Home News Tak Safety, Sepeda Listrik yang Dipakai Anak-anak di Jalan Raya Rawan Kecelakaan

Tak Safety, Sepeda Listrik yang Dipakai Anak-anak di Jalan Raya Rawan Kecelakaan

ilustrasi

Leuwiliang | Jurnal Bogor 

Keberadaan sepeda listrik kian hari kian meningkat di jalan raya. Sebagian besar para penggunanya masih anak-anak.

Terlihat di beberapa titik jalan raya provinsi seperti di Pasar Leuwiliang dan Jalan Raya Leuwisadeng anak-anak lalu lalang berboncengan menggunakan sepeda listrik.

Menurut warga pengguna jalan, Asep, kondisi seperti ini sangat dikhawatirkan kejadian kecelakaan lalulintas.

Pasalnya, anak-anak tersebut tidak safety atau aman dalam menggunakan sepeda listrik. Bahkan malah membuat pengendara umum terganggu.

“Iya, kita jadi ikut khawatir melihatnya. Karena jalan raya ini ramai oleh kendaraan umum,” katanya. Senin (27/02/23).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Rizki Permana, dia menilai maraknya pengguna sepeda listrik oleh anak-anak sangat miris.

“Sangat miris, apalagi anak-anak ini berboncengan dengan melebihi kapasitas, saya lihat sampai empat orang berboncengan di jalan raya,” ucapnya.

Kata dia, bahwa jalan raya bukan peruntukannya untuk sepeda listrik, seharusnya sepeda listrik tersebut dipergunakan di tempat yang semestinya.

“Seharusnya sepeda listrik ini kan digunakan untuk di jalan pemukiman atau di perumahan, kalaupun di jalan raya harus dengan safety,” kata Rizki yang juga merupakan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Bogor itu. 

Dia juga menghimbau dalam hal ini pentingnya peran orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya.

“Memberikan kasih sayang terhadap anak boleh saja, namun ini sangat dikhawatirkan terjadi kecelakaan,” paparnya.

Sementara, Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Leuwiliang Iptu Tri Aryanto mengatakan, dalam hal ini pihaknya belum mendapatkan instruksi dari pimpinan sehingga belum menindak  pengguna sepeda listrik. 

Kendati pihaknya untuk meminimalisir  terjadinya yang tidak diinginkan akan bekerja sama dengan bhabinkamtibmas di wilayah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Mungkin nanti Bhabinkamtibmas bisa berkoordinasi  dengan RT maupun RW agar memberikan arahan atau sosialisasi terhadap penjual sepeda listrik mungkin bisa dikumpulkan,” pungkasnya.

** Andres

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version