. Dengan kebersamaan ini, kami optimistis Desa Cileuksa akan terus berkembang, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat kami,” tukasnya.

** Arip Ekon

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles