Tunggu Mekanisme, Kitabisa Jamin Uang Donasi tak Hilang

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Angela Eka Mahanani selaku penggalang donasi melalui platform Kitabisa.com untuk relawan lalu lintas Mahfud, kini mendapat pendampingan hukum untuk mengklarifikasi keberadaan dana donasi yang terkumpul sekitar Rp 431. Namun, dari total donasi tersebut, penerima manfaat (Mahfud) hanya menerima Rp 34 juta.

Kuasa Hukum Angela Eka Maharani, Anto Siburian mengatakan, sisa uang donasi dari Rp 431 juta yakni Rp Rp 380.213.000 saat ini masih ada di platform Kitabisa.com karena dari awal penggalangan donasi melalui platform tersebut.

“Dari awal penggalangan dana ini melalui platform Kitabisa.com dengan akun milik Angela pada bulan November 2020. Semua uang donasi yang masuk tentu ke akun Angela. Nah, sampai saat ini uang donasi itu masih ada, tidak hilang atau disalahgunakan,” ucap Anto kepada awak media, Sabtu (27/3).

Penggalangan donasi melalui platform Kitabisa.com, sambung Anto, telah melalui berbagai tahapan dan mekanisme dari pihak platform. Oleh karenanya, tidak mudah mencairkan dana donasi ini karena ada aturan dan ketentuan yang harus dijalankan dari pihak platform.

“Banyak ketentuan dan aturan yang harus kita ikuti di platform Kitabisa.com, dan pencairannya pun bertahap tidak bisa sekaligus. Jadi bukannya uang donasi ini tidak diberikan kepada Pak Mahfud, tetapi memang ada prosedurnya,” ujarnya.

Kitabisa.com, lanjut Anto, memiliki aturan dan ketentuan termasuk persyaratan untuk pencairan dana. Semua persyaratan dan ketentuannya sampai saat ini terus diikuti oleh tim penggalang dana, dengan tujuan agar semua donasi ini bisa tersalurkan dengan baik.

“Dalam pencairan uang donasi di platform Kitabisa.com ini ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi karena persyaratan ini sebagai pertanggung jawaban antara Kitabisa.com dengan tim penggalang supaya uang donasi yang dicairkan tidak disalahgunakan dan tepat diterima oleh penerima manfaat dalam hal ini Pak Mahfud,” jelasnya.

Menurut Anto, sampai saat ini dana yang telah diberikan kepada Pak Mahfud sebanyak Rp 34 juta dengan rincian tahap pertama bulan Desember 2020 sebesar Rp 20 juta, tahap kedua Maret 2021 Rp 14 juta, semua donasi yang dicairkan dan langsung diberikan ke Pak Mahfud untuk biaya pengobatan dan medical check up.

“Uang donasi masih ada di Kitabisa.com, malah sekarang tim penggalang Angela sedang mengusahakan pencairan tahap ketiga untuk biaya pengobatan karena sekarang Pak Mahfud drop kembali dan menjalani perawatan di RS. Marzuki Mahdi. Menurut dokter Pak Mahfud ini mengalami gangguan depresi sehingga harus menjalankan perawatan disana,” katanya.

Anto menambahkan, semua proses dan tahap ini sudah tertuang di Rincian Anggaran Belanja (RAB) yang merupakan salah satu syarat dalam mencairkan dana di Kitabisa.com. Dalam RAB ini dari mulai biaya pengobatan sampai biaya masa depan Pak Mahfud sudah tertuang, salah satunya ada biaya untuk merenovasi kontrakan hingga modal untuk usaha.

“Semua kebutuhan untuk kelangsungan hidup Pak Mahfud dan keluarganya sudah dipikirkan oleh tim penggalang donasi, karena memang anggarannya mencukupi dan melebihi dari target sebelumnya. Kita usahakan semua demi kebaikan Pak Mahfud dan keluarga, tidak ada niatan untuk mengambil sepeser pun dari uang donasi tersebut,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto /rls

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here