Warga Tolak Rambu RSIA Medika Kenari

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Pemasangan rambu unik RSIA Medika Kenari mendapat penolakan dari warga setempat. Pasalnya, pemasangan rambu tersebut dianggap sepihak dan tidak pernah mendapatkan persetujuan dari warga. 

Selain itu pemasangan rambu tersebut dianggap mengganggu para pengguna jalan yang akan melintas. Warga pun mendesak agar rambu unik milik RSIA Medika Kenari tersebut segera dicopot.

“Kami tidak pernah mendapat pemberitahuan kalau ada pemasangan rambu ini. Karena yang kami tahu, tiba-tiba rambu itu sudah terpasanga dan warga banyak yang menolak karena mengganggu,” kata salahsatu warga setempat, Yuyung Junaedi kepada Jurnal Bogor,Kamis (01/12).

Menurut dia, warga tidak mengetahui apakah pemasangan rambu tersebut sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor atau belum. Namun yang jelas, warga tidak pernah dimintai persetujuan dari pihak RS Medika Kenari terkait pemasangan rambu tersebut.

“Ini jelas tindakan arogan dari pihak RS Medika Kenari. Rambu ini kan jelas kepentingan pihak rumah sakit, seharusnya mereka melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan warga,” tukasnya.

Yuyung mengaku, warga setempat dan pemilik ruko di sekitar berdirinya rambu tersebut menyatakan penolakan terhadap keberadaan rambu tersebut dan meminta rambu tersebut segera dicabut. Karena, warga dan pemilik ruko beranggapan jika keberadaan rambu tersebut mengganggu para pengguna jalan dan kendaraan yang akan parkir.

“Warga dan pemilik ruko menolak keberadaan rambu ini karena merugikan dan mengganggu. Apalagi pihak RS Medika Kenari tidak pernah meminta izin kepada warga untuk memasang rambu ini. Oleh karena itu, kami meminta agar segera dicabut,” pungkasnya.

** Taufik/Nay 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here