Home Potret Desa Kerap Kebanjiran, Belasan Pedagang Pasar Cigudeg Tuntut Perbaikan Talang

Kerap Kebanjiran, Belasan Pedagang Pasar Cigudeg Tuntut Perbaikan Talang

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Sejumlah pedagang Blok B Pasar Cigudeg mengeluhkan buruknya instalasi talang pembuangan air hujan dan drainase gedung pasar tersebut. Buruknya talang air hujan dan drainase, ketika hujan dengan intensitas kecil pun mengakibatkan lantai pasar banjir. Hal ini membuat ketidaknyamanan transaksi jual beli hingga pembeli pun ogah mendekati kios-kios pedagang.

Iyet, salah satu pedagang di Blok B mengeluhkan dengan kondisi bocornya instalasi talang pembuangan air hujan dan drainase yang setiap turun hujan pedagang terpaksa harus memindahkan dagangannya ke tempat yang lebih aman.

“Ini sudah lama terjadi, ketika hujan kecilpun talang ini bocor dan drainase mampet sehingga air keluar membuat lantai banjir,” kata Iyet kepada wartawan di kiosnya sembari menujukan talang air yang kerap  membanjiri kios dagangannya ketika hujan datang, Senin (29/3).

Iyet menyebutkan kalau tidak dipasang asbes sendiri diatas bangunan kios itu, air hujan yang keluar dari talang mengenai barang dagangannya. “Memang pihak unit Pasar Cigudeg sering memperbaiki namun hanya bertahan sebentar. Kalau kami sih tidak begitu mempersoalkan kenaikan iuran selama itu dirasa wajar, tapi hak kami untuk mendapatkan kenyamanan berdagang juga harus diperhatikan dan diprioritaskan,” tegasnya.

Pasalnya kata dia, berdampak pada pengunjung dan pedagang dibuat tak nyaman lantaran talang yang rusak itu hingga kini belum ada perbaikan.

Hal serupa dikatakan Koriatul Aulia, pedagang sayuran. Akibat  talang air yang rusak itu, belasan kios pedagang pasar merasa dirugikan. “Sebanyak 12 kios  terdampak akibat talang  air yang sudah lama rusak itu,” paparnya.

Tak hanya itu, bahkan pedagang buah, Ujang mengatakan,  bangunan kios Pasar Cigudeg adalah bangunan  pasar yang gagal. “Bayangkan saja gedung pasar ini dibangun 2010 lalu, diresmikan pada tahun 2013, namaun setahu kami kerusakan talang itu sudah  lama terjadi kenapa sampai sekarang belum ada perbaikan,” tanya dia.

Ditambah sudah lapuknya dinding bagian atas, tepatnya di pintu keluar Pasar Cigudeg. Bangunan tembok ini sewaktu waktu bias ambrol dan membahayakan pengunjung dan pedagang pasar.

Sementara itu, pihak Unit Pasar Cigudeg mengaku sudah berkirim surat permohonan perbaikan ke PD Pasar Tohaga. “Karena kerusakannya cukup parah, harus pusat (PD Pasar Tohaga) yang menangani, bulan November kemarin kita sudah mengirimkan surat permohonan perbaikan,” kata Wawan, Kepala Unit Pasar Cigudeg.

Menurutnya hal yang wajar, para pedagang komplain atas kerusakan talang pembuangan air hujan dan drainase untuk segera diperbaiki, karena kewajiban Iuran Pemeliharaan Pasar (IPP) sudah dipenuhi sehingga perlu ada timbal balik.

“Selama ini kita sering lakukan perbaikan-perbaikan, namun karena kerusakannya cukup parah sehingga cepat rusak kembali tidak bertahan lama, saya mohon PD Pasar Tohaga agar segera diperbaiki secepatnya, kenyamanan dan keamanan para penjual dan pengunjung menjadi prioritas,” kata dia.

Pihaknya tak menampik, sejak tahun 2015, Pasar Cigudeg memiliki dua permasalahan yang harus diperbaiki, yakni perbaikan  talang air dan drainase. “Hal ini sudah beberapa kali diajukan perbaikan, terakhir pengajuan tahun 2020 , kasian pedagang mudah-mudahan segera ada realisasinya,” tutup staf Unit PD Pasar Cigudeg Muslihat.

** Arip Ekon

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version