Home News Kendaraan Sering Terperosok, Warga Minta Pekerja Proyek PLN Perhatikan Bekas Galian

Kendaraan Sering Terperosok, Warga Minta Pekerja Proyek PLN Perhatikan Bekas Galian

Kendaraan di Jalan Raya Sukabumi-Ciawi sampai Jalan Alternatif Telukpinang-Seuseupan kerap terperosok.

JURNAL INSPIRASI – Proyek galian pemasangan kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang saat ini sedang dikerjakan di wilayah selatan Kabupaten Bogor, persisnya mulai dari Jalan Raya Sukabumi-Ciawi sampai Jalan Alternatif Telukpinang-Seuseupan, Kecamatan Ciawi, diawasi masyarakat terutama para pemilik warung makan dan toko.

Sebab, hampir setiap kali selesai pengerjaan galian, banyak kendaraan yang amblas saat menepi di bahu jalan. Rosita, pemilik warung makan di wilayah Caringin membenarkan sering terjadi kendaraan amblas setelah adanya proyek galian.

 “Pernah kendaraan truk yang mau makan di warung saya amblas. Saat itu ban belakangnya terperosok ke lubang bekas galian,” akunya kepada wartawan.

BACA JUGA: Gerai Vaksin di Koramil Leuwiliang Layani Masyarakat Hingga Malam Hari

Terperosoknya kendaraan terutama yang kondisinya sedang membawa muatan, kata Rosita, lantaran para pekerja galian saat menutup kembali bekas pekerjaannya, tidak padat dan terkesan asal.

 “Beban kendaraan berat dan bekas galian tidak ditutup atau diperbaiki dengan baik, akhirnya terperosok,” paparnya.

Mengaca pada kejadian tersebut, lanjutnya, pihaknya minta agar para pekerja galian kabel PLN, untuk memperbaiki bekas galiannya dengan baik dan padat.

 “Biar tidak ada lagi kendaraan terperosok saat menepi,” tegas Rosita yang diamini para pedagang lainnya di sekitar Pasar Caringin.

BACA JUGA: Tanjungsari Harus Sudah Dibangun Koramil

Tidak hanya itu, galian kabel yang sebagian tanahnya berserakan di jalan, membuat para pengguna jalan terganggu. Selain kotor, tanah bekas galian yang sebagiannya masih dibiarkan di jalan dan belum dimasukan karung, membuat kondisi jalan licin.

 “Iya tuh, masih banyak tanah bekas galian berserakan di jalan dan tidak dimasukkan kedalam karung,” jelas Hermawan, pengendara roda dua yang bekerja sebagai kurir paket.

Ia minta agar dari pihak PLN ada pengawasan terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek galian kabel tersebut.

 “Jangan sampai adanya galian ini, merugikan masyarakat, seperti terjadi kecelakaan akibat jalan licin karena tanah bekas galian ke jalan dan lainnya,” tukas Hermawan.

*dedesuhendar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version