PKL Simpang Pasar Cisarua Bikin Semrawut

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Simpang Pasar Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor semrawut. Penyebabnya, mobilitas tinggi di kawasan tersebut, diperparah dengan keberadaan parkir liar dan lapak para pedagang kaki lima (PKL) yang menjamur di sekitar pintu masuk pasar tradisional tersebut.

Jujun, warga Cisarua mengatakan, parkir sembarang dan lapak-lapak PKL yang dibangun di bahu jalan pintu masuk Pasar Cisarua menjadi penyebab utama kemacetan di jalur tersebut. Penggunaan badan jalan hingga satu meter lebih membuat jalan menjadi sempit. Saking semrawutnya, butuh waktu hingga berjam-jam ketika melintas di ruas ini.

“Kondisinya diperparah dengan ketiadaan lahan parkir di tiap ruko di pintu masuk Pasar Cisarua. Lahan yang semestinya menjadi tempat parkir, justru dibangun kios lagi. Sehingga pembeli memarkirkan kendaraan di badan jalan,” ujarnya.

Ia pun berharap instansi teknis, dari mulai Pengelola Pasar Cisarua, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemerintah Kelurahan Cisarua dan Pemerintah Kecamatan Cisarua tidak tutup mata dengan kondisi tersebut. “Apa jangan-jangan sudah pada masuk angin karena ada aliran uang yang masuk? sehingga kondisi seperti itu dibiarkan,” tudingnya.

Sementara, Unit Satpol PP Kecamatan Cisarua mengaku sudah berulangkali melakukan penertiban di kawasan tersebut. Utamanya parkir liar di pintu masuk Pasar Cisarua. “Jumat (26/2) lalu dilakukan penertiban penertiban kendaraan roda dua di pintu masuk Pasar Cisarua. Sebetulnya sudah beberapa kali kita tertibkan, tapi pemilik motor masih saja bandel,” ujar Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Cisarua, Efendi kepada wartawan.

Selain ditertibkan, pengelola parkir liar ini juga kerap kali diingatkan untuk tidak parkir di badan jalan karena berakibat kemacetan. “Namun hanya satu dua hari tidak ada kendaraan parkir, selanjutnya kendaraan roda dua kembali memenuhi jalur itu,” ungkapnya.

Padahal, mobilitas kendaraan menuju Pasar Cisarua sangatlah tinggi, dari mulai kendaraan distribusi barang hingga kendaraan pribadi. Ia berharap, ada kerjasama antara Pol-PP dengan Dinas Perhubungan untuk menertibkan parkir liar ini. “Harus ada tindakan lebih tegas, tapi harus dibantu Dishub, karena kewenangan parkir kan ada di Dishub,” pungkasnya.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here