Cegah Penyalahgunaan Narkoba, PPMKP Kementan Gencarkan Sosialisasi P4GN dan Tes Urine

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo secara konsisten dan berkomitmen mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Komitmen Mentan SYL dalam hal ini di antaranya memastikan seluruh pegawai Kementan bebas narkoba serta secara aktif melakukan edukasi bersama BNN (Badan Narkotika Nasional), merujuk hal tersebut, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementerian Pertanian gencarkan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sekaligus tes urine sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Narkoba) di lingkup pegawai pada Jumat (01/07).

Menyadari besarnya dampak dari penyalahgunaan narkoba, Yusral Tahir, Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) kembali menegaskan pada seluruh jajaran dan pegawainya akan konsekuensi yang harus dihadapi dari penyalahgunaan narkoba.

“Teman-teman, seperti yang kita tahu dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya untuk jangka pendek tetapi juga jangka panjang. Oleh karena itu kita sepakat jika ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan pegawai maka konsekuensinya rehabilitasi hingga pemberhentian dengan tidak hormat”, tegas Yusral.

Sementara itu, Welly Riza Mukti, penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, menyebutkan menurut Presiden Joko Widodo, Indonesia dalam Status Darurat Narkoba.

“Presiden Joko Widodo pada Tahun 2014 di Universitas Gadjah Mada pernah menyatakan bahwa Indonesia Darurat Narkoba”, kata Welly.

Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya letak geografis, modus operandi, mesin pembunuh, lapas, hukum, kerugian, demografis, dan peredaran.

Benteng pertahanan menurut Welly yang pertama kali yang harus dibangun yaitu diri sendiri dan keluarga. Oleh karenanya, melalui sosialisasi P4GN ini diharapkan peserta mampu memahami bahaya dari penyalahgunaan narkoba dan cara pencegahannya. Peran serta masyakat juga memiliki andil dalam membantu pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika.

Giat sosialisasi P4GN merupakan wujud implementasi Rencana Aksi Nasional P4GN tahun 2020 – 2024 yang termuat dalam Instruksi Presiden No 2 Tahun 2020 dan juga dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional yang jatuh pada tanggal 26 Juni lalu, sekaligus bentuk dukungan terhadap Kementerian Pertanian yang baru-baru ini meraih penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Hari Anti Narkotika Internasional 2022.

Kementan dinilai sebagai Lembaga Pemerintah terbaik yang telah berperan aktif dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

** Nita/PPMKP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here