Pemkot Sediakan Layanan Pengurusan Jenazah Pasien Isoman

0

Imbas Mulai Penuhnya Rumah Sakit

Bogor | Jurnal Inspirasi

Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, berimbas pada meningkatnya keterisian tenpat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di seluruh rumah sakit di ‘Kota Hujan’ yang mencapai 83,8 persen. Akibatnya banyak warga yang terkonfirmasi positif corona melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun membuka layanan pengurusan jenazah hingga pemulasaran pasien covid yang meninggal saat isoman, dengan menghubungi nomor hotline (whatsapp) 0811-1173-165 yang aktif 24 jam.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa langkah itu diambil lantaran BOR Kota Bogor sudah mencapai 83,8 persen. Sementara kasus covid aktif ada sebanyak 4.941 orang pada Minggu (4/7). “Sedangkan daya tampung rumah sakit di Kota Bogor hanya 1.099 tempat tidur,” ujar Dedie kepada wartawan.

Atas keterbatasan tersebut, kata dia, Pemkot Bogor mengambil langkah untuk menambah ruang isolasi berbasis masyarakat. “Insya Allah bisa dioperasikan bertahap. Sejauh ini baru ada lima tempat di Bogor Utara dan Timur,” ungkap Dedie.

Selain itu, sambung dia, Pemkot Bogor juga akan segera mereaktivasi Asrama IPB Dramaga yang memiliki kapasitas 160 tempat tidur dan BNN Lido sebanyak 100 bed.”Kami juga terus melakukan razia prokes, dan bagi yang melanggar tentunya akan kami kenakan sanksi. Kadang kita bingung juga ternyata masih ada orang yang tidak memiliki empati terhadap nakes yang sedang berjuang mempertaruhkan nyawa di RS,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Dedie, pemerintah juga masih melakukan rekruitmen tenaga kesehatan (nakes). Namun terkendala jumlah pendaftar yang sesuai kriteria. “Kemudian kebutuhan nakes tarik menarik antar daerah. Banyak kebutuhan untuk para swabber, penyuntik vaksin maupun penanganan Covid-19,” jelas Dedie.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here