Ciki Ngebul Bisa Sebabkan Keracunan

0
ilustrasi Ciki Ngebul/net

Cigudeg | Jurnal Bogor

Kementerian Kesehatan telah merilis bahaya jajanan Ciki Ngebul yang baru-baru ini menjadi sorotan. Meskipun jajanan ini banyak disukai terutama oleh anak-anak, namun ternyata bahayanya cukup besar.

Kepala Puskesmas Cigudeg Dr. Muhammad Arvid Suhada juga mengakui akhir akhir ini publik dihebohkan dengan fenomena keracunan akibat jajanan Ciki Ngebul tersebut.

“Yang perlu dipahami adalah penggunaan nitrogen cair pada makanan, menyebabkan keracunan,” ungkap dr. Muhammad Arvid Suhada kepada wartawan, Rabu (11/22/23).

Dr. Arvid menyampaikan bahwa nitrogen cair seyogyanya merupakan cairan kimia yang biasa digunakan tenaga medis dengan cara disemprot pada kulit untuk mengobati pasien-pasien yang menderita cidera pada saat olah raga akibat benturan dan nyeri otot ringan saat berolah raga.

“Efek yang ditimbulkan adalah sensasi dingin yang sangat, membeku dan mengakibatkan efek baal, sehingga nyeri untuk sementara waktu dapat ditahan, dan atlet dapat melanjutkan olahraga kembali,” katanya.

Menurut, dr. Arvid, penggunaan nitrogen cair ini tidak dianjurkan untuk makanan. “Sehingga ketika konsumen memakan makanan yang mengandung nitrogen cair, maka hasilnya akan menyebabkan luka bakar akibat sensasi dingin yang ditimbulkan terutama untuk alat pencernaan yang dilewatinya,” katanya.

Kasus yang terjadi menurut dr. Arvid, mengindikasikan akibat yang ditimbulkan setelah makan makanan yang mengandung nitrogen cair adalah menyebabkan mual, muntah, perut kembung dan nyeri perut yang hebat.

“Bahkan dapat menyebabkan perforasi atau usus bolong yang mengharuskan penderita dilakukan tindakan operasi,” katanya.

Oleh karena itu, dr. Arvid mengatakan saat ini Kementrian Kesehatan bersama jajarannya di Dinas Kesehatan, menggandeng seluruh lapisan masyarakat agar mewaspadai gejala keracunan akibat konsumsi Ciki Ngebul atau smoke food tersebut.

“Hindari mengkonsumsi jenis makanan ini dan laporkan jika kasus ditemukan,” tukasnya.

** Andres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here