Home News PT SBI Gelar Pelatihan Tanaman Atsiri

PT SBI Gelar Pelatihan Tanaman Atsiri

Klapnunggal | Jurnal Bogor 

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong kembali menggelar pelatihan pengolahan tanaman atsiri, yang dipanen dari area pasca tambang bagi masyarakat sekitar area operasional, Jumat (14/10/22).

General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong Nur Lailiyah,  mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh sepuluh orang perempuan yang tergabung dalam program PUSAKA (Perempuan Sadar Berkarya) untuk meningkatkan kemampuan dalam mengolah tanaman atsiri dan minyak kayu putih menjadi berbagai olahan produk kesehatan. 

“Selain itu mereka juga dibekali dengan teknik pengemasan dan pemasaran secara digital dengan memaksimalkan media sosial,” ujar Nur Lailiyah kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, komitmen dalam pembinaan dan pengelolaan masyarakat sekitar area operasional merupakan bagian dari pilar-pilar CSR SBI untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs 2030). 

“Kami melihat ada potensi pengembangan program yang terintegrasi di sekitar area reklamasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat. Karena itu kami menginisiasi

sebuah ekosistem keberlanjutan yang saling terikat melalui program integrated farming demi mewujudkan masa depan yang kita mau,” paparnya.

Hal ini tercermin melalui strategi, semangat serta inovasi program-program keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan ekosistem yang berkesinambungan dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) di area pasca tambang Pabrik Narogong. 

“SBI juga sangat mendukung kemandirian ekonomi perempuan (PUSAKA) yang dapat dikembangkan menjadi wadah perempuan di sekitar Pabrik Narogong untuk berdaya menuju kemandirian ekonomi,” ucap Nur Lailiyah.

Perempuan yang biasa dipanggil Laily ini menjelaskan bahwa program integrated farming yang dikembangkan oleh SBI Pabrik Narogong memiliki beberapa jenis kegiatan yang saling mendukung satu sama lain. 

“Mulai dari pengolahan kotoran peternakan sapi yang dapat dijadikan sebagai pupuk untuk penanaman berbagai jenis tanaman di area reklamasi, hingga pengolahan dan pembuatan minyak atsiri dari hasil panen pertanian,” ujarnya. 

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak mulai dari pemerintah desa setempat, beberapa kelompok petani dan peternak, sangat membantu keberhasilan pengembangan program integrated farming. 

“Meskipun ada berbagai tantangan, kolaborasi serta komunikasi dari semua pihak menjadi kunci dari keberlangsungan program ini. Selain itu kami juga mengoptimalkan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat binaan (pada setiap kegiatan) agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.

”Ke depan, SBI akan terus berkomitmen memberikan manfaat yang bernilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan dalam setiap operasional bisnisnya sebagai bagian dari strategi dan kontribusi Perusahaan untuk mencapai kondisi kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Tentang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang.

** Nay Nur’ain

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version