Taman Heulang: Tempat Lari Pagi yang Kini Sepi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Taman Heulang merupakan salah satu taman legendaris yang berada di Bogor, lokasinya berada di Jl. Heulang,Tanah Sareal, Kota Bogor. Namun saat ini, Taman Heulang telah ditutup karena tingginya angka Covid-19 di ‘Kota Hujan’ yang menyebabkan penutupan berbagai fasilitas publik.

Ditutupnya Taman Heulang ini membuat sebagian masyarakat ikut terdampak, salah satunya yaitu para pedagang kaki lima. Pedagang yang memang setiap harinya berjualan di area sekitar Taman Heulang ini terasa sekali adanya perubahan, setelah terjadinya pandemi covid-19 dan diberlakukannya PPKM di wilayah Bogor.

Meski demikian, masih adanya beberapa pedagang yang tetap berjualan di sekitar area Taman Heulang. “Saya emang jualan setiap hari dari dulu emang udah disini, kalau untuk penjualan ya berdampak banget, apalagi ini sekolahan libur. Terus hari Sabtu Minggu juga pada sepi jarang yang kesini. Jadi ya kerasa banget pas adanya penutupan ini,” ujar Rudi, salah satu pedagang di area Taman Heulang, Senin (9/8/2021).

Taman Heulang sendiri terkenal sebagai tempat untuk melakukan berbagai aktivitas seperti berolahraga, berkumpul dan bersantai. Bahkan adanya kegiatan pasar kaget yang selalu diadakan di hari Minggu. Begitu juga terdapat fasilitas alat kebugaran dan area permainan anak sehingga selalu ramai dikunjungi warga terlebih pada akhir pekan.

Taman rindang yang sengaja dibuat Pemerintah Kota Bogor bagi masyarakat untuk sekedar singgah dan menikmati keasrian, serta kesejukan pepohonan yang ada disekitar Taman Heulang. Namun setelah ditutupnya Taman Heulang ini membuat keadaannya semakin hari semakin sepi.

Tampak sebuah garis pembatas yang mengelilingi Taman Heulang. Area permainan anak pun diberi jaring agar masyarakat tidak bisa bermain dan masuk kedalam area tersebut.

Masyarakat yang datang pun tidak diperbolehkan untuk masuk walaupun hanya sekedar duduk di  area pinggir Taman. Karena untuk mengurangi penyebaran covid-19 serta mengurangi adanya kerumunan.

“Kalau masuk kedalem mah ngga boleh ya, kan ada banner tulisan itu ditutup. Lagian itu alat-alat permainan pada ditutupin sama jarring,” tambahnya

Para pedagang pun berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan keadaan kembali berjalan normal seperti sedia kala agar dapat meraih pemasukan seperti dahulu dan Taman Heulang yang sudah lama ditutup dapat kembali dibuka serta digunakan oleh masyarakat umum.

** Edfyra Amelia-mg/UP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here