Home News Achmad Fathoni Minta Dishub Geser Anggaran untuk Lampu Ikonik Cibinong ke PJU...

Achmad Fathoni Minta Dishub Geser Anggaran untuk Lampu Ikonik Cibinong ke PJU di Pelosok

Cibinong | Jurnal Bogor 

Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni saat rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor antara Komisi 3 dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kamis (25/08/22), menyoroti beberapa hal diantaranya agar lampu ikonik Cibinong digeser untuk penerangan jalan umum (PJU) di daerah pelosok.

“Dinas Perhubungan harusnya melayani seluruh warga Kabupaten Bogor, bukan hanya di perkotaan saja. Saya minta Dishub bisa memberi perhatian dan pelayanan juga pada warga di pedesaan,” ucap Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Sabtu (27/08/22).

Menurutnya, pelayanan minimalnya adalah dengan memasang PJU di wilayah pedesaan. Dia mendapatkan titipan aspirasi permintaan PJU sampai ratusan titik, dan semua sudah dia input di SIPD.

“Kalau pun belum bisa dipenuhi semua, minimal alokasikan dan pilih untuk lokasi-lokasi strategis dan rawan kecelakaan maupun kejahatan untuk dipasang PJU segera,” ujar Aleg Dapil 2 tersebut.

Selain itu, dia meminta anggaran mempercantik JalanTegar Beriman dan Sentul untuk dialihkan dulu. “Program Cibinong Beautification sebelumnya banyak bermasalah, jangan diulang lagi. Dan ini bukan prioritas di saat anggaran terbatas,” ujar Politisi PKS tersebut tegas.

Menurutnya, dalam pengajuan Dinas Perhubungan mengalokaiskan anggaran untuk lampu ikonik senilai 6 miliar, dan dia meminta digeser untuk PJU di pelosok pedesaan. Selain masalah PJU dia pun menyoroti persoalan KIR untuk di wilayah yang jauh dari Kabupaten Bogor.

“Saya juga meminta Dishub bisa membuka kantor pelayanan KIR kendaraan di wilayah Timur dan Barat. Ini bisa ditempatkan di Terminal Cileungsi untuk wilayah Timur dan Leuwiliang untuk wilayah Barat, atau bisa juga berupa mobil atau kendaraan pelayanan KIR,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjutnya, akan memudahkan masyarakat mendapat pelayanan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

** Nay Nur’ain

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version