26.2 C
Bogor
Sunday, July 21, 2024

Buy now

spot_img

Kampung Konservasi Cisangku Diminati Wisatawan

Antam Support Peningkatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pelestarian Alam

jurnalinspirasi.co.id – Obyek wisata di Kampung Cisangku, Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor yang memiliki persemaian pembibitan pohon endemik kini telah  banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun domestik.

Ketua kelompok tani hutan konservasi model Cisangku Hendrix menjelaskan, pada tahun 2007 berdirinya kelompok model kampung konservasi (MKK) Cisangku. Namun kini konsep objek wisata ini berbasis melestarikan alam seiring keterlibatan PT Antam dalam mendukung program  peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sejak tahun 2009 sejak bibit dan 2023 keterlibatan PT Antam Pongkor dirasakan manfaatnya oleh Kampung konservasi Cisangku, selain menjadi tempat persemaian pembibitan pohon keras endemik, secara alamiah terdapat dua Curug kembar.

Bahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan kampung konservasi Cisangku juga menyediakan tempat camping ground dan kolam renang dengan memanfaatkan sumber air dari pegunungan sekitar.

“Sejak 2009 hingga 2023, Keterlibatan PT Antam dalam mendukung objek wisata ini tentu sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Hendrix kepada Jurnal Bogor, Minggu (3/2).

Kemajuan destinasi wisata dibawah kawasan hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGH) tak lepas bantuan dari CSR PT Antam Pongkor dan peran serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan model kampung konservasi (MKK) dalam mendukung kelestarian alam  dan meningkatkan usaha kreatif masyarakat ini telah banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun domestik.

Bukan hanya pengembangan destinasi wisata akan tetapi prodak hasil kreativitas masyarakat seperti kopi yang sudah beredar luas dipasaran, kini telah banyak diminati pembeli maupun pengunjung.

Kopi  tumbuk lokal  Arabika yang ditanam masyarakat Cisangku dengan pengolahan secara manual atau tradisional itu  yang telah diproduksi sejak tahun  2022 telah mendapat label halal dan izin edar secara luas.

Salah satu wisatawan asal Tangerang, Roni mengaku sudah kesekian kalinya berkunjung ke Curug Kembar Cisangku. “Semenjak tempat wisata ini dibuka, kami tahunya dari medsos, karena penasaran. Kini sudah ke dua kalinya kami dan yang lainnya berkunjung ke curug kembar cisangku,” tandasnya.

Sementara anak perusahaan negara berstatus Badan Usaha Milik Negara PT. Antam Tbk, UBPE Pongkor terus mensupport  pengembangan dan pemberdayaan, salah satu mendukung berkembangnya destinasi wisata guna meningkatkan sumber ekonomi masyarakat dalam program berbasis pelestarian  alam sekitar.

Manager CRS PT  Antam Tbk, UBPE Pongkor Arip Rahman Soleh mengakui program ini  ini bagian dari pemberdayaan masyarakat yang bekerja sama dengan  balai hutan taman Nasional Gunung Halimun Salak. Pihak Antam sendiri membutuhkan bibit pohon seperti endemik yang dikelola masyarakat Cisangku.

“Disini potensinya ada sehingga kami mensupport dengan dibentuknya kelompok tani hutan kampung konservasi Cisangku,” jelasnya.

Ditengah monitoring sekaligus digelarnya cucurak jelang ramadhan bersama jajaran kepolisian dari Mapolsek Nanggung Arip Rahman Soleh berpesan, tentunya bagi masyarakat yang ingin serius dan berkembang, PT Antam siap membantunya.

(arip Ekon)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles