Home News Dihadapan Para Kiyai, Iwan Minta Maaf Kepada Seluruh Umat Islam

Dihadapan Para Kiyai, Iwan Minta Maaf Kepada Seluruh Umat Islam

Cisarua | Jurnal Bogor
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan meminta maaf kepada seluruh umat Islam khususnya di Kabupaten Bogor, maupun umumnya di Indonesia atas pernyataannya yang siap bersumpah menginjak Al-Qur’an saat ditanya salah satu media lokal harian terkait jual beli jabatan.

Permintaan maaf itu diucapkan Iwan Setiawan saat berkumpul bersama para kiyai dan tokoh agama yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor, di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Huda, Kampung Cilember, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Minggu (26/2).

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya khususnya kepada umat Islam di Kabupaten Bogor dan Indonesia umumnya,” ucap Plt Bupati Bogor kepada wartawan dan disaksikan para tokoh ulama serta kiyai.

Menurutnya, pernyataan sumpah itu terucap karena ingin meyakinkan warga Kabupaten Bogor, bahwa saat pelaksanaan mutasi atau rotasi para pegawai aparatur sipil negara (ASN) tidak ada jual beli jabatan.

“Ucapan sumpah saya itu tidak ada maksud sedikit pun untuk menistakan agama. Itu semata-mata ingin meyakinkan masyarakat, kalau dalam pelaksanaan mutasi dan rotasi pegawai ASN tidak ada jual beli jabatan seperti yang ditanyakan,” papar Iwan dengan raut wajah sedih.

Iwan menjelaskan, untuk mutasi atau rotasi maupun adanya pegawai ASN yang naik jabatan, membutuhkan proses panjang. Dimana, berkas yang diajukan terlebih dulu melalui provinsi dan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Saya pun pernah jadi saksi dan oleh para penegak hukum diingatkan jangan sampai terjadi jual beli jabatan. Berikut juga amanat partai, tidak boleh melakukan korupsi atau menjual belikan jabatan saat adanya mutasi atau rotasi pegawai ASN,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Iwan pun mengaku, Al-Qur’an itu imam baginya yang mana harus betul-betul dijaga, sehingga tidak mungkin berani melecehkan sesuatu yang dijadikannya sebagai imam.

“Saya dibesarkan di keluarga kiyai dan dari dulu di pesantren kan oleh orang tua di Pondok Pesantren Nurul Hak. Jadi sekali lagi saya minta maaf atas kesalahan pernyataan saya,” ungkapnya.

Sementara, KH. Rohmatulloh, pemilik Pondok Pesantren Darul Huda Cilember, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, mengatakan permasalahan Plt Bupati Bogor sudah selesai. Sebab, Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan sudah meminta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataannya.

“Saya memaklumi dan memaafkan atas kehilafan Plt Bupati Bogor. Saya juga menghimbau agar warga jangan mudah terprovokasi,” tukasnya.

Hadir dalam acara tersebut, KH. Rahmatullah, Abah Farhan dan para ustad wilayah selatan lainnya yang juga dihadiri Kepala Diskominfo, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bogor serta anggota dewan Partai Gerindra.

** Dede Suhendar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version