30.6 C
Bogor
Monday, April 15, 2024

Buy now

spot_img

Guru Daarul Muhajirin Semakin Erat Hubungan Silaturahminya Melalui Tradisi Buka Bersama

JURNAL Inspirasi – Setiap tahun, tali persaudaraan di antara para guru Daarul Muhajirin semakin terjalin erat melalui tradisi yang tak tergantikan buka puasa bersama. Dalam suasana penuh kehangatan, guru-guru tersebut berkumpul di Rumah Makan Sari Rasa Sambal Dower di Jl. Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Selasa (26/3/2024).

Acara yang diadakan secara rutin ini tidak hanya lancar, tetapi juga membawa senyum kebersamaan yang tiada tanding. Seperti tahun-tahun sebelumnya, momen ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya menjaga hubungan silaturahmi yang harmonis di antara rekan-rekan sesama pendidik.

Dalam sebuah pesan dari guru Acep Hidayat, ia menekankan makna mendalam dari tradisi buka bersama ini.

“Kalau dalam kaidah puasa, orang yang berpuasa mendapatkan dua kebahagiaan, salah satunya adalah ketika berbuka puasa. Pada malam hari ini, kita dibuktikan dengan berbuka puasa bersama sehingga kita bisa merasakan hikmah terbesar, yaitu kebersamaan dan kekeluargaan di antara guru-guru MTs Daarul Muhajirin dan keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Daarul Muhajirin. Salah satu hikmahnya adalah kebersamaan,” katanya.

Hidayat juga memberikan saran agar kegiatan buka bersama dilaksanakan di rumah dewan guru untuk menambah keistimewaan acara tersebut dan menjaga silaturahmi tetap terjaga. Ia juga berharap agar para guru di masa mendatang terus meningkatkan profesionalisme mereka.

“Ini yang paling penting sekali, apalagi saat ini guru dituntut sebagai guru profesional. Guru tidak boleh stagnan, tetapi harus ada progres dan perkembangan dalam hal administrasi dan pengajaran. Guru harus selalu kompetitif dan terus berusaha untuk memperbaiki dirinya. Walaupun mungkin masih jauh untuk menjadi guru yang benar-benar profesional, tetapi sedikit demi sedikit pasti ada perkembangannya,” tambahnya.

Tradisi buka bersama ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan di antara para guru, tetapi juga sebagai momentum untuk merenungkan makna dari ibadah puasa serta pentingnya meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik yang profesional. Dengan semangat yang terus berkobar, para guru Daarul Muhajirin siap menghadapi tantangan dan terus berkontribusi dalam dunia pendidikan.

(istikhoriyah aulia putri/mg-uik)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles